
jung segera keluar untuk menyusul tiara yang sudah berdiri di mobilnya.
" kau gadis sialan mau kemana dan apa yang ingin kau lakukan pada mobilku pergi dari sana nanti itu bisa tergores oleh kain kasar mu itu. " jung terus mendekat.
tapi tiara hanya melihat kemudian tersenyum dan memperlihatkan kunci mobil pada jung dengan menggoyang goyangkannya ditangan kemudian memencet tombol pada kunci mobil segera meresponnya.
jung yang melangkah segera berhenti tidak percaya jika tiara adalah pemilik mobil itu. tiara yang tidak mau menunggu segera membuka pintu kemudian masuk dan menutup pintu. tak lama tiara mengeluarkan tangannya dan melambai pada jung. setelah itu mobil pergi dari sana.
di dalam kafe tiga wanita yang melihat kejadian itu sangat tidak menyangka dan apa mereka sudah di tipu oleh lelaki bajingan. sedang jung yang sudah ketahuan jika dia menipu 3 wanita itu memutuskan kabur.
" sial aku ketahuan lebih baik aku kabur saja aku juga tidak memiliki uang untuk membayar, ketiganya sekaligus aku hanya ingin makan gratis saja. " hati jung kemudian kabur secepat mungkin meninggalkan 3 wanita di dalam kafe.
" sial lihat dia kabur ayo kita kejar. "
" ya benar kita sudah di tipu. "
" ayo cepat. "
tapi ketika ketiganya sudah sampai di pintu. pintu itu terkunci tak bisa di buka mereka bergantian mencoba membuka bahkan bersama sama.
" kalian mau kemana.....
kalian tidak boleh pergi sebelum membayar tagihan semuanya..... "
" ah biarkan kami keluar kami akan kembali membawa lelaki itu untuk membayar. "
" ya benar cepatlah. "
" tidak bisa kalian harus membayar dahulu baru keluar. kalian bisa ambil uang dari lelaki yang kabur itu ketika kalian sudah mendapatkannya untuk mengganti uang kalian. "
" ah baik lah berapa totalnya. "
" untuk pesanan kalian semuanya 500 ribu dollar saja di tambah gadis itu yang duduk di sana tadi 250 ribu totalnya 750 ribu. "
" apa.. "
" what..... "
" really.... "
" hey akun tidak bersama gadis itu tadi mengapa harus membayar miliknya juga. "
" aku tidak tau gadis itu hanya mengatakan jika kalian akan membayar miliknya karena mengganti untuk meja yang dia tempati tadi. "
" tidak kami tidak mau membayarnya. "
" ya sudah kalian tidak akan kemana mana sampai polisi datang. "
" apa apa kau mencoba menggertak kami. "
" tidak silahkan kan saja tunggu sepuluh menit lagi polisi akan datang. "
" sial mengapa nasibku buruk hari ini. "
" ini semua gara gara lelaki sialan itu. "
" kita di tipu dua orang benar benar menyebalkan. "
" sudah sudah ayo kumpulkan uang kita untuk membayar agar kita bisa keluar kemudian mencari lelaki dan wanita itu. "
akhirnya semuanya pun mulai memberikan uang mereka masing masing di kumpulkan menjadi satu.
" ini kami bayar. "
" bagus terimakasih sudah membayarnya silahkan kalian bisa pergi sekarang. "
" eh bukankah dirimu mengatakan 750 ribu saja. sedang uang kami 800 ribu di mana kembalian kami. "
" tidak ada kembalian apa kalian tidak lihat di sana semuanya pecah jadi itu untuk mengganti barang barang yang sudah pecah. silahkan keluar sebelum aku berubah jahat karena uang kalian masih kurang untuk mengganti kerugian. "
" kau apa yang.... "
__ADS_1
" sudah ayo pergi dulu kita tidak akan menang di sini. "
akhirnya mereka pun keluar dari kafe dengan perasaan kesal, jengkel, marah, dan frustasi.
" itu uang terakhir yang ku miliki. "
" sama aku juga. "
" begitupun aku. "
" sekarang sangat sulit untuk menggait tuan muda kaya untuk menemani mereka bermain. "
" benar sekali malah sekarang yang lebih sering adalah om om dan pak tua walau mereka beruang tapi tak bisa memuaskan. "
" benar sekali. "
" sudah kita cari lelaki sialan itu dulu. untuk kita mintai ganti rugi. setelah itu mari kita bekerja lebih keras lagi untuk mencari para tuan muda. "
" em ayo. "
" ya ayo... "
ayo lupakan mereka kita kembali lagi pada jalurnya. tiara yang sudah pergi dari kafe dan sedang mengemudikan mobil merasa sangat senang mengerjai keempat orang itu memberikan pelajaran yang akan mereka kenang sepenjang hidup mereka.
" mereka terlalu percaya diri dan angkuh seperti sudah memiliki kemampuan kemudian merendahkan orang. sekarang mereka sudah merasakan balasannya. selamat menikmati. " suara hati tiara.
" kau bisa licik juga rupanya tiara. " Queen tiba tiba berbicara.
