Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
BAB 29


__ADS_3

" nona Queen dirimu masih baru dalam hal ini juga keberuntungan mu tidak datang setiap saat. "


" siapa yang tau jika dirimu hanya membual terus tanpa memberikan taruhan untuk ketujuh kartuku sekaligus. "


" uh kata kata itu sakit sekali di telingaku. uang yang dirimu sebutkan itu tak seberapa. aku gandakan dari semua total yang ada di ke tujuh kartumu dalam cek ini.


" mulai ucap tiara. "


permainan berlangsung dalam permainan set pertama ini tiara menang dengan telak mengalahkan orang itu.


set kedua tiara lebih unggul kartunya sedikit di atas orang itu hingga berhasil membuat tiara menang dan membuat orang itu tak percaya. karena sudah seperempat kekayaanya hilang dan itu membuat dia semakin frustasi.


set ke tiga tiara sengaja kalah karena pertaruhannya lebih sedikit dari sebelumnya. dan berhasil membuat orang itu merasa tinggi dan mulai sombong.


set ke empat tiara kembali menang membuat orang itu kembali marah.


set kelima tiara kembali menang


set keenam tiara tetap menang. hingga sampai pada puncaknya.


" sepertinya keberuntungan dewa judi tidak sebaik diriku. dan sepertinya kekayaan yang di banggakan itu sudah mulai habis karena taruhannya semakin kecil saja. "


" hey nona Queen jangan senang dulu aku masih memiliki banyak kekayaan mari kita bertaruh seluruh kekayaan yang kita punya. "


" wah dewa judi begitu dermawan dan berani tapi aku ingin melihat semuanya di sini jika hanya berbicara saja aku takut itu hanya bualan mu saja. "


" baik ini sekretaris ku dia akan membacakan sisa aset ku padamu dan kuharap nona memiliki kemampuan untuk menutupi taruhan ku. "


" kuharap itu cukup dengan yang kumiliki. "


kemudian sekretaris itu datang membawa koper hitam yang mana di dalamnya berisi seluruh berkas dan aset milik dewa judi. dan mulai membacakan daftar aset dan kekayaan yang di miliki oleh dewa judi


- 10 rumah mewah yang berada di 3 tempat berbeda. 1 di kota suzan, 3 di negara B, 2 di negara U, 1 di negar S, 2 di negara As, 1 di negara K.


- 1 villa di bukit putih di negara u


- 10 mobil sport 5 mobil mewah


- kasino Casablanca

__ADS_1


yang jika di kalkulasikan melebihi angka triliunan. tapi tiara tidak merasa takut sama sekali dia mengeluarkan 1 kartu berwarna hitam lalu meletakkan di meja dan dia juga mengeluarkan kembali 7 kartu gold nya.


" ini satu kartu hitam mampu membeli 10 rumah mewah dan juga 10 mobil sport mu dan ini tujuh kartu gold dan seluruh hasil kemenangan ku mampu membeli kasino ini dan 5 mobil mewah mu aku tak menginginkannya kau bisa ambil untuk bertahan hidup. "


" oh begitu kaya dan sombong rupanya nona Queen. baik aku setuju. "


" mulai. " ucap tiar


kartu mulai di kocok dan setelah itu di bagikan. dewa judi melihat sekitar kartu miliknya dan menunjukkan wajah yang begitu sumringah senang.


" nona kurasa waktumu sudah habis di sini kuharap dirimu tak menyesal malam ini karena harus menjadi miskin. "


" hahh ayolah jangan jadi anak kecil yang hanya melihat sebungkus permen langsung senang. apa ini di sebut dewa judi. "


" hey nona kau masih saja begitu meninggi apa dirimu masih tak sadar jika kemenangan ini sudah menjadi milikku. "


" kau begitu yakin takutnya kau takkan percaya lalu menjadi gila. "


" nona kau juga terlalu percaya diri bahkan dirimu belum menyentuh kartumu bagaimana kau tau jika miliki itu bagus. "


" hah aku ini tak perlu menyentuh kartuku aku sudah memiliki keyakinan jika aku menang. "


setelah itu kedua kubu mulai saling membuka kartu pertamakali yang membuka kartu adalah dewa judi. dia begitu percaya jika kartu nya adalah yang terbaik.


