Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
177. Lapar


__ADS_3

tiara yang sudah mendapatkan titik lokasinya dari iris segera menuju ketempat orang yang sudah berani mengusik suaminya itu.


mereka rupanya memilih tempat yang tak akan pernah di sangka sangka yaitu sebuah rumah tua yang tak terurus hingga banyak tumbuhan merambat di mana mana.


" nona apa ada rencana untuk kali ini. " tanya Sintia.


" bantai habis semuanya sisakan bosnya untukku. "


" baik nona. " ucap Sintia dan hana


kemudian Sintia, hana dan tiara segera keluar mereka memutuskan untuk jalan kaki ke lokasi.


penjaga di sana sudah melihat kedatangan mobil tapi mobil itu berhenti cukup jauh dari lokasinya. tapi tak lama 3 wanita cantik keluar dan berjalan ke dekat para penjaga.


Setibanya di sana tanpa ada pembicaraan ketiganya langung membunuh para penjaga. setelah berhasil menumpas penjaga tiara dan yang lainnya masuk kedalam rumah itu yang mana di dalam jauh berbeda dengan yang di luar.


sedangkan di dalam ruangan itu si bos dan si hacker mulai tersenyum merkah karena berhasil menembus pertahanan terakhir segera saja sangat hacker membuka data milik tristan itu. muncullah sebuah suara.


" you lose...... game over....... sampai jumpa dalam permainan selanjutnya. " setelah kata kata itu selesai komputer mati tiba tiba tanpa bisa di nyalakan kembali.


tapi tiba tiba saja pintu ruangan itu terbuka dengan kencang menandakan seorang masuk dengan paksa.


" siapa kalian bertiga. " ucap si bos panik dan marah.


tapi hal itu tidak menghasilkan jawaban dalam waktu yang singkat si bos dan si hecker sudah dalam keadaan terikat di kursi. dalam ke adaan tidak sadar.


Sintia segera menyiram mereka dengan air sontak saja kedua orang itu terkejut dan segera sadar dari pingsannya kemudian menemukan diri mereka sudah terikat di kursi dengan hanya mengenakan ****** ***** saja.


" lepaskan hey kalian berani padaku apa kalian tidak tau siapa aku ayo lepaskan aku. " ucap si bos.


" aku tak butuh tau siapa dirimu yang perlu kau tau kau sudah mengusik orang yang salah. "


" siapa.... "


" tristan. "


" tristan.......???? "


" ya tristan dia suamiku. "


" kau lepaskan aku aku akan membunuh kalian berdua sekarang. "


" kau berbicara kematian denganku apa kau berani menghadapi kematian. "


" lepaskan aku tak peduli aku akan membunuh kalian. "


" nona airnya sudah siap. " ucap hana

__ADS_1


" bawa saja ke sini orang orang ini perlu di sucikan sebelum menemui malaikat maut. "


" kau apa yang ingin kau lakukan. "


tiara menyeringai jahat segera saja tiara mengambil air dengan gayung terlihat sekali masih ada kepulan uap panas dari air yang tiara ambil.


" di mana aku harus memulainya. " ucap tiara.


" hey hey jauhkan itu kita lupakan masalah kita ini aku akan pergi dan tak akan mengusik kalian lagi bagai mana atau kalian mau kompensasi akan ku berikan seluruh hartaku. "


si bos berpikir lebih baik hidup terlebih dahulu balas dendam masih bisa kapan saja, harta pun masih bisa di cari menurutnya


" aku menolak. " ucap tiara segera menuangkan air mendidih itu ke organ vital milik si bos secara perlahan. membuat si bos berteriak berurai air mata tubuhnya mengeras berharap tali yang mengikatnya dapat putus.


haaaaaaaaaaaaaa......... panas...... tolong haaaaaaaaaa.......... ampuni aku..... tolong hiks..... hiks..... hiks..... lolongan kesakitan dan tangisan dari si bos si hacker sudah berkeringat dan kencing. dia terus menggeliat agar bisa lepas dari tali.


