
kemudian sekretaris orang itu datang dengan membawa koper kemudian meletakkannya di atas meja.
" ini milikku. kau ayo jelaskan apa saja di dalamnya. "
" baik tuan. di sini ada 5 surat kepemilikan rumah, surat kepemilikan apartemen, 2 mobil super mewah, 10 mobil sport, 5 mobil clasic yang hanya ada satu di dunia dan ini semua kunci dari 17 mobil itu. beserta uang sebesar 800 triliun.
" baik ini milik ku kurasa ini cukup bahkan lebih. " mengeluarkan 6 kartu emasnya kemudian 4 kartu hitam. "
" apa kau memiliki 6 kartu hitam sekaligus. kau rupanya orang yang terlanjur kaya ya. "
" ya apa ada masalah dengan itu sudah ku katakan uangku masih cukup jika hanya bertaruh seperti ini. "
" tidak tidak ada masalah. "
" baik taruhan sudah di tentukan sekarang pilih kuda kalian" ucap bandar.
" silahkan nona kau terlebih dahulu. " ucap si no 1
tiara yang dapat giliran memilih kuda pertama kembali, membuat ekspresi bingung dan cemas memilih kuda yang mana dari kelima kuda.
" ayo nona apa kau sudah tidak memiliki keyakinan lagi atau memang benar kau sudah tak memiliki keberuntungan lagi. "
tiara hanya melihat kemudian mendengus seperti kesal agar benar benar ter kesan seperti orang yang memang merasa sedang bingung harus memilih yang mana.
" silahkan gadis kecil putaran ini akan segera di mulai kau sudah tidak bisa kembali lagi
" ucap si bandar.
" ya ya ya baik lah aku pilih kuda no 1 saja. "
" akhirnya kemenanganku sudah tiba aku ambil kuda yang no 3. " hahahahahahahaha....... si no 1 ini tertawa senang.
" tertawalah karena sebentar lagi kau akan menangis dan akan tau rasanya sakit karena kehilangan. " Ucap tiara
" hah semoga bajingan tua ini kalah agar dia tau rasa. tapi mengapa nona seperti orang yang tidak yakin begitu." ucap han di dalam hati.
" pacuan di mulai. " ucap si bandar.
kuda mulai berlari kencang kuda milik tiara berpacu cepat memimpin kuda lainnya. tapi tak lama kuda milik orang si no 1 menyusul milik tiara untuk memimpin detik berikutnya kuda tiara menyusul kini posisi sudah sejajar sedangkan garis finis sudah dekat.
semuanya orang yang ada di dalam mulai tegang melihat pacuan ini karena taruhannya begitu besar. hanya satu orang orang yang terlihat tenang dan biasa saja seperti tidak perduli siapa lagi jika bukan tiara.
__ADS_1
kedua kuda masih berpacu untuk menentukan kemenangan milik tiara dan juga milik si no 1. tapi hal aneh terjadi pada kuda si no 1 kuda itu kian melambat larinya sehingga kuda tiara memimpin kembali.
kuda si no 1 itu melambat melambat kemudian berhenti tak lama kuda terjatuh kemudian mulai kejang.
" kuda no 1 menang itu kuda pilihan gadis kecil. selamat atas kemenangannya pacuan kuda berakhir. " ucap si bandar
" mana mungkin kenapa bisa begini apa yang terjadi mengapa aku kalah bukanlah harusnya aku menang tidak tidak tidak ini tidak benar. " masih tidak percaya
" terimakasih aku ambil hasil taruhan ini jika bertemu lagi ayo bertaruh lebih besar. " ucap tiara tidak perduli.
" kau hebat rupanya gadi kecil ya ambillah kita bertaruh secara sehat aku menerima ke kalahan ini. sampai jumpa. " pergi di ikuti yang lainnya.
tiara hanya diam mengangguk tampa menjawab membiarkan orang itu pergi.
