Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
BAB 60


__ADS_3

tiara dan erika kini sudah berada di mall keduanya sedang berkeliling melihat lihat sesuatu yang menarik di mata mereka.


erika yang sudah tau sifat dari tiara tidak sungkan sungkan mengajak tiara memilih baju untuk dirinya sendiri.


begitupun tiara sebaliknya dia tidak merasa keberatan tapi lebih seperti anak anak yang di bawa jalan jalan.


" nona apa baju ini pantas untuk ku. "


" aku rasa baju apa pun cocok denganmu erika yang jadi masalah apakah dirimu suka atau tidak. "


" ah begitu rupanya terimakasih sudah memuji ku nona. "


" ya..... ayo pilih lagi baju yang lainnya. kurasa tadi mengajak Sintia lebih seru dan asik. "


" apa perlu aku menghubungi saja nona. "


" tidak biarkan saja lain waktu saja. "


" baik nona. "


kembali lagi tiara dan erika memilih baju untuk diri mereka sendiri.


di sisi lain masih di dalam mall sekelompok orang berpakaian hitam dengan topeng dia atas kepala mereka sedang berbicara dengan sese orang yang menggunakan baju penjaga mall.


" bagai mana apa sekarang kita bisa beraksi. "


" tunggulah aku akan mematikan alarm pemanggil polisi sehingga kita bisa merampok dengan banyak waktu. "


" baik baik lah segera hubungi akau jika sudah siap. "


" baik lah... tunggu sebentar


" ayo siapkan selama menunggu. kita akan panen besar kali ini. "


" siap bos. "


" ingat habisi siapapun yang membahayakan. "


" siap bos. "


sedangkan tiara dan erika masih asik dengan memilih baju.


" erika aku akan mencoba baju ini tunggulah sebentar. "


" baik nona


" maaf apa aku boleh mencoba yang ini. " ucap erika pada pelayan


" oh boleh mari ku antar ke kamar pas nona. "


" em. "


tiara mengikuti sangat pelayan menuju kamar pas.


" silahkan nona di sini.


" ya terimakasih. "


" baik nona. aku akan kembali melayani nona yang bersama nona jika nona membutuhkan hal lainnya bisa katakan padaku. "


" ya.. " angguk tiara yang begitu manis


pelayan itu meninggalkan tiara sedang tiara segera masuk kedalam kamar pas.


tiara asik mencoba pakaian yang di pilihnya. dari arah luar terdengar suara tambakan beberapa kali dan suara riuh orang memenuhi mall..


tiara menghiraukan itu tiara masih asik mencoba pakaiannya.


" hah sudah menjadi takdirku sepertinya setiap tempat yang aku datangi selalu ada sampah yang perlu di bersihkan. " hati tiara.


Kini semua orang di kumpulkan di tengah tengah malam yang ada di lantai dasar para staf yang sudah menekan tombol pemanggil polisi tak ada yang bisa.

__ADS_1


" kalian semuanya kami sandra sampai berhasil keluar dari tempat ini. jadi diam lah jangan melakukan gerakan tiba tiba yang bisa menghilangkan nyawa kalian. "


" ucap bos dari kelompok perampokan itu. "


semua orang diam ketakutan melihat orang orang yang memegang senjata. sedangkan erika tetap tenang dan merutuki kemalangan nasib dari orang orang ini. karena salah memilih tempat dan waktu.


" hah mengapa orang orang ini datang sekarang. nasib mereka tidak akan beruntung kali ini karena nona di sini. "


tiara sendiri masih tetap di ruang ganti mengganti penampilannya lebih tertutup untuk menghindari orang orang mengetahui siapa dirinya.


" sudah siap kurasa begini saja sudah cukup. "


tiara mulai beraksi dengan mengendap-ngendap menghindari para perampok agar tidak ada yang mengetahui keberadaannya.


tiara terlebih dahulu ke ruang kontrol untuk melihat apa ada orang yang mengawasi dari ruang kontrol. lama mencari tiara pun menemukan ruang kontrol


saat akan membuka pintu rupanya dari dalam juga ada yang membukanya. tiara yang menyadarinya segera merapatkan tubuhnya dengan dinding. kemudian orang yang dari dalam keluar dari pintu segera dengan gerakan yang sangat cepat tiara memukul titik lumpuh dari orang itu hingga membuat nya pingsan.


tiara segera masuk ke dalam rupanya di dalam ada dua orang yang mengenakan baju berbeda yang satu mengenakan baju kawanan perampok yang satu lagi baju seragam penjaga mall.


tanpa basa basi tiara langsung bergerak cepat memukul titik lumpuh kedua orang itu hingga membuat orang itu pingsan.


" rupanya ada orang dalam yang ikut dalam aksi ini pantas saja alarm tidak aktif. baik lah tidur lah kalian terlebih dahulu aku akan melihat yang lainnya. "


kemudian tiara melihat layar monitor untuk memastikan berapa orang perampok di dalam mall.


