
MALAM HARI
" erika Sintia kalian sudah datang. "
" ya nona. " bersamaan
" kemari dan duduklah saja terlebih dahulu. "
" baik nona. " segera erika dan Sintia duduk mengikuti perintah tiara
" bagai mana perkembangan latihan kalian sampai saat ini. " tanya tiara setelah erika dan Sintia duduk. "
" aku masih tertahan di set ketiga nona. " erika
" aku juga sama nona. " Sintia.
" bagus itu sudah lumayan menurutku. nah sekarang aku meminta kalian datang aku akan mengajarkan teknik bertarung kuno yang sangat kuat dan hebat jika kalian menguasainya secara sempurna serta kalian juga bisa lebih peka berkali kali lipat. "
" benarkah nona apa ada hal semacam itu. " Sintia
" kau buktikan sendiri saja sintia. "
" ah baik nona aku siap. " erika
" sekarang duduklah seperti bermeditasi kemudian pejamkan mata kalian aku akan membawa kesadaran kalian ke suatu tempat di mana waktu di sana akan bergerak lebih cepat dari di sini sekarang. "
setelah mengatakan itu tiara mulai melakukan pemindahan kesadaran ini tiara lakukan pertama kali untuk membawa seseorang biasanya dia melakukan itu sendiri. setelah cukup lama melakukan proses pemindahan kesadaran tubuh ketiganya hanya seperti kerangka kosong dengan duduk bermeditasi.
di tempat lain yang bisa di sebut dengan ruang dan waktu kini ketiganya sudah ada di tempat itu dengan posisi yang sama seperti di dunia nyata.
tiara yang sudah sadar jika sudah sampai mulai membuka matanya kemudian melihat sekitarnya yang sudah berubah yaitu tempat yang biasa di datangi oleh tiara saat berlatih sendiri.
" kalian berdua bisa buka mata sekarang kita sudah sampai. " ucap tiara membangunkan erika dan Sintia.
erika dan Sintia yang mendengar suara tiara meminta mereka untuk membuka mata segera saja membuka mata dan memperhatikan sekitarnya yang hanya bernuansa hitam dan ungu dengan bintik bintik putih seperti bintang yang begitu banyak.
" nona apa ini tempat yang di maksud. " ucap erika
" ini sungguh indah aku merasa nyaman di sini. " Sintia
" ya ini tempatnya kalian akan berlatih di sini sampai kalian benar benar bisa menguasai ilmu beladiri kuno ini. "
" tempat apa ini nona. " erika
" sebut saja ruang dan waktu. "
" wah apa kita ada di dunia novel nona. " sintia
" ini hanya alam bawah sadar saja kita tidak berpindah tempat atau alam. "
" ah tapi ini terlalu menakjubkan nona. " sintia
" sudah sekarang mulai saja berlatih
__ADS_1
" baik nona. "
" baik nona. "
" sekarang kalian cukup diam dan perhatikan saja aku akan membuat rekaman latihan untuk kalian agar mudah mengingat dan meniru terlebih kalian bisa memahami. "
" baik nona. " ucap mereka setuju
kemudian tiara mulai memejamkan matanya bernafas dengan teratur tak lama membuka kembali matanya dan melakukan gerakan beladiri kuno yang sebelumnya sudah tiara pelajari.
setiap gerakan yang di lakukan tiara akan meninggalkan jejak transparan yang terus bergerak berulang ulang. tiara terus melakukan nya sampai gerakan terakhir.
" wah gerakan nona begitu indah dan sempurna. " Sintia.
" nona sungguh hebat. " erika
" sudah jangan katakan apa pun lagi lihat itu kemudian pahami dan tiru setelah itu kita praktek. "
" baik nona. "
erika dan Sintia mulai serius melihat jejak gambar bergerak yang di tinggalkan tiara. setelah itu mereka mulai mencobanya bergantian. yang pertama erika kemudian Sintia itu di lakukan secara terus menerus.
" ayo di mana kejeniusan kalian tunjukkanlah. " ucap tiara
dua orang itu yang mendengar tiara berbicara seolah tidak mendengar mereka terus fokus dan berlatih mengikuti gambar bergerak. waktu terus berlalu dua orang itu tidak merasa kelelahan dan berkeringat mereka masih terus bergerak.
setelah cukup lama keduanya semakin mendalami dan memahami teknik bertarung itu. kemudian tiara mengatur semakin cepat pergerakan pada gambar etika yang melihat itu mulai bergerak semakin cepat juga.
segera saja tiara menjentikkan jarinya suasana langsung saja berubah menjadi padang rumput yang luas yang di kelilingi pepohonan rimbun dengan angin yang menyejukkan.
