Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
BAB 46


__ADS_3

tiara segera memulai proses akupuntur untuk menghentikan darah orang itu agar tidak terus keluar dari lukanya.


" *tuan aku akan memulai proses pengobatan pendarahan. anda bisa berbicara mengenai nama anda dan lainnya agar anda bisa rileks. jika tidak anda bisa diam saja tak apa asalkan rileks. "


" ya aku mengerti. " ucap si korban mulai berbicara


tiara menyanggahinya dengan ramah dan tulus. selang tiga menit semuanya sudah beres dan suara ambulan mulai terdengar.


" tuan pendarahan anda sudah sembuh teruslah jaga kesadaran anda dan saat di rumah sakit katakan semua yang anda rasakan. "


" baik terimakasih. " ucap si korban bersamaan dengan petugas yang datang tiara segera berdiri memberikan tempat untuk petugas yang datang*


" wah hebat juga kerjamu bisa menangani kondisi seperti ini. " ucap salah satu petugas yang rupanya dokter.


" eh maaf itu bukan aku yang melakukannya tapi dia. " menunjuk ke arah tiara yang berdiri


" eh dimana dia baru saja di sini. "


" siapa dimana. "


" entahlah baru saja dia di sini tapi entah kana dia pergi. "


" ha ya sudahlah kurasa dia dokter yang sangat hebat. "


" apanya yang dokter dia hanya seorang gadis muda berumur sekitar 18 sampai 20 tahunan. "


" apa.... apa kau serius. jangan membual denganku. "


" jika itu hanya aku mungkin dirimu tidak percaya tapi semua orang yang ada di sini melihatnya. "


semua orang pun mengangguk menandakan jika mereka sependapat dengan apa yang di katakan oleh orang itu.


" jika begitu dia begitu hebat. "


" ya. "


setelah itu korban segera di larikan ke rumah sakit untuk segera mendapat penanganan lanjutan.


tiara sendiri sudah di mobil duduk santai menunggu lalu lintas kembali normal lagi. tak lama kemudian penantian tiara usai karena lalu lintas kembali normal kembali.


tiara pun memutuskan kembali saja karena merasa sudah cukup hari ini.


" ternyata selain dunia ini kejam ada juga orang bodoh yang sok pintar. dunia yang sangat sangat kacau jika sering seperti ini maka angka kematian akibat kebodohan juga akan meningkat menyamai angka kematian akibat dibunuh. " hati tiara berbicara mengingat dia kejadian yang di lihatnya.


tiara melajukan mobilnya untuk kembali pulang karena hari sudah mulai gelap menandakan malam akan segera tiba


...****************...


sedangkan erick yang saat ini tengah berkendara bersama putrinya yang baru saja di jemput nya dari campus tempat dia belajar.


" ayah tumben sekali menjemput ku biasanya ayah selalu sibuk menangani kasus apa lagi kasus belakangan ini yang menghebohkan jagad dunia sosial. "


" ya ayah saat ini sudah memutuskan untuk berhenti saja ayah ingin menghabiskan sisa usia ayah bersama putri cantik ayah yang satu ini. "

__ADS_1


" apa mengapa ayah berhenti ayah begitu keren ketika tampil di tv. "


" ya usia ayah sudah tidak muda lagi sayang itu menghambat kinerja ayah. lagi pula dari atasan sudah mendatangkan seorang pengganti sebelum ayah mengajukan surat pemunduran diri. "


" oh seperti itu rupanya, lalu sekarang apa yang akan ayah lakukan setelah berhenti bekerja. "


" entahlah mungkin bertani atau berkebun atau juga bisa berjualan ice cream. "


" hmmm aku terserah ayah saja bagiku yang terpenting ayah ada bersamaku saja aku sudah senang. "


" hahaha baik baiklah sekarang kita akan mampir kemana atau langsung saja pulang ke rumah ibumu. "


" aku pulang ke rumah bersama ayah saja. aku sudah mengatakannya pada ibu dan ibu setuju. "


" ok kita pulang ke rumah mau masak sesuatu untuk malam ini. "


" boleh. "


" hahaha ayo kita belanja. "


" apa. " sang anak tak percaya jika dirinya masih harus belanja.


