Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
BAB 93


__ADS_3

TIBA DI RUMAH


kini tiara dan lainnya sudah tiba di rumah tepat pukul 3 pagi dinihari itu masih pagi yang gelap dengan dingin yang menyengat.


" kalian berdua istirahat lah aku akan kembali ke kamar datang lah jika ada sesuatu yang penting. "


" baik nona. "


" oh satu hal erika jangan lupa kembalikan senjata itu.


Sintia jika bertemu siapa saja mintalah untuk membersihkan mobil tau kau sendiri juga boleh. "


" baik nona. " erika


" baik nona. " sintia


" em. "


setalah itu tiara segera memasuki rumah. tapi terhenti seketika karena merasakan aura keberadaan yang sangat tiara kenal.


" kakek. " segera tiara melihat sekitarnya tapi tidak menemukan.


" apa mungkin kakek hanya lewat saja. tapi aura ini sangat kuat dan dekat. "


" nona apa ada hal lainnya. " ucap erika setelah di beri tahu sintia


" tidak ada ya sudah aku ke kamar. "


" ya nona. "


" benar mungkin saja kakek hanya lewat saja. " pikir tiara tapi siapa duga dan sangka ketika tiara masuk ke dalam kamarnya tiara langsung melihat orang yang sangat di kenalnya dan orang yang memang tiara harap kedatangannya.


" kakek. "


" oh tiara sudah kembali rupanya. "


" kakek kapan datang. "


" em baru saja. "


" ah mengapa kakek begitu lama mengunjungi ku. " duduk di dekat kakek


" kakek memiliki sesuatu yang harus di kerjakan jadi baru bisa mengunjungi tiara. "


" oh seperti itu rupanya. em tiara mengerti. "


" anak baik. tapi sepertinya sudah ada yang hampir melampaui kakek ya. "


" hehehe benarkah kek tiara selalu mendengarkan kakek untuk terus berlatih dan mengembangkan apa yang di ajarkan kakek. "


" wah bagus bagus. tiara ingat kata kata kakek semakin berisi padi semakin merunduk juga semakin berisi padi itu maka bebannya semakin berat pula untuk di pikul. "


" ya tiara mengerti kek akan tiara tanamkan itu di hati tiara. "


" bagus. kau memang anak baik. bagaimana kabar Queen. "


" aku baik saja pak tua. lama tak bertemu kau tak berubah ya pak tua tetap mendominasi dan menekan ku. "


" kau tampaknya sudah semakin berubah Queen apa takdir sudah bekerja padamu. "


" entahlah pak tua aku juga tidak tau. "


" ah ya sudah itu sudah sepatutnya kau tidak tau. "


" kakek maaf ya Queen masih berbicara kasar padamu. "


"itu bukan masalah tiara. dengar ini tiara apa tiara sudah mengalami mimpi. "


" mimpi ya sudah kek itu sudah dua kali dan sangat mengerikan. "

__ADS_1


" em ingat ini tiara ada seorang yang memiliki takdir yang sama denganmu hanya saja dia kalah dalam pertarungan di dalam mimpi itu. suatu hari nanti kalian akan bertemu jika tiara masih mampu bertahan dalam ujian mimpi itu. tapi jika tiara gagal tiara juga akan bertemu dengan orangnya itu untuk menjadi yang terkuat dan dunia ini akan kacau nantinya. "


" benarkah kek akan ada hal seperti itu. "


" ya. "


" lalu sekarang tiara harus apa. "


" bertambah kuat kuat kuat dan kuat itu saja. "


" em tiara mengerti. tiara akan selalu mendengarkan kakek. "


" ya sudah hanya itu yang ingin kakek sampaikan kakek akan kembali. "


" tunggu ke akan tiara ambilkan air. " tiara bangkit dari duduknya untuk mengambil air di meja di samping tempat tidurnya


tapi ketika tiara berbalik ingin memberikan air itu sang kakek sudah di ambang pintu untuk keluar.


" kakek. "


" ada sesuatu yang perlu kakek kerjakan kakek pergi dulu. " keluar kemudian menutup pintu.


melihat itu tiara segera berlari ke pintu untuk mengantar kepergian kakeknya. tapi ketika tiba di luar pintu sangat kakek sudah tidak ada tiara bingung celingak-celinguk mencari keberadaan kakeknya yang hilang begitu saja.


" nona apa ada sesuatu yang di cari mungkin aku bisa bantu. " hana.


