Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
BAB 11


__ADS_3

tiara pergi setelah itu dari lokasi menghilang di kerumunan dan dia segera menuju ke bagian fashion untuk mengganti pakaian.


setelah melihat lihat beberapa toko tiara akhirnya memasuki salah satu toko.


" selamat datang di toko kami ada yang bisa saya bantu. " ucap ramah pelayan


" untuk saat ini aku juga masih bingung ingin membeli yang mana jadi aku ingin mencari dahulu. "


" oh silahkan kan nona mari kubantu. "


tiara mulai berkeliling melihat lihat yang ada di toko itu setiap kali dirinya merasa bagus akan mengambilnya hingga setengah jam kemudian baju yang di pilihnya sudah mencapai 50.


" kurasa ini sudah cukup. ayo aku ingin membayarnya. "


" mari nona saya antar ke kasir. "ucap pelayan itu tak menyangka jika tiara bisa membeli banyak pakaian yang harganya mencapai ratusan dollar.


" ya "


kasir yang melihat juga tak percaya dengan yang di lihatnya tapi dia berusaha untuk tenang dan terus mentotal seluruh belanjaan tiara.


" nona total keseluruhan nya. 80.785 dollar. nona ingin menggunakan cash transfer atau scant. "ucap pelayan itu


" aku scant saja agar cepat. " lalu tiara pun mengarahkan ponselnya ke arah mesin scant, beberapa detik kemudian proses selesai.


" silahkan nona ini tanda terimanya. "


" apa di sini ada ruang ganti. aku ingin mengganti pakaianku. "


" ada nona mari kuantar.


setelah itu tiara pun mengikuti pelayan yang mengantarnya ke ruang ganti sedangkan di kasir sedang terjadi perbincangan hangat.


" untung saja aku tak meremehkannya. "


" benar penampilan sederhananya tak dapat mengukur ke kayaannya. "


" ya aku sempat ingin menegur ketika pembayaran tadi tapi ketika melihat pembayaran itu berhasil aku tak menyangka bahwa itu akan berhasil. "


pembicaraan mereka terus berlanjut, tiara masih di kamar ganti. setelah beberapa saat tiara keluar.


" maaf boleh aku bertanya. "


" silahkan nona. "


" apa barang barang belanjaanku bisa dikirim. aku tak membawa mobil. "


" tentu saja nona kami bisa antar barangnya nona hanya perlu meninggalkan alamat. "jelas pelayan itu.

__ADS_1


akhirnya tiara pun keluar dari zona itu setelah menyelesaikan prosedur pengiriman di toko tempatnya berbelanja.


tiara berlanjut ke bagian toko sayuran karena Queen ingin melakukan sesuatu yang berhubungan dengan sayur.


setelah semua selesai dan barang belanjaan tiara semunya di kirim jadi tiara hanya pulang dengan membawa badan saja.


sesampainya di rumah erika lansung menyambut kedatangan tiara.


" nona muda sudah kembali. "


" ya.. erika bisa bantu aku menyiapkan air hangat aku ingin berendam. sepertinya akan nyaman setelah seharian berkeliling. "


" baik nona akan segera ku lakukan. aku permisi. "


" ya pergilah panggil aku jika sudah siap aku di halaman depan. "


" baik nona. "


erika segera pergi menuju kamar tiara untuk menyiapkan air di tempatnya berendam. sedangkan tiara sedang melakukan latihan olah diri untuk mengembangkannya.


" aku merasa gerakan yang kakek ajarkan bukan keseluruhan dari gerakannya. aku sudah melatihnya sekian tahun masih tak menemukan gerakan yang hilang itu. "


kemudian tiara mulai melatih lagi dan kali ini lebih fokus dari biasanya. tiara juga mulai mengembangkan gerakan dengan mingikiti alam sehingga tiara merasa kosong dan mulai bergerak tanpa di perintah otak tubuhnya bergerak seperti bertarung menari bertarung menari secara bergantian gerakannya begitu indah dan anggun. hingga setelah beberapa saat tiara mulai kembali menguasai dirinya.