" hahahahahaha. " tapi kemudian keduanya tertawa bersama


......................


di rumah sakit tempat korban kecelakaan berada lebih tepatnya di ruang UGD korban itu tengah berbaring dengan selang infus dan selang kantong darah menancap padanya keadaannya kini sudah mulai stabil dan nyawanya tidak terancam kembali


" menurut keterangan pasien orang yang menolongnya itu adalah seorang gadis muda yang mengenakan penutup wajah. "


" pasien juga memperkirakan umur dari gadis itu tak lebih dari dua puluh tahun. "


" iya tapi siapa gadis ini dia begitu hebat mampu menggunakan akupuntur di usia yang begitu muda. "


" ya aku di buat penasaran olehnya. "


" ah apa kalian tidak mengetahuinya bahwa ada video amatir yang menunjukkan waktu gadis itu menyelamatkan pasien itu.


"


" di mana coba biarkan kami melihatnya orang itu sungguh membuat penasaran. "


" ini ini cobalah lihat. "


" wah dia memang masih gadis remaja tapi benar memiliki keahlian yang luar biasa. "


" iya coba lihat sebegitu tenang dia menghadapi keadaan. "


" betul sekali lihat dia begitu tenang saat menusukkan jarum jarum di tubuh si pasien seperti sudah sering melakukannya. "


" iya benar sekali ternyata kota ini memiliki seorang dengan keahlian tinggi dalam bidang kedokteran dan pengobatan. "


omongan itu terus berlanjut seakan menjadi jajanan hangat menemani pekerjaan para dokter.

__ADS_1


...****************...


kini tiara sudah tiba di rumah dia tidak bertemu siapapun di rumah ketika sampai karena erika han dan Sintia berada di ruang senjata sedangkan iris ada di ruang komputer di ruang bawah tanah.


" sepertinya mereka sibuk, lebih baik aku juga menyibukkan diriku juga dengan menempa kedua batu ini dan akan ku lelang. "


segera tiara pergi menuju kamarnya untuk bersiap menempa dua batu yang rencananya akan di lelang besok.


setibanya di kamar tiara segera meletakkan batu itu di lantai tiara juga duduk di lantai. kemudian tiara mulai memadatkan energi di sekitarnya agar dapat menghancurkan permukaan luar yang melapisi batu giok di dalamnya.


lebih dari 30 menit menempa dengan hati hati agar tidak merusak bagian batu giok nya akhirnya penempaan itu selesai dan tiara begitu puas dengan hasilnya meski lama prosesnya tapi sebanding dengan yang di dapatnya.


" wah wah bukankah batu ini batu yang begitu langka yang di katakan paman itu tadi dan aku mendapatkan dua sekaligus. jika begini aku akan menjadi orang kaya mendadak hanya karena batu. sungguh keberuntungan ku itu sangat baik. jika saja tadi aku memotongnya di sana mungkin akan terjadi kehebohan dan itu akan menyulitkan ku. " ucap tiara merasa sangat beruntung


" baik sekarang simpan dulu di sini sepertinya tubuhku perlu mandi sekarang untuk bersiap aksi yang akan di lakukan malam nanti. "


segera tiara pergi meletakkan batu di lemari kecil di samping tempat tidurnya, setelah itu tiara segera saja ke kamar mandi untuk melakukan ritual mandinya.


malam sekitar pukul 7 malam tiara dan semuanya melakukan makan malam bersama seperti biasanya.


setelah beberapa menit acara makan malam telah selesai.


" apa ada sesuatu yang ingin kalian sampaikan padaku. " tanya tiara


" nona aku akan menyampaikan sesuatu. " iris


" ya silahkan iris. "


" nona tugas yang nona berikan padaku tentang josep Wijaya sudah selesai semua datanya sudah tersimpan dan juga aku sudah berhasil meretas seluruh akun banknya termasuk perusahaannya. "


" bagus selanjutnya buat dia frustasi dan pusing dengan cara. transfer seluruh uang perusahaan pada akun bank miliknya. kemudian seluruh uang yang ada di akun banknya kuras habis. "


" siap nona itu mudah. " iris


" bagus .... lalu apa ada lagi yang lainnya


" aku nona. " Sintia


" ya Sintia katakan. "


" bisakah aku berlatih beladiri agar aku bisa berguna seperti kak erika. "


" oh tentu saja bisa di mana dirimu akan belajar. "


" itu aku juga tidak tau nona. "


" baiklah nanti akan ku atur untukmu. "


" Terima kasih nona. "


" ya. "


" baik aku akan kembali ke kamar dahulu. " ucap tiara meninggalkan ruang makan

__ADS_1


__ADS_2