
melihat anak kecil maju tanpa rasa takut kepada mereka berdua membuat mereka berdua jadi merutuki kebodohan dua anak kecil itu.
" bagus datang lah pada paman sayang. "
" benar ayo sini. "
airin yang melesat melewati salah satu seorang penyusup itu kemudian menusukkan gunting di beberapa rapat titik di paha dan di betis orang itu.
sedangkan adel yang memanfaatkan momentum dari kursi kini dia seperti sedang terbang ke arah salah seorang penyusup itu. adel berhasil mendarat tepat di gendongan orang itu del merangkul orang itu dan tangan satu nya dengan kejam menusuk nusuk bolpoin itu ke leher penyusup.
airin juga melakukan pelumpuhan musuh dangan sangat baik dirinya yang sudah membuat luka di beberapa titik di kaki musuh sehingga membuat musuh sulit untuk menggerakkan kakinya kini beralih ke titik tengah dari ************ itu.
airin dengan keras menghujamkan gunting itu tepat di tengah ************ musuh. gerakan yang cepat dan tidak di sangka sangka.
dua orang segera tergeletak di lantai dengan bersimbah darah tapi dua bocil ini masih enggan melepaskan dua orang itu mereka masih terus memainkan gunting dan bolpoin di tangan mereka.
hingga akhirnya dua orang di pastikan almarhum keduanya berhenti dan saling melihat menunjukkan senyuman yang menggelitik tapi mengerikan.
sampai pada akhirnya tiara datang memanggil mereka kemudian memeluk dua anak itu.
flashback off.
" adel dari mana film itu kamu dapatkan sayang. " ucap Sintia bertanya.
" itu ma adel membelinya di mall saat jalan jalan bersama ayah. "
" hah iris orang itu selalu memenuhi setiap keinginan adel. " Sintia mengeluh dan kesal
" airin..... adel...... apa kalian terluka sayang. "
" tidak ma.....
tidak tante..... " jawab kedua anak itu
" ya sudah dengarkan sekarang kalian pergi ke kamar mandi dan bersihkan diri kalian 30 menit tidak lebih apa kalian mengerti. "
" mengerti ma....
mengerti tante... "
" bagus pergilah...... "
segera dua anak itu pergi sesuai dengan apa yang di minta tiara mereka tampak biasa saja tanpa ada tekanan mental setelah aksi pembunuhan mereka.
" Sintia minta iris kembali sekarang ini sudah tidak baik dan tidak benar. " ucap tiara
" baik nona... "
Sintia segera menghubungi iris dan tiara segera memeriksa dua mayat mungkin dia bisa menemukan petunjuk yang bisa menuntun dirinya pada jalan di mana musuhnya ini bersembunyi.
__ADS_1
cukup lama mencari dan mengidentifikasi tiara tidak menemukan apapun yang bisa di jadikan petunjuk. tiara pada akhirnya menarik kesimpulan jika dua orang ini sudah di bersihkan terlebih dahulu dari segala sesuatu yang terkait dengan orang tersembunyi itu.
iris yang baru tiba di pelataran rumah segera berlari kedalam dengan panik karena Sintia hanya memintanya segera pulang karena sangat gawat.
" sayang ada ap........ " iris terhenti karena masih ada tiara di sana.
" nona. " ucap iris dangan sikap bodoh.
" ada apa sayang mengapa menghubungiku. " tanya iris
" ada penyusup yang mencoba menargetkan anak kita dan nona. " ucap Sintia
" apa.....
penyusup apa mereka tidak takut menyusup ke rumahku apa mereka ingin mati....
katakan di mana mereka akan ku buat perhitungan pada mereka karena sudah berani memasuki rumah kita. " ucap iris berapi api
" iris dia sudah mati. " ucap tiara
" ah sudah mati rupanya. aku lupa jika nona dan istriku juga merupakan seorang eksekutor berdarah dingin. " ucap iris
" bukan aku dan nona yang membunuh penyusupnya. "
" lantas. "
" airin dan adel. "
.......
.......
......
.......