"Queen apa yang baru saja terjadi. apa ini yang di maksud kakek dengan puncak dari olahraga diri seakan menyatu dengan alam. "


" ayo kita coba. aku penasaran. " tiara pun mulai mencoba memfokuskan dirinya dengan alam sekitar untuk menyatukan dengan alam.


tak butuh waktu lama tiara benar benar menyatu dengan alam tubuhnya terasa ringan dan tiara mulai memperaktekkan banyak hal mulai dari memikirkan bola energi untuk tercipta di tangannya dan benar saja di tangannya tercipta bola energi seperti angin.


setelah itu tiara mengambil ranting pohon kemudian mengalirkan energinya pada ranting itu dan memukulkannya pada batu alahasil batu itu terbelah dengan rapi menjadi dua bagian.


" Queen lihat ini keren aku seperti superhero saja. "


" ya itu hebat ku akui pak tua itu hebat beruntungbl dirimu di ajari oleh orang seperti dia.


tak lama tiara merasakan kehadiran seseorang yang tak asing di gerbang segera tiara berlari ke arah gerbang.


benar saja kakek yang di bicarakannya datang sungguh ke ajaiban tiara tak pernah memberi tahukannya tentang rumah ini kepada kakek.


" kakek dirimu di sini. ayo kedalam ikut denganku kek. "


" tidak tiara di sini saja. selamat atas pencapaian mu kakek senang akhirnya dirimu sudah sampai di tahap puncak di mana itu sangat sulit tapi dirimu sudah berhasil. "


" ah kakek sudah tau rupanya kakek benar benar tak berubah selalu mengetahui apapun. "


" tiara ingat pesan kakek ini - padi yang semakin berisi akan semakin menunduk - ingat itu jangan menjadi pohon kelapa karena mudah di sambar petir jangan pernah menjadi rumput karena sering di injak injak jangan menadi tanah karena tanah ada di bawah telapak kaki kita jangan pernah menjadi air karena air hanya bisa mengikuti tak pernah ada perubahan. "

__ADS_1


" tiara paham kek akan selalu tiara ingat itu kek. "


" bagus lakukan apapun jika itu benar. tapi jika salah jauhi lah. kakek pergi dahulu masih ada yang harus kakek kerjakan. "


" baik kek silahkan, sering seringlah datang tiara senang jika kakek datang. "


tapi kakek itu tidak berbicara atau menoleh dia terus berjalan dan hanya tersenyum.


melihat hal itu tiara pun berbalik untuk kembali. sesampainya di pintu ternyata erika sudah menunggu.


" nona airnya sudah siap, apa ada hal lain yang perlu ku lakukan. "


" sebenarnya tidak ada hanya saja jika ada seorang yang mengantarkan sesuatu jika aku belum keluar dari kamar tolong dirimu yang Terima atas nama ku. "


" bai nona. "


" ya sudah aku pergi. "


setelah itu tiara pun pergi menuju kamarnya, untuk berendam.


sesampainya di kamar tiara pun melepas setiap kain yang menutupinya kemudian menaruhnua di keranjang.


setelah itu tiara berjalan ke arah kamar mandi.


" sepuluh tahun di hutan rasanya terlalu sebentar. siapa sebenarnya kakek dia begitu misterius sepuluh tahun aku bersama di hutan tapi tak mendapatkan apa apa tentang kakek. "


tapi tiara tak ambil pusing orang sebaik kakek tak perlu di ketahui asal usulnya. karena bagi tiara kakek itu adalah orang yang spesial.


berali pada erika, yang sudah standby menunggu seseorang yang di katakan tiara.


lama dari percakapan tiara dan erika datang seorang dengan membawa mobil mewah edisi terbatas.


segera saja erika berjalan menghampiri orang itu.


" permisi apa dirimu pemilik rumah ini, apakah alamat ini sesuai. aku dari mall terbesar di kota suzan mengantarkan mobil ini. "


" aku hanya pelayan di sini. ya ini alamat rumah ini. ya silahkan nona sudah ber pesan padaku untuk menerimanya. "


" bisa tunjukkan tanda terimanya untuk di tanda tangani. "


" tentu silahkan. "


setelah itu salah satu petugas pun menanda tangani tanda Terima itu kemudian menyerahkan kepada erika untuk tanda tangan juga.


" baik ini sudah selesai kami pergi. sampai jumpa. "


setelah itu satu persatu barang milik tiara pun datang. dan prosesnya sama seperti sebelumnya.

__ADS_1


__ADS_2