Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
BAB 108


__ADS_3

pagi hari sekitar pukul 8 tiara dan yang lainnya baru saja selesai sarapan tiara mengevaluasi semua yang sudah terlewat beberapa hari kebelakang.


" Siska terimakasih sudah datang dan mau berkumpul di sini. " ucap tiara.


" apa yang nona katakan itu bukanlah sesuatu yang luar biasa aku bekerja pada nona jadi sudah sepantasnya begitu. "


" em aku suka orang yang rendah hati. baik di mulai dari mu bagai mana keadaan club sekarang. " tanya erika pada Siska.


" setelah ada sedikit pengaturan dari nona club mengalami kemajuan yang sangat pesat banyak orang orang dengan wajah baru datang seperti tuan muda dari keluarga sanjaya dan tuan muda dari keluarga austin juga datang. pengadilan juga terus mem bukit nona. "


" em bagus jika begitu tapi jangan lupakan tentang dirimu juga karena tokoh utamanya adalah kau di club. "


" em aku mengerti nona. "


" lalu apa dirimu sudah berlatih sesuai dengan apa yang aku katakan sebelumnya. "


" sudah nona. terkadang Sintia terkadang erika yang menemani ku. "


" oh bagus jika begitu. teruskan begitu dan katakan padaku jika ada masalah. "


" baik nona. "


" lalu han. bagai mana denganmu. "


" semuanya baik baik saja nona aku juga sudah menjalankan semua sesuai dengan pengaturan mu nona. "


" bagai mana dengan 30 orang itu. "


" aku juga sudah melatih mereka nona dan mereka memiliki nama sekarang. "


" bagus. apa itu. "


" mereka menyebut diri mereka. ( 30 penggali makam. ) "


" nama yang menarik dan tidak pernah ada. adakah sebuah alasan. "


" itu karena mereka seperti pasukan pembantai yang siap kapanpun. "


" ah aku harus memiliki pengaturan lain untuk mereka kedepannya. "


" aku siap mendengarkan nona. "


" mudah itu nanti saja. bagai mana dengan latihan mu han. "


" aku sudah berhasil melewati semua set latihan nona tapi aku tidak bisa secepat dirimu nona teknik bertarung itu sudah aku kuasai sepenuhnya"


" bagus teruslah bekerja keras. jika kau memiliki waktu cobalah bertarung dengan erika atau Sintia. "


" ah baik lah nona aku mendengarkan. "


" em. Iris bagai mana denganmu. "


" tak banyak yang bisa aku jelaskan nona tapi semuanya sudah aku lakukan dengan baik. "


" bagus siang ini temui aku di ruang berlatih. "


" aku mengerti nona. "


" em. hana bagai mana denganmu ada yang bisa kamu sampaikan setelah beberapa hari di sini. "


" aku tak banyak juga yang bisa di sampaikan nona tapi kemarin aku sudah mulai berlatih bersama iris. "


" bagus. datanglah juga siang ini bersama iris. "

__ADS_1


" baik aku mendengarkan nona. "


" sudah cukup sampai di sini saja untuk erika dan Sintia aku sudah menerimanya semalam jadi tak ada yang perlu di jelaskan silahkan kalian bisa melakukan aktifitas kalian kembali seperti biasanya. "


" baik nona. " secara bersamaan.


tak lama setelah kepergian tiara dari meja makan tiara mendapati ponselnya berdering tanda seorang tengah menghubunginya. tiara segera melihat siapa orang yang menghubunginya.


" kak ana tumben sekali. " tiara segera menjawab panggilan itu.


" ya kak ana ada apa. "


" nona aku minta maaf tadi aku pergi begitu pagi sehingga tidak ikut sarapan. "


" ya tak apa aku mengerti kak ana sibuk dengan perusahaan yang besar itu. "


" ya nona terimakasih. "


" sekarang jelaskan ada apa mengapa kakak menghubungiku. "


" ada masalah nona seseorang telah menjual informasi produk pada perusahaan lain sehingga perusahaan lain mendahului perusahaan kita dalam peluncuran produk. "


" apa yang kakak buat untuk di luncurkan dan kapan waktunya serta kapan perusahaan lain akan meluncurkan produk itu. "


" perusahaan yang salah satunya bergerak di bidang farmasi telah menemukan obat baru untuk mengatasi sembelit dengan cepat dan itu akan di lakukan seminggu lagi untuk peluncuran produk. tapi perusahaan lain mendahuluinya dengan produk yang sama dan namanya juga serta mereka meluncurkan produk itu sekarang. "


" sudah lah tenang hanya masalah kecil tak perlu panik begitu. "


" tapi nona. "


" iya kak ana aku mengerti. sekarang lepaskan saja produk itu jangan di produksi lagi. "


" aku mengerti nona lalu bagai mana tentang kabar soal perusahaan kita yang akan meluncurkan produk baru. pasti banyak orang yang akan kecewa nantinya dan ini akan buruk untuk perusahaan kedepannya. "


" benarkah nona apa nona bisa melakukannya. "


" apa kak ana mempertanyakan ku. "


" eh bukan begitu nona aku hanya tidak menyangka saja nona bisa melakukan itu. "


" sudah kakak minta semua orang untuk tenang biarkan iris yang mencari siapa orang itu sekarang kakak pulang untuk mengambil resepnya dan menelitinya kemudian produksi. "