" apa irin dan adel yang melakukannya. "
" ya. " jawab Sintia
" what.....
di mana mereka apa mereka baik baik saja. "
" mereka masih mandi. "
akhirnya iris segera ke kamar melihat mayat penyusup itu dan membereskannya.
Di lain tempat lebih tepatnya di kedalaman pasar gelap di mana tiara dulu pernah ke tempat itu.
__ADS_1
" darwin apa maksudmu mengusik muridku dan keluarganya itu. " tanya seorang kakek tua.
" guru aku hanya ingin aku yang menjadi kuat dan terkuat. muridmu yang satu itu sepertinya sudah melampaui ku sedikit. jadi sebelum dia semakin jauh berkembang dan tumbuh lebih baik aku akan menyingkirkan nya sekarang. "
" jangan lakukan itu darwin kau mengusik orang yang salah jalani saja kehidupanmu tanpa mengganggunya. "
" kenapa guru apa guru menyayangi murid guru yang satu itu. hahahaha aku tidak peduli guru aku hanya ingin berkuasa di dunia ini tanpa ada saingan. "
" hah sepertinya iblis hatimu sudah mendarah daging sehingga membuatmu di kuasai kejahatan. "
" guru dia menjanjikan kekuatan padaku lihat lah sekarang aku lebih kuat dan sedikit lagi aku sudah akan menjadi penguasa. "
" kau bodoh darwin apa dirimu tidak sadar jika dirimu itu sedang di perbudakan kejahatan. "
" hahahahaha tapi aku tidak merasa di perbudak aku merasa dia selalu memberiku kekuatan guru. tidak seperti dirimu yang selalu menutup nutupi kesaktian mu padaku sehingga aku tidak bisa mempelajari semuanya. "
" itu menurutmu darwin aku sudah menurunkan semua yang aku miliki padamu tapi kau saja yang sudah mencapai batas pemahamanmu untuk berkembang tapi muridku yang satu itu dia selalu berkembang dan berhasil. "
" hahaha maka dari itu aku akan menghancur dia sebelum bertambah kuat nantinya. "
" hah ya sudah terserah dirimu aku sudah mengingat kan mu untuk berhenti dan sudah mengajak dirimu untuk kembali ke jalan awakmu. "
" aku sudah puas dengan jalanku yang sekarang di mana aku terus bertambah kuat sekarang. "
" ya sudah aku pergi. "
" tunggu siapa yang meminta guru pergi karena guru sudah datang aku akan menjamu guru di tempatku sekarang. "
" tidak aku tidak mau. "
" guru tidak bisa menolak ini tempatku guru harus mengikuti aturan ku. "
" darwin jangan keterlaluan kendalikan dirimu apa kau mengerti. "
" datang lah layani guruku dengan baik tanpa ada rasa sakit. " ucap darwin kemudian datanglah sekitar 10 sosok dari ke gelapan.
" darwin kau berani. "
" guru aku tau siapa dirimu kau itu hanya pembawa takdir pada manusia manusia pilihan jadi dirimu tidak memiliki tugas lain selain itu. mengapa aku harus takut denganmu saat ini aku sudah menjadi kuat berkuasa. "
hahaha..... hahaha...... hahahaha......
" darwin kau murid durhaka. karmamu atas ini akan sangat buruk kelak. " setelah mengatakan itu tubuhnya hilang tanpa jejak.
" sial aku lupa jika tua bangka itu memiliki kemampuan batas ruang dan waktu. " ucap darwin kesal.
" hey pak tua aku tau kau masih mendengar ku, jangan ikut campur pak tua ini masalahku dan dia kau hanya pembawa takdir tak memiliki hak lain selain itu. "
...........
__ADS_1
hening tak ada jawaban darwin segera mengolah pemikirannya untuk bisa segera menghabisi salah satu murid gurunya itu. karena terakhir kali orang itu datang ke pasar gelap sudah dengan kemampuan yang sangat tinggi dan membuat gempar pasar gelap dengan lenyapnya dua kelompok yang ada di dalam perlindungannya.