Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
Akhir dari Akhir


__ADS_3

airin menunjukkan senyum terbaiknya mata putihnya itu mengandung kengerian yang dalam. " kau pikir mahkluk hina seperti dirimu itu pantas melawan ku. kau hanya kutu di hadapanku. jadi mudah jika aku ingin membunuhmu seketika tapi itu tidak akan terjadi karena aku masih ingin mendengar jeritanmu. " ujar airin dengan dingin.


" kau matilah. " segera darwin melesat dengan sangat cepat ke arah airin.


airin hanya diam karen darwin begitu lambat. setelah darwin datang dengan serangannya airin dengan mudah menahannya.


darwin terkejut dengan itu karena airin seperti tidak menerima efek apapun dari serangannya. tapi darwin tidak lama dengan keterkejutan nya darwin segera melancarkan serangan lainnya.


airin hanya diam saja dia hanya menggerakkan tangannya untukmu menahan serangan darwin tak banyak usaha yang di keluarkan.


darwin segera menjaga jarak setelah serangan terakhir nya karena kini kedua tangan dan kakinya sudah terasa kebas dan kesemutan. jika di lihat secara tajam maka saat ini tangan dan kakinya sedang bergetar.


" kau darimana kekuatan itu berasal.


jika kau ingin kau bisa menguasai dunia ini bersama dengan ku aku akan memberikan kekuasaan itu padamu dan aku akan setia mengikuti mu bagaimana. " tawar darwin mengulur waktu untuk memulihkan tubuhnya. walau darwin memiliki regenerasi yang cepat itu masih memiliki efek yang terasa pada luka yang di deritanya. rasa nyeri dan sakit masih mengganggu ruang geraknya.


" dunia ini terlalu kecil untukku menjadi penguasa. dan lagi pula aku tidak tertarik dengan kekuasaan. tapi aku pikir apa kau sudah mulai takut mati hingga menawarkan kekuasaan dan bersedia menjadi budakku. " ucap airin di akhiri dengan senyuman manis.


darwin terkejut dengan apa yang di katakan airin tapi dirinya tidak menunjukkan. " hahaha raja ini tidak takut mati karena raja ini abadi. hahaha...... " ujar darwin.


" bodoh tidak ada yang abadi di dunia ini karena tiap orang yang memiliki jiwa pasti akan merasakan kematian. " ujar airin.


" hahaha itu berlaku untuk mu tapi tidak denganku. " darwin.


" maka sambutlah ke matian mu. " ujar airin kemudian menjentikkan jarinya sekali.


setelah jentikan itu tubuh darwin segera terlilit benang tipis berwarna merah. darwin saat itu juga tidak bisa bergerak. semakin lama benang merah itu semakin kuat melilit tubuhnya. rasa sakit yang teramat sakit mulai terasa. dan regenerasi tubuhnya terus memaksa melakukan penyembuhan.


" aaaaaaaaaaa.......... sakit....... ini sangat sakit....... " teriak darwin matanya melotot dari mulutnya mengeluarkan darah.


" bagai mana apa kau sudah tau sekarang aku sangat mudah untuk membunuhmu tapi aku masih menyiksa dirimu. " ujar airin dingin


semua yang melihat keadaan darwin di buat ngeri ketakutan walau mereka sudah sering melakukan pembunuhan dengan kejam bersama tiara. tapi kali ini kengerian yang diperlihatkan airin sungguh berbeda.


" lepaskan aku, ayo bertarung saja. " dengan suara berat menahan kesakitan.


" sayang sekali aku bosan bertarung dengan orang lemah sepertimu kau terlalu lambat. aku lebih suka menyiksa mu hingga berteriak. " ujar airin.


benang semakin kuat menjerat tubuh darwin yang terus beregenerasi.


" haaaaaa....... sakit......... "


" hahaha. teruslah berteriak aku sangat suka mendengarnya. " suara airin tampak begitu senang.

__ADS_1


" aku aku aku sudah tidak tahan. aaaaaaa...... Aaaaa.... ini terlalu sakit..... aaaah.... tolong lepaskan ini. " ujar darwin mulutnya terus mengeluarkan darah.


" tapi aku masih suka mengapa aku harus lepas. " ujar airin.


" ini sakit bodoh. " suara darwin marah.