" nona dirimu hebat menang berturut turut. "
" hanya beruntung saja. ayo pergi ke tempat permainan lain kita lihat apa ada yang bisa bertaruh lebih besar lagi. "
" baik nona ayo biar aku yang membawa ini. "
" dan satu hal lagi han tolong pindahkan seluruh mobil itu ke garasi kita sama seperti yang lalu. "
" serahkan itu pada ku nona. "
." han tempat apa itu. "
" itu arena hidup dan mati nona jika orang yang sudah masuk arena itu tidak ada jalan kembali pilihannya hanya menang atau mati. "
" oh lalu apa mereka juga melakukan pertaruhan han. "
" benar nona para petarung itu di bawa oleh orang orang kaya yang duduk di sana nona. "
" tidak jauh beda dari seblumnya rupanya. "
" ya begitu lah nona. "
" ya sudah ayo ke tempat lainnya saja aku masih tak memiliki petarung untuk bertaruh di tempat ini. "
" baik ayo nona. "
dua jam berlalu tiara kini sudah bermain black Jack setelah bermain dadu. tiara tidak mengalah sama sekali dia terus menang sehingga salah seorang yang merupakan mata mata dari club itu melaporkan kejadian itu pada pemilik club black rose
__ADS_1
" nya ini gawat kita benar benar rugi besar seorang gadis remaja secara terus menerus menang kini kerugian kita sudah menembus angka 700 triliun. "
" apa..... sia orang itu tunjukkan padaku. " ucap nyonya pemilik club
lasungsaja nyonya itu melihat monitor yangbmenunjukkan kini tiara tengah bermain black Jack di meja no 1.
" ini tak bisa di biarkan bawa dia ke ruangan khusus kemudian katakan pada yang lainnya malam ini club tutup lebih awal. "
" baik nyonya. "
kembali pada tiara yang baru saja memenangkan permainan dia di temui seseorang meminta tiara untuk menemui seseorang yang penting dari club black rose.
tanpa berpikir panjang tiara ikut saja bersama dengan han. sperfinya tiara dari sana club mengumumkan jika tutup karena ada sesuatu yang terjadi
di dalam ruangan khusus tiara dan han kini tengah duduk berhadapan dengan nyonya dari pemilik lack rose.
" selamat datang di tempatku maaf menggangu waktu mu. langsung saja pada intinya karena ku tidak suka berlama lama, karena dirimu yang secara terus menerus menang tempatku mengalami kerugian jadi demi kenyaman dan keamanan nona muda lebih baik segera serahkan saja hasil kemenangan nona. "
" aku mendapatkan dengan cara bermain dan kau memintanya begitu saja apa kau pikir aku anak anak kecil yang mudah di ancam. "
" oh lalu apa nona muda ingin bermain. aku hanya menawarkan cara cepat mengapa harus dengan cara lama. "
" aku juga sama dengan mu tidak ingin rugi aku telah bersusah payah kau yang menerima hasilnya. "
" hahaha baik baik ayo bermain saja jika begitu sepertinya juga tak elok bagi seorang ketua sepertiku ini mengancam seorang anak muda. "
" hah jangan berpidato aku malas mendengarnya jika dirimu memiliki kemampuan langsung saja. "
" jaga ucapanmu nona kau di tempatku saat ini aku bisa langsung membunuhmu kemudian membuangmu hingga tidak ada yang bisa menemukan mu lagi. "
" lalu apa aku takut aku tidak takut sama sekali sudah lah kau ingin bermain atau ingin membungkus. "
" baik ayo main. " dengan muka penuh kemarahan dan kesal dengan kata kata yang tiara lontarkan
permainan pun diulai kini sudah memasuki putaran ke lima dan tiara kalah secara terus menerus. nya itu tampak senang dan tersenyum jahat pada tiara.
tiara sendiri hanya santai santai saja tidak menunjukkan kekecewaan atas kekalahnnya.
han sendiri mulai khawatir melihat keadaan seperti itu han takut nina nya itu kalah.
putaran ketujuh tapi tiara masih saja kalah kini semua kerugiannya sudah kembali nyonya itu terus tersenyum jahat.
__ADS_1
" bagai mana apa masih ingin di lanjut. "
" lanjut saja uangku masih banyak jika hanya bermain kecil seperti ini. "