
" hemmm.... perjalanan yang cukup sulit untuk mu erika. lalu sekarang apa kau memiliki tujuan . "
" tujuan entah lah nona di dunia yang kejam ini jika tak memiliki posisi sulit untuk menentukan tujuan. tapi karena sekarang aku bekerja padamu nona maka tujuanku adalah melayani mu nona. " jelas erika kepada tiara
" hemmm... apa dirimu tidak ingin kembali bersama kak tara saja. "
" eh itu nona tara sudah memerintahkan diriku untuk melayani mu nona nona tara melarang ku kembali. "
" jika begitu dirimu harus kuat jika dirimu yang sekarang mengikuti ku makan itu tak akan lama. "
" baik nona aku akan berusaha. "
" bagus " lalu tiara pergi meninggalkan erika sendiri di halaman belakang menuju kamarnya.
dikamar tiara berbaring di kasurnya kemudian memejamkan matanya. hingga tak terasa tertidur. dalam buaian tidur tiara di bawa ke dalam mimpi dimana tiara kini sudah duduk di kursi sebuah taman yang luas dan indah tiara begitu senang dan menikmati udara yang sejuk.
hingga tiba tiba tiara melihat sosok wanita yang berjalan ke arahnya dari jauh. tiara terus melihatnya memperhatikan nya. wanita itu terus mendekat dan tampak tersenyum kepada tiara.
tiara yang melihat wanita itu mulai dekat dikit demi sedikit tiara mulai mengenal siapa sosok di depannya dia sungguh mengenalnya karena sosok di depannya merupakan seseorang yang akan selalu ada di hatinya.
sosok yang tak pernah tiara lupakan sosok yang selalu tersenyum pada tiara sosok yang selalu terlihat ceria ketika bersama tiara sosok yang tiada duanya untuk tiara.
" ibu... ini benar ibu.... ibu........... " teriak tiara berlari kearah sosok wanita itu
wanita itu tersenyum manis dan merentangkan tangannya menyambut tiara datang ke pelukannya. tiara berlari mendekat lalu setelah tiba dia langsung memeluk wanita itu.
" ibu...... "
" uhhhh..... anak ibu sudah besar rupanya . "
" ibu tiara merindukan ibu. bolehkah tiara ikut dengan ibu. "
" tentu saja ibu tau karena ibu juga merindukanmu sayang. tiara belum saatnya ikut bersama ibu jalan tiara masih panjang sayang. "
" tapi tiara selalu merasa sendiri sejak di tinggalkan ibu. "
" maka dari itu jadilah anak yang baik agar tidak merasa sendiri. "
" emmm tentu saja tiara akan selalu baik. "
" anak pintar. sayang ibu ingatkan jangan terlalu pendendam karena dendam bisa membawamu pada jurang hitam yang membawamu dalam kegelapan. "
" iya bu tiara tidak dendam tapi tiara akan membalasnya setimpal sesuai dengan apa yang pernah orang itu lakukan pada tiara. "
" tiara ibu harus pergi sekarang nak waktu ibu tak banyak. " *sosok yang di panggil ibu itu kini sudah mulai bercahaya.
" tapi tiara masih ingin bersama ibu. lebih baik tiara ikut saja dengan ibu. "
__ADS_1
" tiara dengar ibu tiara sudah besar dan tiara sudah bisa mengerti yang ibu katakan. setiap manusia memegang takdir mereka sendiri. dan perjalanan takdir tiara masih panjang nak jadi jangan mengingkari takdir itu. teruslah bahagia ibu akan selalu melihat tiara dari sini nak. jangan bersedih atau menangis maka ibu juga akan bersedih dan menangis. " kini sosok itu sudah semakin memudar
" baik ibu tiara mengerti tiara akan selalu mengingat kata kata ibu. "
" bagus tiara masih anak ibu yang dulu, sekarang tiara bangunlah. "
" bangun. " setelah mengatakan itu tubuh tiara seperti ditarik sesuatu kebelakang dan saat kemudian tiara terbangun dari tidurnya*.
