Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
BAB 103


__ADS_3

tira pun pergi meninggalkan kamar itu bersama erika tanpa memperdulikan sekitarnya


" tunggu. " ucap ayah amelia tapi tiara terus berjalan.


" dokter li. "


" maaf tuan besar aku sudah melakukan yang terbaik tapi keluarga ini sungguh keterlaluan itu bukan lagi urusanku untuk membujuknya jika tuan besar masih ingin silahkan kejar dan bujuk dia. karena dialah satu satunya orang untuk sekarang yang menjadi harapan tuan besar. "


" sial sial sial. " segera ayah amelia berlari dari kamar mengejar tiara dan erika.


erika dan tiara yang sudah tiba di luar kediaman segera di hentikan dengan ayah dari amelia yang berlari kemudian berdiri di depannya.


" nona maaf tolong tolong lah anak ku yang malang. "


" sudahlah kalian tidak percaya bukan dan juga keluarga ini sudah menghinaku. " tiara


" nona nona iya itu aku minta maaf tolong lah dokter li mengatakan jika nona satu satunya harapan ku tolonglah berbelas kasih padaku. "


" sudah terlambat untuk itu. ayo erika. "


" nona nona tunggu aku akan memberikan separuh dari kekayaan keluarga Arga pada nona jika bersedia membatu menyembuhkan amelia dan menyembuhkannya. "


" kau memang kaya tapi apa kau melihatku kekurangan. "


" nona tolonglah selamatkan putriku kau bisa ambil diriku jika uangku tidak bisa membuatmu membantu ku kau bisa jadikan aku budak mu tolonglah anakku aku hanya seorang ayah yang ingin melihat putrinya hidup tolonglah semua ini terjadi karena aku yang tidak tegas. tolong lah nona." ucap yah amelia yang menangis dengan berlutut kemudian bersujud beberapa kali untuk memohon pada tiara agar mau membantu putrinya.


" ha ya baik lah lagi pula aku bukan orang jahat yang gila akan kehormatan. "


" ah benarkah nona terimakasih terimakasih. " bersujud.


" sudah jangan lakukan itu lagi padaku. "


" eh baik baik lah nona. "


" ayo masuk lihat keadaan putrimu. "


" baik baik mari silahkan nona. "


di dalam kamar li suan masih terus berusaha menyelamatkan amelia yang keadaannya semakin menurun dan masih kejang.


melihat tiara yang di bawa kembali oleh ayah amelia membuat li suan bahagia.


" nona dirimu kembali. "


" ya. aku bukanlah orang yang jahat juga bukanlah orang yang baik. "


" terimakasih nona. " dokter li


" biarkan aku melihatnya. "


" silahkan nona. " ucap li suan. "


" sebelum itu tolong bersihkan dua sampah ini mereka sungguh mengganggu ku. " tiara


" baik baik segera nona. " ucap ayah amelia

__ADS_1


segera ayah amelia menyentuh telinga kirinya .


" datang ke kamar amelia bawa beberapa orang bersamamu. " ucap ayah amelia


tak butuh waktu lama sekitar empat orang datang.


" tuan. "


" bawa dan amankan dua orang ini. "


" eh, benarkah tuan. " ucap salah seorang tak percaya melihat dua orang yang di minta untuk di amankan.


" ya benar cepatlah. "


" baik tuan. "


setalah itu semua orang itu membawa dua orang yang tergeletak itu. kalian sudah tau kan.


kemudian tiara mulai melihat amelia yang kejang kejang. tanpa melakukan apapun hanya melihat saja.


" ambil air hangat kemudian jeruk nipis dan garam. "


" baik. " ucap yah amelia melakukan hal yang sama seperti sebelumnya


tak lama datang seseorang membawa nampan berisikan semua permintaan tiara.


" tuan. "


" taruh lah di sini. " ucap tiara


" baik tuan. " segera pelayan itu menaruhnya.


" erika campurkan semuanya perasaan lah jeruk itu kemudian berikan seujung sendok garam dan aduk. "


" baik nona. "


erika juga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk melakukan semua permintaan tiara.


" sudah selesai nona. "


" pegang dan bawalah mendekat. "


" baik nona. "


tiara mengambil satu jarum kemudian menusuk lengan amelia kemudian mencabutnya kembali dan meletakkan jarum yang di tusukkan pada amelia kedalam air yang sudah di campur oleh erika.


bekas darah yang ada di jarum awalnya berwarna merah kini berubah menjadi hitam keunguan.


