
airin yang melihat itu merasakan aura jahat yang sangat pekat tapi airin masih berusaha tenang dengan melakukan pembicaraan terlebih dahulu.
" halo..... paman...."
" hahaha bocah cantik yang menarik aku pikir seorang yang hebat akan melahirkan anak yang hebat pula tapi kau hanya bocah biasa. " pandangan penuh jijik pada airin.
" apa maksud mu paman aku tidak mengerti. "
" hahaha dasar anak bodoh. " ucap darwin.
" hey paman aku tau kamu sedang berniat buruk pada mama kan. kamu jadikan aku sebagai kelemahan mama kan. paman meski aku bocah aku juga tidak bodoh aku bisa membaca 10 buku hanya dalam 1hari dan aku bisa mengingat semua yang aku baca aku hebat kan. " jelas airin pada darwin untuk menunjukkan jika dirinya hebat.
" hebat.... itu sudah biasa dan tidak berguna juga kamu dengan mudah akan mati jika hanya dengan kemampuan itu. " ucap darwin menghina airin.
tapi airin masih bersikap anak usia lima tahun airin masih mengulur waktu karena airin merasa orang yang ada di depannya bukanlah orang yang bisa. airin memiliki kemampuan yang mempuni yang di ajarkan tira tapi pengalamannya masih kurang. itu hanya akan membuat dirinya kesulitan dan bagian terparahnya mati.
" sabar airin orang ini bukanlah suatu yang mudah untuk kamu hadapi pengalamanmu masih tidak ada, tenang..... tenang..... tenang....." ucap hati airin.
airin kemudian mengingat sebuah kata kata tua tapi selalu menjadi motivasi untuk dirinya
"pengalaman adalah guru terbaik untuk mu. "
" paman kata mamaku aku hebat tapi mengapa paman bilang biasa saja, bahkan ayahku saja tidak bisa mengalahkan kemampuanku. " ucap airin bersikap keras kepala tidak mau kalah.
" itu karena ayahmu yang bodoh. hahaha.... hahaha... haha.... " ucap darwin kemudian tertawa di ikuti semua orang yang ada di sana.
" paman jangan menghina ayahku. " ucap airin dengan suara cemprengnya berteriak.
" kenapa..... " ucap darwin.
" karena dia ayahku. " ucap airin tidak takut.
" lantas. " tenang darwin.
" lantas.... eeee.... lantas..... eeee. " airin membuat dirinya seperti bingung untuk menjawab.
sedangkan di sebuah parkiran bawah tanah iring iringan mobil baru saja tiba merek memarkirkan mobil dengan rapi lalu seorang wanita cantik keluar dari mobil di ikuti orang yang ada di mobil lainnya.
" han.... tempat ini.... "
__ADS_1
" benar sekali nona ini merupakan pasar gelap dulu kita pernah mendatangi tempat ini untuk membasmi kecoa yang bersarang di dalam sini. " ucap han mengenang masa lalu saat datang bersama tiar.
" oh ya itu benar sudah lama sekali rupanya. aku tidak menyangka akan kembali ke tempat ini dan akan membasmi musuhku yang rupanya bersembunyi di sini. " ucap tira.
" sayang tempat ini adalah tempat terlarang. tidak banyak yang datang ke tempat ini. kamu begitu hebat selain datang kamu juga melakukan propaganda di dalamnya. " ucap tristan.
" hah tempat kecil ini bukan suatu yang sulit untukku dulu tapi sekarang entah lah. " balas tiara.
" kalian siapkan diri kalian saling membantu jangan egois apa kalian mengerti. "
" kami mengerti nona. " ucap seluruh orang yang ikut dalam kelompok tiara.
segera han membukakan pintu setelah pintu terbuka tiara dan tristan lebih dahulu masuk di lanjutkan di ikuti dengan yang lainnya. tiara yang sudah di dalam mulai merasakan aura kegelapan yang pekat.
" tempat ini tidak berubah masih sama hanya saja sudah tidak seramai seperti dulu. sudah banyak lapak lapak yang tutup. " tiara.
" benar terakhir kali ketempat ini suasananya tidak seperti ini sepertinya sudah banyak yang terjadi selama beberapa tahun ini. " tristan.
tiara terus mengikuti energi yang masih pekat yang di tinggalkan airin bahkan energi kegelapan di pasar gelap ini tidak dapat mempengaruhi energi yang airin lepaskan.