" haha aku rasa itu bukan licik tapi cerdas dan jenius. "
" jika tadi aku yang di posisimu mungkin mereka sudah tidak akan merasakan matahari lagi. "
" haha jika hanya seperti mereka tak perlu untuk sampai di bunuh cukup sedikit permainan saja. "
" ya kau sangat baik dan jahat. "
" baik untukku jahat untuk mu saja Queen. "
mobil terus melaju membelah jalanan hingga tiara tiba di satu tempat yang rami seperti pasar. dimana banyak sekali orang yang keluar dan masuk di tempat itu.
tiara yang sudah memarkirkan mobilnya segera bergegas ke tempat itu tapi sebelum itu tiara bertanya terlebih dahulu kepada orang sekitarnya mengenai tempat itu.
" paman boleh kah aku bertanya. " ucap tiara pada seorang yang baru saja keluar dari tempat itu
" oh ya tentu silahkan. "
" paman tempat apa ini mengapa begitu ramai orang. "
" oh apa kau baru di sini. "
" ya benar paman. "
" tempat itu pasar. tapi bukan pasar pada umumnya pasar ini menjual berbagai macam. jika ada orang kehilangan barang atau apa saja mereka bisa mencarinya di sini jika beruntung mereka bisa menemukannya kembali. "
" oh seperti itu rupanya paman terimakasih. "
" ya hati hati lah ketika ingin masuk di sana tidak ada aturan kapanpun barang mu bisa di curi atau di rampas jadi jika ingin masuk simpanlah terlebih dahulu barang berharga mu dan setidaknya kau bisa membela diri ketika kau membeli barang tapi ada yang merampasnya. "
" ah terimakasih paman sudah di ingatkan. "
" ya....
ya sudah aku pergi hati hati lah ajak seseorang yang bisa melindungi mu. "
" baik paman. "
tiara segera melihat dirinya kemudian kembali ke dalam mobil mengambil masker dan tas kecil miliknya yang berisi jarum beracun juga ponsel miliknya dan kartu silver card.
" aku rasa begini saja sudah cukup untuk menutupi identitas ku jika nanti ada yang mengganggu ku. " ucap tiara pelan. kemudian pergi setelah mengunci mobilnya
sesampainya di dalam ternyata lebih banyak lagi orang yang berlalu lalang saling menabrak tanpa saling peduli jika di tabrak dan menabrak.
__ADS_1
tiara yang melihat itu tidak kekurangan akal dia berdiri di belakang seseorang yang di kawal mengikuti langkah mereka dan juga sedikit menjaga jarak sehingga tiara tidak di tabrak oleh yang lainnya.
semakin kedalam tidak keadaan tidak lagi berdesak desakan lagi dan barang yang di jual lebih bernilai dan bervariasi. tiara semakin tertarik untuk terus masuk tapi kali ini orang yang di ikuti nya berhenti di lapak penjual batu.
akhirnya tiara berhenti juga untuk sekedar melihat lihat saja siapa tau keberuntungan kembali menghampirinya dan menemukan batu aneh lagi yang memiliki kemampuan aneh lainnya.
" hey kau gadis kecil aku lihat sedari tadi kau mengikuti ku. "
" benar sekali kek. "
" mengapa kau mengikuti ku. "
" itu aku hanya mencoba menghindari tertabrak yang lainnya karena sepertinya mereka tidak ada yang menabrak kakek. "
" apa kau tau siapa aku mengapa kau berani. "
" itu aku tidak tau. "
" hah ya sudah jika begitu apa yang kau lakukan di tempat seperti ini juga kau sendirian. "
" aku hanya jalan jalan tapi karena penasaran dengan tempat ini aku coba memasukinya. "
" oh yasudah jika begitu teruslah bersamaku saja agar dirimu tetap baik baik saja. "
" apa itu boleh tentu saja. perkenalkan namaku Kenzie luan. . "
" baik kakek ken namaku tiara. "
" nama yang cantik seperti dirimu. "
" terimakasih. "
" ya sudah aku masih ingin melihat lihat batu di sini kau bisa menunggu. "
" baik kek. " tiara tidak hanya menunggu tapi juga ikut memilih batu yang mungkin tiara menemukan batu yang penuh sejarah dan kekuatan lagi.
tiara mulai menggunakan kemampuannya dengan menggunakan energi untuk mendeteksi batu. energi mulai bekerja mencari batu yang memiliki energi yang besar atau aura yang kuat.
agar tidak di curigai tiara terus membolak-balik batu dengan kedua tangannya jadi tidak seperti sebelumnya tiara akan menyebarkan energinya kali ini energinya di kumpulkan di kedua tangannya sehingga jika ada batu yang berkualitas maka tangan tiara seperti tersedot.
" apa kau ingin membeli juga tiara. "
" aku melihat kakek begitu serius menjadi tertarik mungkin aku bisa mendapatkan sesuatu bagus juga. "
" apa kau tau caranya. "
" tidak. "
" lalu. "
" keberuntungan saja kek. "
" hah ya terserah kau saja. "
tak lama tangan tiara tidak sengaja menyentuh sebuah batu dan tangan tiara tersedot dengan kuat ketika menyentuhnya tiara segera tersenyum dengan itu.
tiara segera mengeluarkan batu itu dari tumpukan batu itu tidak lebih besar dari kepalan tangan orang dewasa warnanya juga hitam pekat.
" paman batu ini bagus aku mau yang ini. "
" apa kau tau batu nona. "
" tidak. "
" lalu mengapa kau membelinya. "
" hanya mengikuti kakek ini saja. "
" ya baik lah ambil saja 5000 saja untuk batu yang kau pilih. "
" apa bisa gunakan kartu atau transfer. "
__ADS_1
" transfer saja. "
" baiklah berikan aku nomer Rek mu. " pinta tiara