
" kau begitu lemah pak tua. tapi kau hebat tidak langsung mati karena pukulan tadi. " ucap Queen yang mendekat lalu duduk di sebelah si tua.
" kau akan akan menyesal telah melakukan ini. " ucap si tua dengan suara berat karena ke sakitan juga di mulutnya penuh darah.
" aku tidak pernah menyesal menghabisi orang sepertimu pak tua. "
" kau iblis yang nyata. "
" hahaha...... jika aku iblis lalu dirimu apa. "
" ingat ini kota suzan akan hancur karena mu kau penyebabnya. "
" ya biarkan saja bukan urusanku. jika mereka datang padaku makan mereka akan sama seperti mu pada akhirnya. "
" jumawa..... "
" hah ya sudah aku akan mengantarkan kematianmu saat ini. "
Queen tiba tiba saja mengeluarkan jarum kemudian Queen menusukkannya tepat di perut si tua itu.
" apa yang kau lakukan. "
" mengantar kematianmu. " ucap Queen kemudian melepaskan jarum itu dari tubuh si tua segera saja itu bereaksi. pak tua itu segera melebarkan matanya karena tiba tiba saja masa ototnya menjadi tidak ada tapi rasa sakit yang teramat sakit begitu terasa di seluruh tubuhnya.
" kau akan matu dalam waktu 1 jam makan nikmati masa masa hidupmu itu pak tua. "
" aaaahk..... tolong bunuh aku ini terlalu sakit....... aaaahkk...... "
" itu hadiah dariku untuk mengantar dirimu pergi. "
tiara kemudian mengalihkan pandangannya pada empat orangnya yang sedang bertarung dengan pihak musuh. tiara melihat han begitu menggila dalam pertarungan seperti meluapkan emosi.
sedang hana yang terlihat serius tapi sebenarnya santai sudah dua orang yang mati di buatnya.
sekitar 1 jam 10 musuh itu pun tumbang dan mati erika dan yang lainnya segera menghampiri tiara.
" nona. " ucap mereka bersama
" ayo kembali. "
" baik nona. "
" nona tunggu aku menemukan sesuatu. " ucap salah seorang penggali makam yang berlari keluar dari kelompoknya karena sedikit terlambat.
tiara yang di panggil pun segera berbalik ke arah orang itu melihat apa yang di temukan oleh orang itu
" aku menemukan buku ini nona tapi aku beberapa kali melihat aku tidak mengerti dengan tulisan buku ini. "
" coba ku lihat. " ucap tiara
segera orang itu memberikan buku yang di temukan pada tiara. tiara melihat sejenak kemudian sedikit membolak balik lembaran buku.
" oh ini hanya manual teknik saja, aku akan mempelajari ini lalu akan aku ajarkan pada kalian aku rasa ini cocok untuk kalian. " ucap tiara pada penggali malam
" silahkan nona. " ucap orang yang menemukan buku.
" nona ada lagi di bagian ruangan bawah tanah kami banyak menemukan senjata dan juga 3 peti emas murni berbentuk batangan. "
" oh benarkah. sepertinya mereka memang bukan orang biasa. " ucap tiara.
" ayo kita bersihkan tempat itu dari pada hanya di tumpul lebih baik kita bawa. " ucap tiara.
semua orang tampak bahagia dan bersemangat tiara pun meminta orang yang mengatakannya tadi untuk menunjukkan letak ruangan itu.
" untuk mu han pulanglah lukamu sudah parah. " ucap tiara
" aku baik baik saja nona. "
" tidak aku minta pulang sekarang. "
" baik nona. " han tidak membantah lagi karena memang benar dirinya sudah sangat kesakitan.
" nona aku akan mengantar gan. " erika.
" ya pergilah. "
kemudian han dan erika pergi dari tempat itu. ketika erika akan membantu han han menolaknya.
__ADS_1
" mari biar aku bantu han. "
" tidak erika aku bisa sendiri terimakasih. "
" oh baik lah. "
kemudian keduanya berjalan masing masing. han berusaha untuk tidak lagi dekat dengan erika agar rasanya pada erika cepat hilang. tapi han tidak bermaksud untuk bermusuhan hanya untuk sementara menjaga jarak.
di dalam mobil dalam perjalanan tidak ada pembicaraan han hanya duduk memejamkan mata sedangkan erika fokus menyetir.
" han. "
" ya. "
" apa kau baik baik saja han. "
" ya. "
" han. aku benci padamu. kau bodoh. "
..................
" apa salahku mengapa erika benci dan apa bodohnya aku dasar tidak jelas. "
" han. "
" ya. "
" apa kau begitu dingin pada wanitamu han. "
" ya. "
" ya sudah jika begini aku tidak ingin jadi wani mu lagi. "
" ter........
erika apa yang barusan kau katakan. "
" yang mana. "
" yang baru saja ini erika. "
" tidak ada han. "
" ya. "
" ya "
" ya han. " erika menoleh ke arah han.
