
Kenzie yang melihat tiara membeli batu dan membayarnya hanya menggelengkan kepalanya. dia sengaja tidak menegur atau memperingatkan tiara jika batu yang di pilihnya hanya kumpulan batu tak bernilai juga sang penjual dengan harga yang begitu tinggi.
" sudah paman. "
" ah ya sudah ini bungkus dengan ini batu mu agar tidak kesulitan membawanya. "
" em terimakasih paman
" dasar gadis bodoh mudah sekali di tipu. " *ucap si penjual
" tuan. " ucap sang pengawal kenzie
" biarkan" dengan memberi kode tangan.
sang pengawal yang melihatnya menjadi diam saja*.
tiara kembali lagi membalik balik batu sambil menunggu kenzie yang masih serius mencari batu.
tak lama membalik balik batu kembali tangan tiara merasakan sedotan yang kuat ketika menyentuh batu itu. kembali tiara keluarkan batu itu seukuran telunjuk orang dewasa dengan panjang setidaknya 5 cm dengan warna hitam berlumut.
" paman apa ini juga di jual. aku ingin membeli yang ini. "
" ya boleh 1000 dollar saja. "
" baik lah. "
tapi kali ini kenzie tidak diam dia bereaksi jika terus seperti ini tiara yang terlihat begitu polos dan mudah sekali percaya akan di manfaatkan.
" tunggu mengapa kau menjual batu sungai itu dengan harga tinggi apa kau sedang menipunya dia datang denganku. "
" eh tuan tidak aku hanya bercanda saja. nona ini bisa mengambilnya tanpa membayarnya lagi pula untuk apa batu itu untukku. "
" wah benarkah paman kau sungguh baik hati sekali terimakasih. "
" ya ya tentu. "
"gagal sudah untuk mendapatkan uang anak ini lagi. "
" ayo tiara aku tidak menemukan apa yang aku cari. " ajak kenzie
" baik kek. " ucap tiara setuju
kemudian tiara berjalan kembali mengikuti kenzie dan para pengawalnya. lama dalam perjalanan kenzie berganti di satu toko yang juga menjual batu.
" tiara tunggu saja di sini jangan terlalu jauh aku akan masuk sebentar. "
" baik lah kakek aku akan menunggu di sana saja di dekat orang itu. "
__ADS_1
" ya baiklah pengawal kakek akan mengawasi mu dari sini. "
" em baik lah kek. "
tiara segera pergi dari toko itu kemudian pergi ke depan toko yang tutup di mana di depannya ada seorang penjual kecil. tiara datang menghampiri orang itu
" hey pak tua. apa kau ingat aku. "
" siapa kau aku tidak mengenalmu. " ucap pak tua itu dingin juga bingung karena dirinya baru kemarin keluar dari pasar gelap dan sudah ada orang yang mengenalinya.
" kau melupakan aku. bagai mana dengan resep yang aku berikan apa kau sudah melakukan sesuai dengan apa yang ada di resep itu. "
" ah apa kau orang di pasar gelap itu. "
" nah sekarang kau sudah ingat siapa aku. "
" ya aku ingat aku berencana mencari mu untuk berterimakasih, berkat resep mu itu aku sudah lebih baik dan berenergi. aku juga akan memeriksakannya di rumah sakit nantinya. "
" em ya bagus jika begitu. "
" lalu apa yang kau lakukan di sini..
apa kau sendirian... "
" aku sedang jalan jalan saja....
ya aku sendiri..... "
" entah lah aku hanya lewat kemudian tertarik lalu aku datang itu saja. "
" ya sudah terserah dirimu saja. "
" pak tua apa yang kau lakukan di sini bukankah kau sudah menetap di pasar gelap. "
" apa kau tidak tau jika di pasar gelap terjadi Peristiwa yang sangat mustahil yaitu dua kelompok terbesar dan berbahaya di pasar gelap di bantai dalam semalam hanya menyisakan ketua kelompok pembunuh yang selalu berteriak teriak mengatakan malaikat maut ingin mengambilnya hingga pemimpin pasar gelap membunuhnya karena membuat keributan. "
" oh begitu rupanya lalu apa kau akan kembali lagi ke tempat itu. "
" tidak aku berencana tinggal saja di sini. "
" oh ya sudah jika begitu. seseorang sudah mendekat padaku jadi sampai disini saja. "
" tiara apa yang sedang kau lakukan duduk di sana. " ucap kenzie yang datang menghampiri tiara
" oh kakek kenzie. tidak ada aku hanya mencoba mengobrol dengannya tapi dia diam saja. "
" sudah ayo pergi saja ini bukanlah pasar biasa tidak semua orang bisa kau ajak bicara. "
__ADS_1
" oh ya baik lah kakek ayo. "
" permisi aku pergi dulu. " ucap tiara pada pak tua. m kemudian mulai mengikuti kenzie lagi
saat sedang berjalan kenzie menanyakan sesuatu pada tiara.
" tiara apa kau sudah membeli barang dari orang tadi. "
" belum kek, orang tersebut tidak mau berbicara dengarkan. "
" hahaha. siapa yang akan peduli padamu gadis kecil jika itu orang hidung belang mungkin akan mendengarkan mu atau bahkan membawamu. "
" ah seperti itu rupanya baik aku mendengarkan kek.
tapi apa kakek sudah menemukan batu yang kakek cari. "
" tidak ada aku tidak menemukannya coba lebih dalam lagi mungkin ada. "
" ah baik lah kek aku ikut saja. "
semakin kedalam semakin banyak yang di jualnya tapi kali ini kelasnya juga tidak main main yang di jual ada berbagai macam macam mobil, senjata, hewan, dll, termasuk batu juga ada.
akhirnya tiara dan kenzie berhenti di toko yang cukup besar toko itu menjual batu juga hanya saja sepertinya batu yang di jual di sini merupakan batu yang sudah di sortir dan terpilih. karena batu batu itu di tata di rak rak dengan rapi sedang yang tidak berkualitas berada di bawah di tumpuk begitu saja.
" tiara aku akan melihat lihat di sana ayo ikut saja. "
" ya ayo kek. "
tak butuh waktu lama untuk sampai di toko itu. seorang langsung datang menyambut kedatangan kenzie.
" selamat datang di toko batu ku. adakah yang bisa aku bantu batu seperti apa yang tuan inginkan. "
" ya. aku akan melihat lihatnya dulu. aku sedang mencari batu teratai emas atau pun teratai biru musin semi. "
" ah itu batu yang sangat langka dan itu berbicara dengan keberuntungan bukan kemampuan tapi karena tuan datang ke toko kami banyak sudah yang datang dan mendapatkan apa yang mereka cari di sini mungkin tuan salah satunya silahkan. " jelas pemilik toko.
" ya aku tau tentang itu. "
" kakek apa kedua batu yang kakek sebut tadi memiliki sesuatu yang berharga. " tanya tiara mencoba penasaran.
" tidak ada hanya saja kedua batu itu menyimpan energi yang aneh yang jika dilatih akan sangat bagus untuk pembudidaya beladiri. "
" oh begitu rupanya. "
" sudah aku akan mencarinya terlebih dahulu. "
" ya silahkan. " ucap sang pemilik toko.
__ADS_1
tiara juga tidak bisa diam karena tanpa energi ada sesuatu yang menariknya untuk mendekat. saat tiara mendekat itu rupanya sekumpulan batu. tapi yang membuat tiara aneh batu itu bereaksi dengan tubuh tiara.
tiara mulai memilih dan memilah batu batu yang berserakan di bawah yang sepertinya memang di biarkan berantakan begitu saja oleh sang pemilik.