
" saudara iris. " ucap salah seorang dari tiga orang setelah iris tiba di perusahaan
" oh kalian sudah tiba. apa kalian sudah lama. "
" tidak juga saudara iris. "
" apa kalian hanya bertiga. "
" ya saudara iris. saudara han hanya meminta kami bertiga saja. "
" oh baiklah jika begitu. "
" siapa mereka iris. "
" mereka....., perkenalkan mereka menyebut diri mereka para penggali makam mereka juga salah seorang yang bekerja pada nona. "
" ah begitu rupanya, tapi mengapa mereka memilih nama penggali makam. "
" tanyakan saja pada mereka. "
" sudah lupakan saja ayo masuk saja aku sudah tidak memiliki waktu banyak untuk membahas hal ini. kalian boleh masuk. "
" em baik. "
" saudara iris kami harus memanggil apa padanya. "
" ah dia juga sama bekerja pada nona namanya lauren dia yang bertugas menjalankan perusahaan ini. "
" ah begitu rupanya. "
" hey kalian apa yang sedang kalian bicarakan ayo masuk. "
" ya. " ucap mereka kompak
kemudian lauren membawa mereka ke tempat pribadi miliknya di perusahaan jika dia harus lembur atau harus tetap tinggal semua fasilitas di sana ada dan lengkap.
" laure ini data dari orang itu, aku sudah mengirimnya padamu. "
" em........, kalian di sini aku akan memanggil orang itu kemudian memecatnya selebihnya terserah kalian. "
" siap. " ucap iris bersamaan dengan kepergian lauren
" saudara iris apa rencana kita untuk orang ini. "
" mudah culik saja, kemudian introgasi , terakhir habisi setelah mendapatkan informasi. "
" haha rencana yang singkat dan padat saudara iris. "
" yah hanya tikus kecil saja tak perlu repot apa kalian bisa melakukannya tanpa aku ikut. "
" hahaha ini terlalu mudah saudara iris berikan saja kami jalan sisanya akan bersih tanpa jejak. "
" bagus aku sudah mengirim nya ke ponsel kalian kalian bisa bergerak kapan saja. "
" baik saudara iris. "
" apa di antara kalian ada yang bisa memasak. "
" aku bisa sedikit saudara iris. "
" bagus memasak lah kita makan bersama aku rasa di sini lengkap. "
" baik saudara iris. "
sedang di ruangan iris orang yang di maksud sudah datang.
" nona lauren anda memanggilku. "
__ADS_1
" ya silahkan duduk. "
" apa kau tau hari ini mengapa aku memanggilmu kesini. "
" tidak nona aku tidak tau. "
" hari ini aku memecat mu. "
" apa aku melakukan kesalahan nona. "
" apa kau tidak ingat jika sudah melakukan kesalahan. "
setelah lauren mengatakan hal itu pada orang tersebut orang itu pun terdiam seperti berpikir.
" apakah nona lauren tau jika aku menjual informasi produknya pada perusahaan lain. tapi aku sudah sangat rapi melakukannya jadi tidak mungkin nona tau. "
" apa kau sudah ingat kesalahanmu. " ucap kembali lauren menyadarkan orang itu.
" maaf nona tapi aku tidak ingat jika aku melakukan kesalahan dan aku juga bekerja sangat baik. "
" apa perlu aku berikan bukti pada polisi agar kau ingat atau kau pergi sendiri sekarang juga. "
" nona tapi apa yang aku lakukan. "
" baik lah lihat ini. setelah itu pergi sebelum aku berubah pikiran dan membawamu ke kantor polisi. "
setelah melihat bukti itu orang tersebut langsung kaget dan gemetar ketakutan. dia tidak menyangka jika lauren memiliki bukti transaksi dan rekaman atas dirinya.
" sekarang kau ingin pergi sendiri dari sini menghilang jangan pernah terlihat lagi atau aku bawa kau ke kantor polisi. "
" nona nona maaf maafkan aku aku akan segera pergi dan tak akan pernah kembali lagi. "
" ya tersesat lah. "
segera orang itu pergi dari ruangan lauren karena ketakutan. sedang lauren segera menghubungi iris memberitahukan jika orang itu sudah pergi.
sedang iris yang baru saja selesai makan menunjukkan kepuasan atas masakan salah seorang penggali makam
" ah Terimakasih saudara iris itu tidak seberapa. "
" eh ponselku berdering tunggulah sebentar......
oh ini dari lauren. "
" ya ada apa lauren. "
" orang itu sudah pergi kalian bisa bergerak. "
" ah baik lah. "
panggilan pun terputus.