" hah hanya mimpi rupanya tapi mengapa seperti nyata. hahhhh sekarang sudah pukul 10 cukup lama aku tertidur. "
segera tiara menuju kamar mandi untuk mandi karena badannya berkeringat sejak terbangun tadi.
setelah melakukan ritual mandinya selama beberapa menit tiara keluar berganti pakaian bersiap untuk keluar bersama dengan Hans.
setelah keluar dari kamarnya tiara segera menuju ruang tamu ternyata di sana sudah berkumpul Hans, iris, erika. "
" malam semuanya. "ucap tiara yang baru tiba.
" ah nona malam. " erika iris dan Hans
" nona apa dirimu ingin makan sekarang aku sudah memasak tadi. "tawar erika
" apa kalian sudah makan. " tanya tiara
" tidak nona kami menunggu nona. " erika
" mengapa masih menungguku. ayo makan. " tiara
" ya sudah ayo segera makan saja. tidak perlu menunggu apapun lagi. "
semuanya pun makan mengikuti apa yang di katakan oleh tiara. Setelah beberapa menit acara makan malam pun telah selesai.
" aku akan keluar bersama han jika kak ana datang katakan saja aku keluar. han siapkan mobil sekarang. "
" baik nona "ucap han dan erika bersama sedangkan iris hanya mengangguk karena dia masih memikirkan komputer komputer dan komputer.
di dalam mobil dalam perjalanan menuju kasino Casablanca, mobil melaju stabil menembus keramaian malam dan dinginnya udara.
setibanya di tempat yang di tujuan terlihat bangunan yang begitu megah di hiasi oleh banyak lampu jika di lihat tampak seperti gunung emas yang berkilau.
" han apa ini tempatnya. " tanya tiara
" iya nona ini tempatnya. apa ada sesuatu yang salah nona. "
" tidak aku tak merasa ada yang salah tapi aku merasa tempat ini terlalu berlebihan. "
" nona setiap malam tempat ini meraup keuntungan triliunan jadi tempat ini bukanlah hal yang berlebihan. "
__ADS_1
" lalu jika nanti aku menang banyak apakah mereka akan bayar. atau masih ada permainan. "
" itu aku tidak tau nona tapi mengapa tidak nona coba saja kita lihat siapa yang berani bermain dengan nona. "
" hahaha iya benar juga biarkan hari ini aku menjadi sombong. "
kemudian tiara dan han mulai memasuki kasino.
" nona kita jangan langsung bermain mari kita lihat setiap permainan dan nona amati aku juga akan menjelaskannya. "
" ya ayo. "
tiara dan han berkeliling mendatangi setiap permainan yang ada tiara terus mengamati setiap permainan dan han menjelaskan tiara yang memiliki kejeniusan tak memerlukan waktu lama untuk memahami penjelasan dari han dan cara bermain yang tepat
" bagaimana nona apa anda sudah mengerti dengan semua permainan ini. "
" ini terlalu mudah untukku ayo tukarkan uang kita mulai bermain dengan kartu. "
" ayo nona di sebelah sana. "
tiara mengikuti han untuk menukarkan uangnya. sesampainya di tempat Penukaran tiara dan han di sambut dengan ramah dan senyum manis.
" selamat datang apakah tuan dan nina ingin menukar koin untuk bermain. "
" ya beri aku 200 juta dollar dalam setiap pecahan. "
" oh baiklah nona. akan kami siapkan. "
" ya". jawab tiara. setelah itu petugas mulai menyiapkan permintaan tiara. setelah beberapa saat prosesnya sudah selesai
" nona kita main di sana sepertinya kosong. " Hans
" ya ayo kita lihat seberapa kaya tempat ini sukur sukur pemilik tempat ini mau bermain denganku. "
" nona apa dirimu serius orang itu di sebut sebagai dewa judi dalam permainan judi dia hanya kalah sekali pada satu orang misterius. "
" dan sekarang dia akan kalah kedua kalinya olehku. itu mudah bukan. "
" ah baik lah nona aku ikut dirimu saja. "
setelah itu kini tiara sudah duduk di kursi yang masih kosong
" konyol gadis kecil ingin bermain kartu apa dia sedang kelebihan uang. "
" dasar amatiran tidak tau batasan diri datang ketempat seperti ini. "
__ADS_1
" hahaha sumber uangku sumber uangku datang, selamat datang.
" hey kalian semua jangan banyak bicara nanti kalian menangis jika kalah. jika berkemampuan ayo segera mainkan. "