
" aku ingin keluar sebentar kalian terserah bisa lakukan apa saja. " tiara
" baik nona" bersamaan
" nona tak perlukah diantara kami ikut denganmu. " ucap han
" untuk sekarang aku ingin sendiri aku tidak lama. " tiara
" oh baiklah jika seperti itu nona. " han
" iris aku ada sesuatu yang perlu kau kerjakan. " tiara
" siap no m, Ma, na katakan saja. " iris
" cari tau semua tentang josep Wijaya retas semua akun akunnya. " tiara
" itu mudah nona. " iris
" bagus untuk selanjutnya tunggu aba aba dari ku. " tiara
" sesuai keinginanmu nona. " iris
" erika apa kau masih yakin ingin ikut malam ini. " tiara
" ya nona aku masih ingin ikut. "
" baik lah. "
" nona tak bisakah mengajakku juga. " han
" apa dirimu sudah baik baik saja han. "
" jika sakit bisa ku tahan nona. "
" tidak perlu pulihkan saja dulu dirimu kebelakang kita semua akan sibuk. "
" aa baik lah nona sesuai perintah mu. " han
" ya sudah aku pergi. "
tiara pun meninggalkan ruang makan menuju kamarnya untuk bersiap terlebih dahulu.
setelah selesai bersiap tiara segera pergi dengan mengemudikan mobil sport nya yang di dapat dari hadiah waktu di mall.
tiara berkendara dengan santai karena dia hari ini hanya berniat untuk jalan jalan saja tidak ada tujuan ke manapun.
" Queen kemana tempat yang pas untukku hari ini. "
" entah lah aku juga tidak tau. "
" hah begitu rupanya yasudah kita cukup berkendara saja hingga menemukan sesuatu yang menarik. "
tiara berkendara sambil bersenandung dan memperhatikan sekitar untuk melihat sesuatu yang menarik.
hingga tiara melihat sebuah jalan yang di penuhi orang dari berbagai kalangan di sana terdapat sebuah tulisan " pelelangan dan pertaruhan batu " karena penasaran akhirnya tiara memarkirkan mobilnya kemudian mendekat.
setelah itu tiara kini mulai memasuki tempat itu dan melihat di sana para pedagang saling bersahutan menawarkan barang dagangan mereka.
tiara yang berkeliling hanya menemukan batu batu yang berserakan. tiara bingung di buatnya mengapa orang orang ini menjual batu bahkan ada yang membeli hingga jutaan dolar.
" paman mengapa semuanya menjual batu. "
" oh gadis kecil, sepertinya dirimu baru datang ke tempat ini. ini bukan batu biasa gadis kecil batu ini batu giok. "
__ADS_1
" oh seperti itu paman batu giok seperti apa yang di cari paman. "
" ada tiga jenis batu giok yang tertinggi yang menjadi incaran para orang kaya. pertama batu giok ice hijau kristal, yang kedua batu giok merah api, yang paling sulit yang ketiga yaitu batu giok mata emas. "
" yang ketiga itu apa giok nya bermata emas paman. "
" bukan seperti itu maksudnya gadis kecil maksudnya adalah di dalam batu giok itu terdapat corak emasnya semakin banyak coraknya maka giok itu semakin mahal harganya. "
" oh seperti itu rupanya apa paman memilikinya. " tiara begitu polos.
" aku tidak memilikinya. itu lah mengapa di adakan pertaruhan batu untuk mencari batu batu giok terbaik. "
" oh begitu rupanya. paman apa aku boleh membeli satu batu darimu aku juga ingin ikut bertaruh. "
" aku tak masalah tapi apa dirimu tau batu yang seperti apa yang memiliki giok. "
" tidak paman aku tidak tau. "
" lalu bagaimana caranya. "
" bukan kah aku imut lucu dan cantik mungkin saja keberuntunganku juga bagus. "
" ah begitu rupanya dirimu bisa saja gadis kecil. pilih lah batu yang kau mau kemudian tunjukkan padaku akan ku bantu memotongnya untukmu. "
" wah benarkah paman dirimu begitu baik padaku paman."
" yah siapa juga yang akan menyakitimu kau terlalu berharga untuk di sakiti gadis kecil. "
tiara memasang wajah malunya dan menunduk.
itu hanya kedok tiara saja, sebenarnya tiara sedang mengumpulkan energi sekitar untuk memilih batu. karena sewaktu di hutan ada beberapa batu yang mengandung unsur energi sehingga saling tarik menarik antara energi yang tiara kumpulkan dengan batu yang memiliki energi itu.
benar apa yang di pikirkan tiara rupanya berhasil dari semua batu yang di miliki paman itu ada dua batu yang menarik energi tiara dengan kuat.
" boleh saja karena dirimu pemula di bidang batu maka dirimu cukup membayar 15 dolar saja untuk dua batu ini. "
" benarkah paman aku setuju. tapi mengapa batu ini di pisahkan paman. "
" sebenarnya tidak di pisahkan itu sudah sejak paman di sini tak ada satupun orang yang melirik batu itu jadi paman tidak pernah memindahkannya. "
" oh baik lah. paman aku tak memiliki uang cash boleh pakai barcode atau transfer. "
" silahkan scan barcode saja ini. " tiara segera melakukannya.
" paman sudah selesai lihat lah sudah masuk
" menunjukkan ponselnya.
