Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
Akhir II


__ADS_3

setelah berbicara singkat dengan airin tiara segera berbicara pada tristan untuk tidak keluar dari permainan.


" tristan airin baik baik saja jadi jangan khawatirkan dia fokus saja dengan pertarungan mu. satu hal lagi jangan pernah mendatangi airin biarkan saja airin di sana.


kemudian juga jangan mendekati pertarungan ku atas apa pun yang terjadi dengan ku. apa bisa di mengerti tristan. " jelas tiara pada tristan.


" ya baik lah aku mengerti. " ucap tristan mempercayai perkataan tiara.


" bagus....


kak demian tolong... "


" hehehe tenang saja tiara sudah lama sejak perbatasan aman jadi sekarang biar aku lihat peningkatan apa yang ada pada diriku selama ini. " jawab demian bersemangat. "benar kan sayang. " lanjut demian pada hana yang ada di sebelahnya melihat kelompok musuh dengan malas.


" apa kah sudah ramah tamah nya jika sudah kita mulai saja bertarung. haha... haha... haha...... " darwin.


" semuanya maju. " tiara.


pertarungan segera pecah antar dua kubu pasukan tiara yang berjumlah sedikit itu mulai beraksi mereka begitu ganas bak harimau lapar para musuh tidak ada yang di biarkan mati dengan tubuh utuh.


sedang tiara sudah berhadapan dengan darwin mereka berdua sudah bertukar serangan. airin sendiri mulai menciptakan 200 pisau energi dan mengirim pisau pisau itu dengan pikirannya. pisau yang di kendalikan airin seperti memiliki kesadaran mereka semua bergerak menebas dan menusuk para musuh.


Siska yang baru kali ini mengikuti peperangan sangat bersemangat sirka segera memainkan cakar besi beracun di tangannya. setiap musuh yang terkena cakaran itu akan menjerit ke sakitan dengan tubuh mereka seperti melepuh hingga akhirnya mati.


di lain sisi han seperti psikopat han membunuh musuh dengan tanpa perasaan. siapapun yang melihatnya pasti akan kencing di celana mereka.


tristan yang sudah sedikit banyak dari sang ibu juga tidak mau kalah dalam menghabisi musuh yang sudah berani menculik anaknya itu walau sebenarnya anaknya sendiri yang ingin di culik.


kali ini tiara di buat terlempar jauh hingga menabrak dinding kemudian dari mulutnya mengeluarkan seteguk darah.


" rupanya ini kekuatan yang di berikan jika bergabung dengan kegelapan sungguh ke kuatan yang besar. " gumam Queen dengan wajah yang ke sakitan.

__ADS_1


" haha.. haha.... haha.... aku kuat aku akan berkuasa sekarang.


lihat apa kau sudah melihatnya aku sudah menjadi kuat kau bukan lagi tandinganku. " ucap darwin.


" hanya seperti itu saja sudah bangga aku masih pemanasan saja tidak serius. " balas Queen


" sombong.... " darwin.


" sombong pada orang sepertimu itu suatu ke harusan. " Queen


" kau akan mati lebih cepat karena kata katamu. " darwin.


" dan kau akan mati tersiksa karena sudah berani menculik anakku sebagai sandera. " ucap Queen tak kalah dingin.


darwin secara tiba tiba hilang dari tempatnya dan muncul di hadapan Queen dengan sebuah tendangan perut yang berhasil membuat tiara menabrak tembok lagi hingga jebol. kembali Queen di buat memuntahkan darah.


tapi serangan darwin bukanlah itu saja dia menghilang lagi lalu muncul di samping tiara dengan sebuah pukulan ke arah pipi Queen. pukulan itu berhasil membuat Queen terlempar lagi dan lagi lagi darwin menghilang dari tempat sebelumnya muncul di dekat Queen lagi dengan serangan.


di lain tempat tristan sedikit merasa tidak tahan melihat istrinya yang di buat seperti mainan tapi ketika mengingat ucapan tiara tristan hanya bisa terus bertarung dengan sesekali melihat ke arah istrinya yang di hajar habis habisan oleh darwin.