" eh hana apa kau melihat seseorang keluar dari kamarku. "


" tidak nona aku sudah di kursi itu sejak pukul 5 pagi tadi tidak ada yang keluar atau pun masuk ke kamar nona. "


" benarkah sekarang pukul berapa. "


" pukul 6 pagi nona. "


" secepat itu kah. "


" apa ada yang salah nona. "


" baik nona. "


tiara lalu masuk kembali ke dalam kamarnya dengan masih memikirkan kejadian tadi.


" kakek begitu cepat pergi bahkan hana tidak melihatnya. dan apa yang terjadi mengapa waktu sudah pukul 6 pagi aku yakin tadi masih pukul 3 pagi. hah kakek memang tidak bisa di ukur dengan akal beginilah jadinya hanya akan kebingungan sendiri. lebih baik aku mandi saja. "


Pukul sembilan di ruangan komputer ruang bawah tanah tiara iris tengah sibuk melihat rekaman CCTV rumah.


" lihat nona pintu kamarmu terbuka sendiri. "


" bodoh apa kau tak melihat jika di situ ada orang yang membukanya. " memukul ringan bagian belakang iris.


" di mana nona aku tidak melihatnya. "


" iris jangan bercanda. "


" aku tidak bercanda nona aku tidak melihat apapun dalam video ini jika ada orang yang seperti nona katakan . " jelas iris


" ya sudah lupakan itu pukul berapa pintu itu terbuka. "


" itu pukul 3.02. "


" benar jika kakek melewati ku saat di pintu karena auranya sangat kuat waktu itu tapi aku tidak melihatnya. " dalam lamunan tiara.


" nona lihat itu pintunya terbuka lagi. "


" em pukul berapa itu 5.57 nona. "


" hem ya sudah. "


" nona apa di rumah ini ada hantu mengapa pintu kamarnya bisa terbuka dan tertutup. "

__ADS_1


" itu guru ku iris bukan hantu apa kau tak melihatnya. "


" guru seberapa tinggi ke mampuannya hingga aku tidak bisa melihatnya nona. benar aku berani bersumpah aku tidak melihat nya. "


" ha ya sudah lupakan itu.


sekarang lihatlah hasil dari batu yang ke maring aku minta pada mu. "


" oh baik lah nona sebentar. "


" what.... apa ini. "


" ada apa iris. "


" nona lebih dari Ratusan juta komentar yaang menanyakan serta menawar batu itu. "


" coba biar aku lihat. "


iris segera bangkit dari duduknya dia masih ingat kejadian terakhir kalinya.


" mengapa kau berdiri iris. "


" agar nona lebih nyaman duduk lah saja nona aku akan berdiri saja. "


" hah terserah kau saja. " tiara pun duduk sedangkan iris di samping tiara berdiri memperhatikan tiara yang menggeser semua pesan dengan sangat cepat.


" menarik sekali mereka begitu menginginkan batu ini ada yang menawar hingga 10 triliun ada juga yang bersedia datang untuk melihatnya secara langsung dan membayarnya jika itu sesuai. "


" nona. "


" ya. "


" nona apa dirimu membaca semua komentar itu. "


" ya tentu saja lalu untuk apa aku menggesernya jika aku tidak membacanya. "


" nona itu 100 juta lebih dan nona hanya menggesernya begitu cepat bagai mana nona membacanya. "


" kau saja yang lambat. sudah tolong balas komentar yang ini sekarang dia lebih serius dari yang lainnya dengan bersedia datang. "


" baik nona. " segera iris mengambil keyboard membalas sesuai dengan yang di minta tiara.


" sudah nona. "


" em terimakasih aku kembali dulu. "


" nona tunggu sebentar. "


" ada apa. "


" ada seseorang yang mencoba mencari tau data nona. "


" apa orang itu lagi. "


" bukan nona ini orang lain dari negara sebelah di kota sun. dia mencari data ku dan data mu nona


" perlihatkan siapa dia. "


" dia berasal dari keluarga atmajaya nona salah satu keluarga pebisnis terbesar dan no satu di dunia. namanya rolan atmajaya dan asistennya alex saat ini dia yang menjalankan perusahaan. "


" hem dia orang yang sama dengan yang kemarin kita bantu. "


" benarkah nona. "


" ya. "


" lalu apa tindakan kita nona. "


" seperti biasa kirimkan virus pada setiap data mereka. tapi amankan terlebih dahulu datanya. dan yang paling utama karena dia orang yang beruang sabotase seluruh akun bank nya. "

__ADS_1


" hahaha aku suka bagian ini nona baik lah nona serahkan saja padaku. "


" em. "


__ADS_2