Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
BAB 28


__ADS_3

" kau. "


" ayo mulai saja hiraukan yang lainnya. " ucap tiara memotong ucapan orang itu


setelah itu kartu di kocok secara profesional kemudian di bagikan pada setiap orang yang mengikuti permainan itu.


" silahkan pasang taruhan awal. "


" karena kau yang termuda di sini gadis kecil silahkan pasang taruhan. "


" baiklah 30 juta" ucap tiara


" hoooo lihat ada orang kaya disini. "


" dasar pemula di awal langsung menaruh taruhan besar


" aku ikut


" aku gandakan 60 juta. "


" aku ikut"


" aku gandakan 100 juta. " tiara


" aku ikut" empat orang mengikuti semua dengan taruhan yang tiara buat


" lost. "


setelah itu mereka berempat dan tiara di berikan satu kartu lagi.


" silahkan buka. "


satu persatu mulai membuka kartunya ada yang sudah kegirangan karena kartunya bagus tapi kemudian ada lagi yang lebih bagus dan seterusnya hingga tiba saat tiara yang membuka kartu.


" ayo gadis kecil sekarang tinggal milikmu saja, lihatlah kartuku sudah sempurna aku yakin aku lah pemenangnya. "


tiara cuek saja kemudian membuka kartu miliknya dan kartunya paling sempurna yang jarang keluar dalam permainan kartu.


itu membuat semua orang tak percaya ini sungguh keberuntungan untuk tiara. tapi yang mereka tidak tau tiara me-manage sudah mengatur permainan sedari awal


" apa bagai mana bisa. "


" ini tidak mungkin. "

__ADS_1


" aaaa aku kalah


" oh tidak uangku. "


" hah sudahlah apa masih ingin bermain lagi jika tidak pergilah aku masih ingin bermain. "


semuanya memanas mendengar tiara berbicara mereka seperti minyak tanah yang di sulut dengan api mereka mulai menggila dalam bermain meraka mulai bertaruh dan taruhan itu terus meningkat.


jika satu orang sudah tumbang maka yang lainnya datang karena pemasaran dengan tiara yang selalu beruntung.


meja milik tiara ramai di kerumuni orang yang penasaran itu memancing para pemain pemain yang suka berjudi dengan taruhan taruhan super besar datang.


5 jam berlalu barulah permainan mulai mengendur tiara sudah menukar berkali kali koin yang dia dapatkan karena sudah terlalu banyak. hingga kini menyisakan tiga orang yang pro dalam berjudi


" aku sudah bosan bermain ini karena taruhannya kecil apa ada permainan yang bisa bertaruh sekaligus. "


" hey Gadis kecil jangan sombong karena telah menang dengan banyak jika kau berani ayo main dadu atau roda putar. "


" hoo apa kalian berani bertaruh beasa denganku jika ya aku bersedia. "


" sombong seberapa kaya dirimu hah. "


" paman uang makan ku sehari 200juta uang saku ku perhari 500 juta lalu bulanan ku 900 juta dan aku tak pernah menggunakannya selama lima belas tahun dan aku juga mendapatkan uang secara percuma selama 1 tahun sebesar 100 triliunan apa itu sudah cukup untuk bertaruh dan di tambah lagi dengan hasil kemenangan ku tadi. " jelas tiara dia sudah menghitung uang yang ada di dalam kartu pemberian ibunya dan juga uang dari perusahaan serta uang dari tara dan jo-sep dan satu orang lagi yang masih belum tiara temui semenjak terakhir kalinya bersama kakek.


tiara mengeluarkan 7 kartu berwarna gold dan menaruhnya di meja dan tiga lainnya tiara serahkan pada erika han dan iris. " lalu sekarang apa kalian berani bertaruh. "


" ini benarkah ini nyata 7 kartu gold. "


" wah nona ini sangat kaya. "


" apa aku tidak salah. "


setalah itu permainan di putuskan dengan bermain dadu saja. seperti di awal tiara sudah mengendalikan permainan. permainan dadu pun berlangsung.