" tenang saja tristan di dunia tidak ada orang yang bisa membuatnya mati kecuali sang penguasa dunia ini. " ucap demian yang bertarung di sisi tristan sejak awal.


" ya ku harap seperti itu aku sungguh khawatir melihatnya. " jawab tristan.


" hahaha itu bisa jadi hanya jebakan tiara saja jadi jangan melihat tiara yang di pukuli saja. " jelas demian.


" maksud mu apa demian. " tristan kebingungan dengan apa yang di katakan demian.


" sudah lupakan. awas serangan di belakang mu. " demian.


tristan segera menangkap serangan itu kemudian membalasnya sesekali tristan melihat istrinya dan musuh yang di lawan istrinya tapi masih tidak menemukan apa yang di katakan demian.

__ADS_1


airin masih dengan posisi tidak sadar kan diri tapi pisau energi yang di lepaskan itu sudah tidak terhitung membunuh para musuh pasukan tiara sedikit bingung dengan apa yang terjadi karena para musuh tiba tiba saja mati dengan dada bolong kepala lepas perut terbelah lengan putus.


" sialan orang ini sangat kuat jika bukan karena aku melapisi seluruh organ dalamku dengan energi aku pastikan aku akan terluka sangat parah. " ucap hati tiara.


kini posisinya sungguh mengenaskan kini Queen sedang duduk bersandar dengan darah terus keluar dari mulutnya. Queen berusaha untuk bangun.


" kau hebat masih tidak mati dengan serangan sebanyak itu tapi tidak akan lama lagi kamu akan segera mati karena aku akan menggunakan seluruh dari kekuatanku. " ucap darwin.


" cuu uih..... kau hanya bicara kematian saja tapi sudah sejauh ini tidak bisa membunuhku apa kau sedang membual saja.


atau kau mau melihat pembalasanku sekarang karena sejak tadi hanya dirimu yang menyerang. " ujar Queen begitu menghina dan merendahkan darwin.


" kau datanglah sekarang akan ku buat kau menyesal. " ucap darwin marah.


" maka aku datang. " ucap Queen dengan suara lemah tapi dengan seringai dingin.


Queen yang sudah berantakan tiba tiba saja sudah berada di depan darwin dengan pukulan yang sangat tajam dan padat. darwin tidak menyangka itu karena matanya masih melihat tiara masih berdiri di tempatnya.


darwin terlempar jauh tapi Queen sudah menunggunya di belakang segera memukul lagi dengan keras kembali darwin terlempar jauh dengan sangat cepat. Queen kembali muncul dan menendang darwin lagi.


kejadian itu terus berulang ulang darwin sama sekali tidak bisa melawan dan menghindar karena itu terjadi hanya dalam kurun waktu dua detik saja.


" sial wanita ini menyimpan energi dan kemampuannya dengan berpura pura lemah sedari tadi aku sudah ceroboh kali ini. " hati darwin


Queen masih tidak berhenti dengan serangannya sosoknya tampak banyak di lain tempat sedangkan darwin terus terlempar ke sembarang arah.


hingga serangan terakhir Queen membuat darwin menabrak tiang beton dan jatuh dengan posisi duduk darah keluar dari mulutnya. keadaannya tidak kalah mengenaskan dari keadaan Queen sebelumnya.


" kau memiliki kemampuan rupanya wanita jalng. " surat darwin tampak serak. tangannya memegangi dadanya.


" jika aku tidak memiliki kemampuan aku tidak akan berdiri sampai detik ini dasar bodoh. " balas tiara.

__ADS_1


" haha... hahaha... haha.... selamat kau berhasil memaksaku sampai di tahap ini kuharap kau masih memiliki kemampuan untuk selanjutnya karena jika tidak kau akan cepat mati. " suara darwin begitu dingin dan bergetar


__ADS_2