Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
167. ahli medis


__ADS_3

tiara yang sudah selesai menghubungi hana dan memberitahukan apa yang harus di lakukan hana pada targetnya tiara segera bergegas memutuskan panggilan itu karena tiara merasakan aura keberadaan tristan mulai mendekat ke arah kamar.


benar saja tak lama pintu kamar terbuka dan sosok tristan yang sangat wau terlihat dengan senyum merkah tiara mencoba menyambut kedatangan tristan.


" uh lihat senyum itu apa dirimu sedang meminta itu lagi. " ucap tristan menaruh barang bawaannya kemudian membawa tiara dalam pelukannya.


" tristan apa yang dirimu lakukan lepaskan aku. " ucap tiara


" dirimu wangi sekali tiara. " puji tristan yang mengecup punggung tiara.


" tristan berhenti lakukan itu aku tidak mau untuk yang ke tiga kalinya badanku benar benar lelah karena mu dengan gaya gaya aneh mu itu. " ucap tiara yang berusaha menghentikan kegiatan tristan.


" baik lah. " ucap tristan


" di mana bajuku. aku akan segera memakainya. aku takut jika hanya begini saja dirimu akan memakan ku lagi. "


" diam dan tetaplah seperti ini saja. oke. "


" tidak aku mau bajuku. lagi pula aku sudah lapar. " ucap tiara.


" hah baik lah ayo. " tristan pasrah saja. kemudian tiara turun dari tristan kemudian mengambil paper bag yang berisi baju dan juga sepatu.


" tunggu. " ucap tristan menghentikan langkah tiara


" apa lagi. " kesal tiara.


" nanti saja. " ucap tristan.


" hah. "


Tristan akhirnya mempersiapkan makanan dan tiara mengenakan pakaian yang tristan belikan untuknya.


" tristan bagai mana caranya dirimu tau ukuran setiap yang aku pakai. " tanya tiara penasaran.


" mudah. " jawab tristan


" iya bagai mana. " tiara.


" cinta. " jawab tristan.


" tristan serius lah ini bukan di film film ataupun cerita fantasi. " tiara.


" aku serius aku cukup melihat pakaian dan apa pun itu tentang mu maka aku sudah tau itu pas atau tidak. "


" kau menghayal yakan. "


" tidak. "


" sudah lupakan. "


" dirimu tidak percaya. "


" tidak. "


" tanyakan apa pun yang tidak aku ketahui darimu. aku akan menjawab nya sekarang. " ucap tristan untuk meyakinkan tiara


" tanggal lahirku. "


" aku melihatmu lahir di tanggal belasan tapi ganjil jika tidak salah itu 15 atu 13. " tristan


" lima belas. "ucap tiara sedikit terkejut.


" bagai mana apa percaya. " ucap tristan bertanya.


" itu bukan cinta tapi kemampuan. "


" eh benarkah. "


" ya. "


" tapi setiap aku membeli sesuatu yang berkaitan denganmu maka bayanganmu akan ada untuk mempermudah ku mendapatkan apa yang pas untuk mu. " jelas tristan.


" hah terserah dirimu saja aku ingin makan sekarang. "


" em.... ayo.. "


15 menit kemudian tristan dan tiara sudah selesai makan


__ADS_1


" tiara..!!!


katakan padaku apa dirimu sudah mencintaiku. " tanya tristan


" ya aku mencintaimu tristan. " jawab tiara.


" bagai mana dirimu bisa mencintaiku sekarang coba jelaskan. " tristan.


tiara tidak segera menjawab dia masih seperti berpikir kemudian. " cinta tak bisa di jelaskan. "


" ah bukan jawaban seperti itu yang aku inginkan. "


" apa yang bisa ku jelaskan memang itu yang terjadi tristan. "


" baik lah jika begitu.


sekarang katakan padaku ingin kemana dirimu. "


" bawa aku jalan jalan. "


" baik ayo. "


" eh kemana. "


" jalan jalan. "


" serius. "


" ya. "


" hah walau dia sudah tidak datar dan irit bicara padaku tapi dia masih sama akan selalu memenuhi semua ke inginkan ku. sifatnya yang unik ini akan selalu menjadi sesuatu yang aku rindukan. "


akhirnya keduanya menaiki mobil tristan mengemudikan mobil sendiri karena dia ingin berdua saja dengan tiara agar sedikit lebih leluasa.