" hem sepertinya mereka sudah siap ada sekitar 25 orang dengan senjata otomatis. tapi sayang itu bukan masalah untuk ku ayo kita mulai basmi. "


" sekarang terlebih dahulu urus dua orang ini dan satu di luar agar ketika sadar nanti tidak kabur. "


lima belas menit kemudian tiara sudah selesai mengikat ketiga orang yang pingsan.


" sudah beres. kalian baik baik lah di sini sampai polisi datang. "


kemudian tiara menghubungi iris untuk memandu dirinya melihat seluruh perampok yang ada di dalam mall.


" dari pada aku sibuk sendiri lebih baik mengajak iris saja. "


📞................


" iris retas cctv mall sekarang. "


" baik nona beri aku waktu 1 menit untuk melakukannya. "


" ya lakukan lah secepatnya. "


" baik nona. "


satu menit berlalu.


" wah wah sepertinya terjadi perampokan di mall. nona apa dirimu ingin melumpuhkan semua perampok itu sendiri. "


" ya. "


" oh baik lah sekarang apa yang harus ku lakukan. "


" cukup pandu aku pada setiap orang perampok agar tidak ada yang terlewat. "


" baik nona. "


" sebelum itu pastikan dahulu jumlah mereka lalu informasikan padaku barulah bergerak."


" baik nona. " iris mulai menghitung tak memerlukan waktu yang lama iris segera memberitahukan pada tiara


" nona ada 25 orang. "


" em hitungan mu sama denganku sekarang tunjukkan orang pertama yang dekat dengan posisi ku. "


" sekarang nona bisa keluar dari ruang kontrol kemudian nona bisa lurus saja tepat di persimpangan nona cukup belok kiri di sana ada satu orang. "


" em bagus. " tiara segera menuju lokasi yang iris katakan.

__ADS_1


setibanya di lokasi tiara dengan sengaja menyapa si perampok.


" hey..... " tiara


si perampok terkejut segera melihat ke arah tiara dengan mengacungkan senjata ke arah tiara.


" siapa kau mengapa dada di sini tidak berkumpul dengan yang lainnya. "


" itu aku baru saja mengganti pakaian tapi setelah keluar sudah tidak ada orang dan dirimu orang pertama yang ku lihat. "


" ayo segera berkumpul dengan yang lainnya. " mendekat ke arah tiara.


tiara yang melihat orang itu mendekat tersenyum karena sesuai dengan keinginannya.


tiara yang sudah memiliki jangkauan terhadap orang itu segera melakukan serangan cepat kearah titik lumpuh orang itu yang berhasil membuat orang itu pingsan.


" wah nona dirimu memang hebat."


" diam lah awasi saja mungkin ada yang mendekat. "


" baik baik nona maaf. "


" selesai diam lah di sini tunggu yang lainnya. " ucap tiara yang telah selesai mengikat orang yang di buatnya pingsan.


" iris ke mana selanjutnya. "


" nona cukup kearah kanan saja sekitar toko belok lah ke kanan kemudian lurus ada tiga orang yang sepertinya sedang berkeliling untuk memeriksa


" em... bagus pantau terus dengan baik. "


" siap nona. "


tiara kembali bergerak dengan arahan yang telah iris katakan.


tepat dengan apa yang di katakan iris ada tiga orang yang sedang berkeliling.


tiara sendiri yang melihat itu membuat rencana tiara memasuki salah satu toko kemudian bersiul. suara siulan itu membuat tiga orang itu mendekat kemudian memasuki salah satu toko yang tiara masuki.


tiara yang tengah menyamarkan dirinya di sekitar barang barang yang di jual melihat tiga orang itu melewatinya segera keluar kemudian mengikuti ketiganya dari belakang tanpa suara.


kemudian tiara bersiul halus di belakang ketiganya yang membuat tiga orang itu berbalik dan terkejut melihat tiara yang sudah ada di belakang mereka.


tiara tidak menunggu lama dengan cepat segera melumpuhkan ketiganya.


kembali lagi tiara mengikat tiga orang itu agar tidak lari.


" ayo sekarang ke mana lagi. "


" nona cukup kearah pintu lift di sana ada dua orang yang sebentar lagi akan ke luar."


tiara segera ke arah lift yang di maksud tepat tiara sampai lift terbuka.


karena merasa tidak akan sempat sembunyi tiara yang berlari sangat cepat segera menerjang ke arah dua orang itu dengan tendangan.


dua orang yang memang tidak sadar dan tidak siap mau tidak mau terkena tendangan tiara yang membuat mereka terjungkal ke belakang. tiara sendiri tidak memberikan waktu banyak untuk keduanya segera tiara melumpuhkan keduanya.


" sudah 6 sisa 19 orang lagi. "


" benar nona di lantai ini sudah tidak ada orang lagi nona. "


" ya kemana sekarang aku. "


" semuanya ada di lantai dasar nona. 9orang sedang menjaga sandra dan yang lainnya menyebar. "


" em ayo bawa aku ke arah mereka. "


" baik nona. saran ku lebih baik nona melewati tangga saja jika menggunakan lift akan di ketahui. "


" ya baiklah. "


segera tiara melewati tangga sesuai arahan dari iris. tiara menuruni tangga dengan santai karena tidak terburu buru.

__ADS_1


__ADS_2