" ya. lalu apa sekarang dirimu ingin membelah batu itu atau dirimu ingin membawanya pulang. "
" sepertinya aku harus pulang paman karena aku tak bisa terlalu lama. esok aku akan kembali kuharap paman masih ada. "
" ah tentu saja aku setiap hari di sini. "
" baiklah paman sampai jumpa. "
" ya. "
" hah gadis yang lucu dan rendah hati dia begitu polosnya mengatakan keberuntungan. ya semoga saja itu benar. akhirnya dua batu itu pergi dari tempatku semoga saja setelah kepergian dua batu itu lapak ku bisa ramai. " gerutu paman itu di dalam hatinya
tiara segera pergi dari tempat itu tapi tidak langsung pulang tiara masih berkeliling mencari sesuatu yang mungkin menarik untuk dia datangi
tak lama berkemudi tiara bertemu dengan persimpangan dan lampu rambu menunjukkan tiara harus berhenti.
tiara yang sedang menunggu terus menikmati sekitar hingga matanya melihat di trotoar sepasang suami istri sedang bertengkar. karena tiara merasa tertarik tiara terus memperhatikan pertengkaran itu.
__ADS_1
tak lama tiara melihat sangat suami tampaknya sudah gelap mata mendorong istrinya hingga terdorong mengenai kereta dorong bayinya. membuat kereta dorong itu berjalan ke tengah jalan pasangan suami istri itu terkejut seperti tak bisa bergerak. ketika melihat dari arah utara ada mobil yang sedang melaju kencang dan jaraknya sangat dekat meski mobil itu mengerem pasti masih akan ada tabrakan.
tiara yang melihat segera membungkus sangat bayi dengan energi yang tiara kumpulkan . tak lama benar saja tabrakan itu terjadi walau mobil mengerem tapi masih membuat kereta dorong terpental.
sang bayi pun ikut terpental hingga keluar dari kereta dorong. tapi bayi yang terpental seperti kapas yang di tiup angin sehingga jatuh secara halus dan perlahan ke aspal.
semua orang yang melihat itu di buat tercengang hingga beberapa detik dan kembali sadar ketika suara mobil tiara yang melaju menyadarkan mereka. dan segera saja kejadian itu menjadi heboh suami istri yang bertengkar itu segera berlari untuk menyelamatkan anak mereka.
sedangkan di mobil tiara terus memperhatikan spion mobil sambil tersenyum. " dasar orang ceroboh, tidak memilih tempat untuk bertengkar. " gumam pelan tiara.
mobilnya masih terus membelah jalanan kota suzan masih tidak ada ke inginkan untuk kembali pulang karena masih merasa menikmati perjalanannya.
tapi lama berjalan kini tiara harus berhenti kembali tapi bukan karena ada persimpangan. di depan terlihat ada sebuah kecelakaan. terlihat juga orang orang yang sedang mengerumuni salah satu korban dari kecelakaan itu.
tiara memutuskan untuk turun dari mobil kemudian melihat korban. karena percuma saja menunggu sepertinya akan lama menurut tiara.
setelah melihat si korban tiara segera menganalisa dan mendiaknosa
" cukup parah rupanya lukanya sepertinya dalam dan lebar sedikit lagi itu bisa mengeluarkan isi perutnya. dia terlihat syok dan kesakitan jika orang itu terus menekan lukanya maka lama lama korban akan tidak sadar dan nyawanya bisa melayang karena gagal jantung yang di sebabkan syok nya. "
" hey kak jangan terus menekan lukanya seperti itu apa kau ingin membuat si korban mati. itu bukan luka gores atau sayatan tapi sobekan dan permukaan kulit yang sobek tidak rata jika kau menekannya kau hanya menyakiti korban yang sudah kesakitan. " jelas tiara kepada seseorang yang masih terlihat muda
" siapa kau apa kau dokter. " ucap pemuda itu yang masih menekan luka korban.
" aku hanya lewat saja, aku juga bukan dokter. "
" lalu bagaimana bisa kau mengatakan hal seperti tadi jika bukan dokter. "
" apa kah harus dokter yang mengatakannya. lalu dirimu siapa apa dirimu dokter. "
" itu itu. aku salah satu mahasiswa kedokteran tradisional. "
" hanya mahasiswa apa bisa di sebut dokter jika masih belajar seperti mu itu. sekarang lepaskan lah tekanan mu pada luka korban sebentar lagi dirimu benar benar bisa membuatnya mati. "
orang itu mulai ragu saat mendengar tiara menyebutkan kematian kesekian kalinya. tiara yang tidak suka bertele-tele segera mendekat ke arah orang itu lalu menggesernya.
" jika menolong orang hal pertama penolong jangan panik melihat kondisi korban. kedua lihatlah luka korban terlebih dahulu jika ada luka atau terlihat darah jika yang di derita seperti ini jangan menekannya karena ini luka sobekan. ketiga jika parah mintalah seseorang untuk segera menghubungi ambulan, keempat jika kecelakaan seperti ini korban pasti syok makan hilangkan dahulu syok nya dengan menanyai nya.
" *tuan apa anda pusing. " si korban menggeleng.
" baik tuan saya akan membantu Anda. mulailah tenang dan tetap jaga kesadaran anda. "
" adakah rasa sakit di bagian tubuh lain selain luka ini. "
" ada di kaki bagian betis. "
kemudian tiara melihat sesuai dengan apa yang di katakan si korban
" kaki anda memar mungkin tulang anda mengalami retak tapi tidak sampai patah. baik tuan aku akan coba menghentikan pendarahan mu dahulu. cobalah bersikap tenang.
kemudian tiara mulai membuka baju dari si korban untuk melihat cara yang tepat menghentikan pendarahan nya*.
"hey mengapa kau bengong melihatku. "
" eh itu itu.... " terkejut
" kau barusaja mengatakan jika dirimu mahasiswa Kedokteran tradisional tentu dirimu memiliki jarum akupunktur kan. "
" ada ada. "
" kemari dan berikan padaku. "
segera saja orang itu mengambilkan jarum yang di maksud tiara dan memberikannya pada tiara
" ini. "
__ADS_1