
" melelahkan sekali menghadapi orang orang jaman sekarang ini mereka terlalu berlebihan dalam segala hal. " tiara yang sudah ada di dalam mobil dan pergi.
" apa kau akan membalasnya tiara. " Queen
" tidak perlu sepertinya tadi itu memang salah paham walau aku sedikit di rugikan karena dia berani mendorongku dan memaki maki ku. "
" hah kau terlalu lunak tiara. "Queen.
" itu bukan lunak itu namanya aku pandai membaca situasi. "
" ya terserah kau saja. "Queen
di tempat lain kini Arya dan asistennya sedang di kepung seseorang mereka berdua sedang bersembunyi di balik mobil karena mereka kini sedang dihujani peluru.
" bagai mana keadaanmu. " ucap Arya pada asistennya
" jangan pedulikan aku tuan jika tuan mendapat kesempatan lari maka lari lah. "
" mana bisa begitu aku tidak bisa meninggalkanmu. "
" tuan ini sudah tugasku dan sumpah ku jadi jangan jadikan aku sebagai alasan tuan mati karena itu sudah menyalahi sumpahku. "
" kau harusnya tak perlu seperti itu. " sudah lah tuan aku akan membuka jalan untuk tuan lari jadi gunakan kesempatan sebaik mungkin. "
" baik aku akan segera kembali dengan membawa bantuan. "
" em. "
si asisten langsung membalas tembakan orang orang itu yang membuat mereka bersembunyi.
" lari lah tuan ini tidak akan lama. " ucap sang asisten
araya yang berat untuk meninggalkannya pun berlari ke tempat aman sedang sang asisten terus menghujani musuh dengan peluru ketika melihat Arya sudah jauh dan peluru pistolnya juga sudah habis dia tersenyum
" tugasku sampai di sini saja tuan. "
lebih dari 10 peluru berhasil melubangi tubuhnya dan peluru terakhir menembus kepalanya.
Arya yang melihat itu bergetar marah karena tak bisa melakukan apa pun hingga datang dua orang yang turun dari mobil kemudian menembaki para musuh tanpa musuh bisa melawan atau menghindar.
ya itu han dan erika yang sedang melewati jalan itu dan sudah melihat adu tembak sejak tadi tapi masih menunggu melihat situasi untuk memutuskan membantu siapa.
" hah siapa mereka apakah mereka musuh atau kawan. " ucap Arya.
sedangkan di tkp erika dah han segera memeriksa keadaan dari asisten Arya.
" sepertinya dia sudah mati. " erika
" ya. "
" lalu bagai apa kita biarkan saja. "
" tadi aku melihat ada seorang yang melarikan diri. "
__ADS_1
" ya aku juga melihatnya juga. "
kemudian erika dan han melihat sekitar dari kejauhan keluar Arya dengan mengangkat tangan dengan terus berjalan mendekat.
" hey cepat lah apa dia orang mu. " teriak han.
Arya segera berlari mendekat.
" dia sudah meninggal. "
" hah ini semua salah ku seharusnya aku tidak meninggalkan dirinya sendiri. " sangat sedih. dan di penuhi rasa bersalah
" siapa dia. "
" dia asistenku. " singkat Arya
" aku rasa itu sudah wajar untuk seorang asisten mengorbankan nyawanya untuk tuannya. " erika
pada akhirnya erika dan han memutuskan membantu Arya. sedang tiara baru saja tiba di rumah.
" nona sudah pulang. "
" ya......
dimana yang lain hana...? "
" oh untuk kak erika dan kak han keluar mereka mengatakan harus mengurus sesuatu dan untuk kak Sintia aku rasa sedang berlatih dan untuk kak iris dia sedang di ruang komputernya. "
" ya sudah jika kak ana pulang beri tau dia untuk menemui ku. "
tiara pergi dari sana menuju kamarnya ketika tiba di kamar tiara sungguh di kejutkan dengan adanya seseorang yang sedang duduk di kamarnya.
