
iris yang sudah selesai berbicara dengan airin segera menghubungi seseorang.
" halo..... " iris
" ya tuan iris apa ada yang bisa aku lakukan. " ujar seorang wanita di ujung sana.
" perusahaan memiliki seseorang bernama rojer Smit apa benar. " iris.
" benar tuan dia seorang manajer. "
" pecat dia sekarang. " iris.
" maaf tuan tapi bisakah aku tau mengapa harus memecat dia karena selama ini kerjanya juga bagus dan sudah banyak inovasi yang di kembangkan untuk perusahaan. "
" akan ku kirim padamu apa salah dia. dan dia juga sudah melakukan kesalahan pada orang yang salah yang bahkan aku sendiri tidak berani berkata kasar pada orang itu. " ujar iris mengingat bagai mana kejamnya airin saat menghabisi musuhnya.
" baik lah tuan akan secepatnya aku urus. "
" em... lakukan dengan benar jangan buat aku kecewa padamu. " iris
" baik tuan. "
setelah panggilan berakhir iris segera mengirim unggahan video pada seorang yang di hubunginya tadi
di perusahaan wanita itu segera melihat video yang di kirim iris dan wanita itu tampak menekuk alisnya.
" siapa sebenarnya dua orang ini bahakan tuan iris saja tidak berani. jangan pikirkan itu lebih baik aku segera selesaikan. walau rojer sangat berpotensi tapi dia sudah melakukan kesalahan sayang sekali. " ujar wanita itu tampak terselip nama di dada bagian kirinya Vina.
kembali di cafe rojer dan wanitanya sudah menikmati makanan yang di pesannya mereka berdua tampak senang sekali.
hingga ponsel rojer berdering menandakan ada sebuah panggilan masuk.
" saya sebentar bosku menelpon. kamu teruskan dahulu makannya. " ujar rojer pada calon istrinya.
" em...
baik lah sayang jangan terlalu lama ya... " ujar si wanita.
rojer tersenyum kemudian segera pergi dari mejanya sedikit lebih ke sudut cafe itu.
" iya bos ada apa. " tanya rojer.
" kamu di pecat. " Vina.
" tapi bos apa aku melakukan kesalahan di perusahaan. " rojer.
" kesalahan mu sangat fatal, kamu sudah berani menggunakan nama perusahaan untuk mengancam orang dan yang lebih parahnya lagi kamu sudah berurusan dengan orang yang salah. " ujar Vina
" asal kamu tau orang itu bahkan tuanku sendiri tidak berani mengusiknya tapi kau begitu berani berbicara kasar dan menghina mereka jadi maaf aku tak bisa membantu mu. "
" bos tolong jangan begini maaf maaf kan aku aku akan meminta maaf pada mereka tapi tolong jangan pecat aku aku akan segera menikah jika aku di pecat makan. "
" maaf rojer kau tau aku juga hanya bekerja pada seseorang bukan aku pemilik asli perusahaan ini jadi ini sudah di putuskan semoga kau berhasil di lain waktu. "
panggilan terputus
" lihat manusia kecil itu kini sepertinya sudah mendapatkan balasannya. " ujar airin yang memang sajak tadi melihat ke arah rojer.
" benar kak aku yakin dia saat ini pasti sedang menderita. " ujar vano.
" itu lah balasannya jika saja dia bijak dengan jabatan dan kata katanya mungkin aku bisa merekomendasikan dia pada paman han. " airin
__ADS_1
" sayang nasi sudah menjadi bubur maka kita lihat saja dia menjadi hancur. " vano.
" habis lah sudah aku....
hancur sudah semuanya mengapa aku begitu bodoh.... " gumam sedih rojer yang kini sudah meringsut duduk di lantai.
si wani yang melihat keadaan rojer segera menghentikan makannya dan menghampiri rojer.
" ada apa sayang kenapa denganmu. " ujar si wanita bertanya setelah tiba.
" hancur semua hancur... "
" apanya yang hancur.... " tanya si wanita bingung tak mengerti dengan apa yang terjadi pada rojer.
" aku hancur... aku hancur....
ini semua gara gara kamu jika saja kamu tidak mengganggu dua orang tadi dan tidak menghinanya mungkin sampai saat ini aku akan baik baik saja. " ujar rojer.
" aku....mengapa aku yang di salahkan bukan kah benar yang semua aku katakan pada dua orang itu. " ujar si wanita tidak Terima.
plaaak.....
" benar... benar.... mata mu.
asal kau tau karena semua ini aku baru saja kehilangan pekerjaan ku, karena dua orang itu bukan orang sembarangan yang mudah kamu singgung. " ujar kesal rojer.
" kau menampar ku apa kamu sudah tidak peduli lagi denganku. "
" siapa yang peduli dengan wanita sepertimu. karena mu aku sudah hancur. lebih baik aku mati hari ini dari pada harus menanggung beban yang berat kedepannya. " ujar rojer segera pergi meninggalkan wanita itu.