" baik baik aku mengerti nona satu jam lagi aku akan tiba di rumah. "


" ya baik lah. "


di perusahaan


" dona minta semua orang untuk tenang jangan tunjukkan jika kita dalam masalah kemudian minta bagian produksi untuk tidak memproduksi produk itu dan aku sudah memiliki produk lain yang lebih baik dari yang telah di curi apa kau mengerti. "


" aku mengerti nona. tapi jika boleh tau apa itu nona. "


" sudah nanti kau akan tau yang jelas ini lebih hebat. "


" baik lah nona aku mengerti. "


" bagus aku harus kembali untuk mengambilnya terlebih dahulu segera siapkan rapat saat kau sudah menyelesaikan semua yang aku katakan tadi. "


" baik nona. "


" bagus . aku pergi. " lauren pun pergi meninggalkan perusahaan dona juga mulai menginformasikan semua yang di katakan lauren pada semuanya kemudian menyiapkan rapat


tak lama setelah satu jam lauren sudah tiba di rumah dia segera keluar dari dalam mobil untuk bertemu dengan tiara tapi di pintu dia bertemu dengan iris.

__ADS_1


" eh lauren kembali cepat hari ini. "


" iris kau mengejutkan saja. "


" kau tampak terburu buru. "


" ya aku akan menemui nona, sudah awas sana aku mau lewat. "


" oh baik lah silahkan tuan putri. "


" iris berhenti bersikap manis itu tidak berpengaruh padaku. "


" mengapa aku harus bersikap manis padamu lauren bukanlah dirimu sudah manis. "


" iris. " lauren pun pergi karena jika lama lama nanti dia juga bisa meleleh.


" lauren. " panggil iris


" tau...... " cuek lauren tanpa menoleh


tapi hal tak terduga terjadi lauren yang sudah terburu buru sedikit tidak fokus sehingga membuatnya terjatuh tapi saat itu iris yang memiliki kecepatan segera berlari menangkap lauren jatuh dalam pelukannya kemudian menimpa iris.


aaaaahkk.... mengeluh lauren.


" iris apa yang kau lakukan. " lauren yang sadar sedang berada di atas iris dengan posisi yang sangat intim.


" aku menyelamatkanmu karena kau akan terjatuh. " jawab iris


" kau mengambil kesempatan dalam kesempitan untuk memegang ku. " ucap lauren menyingkirkan tangan iris yang memeluk pinggangnya kemudian segera berdiri.


tapi bak jatuh masih tertimpa tangga lauren malah tergelincir dan jatuh lagi menimpa iris iris juga yang tidak siap dan tidak memperkirakan jika lauren akan jatuh biasa saja. lauren yang jatuh menimpa iris kali ini lebih parah karena tanpa sengaja keduanya berciuman.


lauren dan iris sama sama terkejut iris memejamkan melebarkan matanya sedang lauren yang terpejam segera membuka matanya karena merasa aneh setelah tau apa yang terjadi dia juga sama melebarkan matanya tak percaya dan segera melepaskan tautan bibir itu.


" lauren apa yang kau lakukan mengapa kau mengambil ciuman pertamaku. "


" iris kau ini itu juga ciuman pertamaku. mengapa aku sial hari ini. "


" aku merasa di rugikan. " iris


" rugi rugi apanya dasar bajingan kau di untungkan atas itu bukan hanya kau mencium ku tadi tapi tanganmu menyentuh dadaku. "


" itu salahmu karena tidak bilang jika ingin jatuh. "


" kau pikir aku akan tau jika aku akan jatuh. sudah lupakan kejadian ini aku harus segera menemui nona. "


lauren segera bangkit dan berbalik untuk pergi. tapi ketika itu tangannya di cekal kemudian di tarik di bawa ke sudut dinding kemudian di kunci di sana. ya yang melakukan itu iris keduanya lama saling bertatap tatapan kesunyian menghampiri keduanya perasaan aneh mulai masuk di tubuh lauren.


iris menatap lauren dalam membuat lauren kikuk selain iris tampan dan tinggi bau tubuh iris sungguh memabukkan. iris kemudian mendekatkan wajahnya. lauren yang melihat itu hanya bisa memejamkan mata kemudian sedikit membuka mulutnya menunjukkan bibir basah miliknya. tak lama sesuatu yang dingin menyentuh bibirnya dengan lembut membuat lauren sedikit mengeluarkan suara dan menggeliatkan tubuhnya. karena lauren selama ini sangat menjaga jarak dengan lelaki dan ini hal pertama baginya.


tapi kemudian lauren sedikit terkejut karena di telinganya iris berbisik.


" bersihkan terlebih dahulu sisa lipstik ini agar saat bertemu dengan nona kau tidak akan ditanya tantang apa yang terjadi baru sana. "


lauren segera membuka matanya melihat apa yang sudah menyentuh bibirnya itu ternyata karin iris yang sedang membersihkan lipstik yang belepotan.


" iris lepaskan aku aku harus menemui nona. " lauren memberi perlawanan dengan menggerakkan tubuhnya.


" oh baiklah tuan putri lagi pula aku sudah selesai dengan tugasku. "


lauren tidak menjawab dia langsung pergi begitu saja karena dia merasa malu dengan sikap berlebihan yang tadi


" hati hati nanti jatuh lagi. " iris dengan senyuman

__ADS_1


__ADS_2