" oh kau mengompol mari biar aku bantu membasuh nya ucap Sintia dengan suara manjanya. "


" tolong tolong jangan lakukan itu aku hanya di bayar saja tolong aku membutuhkan uangnya untuk anak dan istriku tolong. "


" tapi maaf caramu sudah salah jadi.... "


haaaaaaaaaa........ haaaaaaaaaa..... haaaaaaaaaa............. berhenti berhenti hentikan itu wanita busuk wanita iblis...... umpat si hacker.


" ups airnya habis tunggu sebentar aku akan mengambilnya lagi. " ucap Sintia


penyiksaan itu terus di lakukan bergantian oleh Sintia tiara dan hana kedua orang yang di siksa terus berteriak dan memohon untuk di bunuh saja. tapi sampai tiara tidak merasa bosan maka penyiksaan itu akan terus berlanjut.


" nona.....


" sudah akhiri saja aku sudah bosan. "


" baik nona. " ucap hana segera memotong leher dua orang itu dengan belatinya.


selesai dari situ ke tiganya segera pergi untuk kembali ke rumah.


di rumah tristan dan iris baru saja kembali dari perusahaan iris yang tiba di rumah mengetahui jika tiara tidak ada di rumah segera menghubungi tiara.


pangilan keluar


📞........


tiara


" ada di mana......???


kenapa tidak ada di rumah.....??? "

__ADS_1


" ah aku sedang berada di mall untuk menghabiskan uang mu. saat tadi aku melihat black card di lemari jadi aku gunakan saja. "


" hah ya sudah.... cepatlah kembali aku lapar. "


" ada erika di sana dia pandai memasak mintalah padanya untuk memasak. "


" aku ingin memakanmu. "


" tristan....... "


panggilan terputus begitu saja.


"nona apa semuanya baik. " Sintia


" ya baik ayo sudahi saja belanjanya kita pulang saja sekarang aku tidak mau serigala yang ada di rumah mengamuk. "


tanpa bertanya lebih lanjut lagi mereka segera setuju. kemudian mereka lekas membayar semua belanjaan mereka.


sedangkan di tempat jauh kini keluarga silva sudah hancur selama tiga hari keluarga silva di berikan tekanan dari penjualan produk yang merosot, para mitra memutuskan kerja sama, pihak bank tidak ada yang bisa di mintai pinjaman, yang paling berat dalam keluarga mereka saling menyalahkan saling membuka aib mereka


" diaaaammmmmm. "ucap orang paling tua dalam keluarga silva.


" lihat keluarga yang leluhur dan aku bangun kini sudah hancur sekarang. ini semua gara gara kalian yang terlalu sombong dan tidak tau diri. begini lah jadinya ketika baru lahir susah menikmati harta tanpa mau tau jika orang orang terdahulu kalian sampai harus mengais sampah agar bisa mendirikan keluarga silva ini.


tapi sekarang kalian lah sampah itu kalian semua sampah yang hanya bisa membanggakan diri kalian sendiri dan hanya tau bagai mana cara menghabiskan uang saja kalian semua sampah. "


dooooorrr........


orang itu menembak kepalanya sendiri setelah mengungkapkan semua isi di hatinya.


disisi lainnya tiara kini sudah sampai di rumah segera lekas masuk dengan menenteng sekitar lima tas belanjaan di kedua tangannya tiara segera saja pergi ke kamar. dikamar tristan baru saja selesai mandi sedikit menoleh ketika pintu ada yang membukanya setelah tau siapa yang masuk senyum iblis itu segera keluar dari sudut mulutnya


" tristan aku pulang maaf sedikit lama aku harus mengantri untuk membayar. "


" ya... "


" eh apa dirimu marah padaku. " tiara mendekat kemudian memeluk tristan dan membenamkan wajahnya di dada tristan


" tidak. "


" lalu mengapa dirimu tampak begitu kesal dan sangat cuek padaku. "


" aku lapar. "


" oh baik lah akan aku bawakanan untuk mu tunggulah sebentar. " ucap tiara segera melepas pelukannya dan bergegas pergi.


tapi baru saja dua langkah tubuhnya sudah melayang kakinya tidak lagi menyentuh lantai karena tiba tiba saja tristan menggendongnya dan membawanya.

__ADS_1


" aku lapar tapi tidak ingin makan yang lainnya aku ingin memakan mu saja. "


" eh..... ya baik lah ayo lakukan aku milikmu. " ucap tiara menuruti tristan saja


__ADS_2