" tristan.... "


" ya..... "


" apa dirimu ingin segera memiliki anak. "


" aku apapun keinginanmu saja jika dirimu sudah siap maka kita bisa memiliki anak. "


" em baik lah jika begitu. "


" tidak aku hanya bertanya saja. "


" em. "


" tristan.. "


" ya. "


" apa dirimu tidak ingin tau asal usul ku. "


" tidak perlu. "


" lalu apa dirimu tidak ingin tau siapa diriku sebenarnya. "


" tidak. "


" lalu apa yang dirimu inginkan dari ku. "


" selalu bersamaku dalam keadaan apapun. "


" bagaimana jika di kemudian hari dirimu tau siapa diriku apa dirimu akan membenciku. "


" tidak. walau pun tanganmu sudah berlumuran darah sekali pun aku tidak peduli. "


" hah apa cintamu begitu buta padaku tristan. "


" bukankah cinta itu memang buta tiara. "


" tristan ini orang seperti apa sebenarnya dia menjawab semua pertanyaanku tanpa berpikir dan semua jawabannya membuatku semakin takut untuk kehilangan dia. "


" lalu bagai mana denganmu apa dirimu tidak ingin tau siapa diriku. "


" tidak perlu aku sudah tak ingin mengetahuinya tapi jika dirimu ingin memberitahu ku aku akan mendengarkannya. "


" hah cukup katakan ya saja mengapa repot merangkai kata yang panjang jika dirimu ingin tau. "

__ADS_1


" aku tidak sepertimu tristan. "


" em.....


sekarang belum saatnya dirimu tau tapi yang pasti aku adalah penguasa."


" apa yang dirimu kuasai. " tanya tiara yang penasaran


" seluruhnya di negara barat dari legal dan ilegal. "


" what..... benarkah... "


" ya tapi hanya satu yang tak bisa ku kuasai. "


" apa. "


" militer. "


" kenapa. "


" di dalamnya terdapat seorang yang kuat yang mampu membantai satu batalion hanya dengan dirinya saja. di di sebut dengan sang dewa pembantai. "


" kak demian. " hati tiara.


" oh apa dirimu tak berani dengannya. "


" keberanian ku ada tapi kemampuan untuk menaklukkannya tak ada. "


" hah dirimu sekarang benar benar membuatku menjadi ingin tau tentang siapa dirimu tristan. "


" tiara hidup denganku akan selalu ada masalah bahkan nyawa sudah banyak orang ku yang mati demi hidupku. "


" benarkah. "


" tentu saja seorang penguasa tidak akan pernah bisa aman akan selalu ada orang yang membencinya. "


" hmm tapi aku tidak masalah dengan itu jika aku harus mati untuk hidupmu aku rasa tak masalah. " ucap tiara


" kenapa. " tristan


" cinta. " tiara


" bodoh. " tristan


" bukankah cinta itu memang bodoh tristan. " tiara


" lupakan aku masih ingin lebih lama lagi bersamamu memiliki anak dan hidup bahagia. " ucap tristan.


" ya. "


" *musuhmu adalah musuhku mulai hari ini jangankan datang membunuh memiliki niat saja akan ku buat mereka tidak dapat merasakan hangatnya matahari lagi. "


" kita mulai dari thomson yang katanya keluarga no 2 paling berpengaruh. " hati tiara*


" tristan aku mau cincin pernikahan. "


" ayo beli. "


" eh apa tidak menunggu kita kembali saja. "


" mengapa harus menunggu jika masih bisa sekarang. "


" hah ya sudah terserah dirimu saja.. " akhirnya tiara pasrah saja.


lama berkendara tristan memiliki sesuatu yang mengganjal yang sedari tadi ingin di tanyakan pada tiara.


" tiara.... "


" ya..... "


" apa kah itu mu sudah tidak sakit lagi aku lihat dirimu berjalan dengan normal tadi. "


" eh.... ya sudah sembuh. "


" bagai mana bisa secepat itu. "


" aku ini seorang ahli medis jadi tidak sulit untuk ku. "


" itu berarti kita bisa melakukannya lagi nanti. "

__ADS_1


" tristan mengapa dirimu begitu terbuka. dasar mesum. "


" apa ada yang salah jika itu di lakukan dengan istri sah. "


__ADS_2