
" hahaha..... rupanya membawa seseorang tapi tetap saja apa yang bisa kalian lakukan ini rumahku maka aku lah dewa nya. "
" Herman aku masih menghormatimu dengan datang baik baik dan memintamu menghentikan tindakanmu tapi apa yang kau lakukan sekarang. "
" jika tidak ingin sesuatu terjadi makan Terima saja lamaran ku kalau dirimu tidak bisa maka saudaramu saja tidak apa. cukup di berikan pelajaran sedikit maka dia akan menjadi mainan yang sempurna. hahahahaha. "
" kurang ajar. tiara ayo kita kembali saja. "
" kau takkan bisa pergi dari sini. jadilah saja istriku dan biarkan saudaramu itu jadi mainan ku. "
" hey paman apa kau benar benar memiliki kemampuan itu aku merasa dirimu hanya membual saja. "
" oh bisa bicara rupanya aku kira bisu tapi sekali bicara begitu pedas. "
" diam lah paman kau begitu cerewet kupingku rasanya penuh dengan kotoran mendengar mu berbicara. "
" kurang ajar apa kau tidak tau siapa aku hah. "
" aku tau semua nya paman. kau seorang CEO dari perusahaan properti bisnismu ada di luar negri juga kau seorang pemain perempuan dan setiap malam berganti ganti perempuan kau juga salah satu orang dari dunia bawah dan dirimu sendiri kini sudah terpapar penyakit menular karena terlalu sering berganti ganti pasangan. bagai mana apa aku benar. " jelas tiara
" apa bagai mana bisa kau tau. "
" itu urusanku kau tak perlu tau paman sekarang katakan saja apa kau mau menghentikan tindakanmu itu atau kau akan kehilangan segala duniamu ini dalam tiga hari. "
" apa kau mengancam ku gadis kecil kau pikir aku takut, apa yang bisa kau lakukan selama kau ada di sini. "
" berhentilah membual paman aku katakan sekali lagi apakah kau mau menghentikan perbuatan mu kepada kak tara. "
" karena sudah ketahuan maka akan ku hentikan tapi karena sudah sampai disini maka semuanya harus terjadi atas kehendak ku. tara harus menikah denganku hari ini juga. "
" siapa juga yang ingin lelaki penyakitan sepertimu najis bagiku. "
" kurang ajar. " Herman melakukan gerakan ingin menampar tapi tangannya sudah di cekal terlebih dahulu oleh tiara kemudian terdengar suara tulang patah.
kretak........,
" Aaaaa tanganku lepaskan lepaskan sakit sakit aaaaaaa. " teriak Herman yang mengadu kesakitan di tangan yang dipegang oleh tiara.
__ADS_1
" bagai mana paman sudah ku katakan bukan dirimu itu hanya membual. " kemudian tiara melepaskan cengkraman tangannya dengan kasar membuat Herman mengadu kesakitan.
" aaaaaaa sial sialan. mati lah kalian kau habisi anak ini dan biarkan dia memohon ampun di atas ranjang ku. " marah Herman menahan rasa sakitnya.
" baik tuan. " setelah itu dia memanggil yang lainnya untuk berkumpul dan menyerang tiara
tiara sendiri yang sudah berganti posisi dengan Queen sejak memutus panggilan dengan erika terlihat tenang dan santai bahkan tersenyum.
" orang orang bodoh yang ingin mengantar nyawanya padaku. " suara Queen
" majulah bersama agar lebih cepat kalian terlalu kecil untukku jika hanya satu persatu. " Queen yang meremehkan orang orang dari Herman.
" sialan gadis kecil ini. ayo maju semuanya buat dia menyesali kata katanya. "
setelah itu sekitar 50 orang maju menyerang Queen.
Queen tak mau kalah juga maju menerjang ke depan. pergerakan yang lincah cepat dan tepat membuat orang orang itu kesulitan walau mereka menang jumlah. Queen kali ini tidak menggunakan senjata Queen hanya menggunakan tangan kosong untuk melawan mereka.
Haap tangkap kemudian pukul lalu patahkan tendang di sana putar patahkan hap tangkap tangannya tarik sedikit pukul rusuknya banting yang kuat injak wajahnya patahkan tangannya.
hal itu terus terjadi dan sudah separuh dari orang orang itu tergeletak dengan bentuk tubuh yang mengerikan. siapapun yang melihat pasti akan merasa ketakutan dan berpikir orang seperti apa yang melakukannya.
