Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
BAB 131


__ADS_3

" kalian istirahat lah pulihkan diri kalian sebaik mungkin. hana memasak lah untuk nanti malam. "


" baik nona. " ucap ketiga nya.


" baik nona. " hana


" eh sepertinya ada yang beda dari hana. " han


" ya benar sepertinya hana sudah berubah. " erika


" aku rasa hana semakin cantik saja tapi kali ini seperti lebih dewasa dan auranya seperti seorang RATU. " iris.


" ya sudah aku kembali ke kamar kalian bebas jika ingin berbincang. tapi ingatlah untuk istirahat. " tiara.


" kami mengerti nona. "


setibanya di kamar tiara bergegas ke kamar mandi untuk berendam karena dirinya sudah sangat ingin berendam.


sedang di kota dongfan ken yang duduk di ruang baca dengan di temani pengawalnya sejak kepergian tiara. ken terus berpikir siapa sebenarnya tiara ini.


" tuan sepertinya nona tiara ini bukan lah orang biasa bagai mana bisa di katakan ke untungan dia bisa mendapatkan banyak batu energi dengan kualitas tinggi seperti ini tuan. "


" hah itu juga yang sedang aku pikirkan bahkan dia mengatakan bisa menyembuhkan cucu kedua ku tadi atapi aku pikir itu hanya hiburan agar aku tidak sedih. "


" tuan apa perlu aku meminta seseorang untuk menyelidikinya. "


" jangan ambil resiko itu terlalu dalam untuk kita kita baru kenal dan dia juga baik tidak memiliki niat jahat jadi jangan lakukan penyelidikan padanya aku takutnya menyinggung orang yang salah. "


" baik tuan aku mengerti. "


" ini aku berikan padamu tingkatkan kemampuanmu saja. "


" tapi tuan ini sangat berharga bagai mana aku bisa menerimanya. "


" sudah kau sudah ku anggap sebagai keluarga jadi tingkatkan lah kemampuanmu aku juga sudah tua penyakit kulit juga bisa kapan saja kambuh dan aku mati aku harap setelah aku mati kau bisa menjaga keluarga ku ini terutama cucu ke dua ku. "


" baik tuan jika begitu aku ucapkan terimakasih. "


" ya....


pergilah sekarang untuk meningkatkan kemampuan dan ke kuatan mu. aku tak apa sendiri lagi pula aku tidak akan keluar kemanapun. "


" sesuai perintah mu tuan. jika tak ada hal lainnya aku undur diri tuan. "


" ya pergilah. "


" siapa sebenarnya kamu tiara mengapa aku merasa takut padamu. aku merasa kau akan menjadi kehancuran ku jika aku berbuat salah. hah aku harap kita bisa terus baik baik saja. " ken yang merasa resah dan takut ketika memikirkan tiara.


Di rumah saat ini lauren baru saja tiba dia segera masuk ke dalam rumah kemudian langsung menuju kamarnya.


setelah lima belas menit lauren ke luar lagi dari kamarnya menuju dapur untuk membuat minuman. setibanya di dapur ada hana yang sedang sibuk memotong motong sayuran dan lain sebagainya.


" kak lauren sudah kembali. "


" ya baru saja. aku lihat rumah tampak sepi di mana yang lainnya. "


" oh mereka sedang beristirahat seharian mereka berlatih. "


" oh. apa nona ada di rumah. "

__ADS_1


" ya nona ada di kamarnya. "


" em ya sudah nanti aku akan menemuinya. "


" ya.


em adakah yang kak lauren inginkan mungkin bisa aku bantu. "


" ya aku ingin membuat minuman sebenarnya ke sini. "


" oh biar ku bantu kak. "


" tidak perlu aku buat sendiri kau lanjutkan saja pekerjaanmu. "


" em baik lah kak. "


" hana. " ucap lauren sambil menyiapkan semua untuk membuat minuman


" ya kak. "


" em aku rasa kau sudah berubah sejak terakhir aku lihat. "


" tidak ada kak aku merasa biasa saja. "


" tapi aku lihat kau semakin cantik saja dan kulit mu lebih halus. apa kau melakukan perawatan. coba katakan padaku aku juga ingin sepertimu. kau mengerti kan seorang wanita wajib menjaga penampilannya. "


" eh benar apa yang di katakan kak lauren. tapi aku sungguh tidak melakukan perawatan apapun ini semua terjadi karena nona. "


" nona apa nona memiliki sebuah obat atau lain sebagainya. "


" tidak juga kak aku tidak tau bagai mana untuk menjelaskannya, kakak bisa membicarakannya saja dengan nona nanti. "


" oh seperti itu rupanya baik lah aku mengerti. " ucap lauren yang juga sudah selesai membuat minumannya.


