Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
BAB 68


__ADS_3

ketiga orang yang mendengar tentang potong leher mereka menjadi ngeri dan menelan ludah mereka begitu dalam.


" tunggu.. tunggu hey tunggu. " ucap ke tiganya ketakutan.


" jangan jangan bunuh aku aku hanya ikut saja tidak memiliki niatan untuk membunuh kalian. mereka mereka berdua yang memiliki rencana ini aku hanya di paksa saja. "


" bodoh bukankah kita sahabat mengapa sekarang kau mengkambing hitamkan kami. "


" dasar serigala berbulu domba. "


" biar lah aku masih ingin hidup aku memang sahabat dalam bisnis tapi ini kalian yang merencanakan aku hanya di paksa ikut saja. "


" kau..... "


" kau.... "


kedua orang itu tidak dapat menyelesaikan kata kata mereka karena kepala mereka sudah berlubang pelakunya tiara yang mengambil pistol milik han.


satu orang itu terkejut ketakutan melihat dia temannya mati begitu saja. dia secara perlahan melihat ke arah tiara dan han yang terhenti ketika mendengar suara tembakan.


dengan wajah pucat dan penuh keringat berlutut lalu bersujud meminta ampun untuk tetap hidup.


" ampun tuan ampun nona aku berkata jujur aku sungguh tidak terlibat dalam rencana ini sungguh aku memang kesal karena kalah tapi aku benar benar tidak ada niat untuk membunuh atau meminta kembali uangku. ampun ampuni aku. "


" han lepas akan saja dia dia jujur. "


" baik nona. "


" terimakasih terimakasih terimakasih. "


" tapi ada syarat yang harus kau penuhi sekarang. " ucap tiara


" aku mendengarkan aku mendengarkan. "


" pergilah dari kota ini sejauh mungkin jangan biarkan aku bertemu lagi jika tidak saat itu lah kematian mu. " tiara


" baik baik malam ini juga aku akan pergi. "


" bagus pergilah dan lupakan kejadian ini. " han


" baik aku lupa aku sudah lupa. "


tiara, han, Siska pun pergi dari sana meninggalkan semua mayat bergeletakan di jalanan setelah kepergian salah seorang dari ketiganya.


Siska sendiri masih berkeringat melihat kerjasama tiara dan han dalam membunuh. Siska sungguh di buat ketakutan dan menyesal karena pernah mengusik tiara tapi Siska masih bersyukur karena masih hidup.


" Siska apa kau sehat mengapa kau begitu pucat dan berkeringat. " han


" itu tidak aku baik baik saja mungkin kelelahan saja. " siska


" oh yasudah perjalanan masih cukup lama silahkan beristirahat saja. "


sedang tiara yang menyetir tidak menunjukkan sikap apapun dia biasa saja hanya mulutnya saja yang bersenandung.


tapi tak lama berkendara tiba tiba di depan ada yang memberhentikan mobil tiara secara mendadak kembali pada akhirnya tiara berhenti.


" siapa lagi ini. apa malam ini begitu banyak orang yang B tidak sayang terhadap nyawa mereka. " han


tiara biasa saja seperti biasa menunggu seseorang untuk memintanya turun. taka lama orang dalam mobil yang menghentikan mobil tiara turun dari mobilnya.


" tunggu bukan kah itu tuan Lee. lebih tepatnya han Lee. "


" oh apa kau mengenalnya han. "

__ADS_1


" ya nona dulu aku bekerja padanya dia memiliki bisnis gelap berupa narkoba dan perdagangan manusia untuk di buat film porno. "


" em mungkin dia datang untuk menjemputmu han. "


" entah lah nona tapi yang pasti aku tidak ingin kembali pada dunia gelap itu. "


" ya.... ayo kita temui saja kurasa dia sudah cukup lama menunggu kita. "


" baik nona. "


kini han dan tiara keluar dari mobil dan meminta Siska untuk tetap di dalam saja. tiara dan Han yang sudah di luar masih tidak melakukan apa pun atau berbicara.


" halo han kita berjumpa kembali apa kabar. aku sempat berpikir jika dirimu sudah mati. "


" tuan Lee aku sudah tidak ada hubungan lagi denganmu jadi apa maksud mu dengan menghentikan mobil nona ku. " ucap han tegas tanpa ragu


" uh apa kau lupa dengan kebersamaan kita aku ke sini hanya ingin mengajak mu kembali bekerja denganku. "


" tidak tuan han aku tidak ingin kembali bekerja denganmu. "


" hey kau gadis kecil lepaskan saja han biarkan dia bekerja denganku kembali bukankah kau tidak rugi jika tidak biar aku beli saja dia bagai mana. "


" jika kau ingin silahkan saja aku tak pernah memintanya bekerja padaku dia sendiri yang datang padaku. tapi kau sudah dengar bukan dia tidak ingin kembali denganmu jadi kau bisa pergi saja. "


" hohoho. lihat bocah ini begitu berani berkata seperti itu padaku. siapa di kota suzan yang tidak kenal nama han Lee. kau bocah jaga kata katamu di depanku jika kau masih ingin hidup. "


" tuan Lee berhenti aku sarankan kau pergi saja ini aku mengatakan untuk ke baikan mu. tidak semua yang tampak di mata itu benar jadi pergilah sebelum menyesal. "


" han kau sepertinya sudah di pengaruhi hingga berani begitu padaku. "


" hey kau apa yang perlu di takutkan dari orang sepertimu kau hanya pengedar narkoba apa perlu di takutkan kau bahkan mengedarkannya secara sembunyi sembunyi bukankah berarti itu dirimu yang penakut. "


" sial bocah sialan apa kau merendahkan ku apa kau ingin mati hah....... " teriak keras Lee yang sudah marah.


