
tiara juga segera turun untuk melihat orang sombong dan tidak tau diri itu.
ternyata keadaannya cukup serius kepalanya berdarah dan tangannya patah dia sedang merintih kesakitan di lantai jadi bahan tontonan semua orang.
" lihat pama bahkan status dan hartamu tidak bisa menghentikan hukum karma atas apa yang telah dirimu lakukan. "
" sungguh kasian sekali lain kali lebih rendah hati lah agar nasib buruk tidak menimpamu kembali. " ucap tiara lembut tapi sengaja dikeraskan.
setelah mengatakan itu tiara dan erika pergi meninggalkan orang itu dan keluar dari rumah sakit
tak lama setelah kepergian tiara tim medis datang untuk membantu orang itu.
" awas awas permisi tim medis mau lewat berhentilah berkerumun tolong beri jalan pada kami. " ucap petugas yang sedang membuka jalan dari banyaknya orang yang sedang melihat dan juga merekam.
di luar rumah sakit di dalam mobil dalam perjalanan.
" nona ke mana kita akan pergi. "
" jalan saja. "
" baik nona. "
mobil pun melaju tanpa tujuan erika pun tidak ambil pusing dia mengemudikan mobil saja tanpa banyak bertanya mengikuti insting nya saja ingin lurus atau berbelok ke kiri maupun ke kanan. tiara juga tidak masalah tiara terus melihat ke luar jendela.
cukup lama membelah jalanan secara tidak sengaja bertemu dengan mobil yang sudah menabrak pohon erika yang dari jauh melihat memberi tau tiara
" nona sepertinya ada kecelakaan tunggal di depan."
" sepertinya begitu. "
" apa kita akan terus atau berhenti nona. "
" karena kita sudah melihatnya kita periksa saja terlebih dahulu sepertinya sedari tadi tidak ada mobil lain yang lewat. "
" baik nona
mobil pun melaju untuk mendekat setelah cukup dekat sekitar 2 meter erika memarkirkan mobilnya.
tiara segera keluar dari mobil begitupun erika. setibanya di luar tiara memperhatikan sekitarnya memang tidak ada orang atau pun orang lain yang lewat.
" ayo periksa saja. "
" ya nona. "
segera erika berjalan lebih dahulu untuk memeriksa mobil apa lah masih ada seseorang di dalamnya atau ada kebocoran yang bisa mengakibatkan kebakaran.
setelah memastikan tidak ada kebocoran apapun erika mulai memeriksa bagian dalam mobil. "
" nona sepertinya ada seseorang di dalam. tapi pintunya terkunci. "
" ya sudah biar aku saja yang membukanya. " tiara dengan mudahnya membuka pintu tanpa merusaknya. " ya tiara gunakan energinya untuk membuka kunci pintu dari dalam
Rupanya di dalam ada seorang yang sudah cukup tua menggunakan jas khas rumah sakit . di jas nya bertuliskan li suan kepala dokter dengan lambang pusat medis kota suzan.
" sepertinya dia seorang dokter di rumah sakit tadi erika."
" sepertinya iya nona. "
" ya sudah coba kau sadarkan dia. "
" baik nona. "
erika mulai menyadarkan orang itu dengan nekan nekan sedikit orang itu dan memanggilnya. tak lama orang itu sadar dari pingsannya lukanya tidak parah hanya luka kecil di bagian kepala akibat terbentur.
__ADS_1
" cucuku cukup bagai mana. "
" cucu apa anda bersama orang lain. "
" ya aku bersama cucuku dia di kursi belakang sedang sakit tolong tolong cucuku. "
"baik lah sekarang lebih baik anda keluar dari mobil cucu anda biarkan aku yang menolongnya. "
" erika bantu dai baik nona...
mari biar aku bantu. "
" ya terimakasih. "
kita sebut saja namanya kan udah ketauan namanya. Li suan pun keluar dari mobil di bantu erika.
tiara segera memeriksa bagian kursi belakang rupanya memang benar ada seorang gadis berumur sekitar 10 tahun sedang terbaring di bawah. sepertinya terjatuh setelah mobil menabrak pohon.