" sudah ketemu, putrimu di racun. "


" apa di racun. bagai mana mungkin. " ucap ayah amelia


" aku tidak tau tapi jenis racun ini membunuh secara perlahan dan tidak terdeteksi. saat ini lah puncaknya jika 3 jam lagi dia tidak mendapat penanganan dengan benar dia akan mati. " jelas tiara


" apa. tolong lakukan sesuatu agar putriku tidak mati. "

__ADS_1


" ya itu mudah dan juga sulit. mudah karena sudah tau karena di racun dan sulit karena racunnya sudah mengalir bersama darah ke seluruh tubuhnya. "


" ah tapi apa masih bisa. "


" ya bisa dengan banyak usaha pasti bisa. "


" tolong tolong lakukan itu tolong lah. " ayah amelia


" ya baik lah. sekarang semua orang bisa keluar biarkan aku sendiri di sini. "


" tapi aku ayahnya apa tidak bisa aku tinggal. "


" ya aku tau itu. berapa usia putri mu sekarang. "


" dia dua puluh satu tahun. "


" dia sudah gadis, aku melakukan pengobatan dengan membuka seluruh pakaiannya apa kau ingin melihat seluruh tubuh anakmu. "


" itu.... "


" sudah lah lebih baik keluar saja jangan jatuhkan kehormatan anakmu dengan matamu sekalipun kau ayahnya. "


" eh baik lah. "


" erika bantu aku terlebih dahulu membuka seluruh pakaiannya sebelum kau keluar. "


" baik nona. "


" yang lain silahkan pergi. "


setelah kepergian yang lainnya tiara yang di bantu erika mulai melucuti semua pakaian amelia dan juga melepaskan seluruh peralatan medis yang melekat di tubuhnya.


" erika sekarang dirimu bisa pergi dan kunci lah pintu jangan biarkan siapapun masuk dengan alasan apa pun sampai aku mengetuk dari dalam. "


" mengerti nona. " ucap erika kemudian pergi


setalah kepergian erika kini tiara hanya berdua bersama amelia yang ada dibatas kasur tanpa sehelai kain pun.


" kau gadis yang cantik tubuhmu juga bagus tapi sayang kau menjadi target orang yang tidak bertanggung jawab. aku akan menjelaskan sebentar kasus mu ini. "


" kau sengaja di racun jenis racun ini sama dengan racun embun malam tapi yang ini sedikit di bawahnya orang ini ingin kau mati tapi tidak ingin kau mati cepat sangat di sayangkan sekali sekarang aku akan mengobati mu dengan cara yang tidak pernah di pakai di dunia medis saat ini jadi bersabarlah dan kuatkan dirimu untuk terus berusaha sembuh dan hidup. "


sedangkan di tempat yang sangat sunyi dan dingin kini tengah ada seorang gadis sedang meringkuk memeluk lututnya dengan erat memangil kata ( ayah dan ibu.) berulang ulang kali sudah tidak di ketahui berapa lama dirinya di sana. hingga suara orang entah dari mana datangnya mengatakan jika dirinya di racun dan lain sebagainya hingga meminta dirinya untuk menguatkan diri untuk sembuh dan hidup.


seketika suasana yang sunyi dan dingin berubah menjadi hangat dan terang amelia yang melihat dan merasakan itu kembali memiliki harapan amelia mengikuti apa yang di katakan oleh tiara.


ya orang itu adalah amelia dan bagai mana dia bisa mendengar tiara yang berbicara itu sebuah takdir karena selama ini dia hanya di temani kesunyian dan dingin saja.


" baik sekarang mulai dengan jarum pertama kemudian kedua ketiga keempat kelima....................... kesepuluh.................. lima belas................. dua puluh.............. "


" baik sudah selesai ini lah proses yang tidak pernah ada di dunia medis sekarang, ayo mulai. "


tiara mulai memasukkan energi alam kedalam tubuh amelia melalui jarum jarum emas yang di dapatkannya dari pasar gelap enegi yang sudah masuk kemudian di satukan dengan aliran darah yang menyebar di seluruh tubuh. jika ada orang yang bisa melakukan hal yang sama dengan apa yang di lakukan tiara tapi orang itu tidak bisa mengontrol energi yang masuk kedalam tubuh seseorang dengan terlalu banyak maka tubuh orang tersebut akan meledak .


setelah tiara merasa cukup segera tiara mulai mendorong racun itu untuk berkumpul di satu titik yang nantinya akan di keluarkan. proses ini sungguh menyakitkan jika di lakukan saat pasien sadar. beruntung amelia tidak sadar..

__ADS_1


__ADS_2