Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
BAB 13


__ADS_3

setelah mandi dan sarapan tiara berencana ingin belajar mobil karena sudah saatnya harus mengendari mobil.


" erika apa dirimu bisa mengendarai mobil. " tanya tiara kepada erika.


" bisa nona apa nona perlu saya antar ke suatu tmpat. " ucap erika bertanya kembali


" bisakah kau mengajariku mengemudi aku sangat ingin. "


" tentu saja nona bisa kapan nona ingin melakukannya."


" nati sore saja aku ada hal lain yang perlu ku lakukan. "


" baik nona. "


setelah itu tiara pergi kembali ke kamarnya mengambil ponselnya.


" ok otak jenius dan kau Queen mari kita belajar mobil secara otodidak terlebih dahulu agar tak gugup. "


" haha aku suka itu ayo. " Queen


tiara mulai memutar video tentang cara mengemudikan mobil dari muali mobil biasa hingga mobil sport dari yang biasa hingga yang ekstrim. dipelajari semua melalui tontonan video dan di rekam dalam otaknya.


Queen sendiri takk kalah dia juga sangat fokus melihat tutor mengemudi yang tiara putar. walau tiara dan Queen memiliki satu otak tapi mereka memiliki caranya sendiri.


dua jam mendalami berbagai cara mengemudi tiara pun selesai dan berganti pakaian bersiap untuk belajar mengemudi.


" erika kita lakukan sekarang saja aku merasa jika menunggu sore aku bisa berlumut karena tak sabar. "


" baik nona ingin menggunakan mobil yang mana. " tanya erika


" bukan kah aku hanya memiliki dua mobil saja. menurutmu aku menggunakan yang mana. "


" nona di garasi banyak macam jenis mobil nona tara sudah menyiapkan semuanya untuk nona. "


" aiiiihh kak tara memang selalu berlebihan bawa saja aku ke sana biar aku bisa memilihnya. "


"baik nona silahkan lewat sini. "


setelah sampai di garasi ternyata sudah ada 10 mobil yang terparkir, di tambah 2 milik tiara


" ini sungguh keren. erika aku pilih mobil ini saja. "


__ADS_1


" bukankah nona ingin belajar mengapa memilih mobil ini. "


" hanya ingin saja, ayolah pakai ini saja. "


" baik lah nona sesuai ke inginanmu. "


kemudian tiara dan erika memasuki mobil erika duduk di kursi kemudi dan tiara di kursi samping erika. erika sedikit sedikit terus menerangkan secara terperinci mulai dari bagian yang ada di dalam mobil dan cara berbelok berhenti ketika tanjakan dll.


" ini tempat yang baik untuk berlatih nona tempat ini juga milik nona tara. jadi apakah nona mengerti dengan yang sudah aku jalaskan. "


" ya aku mengerti semuanya semua yang kau katakan sudah ku rekam di otakku. "


" baiklah nona ingin mengemudi sendiri atau di dampingi oleh ku. "


" aku sendiri saja aku ingin menguji nyaliku. "


" baik lah nona silahkan aku akan menunggu di kursi itu. "


kemudian tiara kini sudah duduk di kursi pengemudi tangan halusnya sudah memegang stir dan kakinya sudah ada di pedal gas dan kopling. setelah menarik nafas tiara mulai melajukan mobilnya.


erika terlihat cemas bukan apa jika hanya mobil yang rusak erika tak masalah tapi jika sesuatu terjadi dengan tiara dia takut tara akan marah besar padanya


dua jam berlalu tidak ada hal buruk yang terjadi karena tiara mengemudikan mobilnya begitu pelan jika di bandingkan dengan pelari maka jika tiara mendapat satu putaran maka pelari itu sudah tiga putaran


" bagai mana erika apa aku melakukannya dengan baik. "


" ya baik lah. erika bolehkah aku yang mengemudikannya untuk kembali ke rumah. "


" tentu saja nona. " erika tidak mungkin untuk menolaknya.


sudah selesai semuanya kini sudah berdasarkan di jalan erika sedikit khawatir tapi berusaha tenang " nona dirimu bisa menambah kecepatannya tidak apa ini aman. "


" oh baiklah. maaf untuk pertama kali. "


tiara pun menambah kepatannya. tapi tiba tiba saja ada mobil sport di belakangnya terus membunyikan klakson.


hingga tiba di persimpangan mobil tiara berhenti dan mobil di belakangnya berhenti di samping mobil tiara.