30...... 31....... 32....... 34........ 40....... 41....... 42..... 43....... 44...... " hahaha ayo mendekat kenapa kalian menjauh, ayo susul teman kalian. "
Queen begitu menikmati pertarungan itu hingga orang terakhir yang sudah berkeringat dengan tubuh gemetar melihat kearah Queen yang sedang memukuli temannya.
" hah sudah selesai apa aku sudah menumbangkan semuanya. oh masih ada satu rupanya, ayo datang ke sini mengapa dirimu jauh lihatlah teman mu mereka begitu berani. mendekat lah atau aku saja yang mendekat. "
akhirnya orang itu maju dengan berteriak menyerang Queen. tapi ketika serangan itu sudah sampai Queen dengan mudah mematahkan serangan itu lalu memberikan seringai jahat membuat lawannya ngeri, Queen yang tak ingin berlama lama segera menyelesaikan satu orang itu.
" paman bagai mana ini aku sudah menyelesaikan orang orang mu apa sekarang aku bisa pergi tenang saja aku tidak akan membunuh karena aku ingin membuatmu melihat kehancuran mu. dan katakan pada orang orang dunia bawah mu itu jika mau datang datang lah ke alamat ini. jika tidak tunggulah aku yang akan datang. "
" sial dasar gadis iblis ternyata hanya luarnya saja yang terlihat baik tapi dalamnya begitu busuk. "
" paman aku peringatkan padamu hentikan apa pun yang telah kau lakukan pada kak tara mulai saat ini mengerti. "
tidak ada jawaban Herman begitu marah dan takut
__ADS_1
" oh naik ku anggap dirimu tidak setuju maka nantikan lah kehancuran mu mulai detik ini hingga esok tak perlu tiga hari lagi. "
" kak tara ayo kembali kurasa orang ini sudah cukup mendapat pelajaran. "
" oh baik lah tiara. ayo.. " tara masih dalam ke adaan kosong karena merasa jiwanya benar benar pergi meninggalkannya karena aksi yang di pertontonkan oleh tiara.
kemudian tiara dan tara pergi meninggalkan Herman begitu saja mereka keluar dengan aman aman saja.
terlebih tiara dia seperti anak ank yang riang dan bahagia seakan ke jadian tadi tidak ada apa apanya bagi tiara.
sesampainya di mobil tiara segera membuka pintu belakang. kemudian duduk dengan tenang mulutnya bersenandung.
tara juga duduk di kursi belakang menemani tiara, erika sendiri kini ada di bagian kemudi.
tara tidak mempertanyakan kejadian tadi walau dirinya terkejut. karena tara sudah mengerti tiara sudah lama bersama gurunya tentu saja sudah banyak yang di pelajari oleh tiara
di dalam mobil tidak ada pembicaraan apapun tiara sibuk memperhatikan keluar jendela sedangkan tara di sibukkan dengan ponselnya. dan erika fokus dengan mengemudi nya.
Perjalanan yang santai karena erika mengemudi dengan kecepatan sedang tak lama ketiganya sudah sampai di tempat tara berada.
" kak tara aku kembali dahulu. jika kak tara mengalami kesulitan hubungi saja aku, juga sering seringlah berkunjung. "
" ya ya baik lah tiara akan ku lakukan nanti. tapi apakah benar tiara tidak ingin mampir untuk makan terlebih dahulu. "
" tidak kak tiara harus kembali karena ada sesuatu yang penting untuk tiara lakukan. "
" baiklah aku tidak akan memaksa. "
" sampai jumpa lagi kak tara... ayo erika. "
" ya sampai jumpa. " ucap tara membalas tiara
tiara dan erika akhirnya pergi dari sana. tiara juga tak berlama lama lagi di segera masuk kembali kedalam
di mobil erika mencoba bertanya kepada tiara apakah dia akan langsung pulang atau mengunjungi tempat lainnya.
" nona apakah kita langsung kembali ke rumah atau ke mana. "
__ADS_1
" lebih baik kita pulang saja dahulu nanti malam aku memiliki sesuatu yang harus ku kerjakan. "
" baik lah nona. " mobil pun melaju dijalan kearah jalan kembali untuk pulang. "