
pakaian dan perlengkapan erika
pakaian dan perlengkapan tiara
pakaian dan perlengkapan Sintia
" rencana awal kita berubah malam ini kita berburu saja. "
" baik nona. " ucap erika dan suntia
" apa semuanya sudah lengkap tidak ada yang kurang. "
" sudah nona. " sintia
" ya sudah ayo berangkat sekarang saja. "
" baik nona. " erika
mobil mulai meninggalkan garasi erika memutuskan untuk mengemudi kan mobil sintia duduk di samping erika, untuk tiara seperti biasanya duduk di kursi belakang melihat ke luar jendela dan bersenandung.
" sintia kau membawa senjata laras panjang apa kau sudah bisa menggunakannya. "
" sudah nona diwaktu waktu luang ku aku selalu berlatih dengan berbagai senjata. "
" em bagus jika begitu. lalu bagai mana dengan latihan kalian. "
" aku masih di set latihan ke dua nona. "
" itu sudah lumayan teruslah berlatih. jika sekarang mungkin masih tidak terasa tapi nanti kalian akan mengetahuinya. manfaatnya. "
" ya kami mengerti nona. " jawab erika dan sintia
" untuk esok aku akan mengajarkan kalian teknik bertarung jadi datanglah ke tempat latihan pukul 10 pagi. "
" baik nona. "
" belok ke kiri erika. " mengarahkan erika
perjalanan memakan waktu yang lama selain lokasinya yang ada dipinggiran kota tempat itu juga dekat dengan hutan.
" nona sebenarnya tempat apa yang akan kita datangi malam ini. "erika
" datang pembunuh bayaran. "
" oh. " erika
" apa.. " sintia
" sintia. " erika
" eh maaf maf nona kak erika. aku hanya terkejut saja ini hal pertama untukku. "
" ya tak apa. selama kau memiliki kemampuan, hal pertama tak akan menjadi masalah yang terpenting adalah mental dan kekuatan hati. " tiara
" em aku mengerti nona. "
sudah lama dalam perjalanan tiara meminta mobil untuk berhenti. kemudian melanjut kan perjalanan dengan berjalan kaki ke lokasi markas pembunuh red death.
__ADS_1
" rencana malam ini mudah saja dengarkan baik baik rencananya cukup bunuh siapa pun yang kalian lihat di sekitaran markas. "
" ya kami mengerti nona.
" bagus ayo jalan. "
tempat yang di datangi tiara merupakan sebuah bangunan gudang yang cukup besar. di luar gudang lebih dari sepuluh orang sedang berjaga mereka semua menggunakan senjata api kelas berat. masing masing orang dua senjata yang di bawanya
" apa kau tau kejadian yang menimpa si mata hantu. "
" ya aku dengar dia terjatuh dari atas gedung 29 lantai. "
" ya misinya juga gagal. "
" ya itu lah mengapa ketua meminta semuanya berkumpul malam ini. "
" ya. tapi siapa yang sudah berhasil melumpuhkan tuan mata hantu dia begitu hebat dalam misinya tidak pernah gagal keahlian menembaknya sangat hebat. bahkan tangan kosongnya juga hebat dalam 1 lawan satu. "
" kau hanya melihat satu lawan satu aku bahkan melihat tuan mata hantu melawan 5 sekaligus. "
" benarkah tapi siapa orang yang bisa membuat tuan mata hantu mengenaskan seperti itu. "
" entah lah. "
" hay. "
tiba tiba saja muncul wanita mengejutkan mereka semuanya. mereka bingung dari mana asal wanita itu juga dia membawa senjata.
" siapa kau
" aku pembawa pesan kematian pada kalian. " erika
" sialan bu..... "
doorr...
30 detik kemudian semuanya sudah tewas di bawah tembakan sintia dan erika.
" langsung masuk saja habisi semuanya. "
"em."
mulai membuka pintu masuk mereka sudah di bombardir peluru oleh musuh ketiga nya berlindung untuk menghindari terkena peluru
sedangkan sintia yang baru pertama kali terlihat sedikit terkejut tapi detik berikutnya penuh dengan senyuman.