permainan terus berlalu tiara tidak membuat dirinya selalu menang dia juga membuat dirinya kalah. itu di lakukan untuk terus memancing para pemain yang bertaruh semakin bersemangat dan tidak merasa sudah menguras hartanya hingga mempertaruhkan aset milik mereka.


beberapa kali bermain kini tiga orang itu benar benar kacau karena mereka benar benar sudah mempertaruhkan setiap yang mereka punya dan hasilnya hanya maju dan mundur dan kali ini mereka benar benar mundur dan jatuh hingga kedasar


" permisi, nona anda begitu hebat dalam bermain tuan kami pemilik kasino ini sungguh tertarik untuk bermain dengan anda apakah anda bisa mewujudkannya. " ucap seorang yang berpakaian rapi


" oh benarkah aku sudah menanti dia datang memanggilku. "


" nona dirimu sudah terlalu lama bermain apa tidak sebaiknya nona istirahat saja. " hans. dia sangat khawatir karena tiara yang hampir menggulung setiap tikar orang yang bermain dengannya Hans sudah berkali kali memintanya berhenti tapi selalu saja tiara mengatakan sebentar.

__ADS_1


" diam lah han kita lihat seperti apa dewa judi itu, apa kah dewa judi itu hanya hisapan jempol saja atau memang terbukti. "


" tapi.... "


" han. " potong tiara


" ah baik lah nona. "


" ayo pimpin jalannya. dan kalian bertiga semoga kalian tidak merangkak saat pulang nanti. "


setelah itu kini tiara sudah tiba di ruangan khusus yang di mana di sana ada satu meja set perjudian tipe kartu. bahkan mejanya saja berbeda dari meja judi di luar.


dan sudah ada satu orang yang sudah duduk di kursi dengan santai dan tenang menunjuk seseorang yang sudah sering bermain dalam perjudian.


" selamat malam selamat datang ke tempatku. aku sungguh mengagumi kemampuan nona dalam berjudi hingga membuat banyak orang harus menggulung tukarnya yang membuat kasino ku ini berkurang pelanggan karena sudah tak memiliki uang lagi. "


" itu bukan salah ku itu karena kebodohan dan keserakahan . "


" haha nona ini sungguh bijak. jika boleh tau siapa nama ini. "


" oh tentu dari kecil aku sering di panggil Queen jadi panggil saja aku Queen. "


" ah baik lah nona Queen. aku mengundangmu ke sini karena aku tertarik untuk bermain denganmu aku lihat dirimu begitu hebat apakah dirimu bersedia. "


" aku bersedia jika dirimu mau bertaruh besar karena waktu malam ku sudah mau habis jika hanya bermain seperti orang orang di luar aku merasa terlalu lama. "


" oh tentu saja silahkan nona pasang taruhannya aku akan mengikutinya. "


" baik lah kuharap dirimu tak mengecewakanku. "


" di dalam setiap kartu yang ku pegang ini berisi 900 triliun dollar dan sekarang aku memiliki 7 kartu hal apa yang bisa kau taruhkan agar kedudukannya sama dengan kartu milikku. "


" apa apa kau bercanda nona Queen. "


" apa aku terlihat bercanda jika dirimu memiliki kemampuan dan tidak takut untuk kalah maka ayo pasang taruhannya dan mulai bermain. jika tidak aku pulang saja. "


" baik dirimu tidak bisa pulang nona karena uang yang harus menjadi milikku masih ada pada mu. "


" haha sepertinya kau perlu usaha untuk merebutnya karena aku sulit di kalahkan jika aku sudah memiliki keinginan. "


" hahaha nona Queen anda terlalu meninggikan diri anda sendiri. bagiku tidak ada yang sulit aku sudah bertahun tahun dalam bidang ini aku tahu cara agar aku bisa mendapatkan kemenangan. " ucap orang itu yang sudah masuk dalam permainan emosi dari tiara.


" ooh. benarkah seperti itu sudah banyak orang yang mengatakan itu padaku tapi pada akhirnya dia pulang dengan penuh penyesalan. aku takut dirimu menjadi salah satu dari mereka. " tiara terus mempermainkan orang itu hingga di titik dia memutuskan untuk bermain secara brutal dan habis habisan. sehingga tidak berhenti di tengah jalan.

__ADS_1


__ADS_2