" itu deritamu. hahaha...... ayo berteriak lebih keras lagi aku suka.


" aaaaaa.... kau bocah iblis, terkutuk lah dirimu. " ujar darwin.


" jika aku iblis lalu kau apa. asal kau tau saja aku ini adalah utusan yang datang untuk menghilangkan orang orang seperti dirimu. karena dunia ini di buat kotor dengan adanya dirimu. " ucap airin dingin lalu mendekat ke arah darwin


" bagai mana apa kau masih kuat apa kau tidak akan memohon kematian. jika tidak aku masih bersedia menunggu mu karena waktuku masih banyak. " ujar airin.


" sialan...... aaaaaa...... ayo lepaskan ini akan ku buat kau menjadi bubur. " ujar darwin memaksa berbicara walau sudah sangat kesakitan.


" oh aku takut. " airin


tapi kemudian airin menjentikkan jarinya lagi segera benang tipis itu seperti berjalan mengiris berulang ulang tubuh darwin.


darwin semakin berteriak keras matanya seperti akan keluar darahnya sudah menutupi seluruh tubuhnya rasa sakitnya benar benar menghukumnya.


" lepaskan..... " darwin


" haaaaaa..... sakit tolong.... tolong.... " darwin.


" tolong bunuh saja aku. " suara darwin lirih.


" tolong bunuh... aku sudah tidak tahan. " darwin


" akhirnya kau memohon mati juga. " ujar airin dengan tersenyum.


" tapi sayang aku masih tidak ingin membunuh mu aku masih ingin mendengar suara tangisan dan teriakkan mu. " lanjut airin.


" tolong.... bebaskan aku.... ini sangat menyiksa. " darwin


tapi airin seperti tidak mendengar dan tidak peduli hingga tristan menyadarkan dirinya karena memanggil tiara cukup keras.


" tiara sayang bertahanlah. tiara....... " tristan.


" mama. " ujar airin tersentak segera berada di dekat tiara.


" airin mama mu nak. " ucap tristan yang melihat airin datang dari kekosongan.

__ADS_1


" tenang daddy mama akan baik baik saja ada airin di sini. " ujar airin.


kemudian airin memasukkan sebuah cahaya kedalam dahi tiara. segera luka luka di tubuh tiara kembali pulih warna pucat di wajahnya berangsur kembali seperti semula.


" lebih baik kita pulang mama butuh istirahat total. daddy ayo bawa mama. " ajak airin.


" iya sayang ayo. " jawab tristan


" kalian bisa kembali juga. istirahat dan pulihkan diri kalian. " ujar tiara melihat seluruh orang orang dari tiara.


" baik. " ucap mereka serentak segera pergi dari sana hanya menyisakan han saja.


airin segera menjentikkan jarinya seketika itu juga tubuh darwin menjadi potongan potongan kecil bahkan airin tidak hanya melakukan itu airin menciptakan api dan membakarnya.


" daddy.... paman han ayo pulang semuanya sudah selesai. " ajak airin kemudian berlalu pergi bersama tristan dan han.


kini airin sudah kembali menjadi sosok anak kecil yang lucu lagi arin di gendong oleh han.


" paman han. paman sangat wangi airin suka. " ujar airin.


" benarkah. " tanya han.


" emmm....


paman tante erika akan melahirkan airin sudah tidak sabar untuk bermain dengan dedek bayi. " airin.


" tidak lama lagi sayang. " jawab airin.


" hore airin punya dua adik dong. " ujar airin bahagia.


" dua adik.. " han bertanya tanya.


" iya paman dua adik. yang satu dedek bayi tante erika tang satu lagi dedek bayi mama. " ucap airin begitu bahagia dan tak terduga.


tristan terdiam ketika mendengar itu karena tiara tidak cerita apa pun padanya.


" tuan apa semuanya baik baik saja. " han.


" airin apa yang airin katakan semua benar sayang. " tanya tristan mengabaikan han.


" iya daddy airin tidak berbohong. " ujar airin mengangkat dua jarinya.


" dari mana airin tau sayang. " tanya tristan.

__ADS_1


" hehehehe. " cengir airin.


tristan paham dia sadar airin bukan lah sosok anak biasa saja di adalah keberadaan satu banding seribu di dunia ini jadi tidak heran hanya tentang itu airin tau.


__ADS_2