" mangsa kita sudah bergerak meninggalkan sarang ayo segera kalian bergerak. "
" baik lah saudara iris kami pergi. "
" ya pergilah. "
ketiga orang itu pun pergi meninggalkan iris sendiri di ruangan itu. setelah beberapa saat kemudian iris melihat ke arah meja.
" aduh sialan pantas saja mereka begitu bersemangat untuk pergi rupanya aku harus membersihkan semua piring kotor ini. aku benar benar bodoh. "
di ruangannya lauren tengah berbicara dengan sekretaris sekaligus asisten pribadinya.
" nona semuanya sudah siap di ruang rapat apakah akan di mulai sekarang. "
" ya ayo kita ke sana sekarang tak baik jika membuat yang lainnya menunggu terlalu lama. "
__ADS_1
" baik silahkan nona. "
di ruangan rapat kini lauren sedang mengadu pendapat dengan orang orang penting di perusahaan.
" bagai mana prof. ali. "
" aku sedikit ragu nona dengan bahan bahan yang di gunakan. "
" aku juga nona melihat bahan ini merupakan bahan bahan yang tak bernilai dan hanya di gunakan untuk obat obat dasar saja aku rasa itu tidak mungkin untuk mengobati diabetes dan hipertensi. mengingat kedua penyakit ini merupakan penyakit kelas menengah ke atas. "
" dan juga nona kita juga harus menemukan seseorang yang mau mencoba obat kita nantinya baru bisa di memproduksi. "
" baik lah aku menangkap dua poin di sini. pertama masalah bahan yang di ragukan apakah mampu mengobati penyakit diabetes dan hipertensi secara bersamaan poin ke dua kita tidak memiliki orang untuk uji coba benarkan. "
" benar sekali nona. "
" baik untuk poin pertama kita buat dahulu sesuai dengan pengaturan yang sudah aku katakan sebelumnya. dan poin kedua aku akan mencari seseorang yang bersedia. "
" baik lah nona sesuai keinginan mu saja"
" baik rapat sampai di sini jika ada sesuatu atau ada masalah segera hubungi aku atau dona. "
" baik nona. "
segera lauren pergi meninggalkan ruang rapat meminta dona yang mengatur selebihnya. lauren kembali ketempat dimana iris dan yang lainnya berada sebelumnya.
" eh mereka sudah pergi rupanya tapi mengapa iris tidak ikut. " ucap lauren setelah tiba yang hanya melihat iris sedang tertidur. " di kursi panjang.
lauren segera mendekat untuk membangunkan iris. " iris bangun lah. " tapi iris tak bangun juga.
" iris bangunlah mengapa kau tidur seperti orang mati. " kembali lauren membangunkan iris tapi sedikit ada kata memaki.
" iris. " ucap lauren
" dasar iris mengapa begitu sulit untuk bangun. ah aku punya ide. hahaha. " hati lauren
" nona dirimu datang adalah yang bisa aku lakukan. "
iris yang mendengar lauren menyebutkan nona segera bangun dari tidurnya.
" nona tugas ku su.....
eh dimana nona. "
" hahahahaha iris kau tertipu . " suara lauren yang begitu lucu melihat iris.
" lauren apa maksudmu. "
" ya aku hanya ingin kau bangun jadi aku gunakan nama nona saja dan terbukti kau langsung bangun. " hahahahaha
" ah kau menyebalkan lauren tempatmu ini sangat nyaman untuk tidur. "
" sudah sekarang aku ingin bertanya kemana tiga orang itu. "
" oh mereka sudah bergerak dari tadi mungkin mereka sedang bermain main dengan orang itu. "
" lalu mengapa kau tidak ikut mereka. "
" karena aku yakin mereka bisa melakukannya sendiri. lagi pula aku datang ke sini bersama mu jadi aku pulang bersamamu juga. "
" hah ya terserah kau saja.
aku memiliki urusan di luar kau ikut atau tinggal. "
" em lebih baik aku ikut saja sendiri di sini juga tidak enak jika ikut denganmu mungkin banyak hal yang bisa aku lakukan nantinya seperti. "
" stop iris ayo berangkat sekarang aku yakin otak mesum mu itu mulai aktif. jadi sekarang ayo berangkat. "
__ADS_1
" ya baik lah. kau terlalu berpikir buruk tentangku. "
mereka pun segera pergi ketempat yang ingin di datangi lauren