" nona apa dirimu baik baik saja. " tanya han yang mulai gelisah melihat tiara yang wajahnya murung.


Tapi tiara tidak menjawabnya di menundukkan kepalanya memasang wajah sedih.


" bagaimana nona Queen apa dirimu sudah merasakannya itulah mengapa aku katakan keberuntungan mu tidak akan selalu bersamamu jadi biarkan aku mengambil ini sem.. " dewa judi sudah terlanjur senang ingin segera mengambil hasil dari kemenangannya.


" sembarangan saja apa aku sudah menyerahkannya aku saja masih belum membuka kartuku. "


" hooo....... baik lah baik lah ayo kita buka saja kartunya kita lihat apakah kartu nona Queen ini lebih bagus dari milikku. "


tiara segera membuka kartu yang ada di meja dan itu benar benar membuat setiap detik dari semua orang yang ada di sana begitu menegangkan dan ketika kartu terbuka semua orang terbelalak melihat kartu milik tiara yang ternyata masih di atas kartu milik dewa judi.


" is this really real. ini tidak mungkin How did it happen. "


" helo apa yang kau bicarakan apa yang di dunia ini tidak bisa terjadi. "

__ADS_1


namanya aja novel lu pikir ini apa suka suka author lah, *author yang nulis ceritanya.


maaf kawan author kebawa emosi sama si dewa judi sok gak ngerti jika dirinya ada di dunia novel*.


" aku kalah aku benar benar kalah ini sungguh tak bisa aku ingin uangku kembali siapapun dari kalian yang bisa membunuh gadis ini akan ku beri 30% dari uang miliknya. "


ucap dewa judi yang sudah menggila karena dia kalah.


semua orang yang mendengar 30% segera bersinar dan sifat buas serakah mereka mulai di keluarkan.


sekitar 30 orang mengeluarkan senjata mereka mengepung tiara dan han. mereka benar benar tertarik dengan tawaran yang dewa judi berikan.


han yang melihat itu segera berdiri kokoh mempersiapkan diri untuk menjadi tameng hidup tiara matanya sangat awas memperhatikan sekitar memprediksi siapa di antara 30 orang yang akan maju dahulu.


tiara sendiri duduk dengan santainya seakan tidak terjadi sesuatu dia tak menunjukkan perubahan apapun.


" ternyata dewa judi itu hanya sekedar nama yang di besar besarkan saja. malam ini aku mengetahuinya jika dia hanya sekedar sampah yang menjijikkan. "


" hahahaha. tak masalah selama harta kekayaan itu ada menjadi sampah untukku tak apa. sekarang tibalah ajal mu. "


" maka pergilah jangan di dunia ini jika dirimu sudah menjadi sampah. " tiara sudah bertukar dengan Queen menunjukkan senyum yang menakutkan udara segera menjadi berat suhu menurun waktu bergerak begitu lambat dalam pandangan Queen


" karena kalian mengusik ku maka kalian mati. " suara Queen yang sudah mulai memberat.


Queen mulai bergerak pada setiap orang yang mulai menyerang Queen mendekat pada orang yang memegang pisau. Queen merebut pisau itu untuk di jadikan senjata.


menusuk menebas sudah di lakukan oleh Queen dia begitu bersemangat membantai setiap orang yang ada di sana. dalam 59 detik Queen sudah berdiri di meja judi tepat di hadapan dewa judi.


" jadi malam ini adalah malam kematian mu. jika saja dirimu tidak mengusikku mungkin dirimu bisa hidup untuk mengumpulkan kekayaan lagi. " setelah mengatakan itu 30 orang yang sudah maju menyerang jatuh serentak dengan memuntahkan darah dari luka yang mereka derita.


" what happened........


since when......


siapa sebenarnya dirimu.... "


" orang mati tak perlu tau siapa aku. sambutlah malaikat maut yang datang. "


sreeeeet...... craaaasss.... Queen langsung menebas leher dewa judi.

__ADS_1


" nona awas..... " teriak han berlari kearah Queen tapi tidak secepat peluru


door..... door... door.... suara tembakan.


__ADS_2