" erika segera ambil mobil untuk lebih dekat anak ini sudah sangat kritis. "
" baik nona. "
" cucuku cucuku. " khawatir li suan pada cucunya.
segera mobil tiba di dekat tiara
" buka pintunya. "
" baik nona. "
segera erika membawa masuk anak itu kedalam mobilnya
" erika batu aku lepaskan semua pakaian luarnya. "
" baik nona. "
" apa anda memiliki air di mobil. "
" ada ada. " kemudian li suan coba bangkit dari duduknya menuju mobil mengambilkan air menyerahkan pada tiara.
" terimakasih. " setelah mengatakan itu tiara mencuci tangannya dengan bersih.
" erika apa sudah selesai. "
" sudah nona. "
" berikan aku ruang. "
" tunggu tunggu apa yang akan kau lakukan pada cucuku. " ucap li suan yang khawatir bertambah panik ketika melihat tiara akan melakukan sesuatu.
" diam tidak ada waktu untuk menjelaskan cucu anda akan mati jika masih menundanya. "
" tapi.... tapi... tapi... "
" tuan sudah lah nona tidak akan menyakiti cucu tuan tenanglah. "
" tapi apa yang akan dilakukannya mengapa tidak menghubungi ambulan saja. "
" tuan nona sudah mengatakan tidak ada waktu lagi cucumu bisa mati nanti sudah lihat saja apa yang di lakukan nona jangan terlalu panik begitu. "
" tapi.... " li suan masih tidak bisa menerimanya tapi dia menahan dirinya karena jika itu untuk keselamatan cucunya apapun akan dilakukannya.
tiara tidak memperdulikan apa yang terjadi di luar dia hanya fokus melakukan akupuntur untuk menyelamatkan gadis kecil cucu dari li suan.
__ADS_1
dua puluh menit kemudian tiara mulai mencabut seluruh jarum di tubuh anak itu. anak itu sudah membaik sebelumnya anak itu begitu pucat dengan bibir yang sudah mulai membiru.
" sudah selesai. erika ayo pergi ke rumah sakit kembali. "
" baik nona.
ayo silahkan ikut dengan kami. "
" ya ya ayo. "
setelah mengamankan barang penting di mobil li suan mobil tiara kembali melaju untuk kembali ke rumah sakit.
" bagai mana dengan cucuku. "
" tenanglah dia akan baik baik saja. kasihan sekali anak sekecil ini harus menerima penyakit yang begitu berat. "
" apa kau tau cucuku sakit apa. "
" ya dia terkena kangker darah dan juga penyumbatan di bagian paru paru. "
" benar itu benar. apa kau seorang dokter. "
" bukan. "
" lalu. "
" aku hanya gadis biasa yang sedikit tau tentang medis. "
" tapi apa cucuku akan baik baik saja. "
" jika tentang penyumbatan seratus persen dia sudah sembuh untuk kangker darah butuh proses panjang untuk sembuh. "
" benarkah apa tidak perlu operasi. "
" tidak perlu baik lah setelah tiba di rumah sakit akun akan menuliskan resep untuk mengatasi kangker darah cucumu. selama anda mengikuti semua yang aku katakan dalam setahun cucu anda akan sembuh total dan bisa beraktivitas seperti biasa tapi tiga bulan sekali cucu anda harus datang padaku untuk terapi khusus. "
" benarkah baik baik akan ku lakukan apa pun untuk cucuku walau nyawaku sebagai taruhannya. "
" kakek yang baik. " ucap tiara
tapi detik berikutnya suara lirih terdengar dari sang cucu memanggil li suan
" ka.. ka.. ka.. kek.... "
" isabel.... ya kakek di sini sayang. "
" a... a.... a.. pa.... kakek baik baik saja. "
" kakek baik baik baik saja isabel, apa yang isabel rasakan sekarang. "
" isabel merasa seperti sangat ringan dan tidak sulit lagi bernafas hanya tubuh isabel sanga lemah seperti kelelahan. "
" syukur lah tidurlah kembali perjalanan masih cukup lama untuk ke rumah sakit. "
" em... tapi siapa mereka kek. "
" mereka yang sudah menolong kita tadi. "
" terimakasih sudah membantu kakek dan aku. "
" ya.. "
" ya... istirahat lah simpan energi mu jangan boros. " ucap tiara
__ADS_1
" em. " segera isabel memejamkan matanya kembali untuk istirahat.