" kalian berdua lah tokoh utamanya sekarang jadi silahkan gunakan cara kalian aku akan ambil bagian melindungi titik buta kalian. "
" baik nona. "
kini keduanya mulai beraksi memberikan serangan balasan. erika begitu cekatan dan lincah memposisikan badannya. sintia walah tidak sebaik erika tapi akurasi tembakannya sangat bagus. keduanya walau memberikan serangan balasan tapi keduanya masih di tahan di tempat awal mereka mereka hanya bergerak di sekitaran untuk terus mengurangi jumlah musuh.
sedangkan pihak musuh selalu datang datang dan datang lagi seperti tidak ada habisnya. musuh terus mendesak untuk memojokkan erika Sintia dan tiara. rupanya setiap orang dari pihak musuh memiliki penguasaan yang cukup baik dalam menggunakan senjata dan mengatur formasi serangan.
jika di katakan sulit ya memang sulit tapi tak nampak di wajah erika dan Sintia malah mereka seperti sengaja bermain dengan pihak musuh dan tidak terburu buru untuk usai.
tiara juga tidak diam dia juga melakukan serangan fatal pada pihak musuh yang membahayakan erika dan Sintia kecepatan mata dan gerakan tiara sungguh sangat luar biasa, one shot one kill itu lah yang di lakukan tiara.
di tempat lain di ruangan rahasia sekitar 20 orang sedang berkumpul dengan satu orang yang sepertinya memimpin mereka.
" jadi di antara kalian tidak ada yang tau atas apa yang menimpa si mata hantu. "
" tidak tuan. kami saja tidak percaya dan menyangka jika mata hantu akan tewas. kami semua mengakui kehebatannya dan akan sulit untuk mengalahkannya dalam satu lawan satu tuan. "
__ADS_1
" benar sekali tuan. "
" jika boleh tau siapa target dari misi mata hantu tuan. "
" hah dia seorang pengusaha no 1 di kota sun dan kebetulan sekali dia sedang ada di kota suzan. "
" apa maksud tuan adalah orang itu. jika benar orang itu dari hasil yang aku dapatkan dia hanya memiliki asisten bernama alex dan tak memiliki orang hebat lainnya yang bersamanya. "
" ya kau benar dia orangnya. itu juga yang sedang aku pikirkan. " ucap sang ke tua
tapi detik berikutnya seseorang dari luar mengetuk pintu dengan keras. kemudian membuka pintu dengan wajah berkeringat nafas yang tidak teratur.
" tuan tuan sekalian ini gawat. " ucap orang itu terputus putus
"katakan dengan benar jika kau masih sayang dengan nyawamu. "
" baik baik maaf tuan angin. di luar sedang ada penyerangan yang di lakukan oleh tiga wanita. "
" apa markas di serang. "
" dan apa oleh tiga wanita. "
" benar sekali tuan ketua. "
" apa kalian sudah berhasil melumpuhkan mereka. "
" alih alih melumpuhkan. mereka begitu hebat merekalah yang secara perlahan mengurangi jumlah kita tuan. "
" apa kalian benar tak bisa mengatasinya
" tuan api, ketiga wanita ini seperti sorang pro kami yang banyak bukanlah halangan untuk mereka walau kami masih berhasil menahan mereka di posisi tapi tak lama kita benar benar akan di tembus. "
" ya sudah ayo kita datangi mereka kita lihat sendiri kalian siapkan segalanya. " ucap ketua
" baik tuan ke tua. " serempak mereka semua.
segera dua puluh orang yang merupakan pembunuh bayaran yang sudah memiliki jam terbang yang padat dan juga memiliki kemampuan lebih mengikuti apa yang di katakan ke tua mereka untuk melihat tiara erika dan sintia.
setibanya di lokasi suara suara tembakan mulai terdengar para orangnya masih terus memberikan serangan
" berhenti berhenti menembak. " ucap sang ke tua
satu persatu berhenti menembak mengikuti apa yang di katakan ke tua.
erika dan sintia yang berlindung sedikit bingung mengapa musuh menghentikan tembakan ke arah mereka.
" nona apa kita maju sekarang. " Sintia
" tunggu jangan tetaplah pada posisi siap kalian tapi jangan menembak sepertinya orang penting dari mereka sudah keluar. "
" baik nona. "
erika dan Sintia masih dalam posisi mereka sedang tiara keluar untuk melihat siapa ke tua musuhnya.
" oh gadis kecil kau rupanya yang menyerang tempatku kau begitu berani di usia kecilmu ini. "
" apa tujuan mu datang ke ke tempatku dan membuat kekacauan. "
" jangan melihat aku yang kecil ini walau aku kecil aku bisa membuat kalian memohon ampun. aku datang karena mendapat informasi dari salah seorang yang melompat dari gedung. "
" oh kau rupanya yang membunuh mata hantu. apa kau merupakan bawahan dari orang itu datang pada ku untuk membalas. "
" aku bukan bawahan siapa pun ini merupakan salah satu kegiatanku jika ada waktu luang untuk melatih orang orang ku. "
__ADS_1
" bajingan. kau pikir siapa dirimu lebih baik kau mati saja di sini sialan. habisi mereka semuanya. "
segera saja setelah kata kata itu selesai rentetan peluru mulai di lepaskan kembai begitu pun erika dan Sintia yang tidak mau kalah mulai membalas tembakan itu juga.