" hey mengapa mobil sebagus ini harus menjadi siput, lebih baik di buang saja. "


tiara tak menjawab hanya tersenyum.


Queen apa dirimu tertarik. " tanya tiara

__ADS_1


" tentu saja aku tertarik, akan ku buat mereka bungkam. " kemudian tiara pun bertukar posisi dengan Queen


" tak perlu di dengarkan nona mereka anak papa jadi tak memiliki aturan. " erika


" erika kencankan sabuk pengaman kita lihat siapa yang siput. "


" tapi nona. "


belum juga sempat Queen sudah melajukan mobilnya mengejar mobil yang membully nya. Queen terus mengikutinya dan membunyikan klakson.


orang yang ada di dalam mobil merasa panas di hatinya karena merah di permainkan jadi dia terus menambahkan kecepatan tapi tak kunjung menjauh dari mobil Queen


Queen tersenyum sedangkan erika menegang. " kita lihat kemampuanmu itu apakah sesuai dengan mulut mu yang bocor itu. " Queen


lalu Queen mulai menambah kecepatannya dan mensejajarkan dengan mobil di depannya kemudian membuka kaca mobilnya.


" hey sungguh kasian mobil secepat ini yang menyetir siput pergi kelaut saja sana. " ucap Queen menghina.


" sialan wanita jal.... ng. "


tapi Queen sudah melaju jauh meninggalkannya dan sudah mulai menghilang di tikungan jalan sepi. orang itu yang melihatnya marah segera tancap gas untuk menyusul, dan ketika sudah hampir melewati tikungan ternyata Mobil Queen sudah berhenti di tengah jalan. orang itu yang terkejut segera membanting setirnya ke kanan mobilnya pun memasuki jalur berpasir mengakibatkan bannya terjerembab ke dalam pasir dan terjebak.


Queen yang melihat itu memberikan senyuman dengan dua jari membentuk sikap hormat.


setelah melakukan itu kini sudah beralih lagi tiara yang menyetir mobilnya.


"nona mengapa dirimu mengemudi begitu cepat dan melakukan berbagai macam manufer seperti seorang pembalap. "


" entahlah aku hanya ingin melakukannya saja, sudah lupakan ayo kembali kurasa dia akan terjebak di sana cukup lama. " ucap tiara


tiara pun mengemudikan mobil dengan kecepatan sedang menuju arah kembali ke rumah. isi perut erika terasa masih bergejolak ingin keluar tapi masih di tahan wajahnya sudah pucat.


tak lama akhirnya sampai dan erika segera berlari kencang kedalam rumah meninggalkan tiara sendiri tiara bingung ada apa sebenarnya dengan erika.


erika sendiri segera menuju kamarnya ke arah kamar mandi lalu memuntahkan semua isi perutnya sewaktu sarapan.


" nona sungguh misterius dia baru belajar sehari dan sudah seperti pembalap profesional saja. "


tiara membawa mobil ke garasi untuk di kembalikan pada tempatnya. setelah itu tiara keluar dari mobil kemudian menuju lamarnya


"sepertinya aku harus segera memiliki surat ijin mengemudi. apa sebaiknya aku memintanya pada kak josep diakan sangat berpengaruh dalam pemerintahan"


tapi tiara tidak melakukannya sekarang dia beralih kamar menuju kamar erika. karena dia bingung ada apa dengan erika.

__ADS_1


" erika apa dirimu baik baik saja aku lihat dirimu terburu buru. " sesampainya di depan kamar milik erika.


" aku baik baik saja nona tak perlu khawatir. maaf kan aku karena telah meninggalkan dirimu sendiri. " ucap erika


__ADS_2