" eh di mana ini. " Sintia
" ini terlalu nyata untuk di katakan kesadaran saja. " erika
keduanya tampak tak percaya dengan apa yang terjadi dan di lihat ini terlalu wow untuk di katakan dan ini sesuatu yang tidak mungkin karena hal hal ini hanya keduanya temukan di novel dan film film anime
" sekarang kalian akan berlatih di sini tanpa gambar seperti sebelumnya. tempat ini sama hanya saja aku ubah suasana dan sudut pandangnya. " jelas tiara
" em baik nona. " ucap erika dan Sintia bersama.
" ayo mulai. "
erika dan Sintia berlatih seprti sebelumnya di bawah pengawasan dari tiara yang tidak pernah melepaskan pandangan matanya dari keduanya. siang berganti malam, malam berganti pagi, pagi berganti siang. terus berganti tapi keduanya terus berlatih.
" berhenti sekarang kalian akan adu tanding keluarkan semuanya jangan pernah di tahan keluarkan niat membunuh kalian. "
" eh benarkah nona. " erika
" ya benar lakukan sesuai dengan apa yang aku katakan sekarang. "
erika dan Sintia tidak lagi banyak bicara keduanya mulai bersiap untuk bertarung keduanya sama sama mulai memunculkan niamembunuh tidak ada keraguan di antara mereka untuk saling membunuh.
tak berapa lama keduanya pun mulai bertarung. pertarungan mereka begitu sengit tidak ada yang mau mengalah. erika atau pun Sintia keduanya menunjukkan kemampuan mereka dalam bertarung.
__ADS_1
keduanya saling pukul saling tendang hingga hari sudah berganti beberapa kali. tapi keduanya masih bertarung tiara juga tidak berniat menghentikan keduanya tiara hanya terus memperhatikan keduanya bertarung.
hingga pada satu titik kaduanya sama sama menendang. tendangan itu membuat keduanya sama sama terlempar jauh kemudian berguling dan terseret.
" kalian berdua sudah cukup jangan lanjutkan. " ucap tiara
erika dan Sintia yang sudah babakbelur sakit di mana mana segera bangkit dan berjalan ke arah tiara.
" nona kenapa berhenti. "
" ya nona ini masih seru dan asik untuk berhenti. "
" apa kalian tidak bisa melihat jika kalian sudah berantakan dan tidak karuan. " ucap tiara
" sudah sekarang lebih baik kita kembali saja. " ajak tiara
" eh iya kita sudah cukup lama di sini. " Sintia
" sekarang kalian lakukan sama seperti saat pertama kali. "
" baik nona. "
sama halnya seperti saat mereka datang mereka kembali melakukan itu untuk kembali tak butuh waktu yang lama kesadaran mereka segera kembali ke tubuh mereka.
tiara yang sudah menyadarinya segera membuka matanya melihat erika dan Sintia yang masih mengeluarkan energi yang banyak seperti api yang berkobar di tubuh mereka.
" hah mereka ini sungguh jenius aku mengajarkan teknik bertarung tapi tubuh mereka menghimpun kekuatan yang kemudian di serap kedalam tubuh mereka. sebaiknya aku tidak mengatakannya sekarang karena terlalu dini untuk mereka tau. " hati tiara
" kalian bikalah mata kita sudah sampai sekarang. "
erika dan Sintia segera membuka mata kemudian melihat sekitarnya rupanya benar mereka sudah sampai.
" eh benar kita sudah sampai. " Sintia
" sudah berapa lama kita di sini ni. " erika
keduanya sama sama melihat ke arah jam yang menunjukkan masih pukul 1.00 dini hari
" wah kita hanya tiga jam. " Sintia
" tapi di sana kita sudah berhari hari ini sungguh luar biasa ini pengalaman yang tidak akan terlupakan. " erika
" apa kalian sudah selesai sekarang bersihkan diri kalian yang penuh keringat itu. " tiara
" eh benarkah. " erika
" ternyata benar baju kita seperti di guyur air. "
ya baju mereka sangat basah sehingga menunjukkan lekuk tubuh mereka sendiri yang begitu sempurna.
" jika begitu kami permisi nona. "
" ya pergilah. "
__ADS_1