" anak ini terlalu op aku rasa sebagai ibunya bukanlah apa apa nanti jika di sudah tumbuh. " ucap hati tira.
kelompok tiara masih terus menyusuri jalanan hingga memasuki tempat dimana darwin berada di sana sudah banyak berdiri orang orang dari darwin tiara melihat itu sangat banyak bahkan itu lima kali lebih banyak dari orang yang di bawanya.
" hahaha.... halo adik aku pikir kau masih perlu aku hubungi untuk datang ke tempatku.
tapi tidak di sangka kau datang begitu cepat ketempat ku. rupanya kemampuanmu itu bukan hanya sekedar isapan jempol saja. " ucap darwin menyambut kedatangan tiara.
" siapa kau sebenarnya dan apa maksud mu dengan menjadikan target pembunuhan mu aku merasa tidak pernah menyinggung mu. " ucap tiara
" haha... haha... haha... apa kakek tua itu tidak pernah cerita tentang murid jenius lainnya padamu.
hahaha dasar kakek tua. " ucap darwin
" kau apakah kau orang itu orang yang di katakan oleh kakek yang bersekutu dengan kegelapan. " ucap tira sedikit terkejut.
" oh rupanya kakek tua itu memberitahumu. " ucap darwin
" kau adalah murid durhaka tidak tau berterimakasih.
__ADS_1
dan juga kau malah bersekutu dengan kegelapan. apa yang kau dapatkan dari itu dasar manusia iblis. "
" uh kau kasar sekali wanita ja... ng. jangan lupa anakmu ada di tanganku aku bisa membunuhnya kapan saja.
kau bertanya apa yang aku dapatkan. hahaha..... aku mendapatkan yang tak pernah aku dapatkan dari tua bangka itu. hahaha...... " ucap darwin.
" dimana airin anak ku jangan sampai dia terluka maka tempat ini akan hancur dan kau akan mati dengan sangat mengenaskan dan menyakitkan. " ucap tiara dingin karena darwin berani menggunakan airin sebagai ancaman.
" hahaha kau memang kuat dan hebat tapi itu tidak cukup melawan ku yang sudah bersekutu dengan kegelapan. hahahaha"
kemudian darwin menjentik kan jarinya segera dari atas jatuh seorang anak kecil dengan tubuh yang sudah terikat dan tidak sadarkan diri.
" apa itu anakmu yang kau maksud. aku minta maaf harus membuatnya tidur karena mulut kecilnya itu terlalu berbisa membuat telingaku sakit. "
" airin..... " ucap tristan bersiap berlari untuk menolong airin tapi di tahan oleh Queen. yang sudah mulai menguasai tiara.
" jangan mendekat. semua ini tidak sesederhana itu. " ucap Queen.
" tapi itu anak kita. bagai mana caraku bisa tenang saat melihat keadaannya. " ucap tristan masih berusaha untuk mendekat tapi masih di tahan oleh Queen.
" apa kamu lupa dia anakku dia sama sepertiku jadi tenang lah kita buat ini mudah oke kendalikan dirimu. " ucap Queen melalui telepati yang terdengar jelas di kepala tristan.
" hahaha.... sudah berhentilah drama sedih kalian karena kalian semua akan aku buat mati bersama sehingga menjadikan aku yang terkuat. hahahahaha........ " ucap darwin mengejek.
" kalian semua yang ikut dengan ku hari ini kita akan berpesta jadi jangan pernah menahan kekuatan kalian. dan ingat ini orang itu adalah urusanku jadi jangan pernah mendekat atau menolongku kalian mengerti. " ucap dingin Queen. "
semuanya setuju dengan apa yang di katakan Queen tristan walau berat masih setuju karena tristan tau kemampuan tiara.
" *airin sayang apa airin dengar mama. " ucap Queen melalui telepati.
" mama airin baik baik saja airin hebat kan ma. " ucap airin membalas.
" airin hebat sayang. airin dengar mama baik baik. airin teruslah seperti itu tapi bantu juga yang lainnya saat pertarungan ini sudah pecah dengan energi yang airin buat karena sepertinya orang itu tidak bisa melihat energi yang airin buat. " ucap tiara.
" iya airin mengerti mama. " ucap airin.
" bagus sayang. kita akan bermain kucing harimau. " ucap tiara
" hehe. airin suka ma. " ucap airin*.
__ADS_1