" tuan Lee pergi lah aku masih menghargai mu karena aku pernah bekerja pada mu dan kau baik padaku jadi pergilah ku minta padamu. "


" aku tidak akan pergi sebelum mendapatkan mu kembali han. walau aku harus membunuh bocah ini akan ku bunuh dia karena aku masih membutuhkan mu han. "


dari belakang kini sudah banyak mobil dan motor yang datang mereka semua merupakan orang dari han Lee.


" lihat lah han mereka semua datang setelah aku memberi tahu bahwa dirimu masih hidup ayo kembali saja akan ku lipat gandakan penghasilan mu. "


" maaf tuan Lee jika itu ukuran ku maka aku akan tetap memilih nona ku karena dengan bersamanya karena penghasilan setahun ku bisa ku dapatkan dalam. sehari tapi aku tidak mengukur penghasilan aku sudah merasa nyaman dengan hidupku yang sekarang. "


" kau bodoh han kau bodoh karena sudah begini tak perlu ada lagi yang di bicarakan. kalian semua buat mereka mati aku sudah muak. "


tiara yang mendengar itu berkata pada han.


" jika ada ular maka pukul lah dulu kepalanya. " ucap tiara


" maksud nona. "


" berikan pisau itu padaku. "


" baik. " segera han menyerahkan pisau yang terselip di tubuhnya.


segera setelah itu Queen mulai menguasai tubuh tiara kembali waktu bergerak lambat di mata Queen.


Queen berlari ke arah han Lee dengan sangat cepat kemudian setibanya di tempat han Lee berdiri Queen sudah berdiri tepat di belakang han Lee.


Queen segera menendang keras kaki han Lee sehingga membuat han Lee berlutut dengan pisau yang sudah siap di lehernya.


semua orang yang melihat Queen sudah ada di belakang han Lee kemudian membuat han Lee berlutut itu membuat semuanya sangat terkejut.

__ADS_1


" ini lah yang aku maksud tuan Lee ini lah jika dirimu terus membatu maka kau akan hancur dan mati. " gerutu han di dalam hatinya


" kau mengatakan kematian padaku bukan. kini apa kau sudah melihat malaikat maut di depan mu. maka datang dan sambutlah dia dengan nyawamu. " ucap Queen menggores dalam leher han Lee sehingga memuntahkan seluruh darah dari lehernya.


setelah itu tiara mendorong jatuh han Lee melangkahi mayat han lee.


" sekarang datang lah siapa yang akan menyusul nya. " ucap Queen


melihat kematian han Lee saja sudah membuat mereka ngeri dan takut mendengar Queen berkata mereka semua seperti lemas dan tak berdaya.


" ayo lah di mana keangkuhan kalian semuanya tadi. " ucap tiara


" maaf kan kami nona kami hanya menerima perintah dan uang maafkan kami. " ucap salah seorang menjelaskan


" nona... " han


" diam lah han apa aku meminta kau untuk bicara. " ucap Queen.


han segera diam menunduk. tak lagi berani berbicara. karena hawa yang di bawa nona biasanya sudah tidak sama seperti sebelumnya.


" baik lah aku tidak akan membunuh kalian tapi ada syaratnya. pertama silahkan kalian pergi dari kota suzan jangan pernah kembali apa pun alasannya kedua silahkan bergabung menjadi orang ku. " ucap Queen menjelaskan


" yang ingin pergi keluarlah dari kelompok kemudian segera lah tersesat yang ingin bergabung diam lah. " kembali tiara menjelaskan.


semua orang saling meminta pendapat satu sama lainnya untuk memutuskan pergi atau bergabung.


" baik putuskan sekarang waktuku sudah habis. " setelah sedikit lama menunggu.


akhirnya tidak ada yang ke luar dari barisan mereka semua memutuskan untuk bergabung bersama tiara.


" baik aku tanya sekali lagi apa kalian sudah putuskan. "


" ya kami sudah putuskan untuk bergabung melihat saudara han kami putuskan bergabung saja. " ucap salah seorang menjelaskan


" baik lah dengar baik baik mulai hari ini kalian semua adalah orang ku dan kita semua adalah saudara. ingat ini tidak ada lagi jalan kembali dan jika kalian berkhianat maka hanya mati lah putusan akhirnya. apa kalian mengerti. " jelas Queen


" kami mengerti. "


" bagus sekarang kalian bebas melakukan apapun tapi jangan melakukan kejahatan itu juga bisa membuat kalian mati kemudian bakar lah semua kendaraan kalian termasuk mobil yang ini juga. " ucap Queen yang kemudian bertukar kembali dengan tiara


" han kau lah yang mengurus mereka ke belakangnya ambil kartu ini untuk kebutuhan mereka. "


" baik nona aku mengerti. " jawab han


" ayo segera lakukan


Siska yang ada di mobil tiba tiba saja keluar dan berlari ke tepi jalan lalu mengeluarkan seluruh isi perutnya.


tiara yang melihat itu menoleh pada han.


" han sepertinya benar katamu Siska sakit ayo segera selesaikan kita kembali saja. " polos tiara


" baik nona. " jawab han.


" minta salah seorang atau dirimu mengambil mobil apa saja yang bisa membawa mereka sekaligus apa bisa. "


" bisa nona biarkan aku saja yang lakukan itu nona bisa kembali terlebih dahulu bersama Siska. "


" ide yang bagus ya sudah aku kembali bersama Siska saja. " polos tiara


segera setelah itu tiara dan Siska meninggalkan lokasi. sedangkan han masih di sana bersama dengan yang lainnya.


30 menit kemudian semuanya sudah selesai dan di bakar. hanya menyisakan satu mobil yang belum di bakar.

__ADS_1


__ADS_2