" tunggu... tunggu.... bagai mana denganku siapa yang akan membayar semua makanan kita. " ujar si wanita tapi rojer pergi begitu saja tidak mengindahkan ucapan si wanita.
" maaf nona kamu tidak bisa pergi silahkan lakukan pembayaran terlebih dahulu. " ujar pelayan cafe.
" tidak bisa jika aku biarkan anda pasti akan kabur kami sudah banyak menemukan hal seperti ini. "
" aku tidak akan kabur oke.
jadi tolong biarkan aku menyusulnya.... "
" tidak bisa nona. jika anda ingin pergi silahkan bayar tagihannya dan selepas itu anda bisa pergi untuk meminta ganti pada kekasih anda tadi. "
" kalian ini awas saja kalian tidak tau saja siapa aku kalian akan menyesal karena sudah melakukan ini. "
bagai mana tidak sedari tadi semua kejadian itu menjadi pusat perhatian semua orang pasti di sana ada rasa malu.
panik gak oy... panik gak..... ya panik lah.
" terserah anda nona. "
" jadi berapa tagihannya. "
" mari anda bisa ikut saya ke kasir. "
di ruang VIP.
airin dan vano menyaksikan kejadian itu keduanya hanya menampilkan senyum kepuasan.
" beruntung mereka karena bukan nyawa mereka yang hilang, jika saja mereka berani lebih jauh tadi mungkin keduanya sudah tinggal nama saja. " airin.
" ya mereka masih beruntung. " vano.
__ADS_1
" mari kita lihat apakah wanita itu biasa membayar semua makanannya. " ujar airin.
" aku rasa tidak kak melihat wajah gelisah dan gugupnya itu aku yakin dia tidak akan mampu membayar. " vano
" jadi tagihan untuk semuanya adalah 850 $ nona anda bisa membayar dengan cara apapun. " ujar kasir.
" apa aku hanya memakan beberapa makanan dan satu minuman mengapa harganya sangat mahal. tidak aku tidak akan membayar ini namanya pemerasan. " si wanita
" semua makanan dan minuman yang nona pesan merupakan hidangan terbaik di kafe ini dan kami juga menghitung keseluruhan dari semua pesanan yang nona dan kekasih nona pesan tadi. "
" tidak aku hanya mau membayar milikku saja. " ujar wanita itu.
" tidak bisa nona anda harus membayar semuanya karena hanya ada anda di sini jika masih ada kekasih anda kami bisa melakukannya. "
" kalian ya lihat saja nanti. " ujar wanita itu kemudian menyerahkan sebuah kartu berwarna silver.
" bai Mohon tunggu sebentar nona. " ujar kasir segera mengambil kartu itu kemudian segera menyelesaikan transaksi.
" maaf nona kami hanya bisa melakukan penarikan sebesar lima ratus dolar saja dari sini jadi masih kurang tiga ratus lima puluh dolar lagi. " ujar kasir.
" tapi semua uangku sudah ada di sana semuanya bagai mana caraku untuk membayar lagi. "
" itu bukan urusan kami nona. "
" kalian sangat keterlaluan tidak bisakah kalian melepaskan aku bukankah itu sudah melebihi dari separuh yang harus aku bayar. "
" tidak bisa nona. "
" lalu bagai mana aku harus membayarnya. "
" tuan muda...
nona.....
apa sudah mau kembali..... " ujar kasir saat melihat airin dan vano.
" ya kami akan kembali.....
aku suka di sini kalian begitu profesional. " ujar vano.
" terimakasih tuan muda jika memiliki waktu luang datang lah sering kami senang jika tuan dan nona datang. "
" em....
pasti..... " arin. lalu pergi di ikuti vano.
" tunggu......
kalian bedu tunggu"
airin dan vano berhenti melihat siapa orang yang menghentikan mereka. rupanya wanita itu yang menghentikan keduanya.
" apa kamu ada perlu. " vano.
" ini semua gara gara kalian jika saja kalian tidak datang ke tempat ini pasti ini semua tidak akan terjadi. "
" apa kamu sedang menyalah kan kami berdua. apa kamu tidak malu lihat lah apa kamu lupa siapa yang datang lebih dahulu ke tempat ini. dan apa tadi kamu bilang ini terjadi karena kami.
apa kamu bodoh atau otak mu itu sudah geser ini terjadi karena sikap sombong mu itu . jadi sadar diri jangan menyalahkan orang. " ujar airin dengan santai.
" bahkan semua orang di sini melihat semuanya apa kamu masih tidak malu dengan itu.
__ADS_1
apa perlu aku katakan kamu sebagai wanita tidak tau diri yang tidak memiliki rasa malu. " vano.
author mencoba up demi kalian semua para readers karena novel ini begitu banyak permintaan untuk up, jadi author up. rencana author ingin menulis novel baru untuk cerita airin tapi sepertinya itu akan sangat sulit setelah author pikirkan. jadi author akan lanjut di sini saja, semoga kalian suka dan tidak kecewa dengan author.