" kakek kapan tiba mengapa aku tidak merasakan kehadiran kakek. "
" em mungkin satu jam yang lalu tiara. "
" kakek apa kabar. "
" kemari duduk lah ada sesuatu yang ingin aku bicarakan padamu. "
" em baik lah kek. "
" tiara dengar ini untuk kedepannya akan ada seseorang yang akan menemanimu menjalankan takdirmu. "
" siapa kek. "
" jika aku mengatakannya itu namanya menyalahi aturan takdir dan aku akan merusak alurnya. "
" apa dia perempuan atau laki laki. "
" sudah kakek harus pergi sekarang dan mungkin kakek akan lama untuk bertemu lagi dengan tiara. "
" kakek tunggu mengapa hanya memberi tiara clu. "
__ADS_1
tapi tidak juga mendapat jawaban hingga si kakek hilang dibalik pintu. tapi kali ini tiara tidak lagi berusaha mengejarnya membiarkan saja kepergian kakek itu.
hari demi hari di lewati dan tiara selalu memikirkan siapa orang yang akan menemani takdirnya hingga tak terasa sudah dua minggu berlalu tiara masih saja terpikirkan apa yang di katakan oleh si kakek.
5 hari yang lalu tiara dan lauren sudah membicarakan tentang dirinya yang ingin membuat buka cafe di mall pusat kota suzan. dan secara kebetulan lauren juga seorang pemegang saham terbesar yaitu 10% saham jadi lauren bisa memutuskan apapun di mall itu.
satu hari 1bulan berlalu tiara juga sudah menyiapkan segalanya dari lokasi dan juga siapa saja yang akan membantunya serta apa saja peran mereka.
pas satu tahun cafe sudah di buka sejak 3 bulan yang lalu dan kini cafe itu sudah mulai ramai pengunjung disain, pelayanan serta kebersihan dari cafe membuat banyak orang yang suka sehingga tidak sulit dalam waktu yang singkat cafe milik tiara menjadi ramai pengunjung serta baru baru ini cafe milik tiara menjadi on tranding di sosial media.
dan itu semakin menambah banyak pengunjung cafe hingga 5 bulan berlalu tiara dan yang lainnya memutuskan untuk memperluas cafe. untuk mencukupi pengunjung yang sudah semakin banyak.
dan untuk lauren dan jo mereka sudah semakin dekat dan akan segera melangsungkan pernikahan. tiara yang baru mengetahui hubungan mereka sedikit terkejut karena tidak di sangka sangka. tapi tiara tidak melarang hubungan mereka tiara terus mendukung hubungan mereka.
di rumah.
" kak erika. "
" ya Sintia. "
" boleh aku bertanya. "
" tentu saja tanyalah. "
" kak apa kah salah jika aku menyukai seseorang. "
" tidak salah itu sudah wajar. "
" benar kah kak. "
" ya tentu saja siapa orang yang kau sukai. "
" em..... itu. " Sintia sedikit malu dan menundukkan kepala.
" hayo siapa. "
" itu kak han. "
erika yang bagai di sambar petir langsung terkejut karena dia mendengar nama han.
" kak.... kak erika, apa baik baik saja. "
" ya ya aku baik.... aku hanya tidak menyangka jika dirimu menyukai han. "
" em... itu aku sudah sejak lama suka dengan kak han tapi aku tidak berani mengungkapkannya. "
" hmmmm" dengan nafas berat erika berusaha mengatur suasana hatinya.
" kak aku lihat lihat kakak sangat dekat dengan kak han. boleh aku tau bagai mana menurut kak erika tentang kak han. "
" em bagai mana ya. setau ku dia itu baik dan perhatian berani berkorban dan jika sudah memiliki ke inginkan maka dia akan mengejarnya. " jelas erika dengan berat hati.
" lalu apa aku bisa berhubungan dengan kak han. "
__ADS_1
" aku tidak tau tapi mengapa tidak dirimu katakan perasaanmu pada han saja agar bisa mendapatkan jawaban. "
" tapi aku seorang wanita apa iya harus aku yang mendahului. "