
" kalian sudah dengar tidak kalian bisa lompat saja jika tidak ingin mati di tanganku itu pun jika kalian beruntung bisa hidup. "
" tidak tidak tolonglah kasihanilah kami tolong kami masih ingin hidup kami akan berubah tidak akan mengulanginya lagi. "
" hah terlalu lama lebih baik kalian mati saja aku rasa kalian akan sulit untuk bertobat. "
tiara yang sudah bosan mendengar omongan dua orang itu tanpa aba aba bergerak sangat cepat memukul leher dua orang itu dengan sangat keras.
setelah itu tiara kembali pada posisinya semula, sementara dua orang yang di pukul lehernya terpental ke mobil mereka lalu keduanya memegangi leher mereka dengan lidah menjulur keluar.
" ayo han selesaikan mereka dengan cepat kita tak punya banyak waktu mengurusi ini. "
" baik nona. "
segera han mendekat kemudian menusuk kedua orang itu masing masing dua tusukan pada tempat yang sudah di pastikan mati jika di tusuk.
" sudah nona apa kita langsung pergi saja. "
" ya kita pergi saja lagi pula tidak ada gunanya berlama lama di sini. "
akhirnya han dan tiara meninggalkan lokasi dengan mayat maya tetap tergeletak tak beraturan di jalan.
han yang bingung kearah mana rumah dari si wanita mencoba bertanya pada tiara.
" nona kemana arah rumah wanita ini. "
" sebentar biar aku bangunkan saja dia. "
tiara pun membangunkan wanita itu, tak butuh waktu lama wanita itu segera terbangun dan terkejut.
" maaf maaf aku tertidur. bagai mana keadaan kalian apa mereka berhasil menghentikan kalian. "
" ya tak apa.. ..... apa maksudmu orang yang mengikuti kita, entahlah setelah melewati jembatan mereka sudah tidak mengikuti lagi aku sudah menunggu tapi mereka tak datang jadi kami pergi dan baik baik saja. " jawab tiara beralasan
" aneh apa itu bukan mereka ya. "
" entah lah, lalu sekarang kearah mana rumah mu. "
" oh lurus saja di persimpangan. "
" ya baik lah. "
cukup lama akhirnya tiara sudah tiba di rumah si wanita itu. tiara melihat rumahnya tidak kecil dan juga tidak besar.
" sudah sampai ayo masuk terlebih dahulu untuk sekedar minum teh sebagai ucapan terimakasih. " ajak si wanita.
" lain waktu saja aku harus mengunjungi suatu tempat jadi kami tidak bisa tinggal terlalu lama. "
" ah sayang sekali jika begitu. baik lah jika sewaktu waktu kalian lewat sekitar sini mampirlah. "
" ya tentu kuharap itu tidak merepotkan mu nanti. " tiara
" tidak aku akan senang jika kalian berkunjung. "
" ya di lain waktu saja. yasudah kami harus segera pergi. "
" ya baik lah terimakasih. "
kemudian han mulai melakukan mobil meninggalkan tempat wanita itu tinggal.
" kemana lagi kita nona pulang tau ketempat lainnya. "
" kita pulang saja. "
__ADS_1
"baik nona. "
...****************...
di tempat lain yang jauh di rumah yang begitu mewah. kini telah duduk seorang lelaki muda.
" bagai mana jo apa kau menghasilkan sesuatu tentang gadis itu. "
" aku tidak mendapatkan apa apa tuan sepertinya dia begitu tertutup bahkan akun sosial saja tak ada. "
" benarkah jo "
" benar tuan aku sudah menyebar orang dan aku sudah meminta seseorang untuk mencari informasinya melalui internet agar lebih cepat. "
" bagus segeralah laporkan pada ku jika sudah mendapatkannya. "
" baik tuan. "
"siapa sebenarnya gadis itu mengapa aku merasa tertarik padanya wajahnya mampu membuatku tersenyum jika mengingatnya. aku harus mendapatkan dia bagai mana pun caranya. "
...----------------...
" iya ada apa iris. "
" nona seseorang sedang berusaha memeriksa biodata dirimu. apa yang harus aku lakukan. "
" jangan sampai dia mendapatkan apapun sekali pun itu nama ku. dan periksa siapa mereka lalu buat suatu tekanan agar mereka melunak. "
" baik nona akan ku buat server mereka mengalami gangguan dengan virus jika mereka tidak bisa mengendalikannya maka semua data mereka akan hilang. dan untuk siapa yang berusaha mencari tau nona akan segera ku laporkan kembali. "
" ya bagus. kau yang terbaik iris. "
" hahaha......... terimakasih nona. "
" kau tak mengindahkan peringatan ku tadi siang rupanya maka akan ku buat kau mengindahkan nya sekarang. kuharap jadikan ini pelajaran jangan pernah berusaha menyentuh ku lagi. " suara hati tiara
" nona ada apa...... apakah terjadi masalah. "
" tidak bukan masalah. apa kau ingat orang yang siang tadi kita bantu han. "
" ya nona aku ingat. "
" kini dia berusaha menyentuhku lagi dengan mencari tau siapa diriku. "
" wah sepertinya peringatan ku kurang keras waktu itu nona. "
" em. "
" apa perlu kita datangi saja nona biarkan aku yang mengajarinya nona. "
" tidak perlu han, kita rampok saja dia agar tau rasa. di pelelangan dia juga begitu berani menawar dengan harga harga fantastik. tentu uangnya pasti banyak. "
" hahaha itu lebih baik ku rasa nona. " ucap han yang setuju dengan cara tiara.