" katakan apa yang barusan kau katakan. "
" bukankah kau tak peduli han. "
" menepi sekarang. "
" ada apa. "
" menepi. "
" tidak. "
" oke oke oke. kau pemaksa yang handal han. " erika segera menepikan mobil tepat di jalan sepi di bawah sinar lampu jalan.
han yang tau jika mobil sudah berhenti segera keluar. erika yang bingung dengan han mencoba untuk ikut keluar.
saat erika sudah keluar dan akan menutup pintu han Tiba tiba saja datang menutup pintu kemudian mengunci tubuh erika di mobil sehingga mereka sangat dekat dan intim.
" han apa yang kau lakukan. "
" katakan pada ku apa yang kau ucapkan tadi erika. "
" ya baik lah. kau bodoh. "
" bukan
" aku benci padamu. "
__ADS_1
" bukan yang itu. "
" yang mana han. "
han mendekatkan wajahnya ke wajah erika sangat dekat. " katakan erika jika tidak. "
erika yang tidak menyangkal akan hal itu di buat terpaku dan gugup jantungnya berdetak sangat kencang. apa lagi nafas han begitu terasa menerpanya.
" aku wanitamu han. "
" katakan lagi. "
" aku wanitamu han. "
han tersenyum lebar tidak mengatakan apa apa lagi pada erika erika yang melihatnya merasa di permainkan membuatnya sangat emosi sehingga mendorong han kemudian menendang keras perut han.
han yang tidak siap dan juga tidak menyangka akan mendapat serangan membuatnya terpental mundur.kemudian jatuh terkapar.
" kau bajingan han kau mempermainkan ku. " kemudian erika kembali ke dalam mobil.
tapi erika merasa aneh han tidak juga kunjung kembali ke mobil malah masih terbaring di tanah.
erika membuka kaca mobil dan meneriaki han. " han jangan bersandiwara aku tidak akan percaya dengan itu ayo bangun jika tidak akan aku tinggal. "
.................
" han. "
.. ...........
" han. ....... ya sudah selamat tinggal aku pergi. " erika pun pergi mengemudikan mobil.
" haha rasakan itu han memang nya aku mudah di tipu itu tidak akan terjadi lagi. "
sekitar sepuluh meter erika melihat spion tapi tidak ada han mengejar mobilnya. erika masih menghiraukan dan terus mengemudikan mobil tapi matanya terus melihat spion. dan erika masih saja tidak melihat han.
erika segera mengerem menghentikan mobilnya menunggu sebentar tapi memang benar han tidak mengejarnya. perasaannya mulai aneh dan tidak enak. segera erika kembali mengemudikan mobil untuk kembali.
saat sudah tiba erika masih melihat han yang masih terbaring dengan posisi yang sama.
" han kau hebat bisa memaksaku kembali. ayo aku akui aku kalah. segeralah kemari kau terluka harus segera di obati. "
............. tapi han tak memberikan respon apapun
" han ayo. " perasaan erika semakin tidak nyaman
" han"
...........
erika segera turun dari mobil berlari ke arah han yang berbaring. ketika tiba di sana erika di buat terkejut karena han sudah sangat pucat sangat pucat.
erika pun segera duduk sembarangan memeriksa han. tapi erika di buat terkejut karena han begitu dingin.
segera erika membangunkan han dengan mengguncang dan memanggil namanya.
"han..... han... han bagun han..... aku minta maaf...... han yo bangun.. "
erika melihat ke seluruh tubuh han dan menemukan sesuatu yang aneh di balik baju han. yang di dapat dari baju salah satu penggali makam
erika segera melihatnya rupanya itu luka tembak di bagian perut han semakin banyak mengeluarkan darah. erika di buat panik karenanya karena tanpa sadar tadi erika menendang bagian perut han.
erika segera memangku kepala han.
" han bangun han. maafkan aku han ayo bangun jangan tinggalkan aku han. han. "
erika terus memanggil nama han dan sesekali memukul pipi han.
" han bangun. bangun han jangan mati bagai mana denganku. bukankah kau menyukaiku dan aku sudah menjadi wanitamu. han bangun. "
tapi han tidak men jawab.
erika memeriksa nafas han dan erika di buat mematung karena nafas han sudah tidak lagi terasa. erika yang merasa tidak percaya segera memeriksanya lagi.
" han kau tak boleh mati.... kembalilah han jika kau mati bawalah aku juga bagai mana bisa kau pergi sendiri han bangun. " air mata erika sudah tak terbendung lagi di pikirannya hanya han dan kematian dunianya terasa hilang.
" han ku mohon kembali lah. " ucap erika dengan suara lirih dan sesegukan kali ini erika benar benar sedih.
__ADS_1
" han jika kau tidak bangun aku akan menyusul mu... han.... "