" hana si biar aku bantu. "


" apa kakak tidak ingin istirahat saja bukankah kakak baru saja tiba. "


" sudah sini. aku itu bekerja di perusahaan bukan kuli bangunan jadi tenagaku masih banyak yang tidak terpakai. "


" oh baik lah terimakasih kak. "


" em. "


erika dan hana pun mulai sibuk di dapur dengan perbincangan ringan ala ala wanita pada umumnya.


tepat sebelum jam makan malam lauren mencoba menemui tiara di kamarnya untuk membicarakan tentang keberhasilan resep yang di berikan oleh tiara.


" nona ini aku lauren. " ucap lauren yang sebelumnya sudah mengetuk pintu.


" oh kak ana. masuk lah kak tidak di kunci. "


" maaf mengganggu mu nona. "


" tak masalah duduk lah di sini kak apada sesuatu. "


" sebenarnya tidak terlalu penting nona. aku hanya ingin memberitahukan bahwa resep itu berhasil. dan aku sudah melakukan pengujian juga. "


" bagus jika begitu. jadi tidak ada lagi kendala untuk peluncuran produk baru dari perusahan. "

__ADS_1


" benar sekali nona. itu sangat luar biasa bahkan orang orang yang ambil bagian dalam penelitian resep yang nona berikan sampai tidak percaya. "


" hahaha itu sudah biasa karena mereka tidak mau berkembang hanya di situ situ saja. "


" mungkin saja nona.


tapi aku masih bingung dari mana mempelajari ilmu medis dan pengobatan. "


" hah ceritanya terlalu panjang. intinya selama sepuluh tahun aku sudah belajar banyak hal kak jadi jangan terlalu terkejut jika aku bisa melakukan apa pun. "


" baik baik nona aku mengerti. lalu bagai mana dengan dia nona. "


" dia..... apa maksud kak ana Queen. "


" ya benar nona. "


" Queen merupakan bagian dariku jadi dia akan selalu ada pada diriku sampai kapanpun kak. " ucap tiara


" ada apa lauren kau bertanya aku. " ucap Queen yang mengambil alih tubuh tiara


" eh tidak tidak Queen aku hanya sedang bertanya saja. aku sejak terakhir 10 tahun lalu berbicara denganmu. "


" ya aku tau itu. apa kau memiliki hal lain yang ingin kau bicarakan dengan tiara"


" eh itu..... "


" katakan saja aku tau kau juga memiliki permintaan pada tiara bukan. "


" hah ya itu benar. kau menebak ku Queen. "


" apa yang kaka ingin minta dariku katakan saja. "


" eh apa Queen sudah kembali nona. "


" ya Queen sudah kembali kak. "


" aku sudah selesai nona aku undur diri dulu. kak. "


" duduk lah kak katakan padaku apa yang di ingin kan kak ana. "


" itu nona maafkan aku terlebih dahulu jika aku lancang. tadi aku bertemu hana di dapur aku lihat di tampak lebih cantik dan lebih halus. aku jadi ingin sepertinya nona. "


" oh hanya itu aku kira apa mudah saja nanti tengah malam kakak datang lah ke sini lagi. "


" benarkah nona. "


" ya tentu saja. "


" terimakasih nona terimakasih nona. "


" sudahlah kak aku sudah menganggap kakak keluargaku karena hanya kakak satu satunya yang tersisa setelah kejadian itu. "


" iya terimakasih nona. tapi nona sudah cukup lama aku tidak mendengar tentang keberadaan dari orang itu. bahakan perusahaan nya kini sudah tidak ada yang mengurus lagi. "


" entahlah aku sudah tidak perduli dengan orang itu. " ucap tiara yang ingatannya kembali lagi ke tempat di mana tiara sudah membunuh pamannya itu


" ya aku mengerti nona tak perlu lagi kita pikirkan dia. "


" ya.....

__ADS_1


ayo kita makan kurasa ini sudah memasuki jamnya. "


" em baik nona. "


__ADS_2