"ayo kita segera pulang saja han. "
" baik nona. "
segera kecepatan mobil bertambah untuk mempersingkat jarak tempuhnya.
tapi hal tak di duga duga terjadi ada sebuah mobil sport yang dengan sengaja menyalip sangat mepet pada mobil yang dinaiki tiara dan han. sehingga han yang terkejut membanting setir ke kiri kemudian mengerem agar tidak menabrak.
mobil sport yang menyalip berhenti juga kemudian mengeluarkan tangannya dan mengacungkan jari tengah nya pada han dan tiara.
__ADS_1
" turun sekarang han. "
" kenapa nona. "
" turun sekarang ku bilang. "
" baik baik nona. "
segera han turun di ikuti tiara yang turun juga. han awalnya bingung. tapi detik berikutnya tiara kembali masuk ke dalam mobil di bagian kemudian.
" sekarang masuk lah han. "
" baik baik nona. "
han pun masuk duduk di samping kemudi tepat di sebelah tiara.
mobil sport itu melaju kembali tanpa memikirkan apa yang telah diperbuatnya. tiara yang kesal segera menyusul dengan wajahnya kini tanpa ekspresi.
tak butuh waktu lama kini tiara sudah menyusulnya tiara terus memepetnya dan terus membunyikan klakson mobilnya.
mobil sport itu berusaha menjauh tapi tiara terus menempel di belakang dengan suara klakson yang berbunyi terus.
"ada apa dengan mobil di belakang ini mengapa dia terus mengejar ku dan membunyikan klakson terus menerus apa mereka mencoba membalas karena masalah yang tadi apa mereka tidak sadar mobil mereka mobil pribadi sedang milikku mobil sport. "
tiara masih terus mengikuti mobil sport di depannya tiara juga menggunakan energi untuk mobilnya agar bisa melaju dengan sangat cepat.
hingga sudah tak terasa sudah terlalu lama orang yang mengemudikan mobil sport juga sudah frustasi karena tidak bisa menghindari mobil tiara sedang tiara sudah mulai bosan
segera saja tiara sedikit menjauh dari mobil sport itu seolah tertinggal.
" hahahaha... akhirnya dia menyerah juga. dia pikir siapa ingin melawan mobil sport ku ini. "
tapi yang tak di sangka olehnya mobil tiara menyalip mobilnya sangat cepat membuat nya terkejut. dan tiba tiba saja mobil tiara berhenti mendadak. membuat pengemudi yang memang masih terkejut menjadi panik karena jika menabrak mobil tiara makan mobilnya akan rusak dia juga masih angsuran pertama untuk mobilnya.
mengerem pun sudah tak sempat akhirnya membanting stir dengan tajam. mobil yang melaju kencang secara tiba tiba membanting stir membuatnya tidak seimbang sehingga mobil terbalik kemudian berguling guling hingga menabrak pembatas jalan.
tiara keluar dari mobil kemudian mendekat pada mobil yang terbalik melihat kedalam mobil. ternyata orang itu masih hidup tapi sudah penuh luka.
" lain kali hati hati lah saat berkendara kau bisa membahayakan nyawa orang lain. "
setelah mengatakan itu tiara kem bali ke mobil tapi ketika di dalam mobil tiara tidak menemukan han.
" kemana perginya han aku rasa saat masih turun dia ada. "
sedangkan han kini sedang berada di tepi jalan dengan wajah yang sangat pucat dan lemas setelah memuntahkan semua isi perutnya.
" apakah benar mobil pribadi bisa secepat itu dan nona begitu gila dalqam mengemudi aku baru tau. "
hoooooeeeekk......... hooooooeeeekk........
tiara segera turun dari mobil mencari han di sekitar kemudian tiara menemukan han sedang terduduk lemas di tepi jalan.
" han mengapa kau di sana. apa kau baik baik saja. ayo kita pulang. "
" ya aku segera ke sana nona. " han segera bangkit berjalan sedikit berlari mendekat ke arah tiara.
" nona bolehkah aku yang menyetir saja. "
" ya boleh saja tapi ada apa dengan dirimu kau terlihat pucat sekali. "
" aku baik baik saja nona. ayo kita segera pergi saja nona. "
" ya. "
__ADS_1
mobil pun pergi dengan han yang mengemudi dan tiara di kursi belakang duduk dengan tenang melihat ke luar jendela dengan mulut bersenandung.