Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
169. SIAPA DIA


__ADS_3

" mengapa aku selalu menemukan orang macam mereka yang selalu memandang tinggi diri mereka dengan status keluarga mereka. "


" sudah lah sampah yang tidak pada tempatnya tidak akan pernah berpikir jika dirinya itu sampah. "


" em......


kita kembali ke pondok saja mood ku sudah hilang untuk jalan jalan sekarang. "


" oke. " tristan penuh semangat dan seringai tipis.


tiara tidak akan menyadari itu. " rumah memang tempat yang terbaik untuk kita jadi ayo kembali ke pondok dan kita akan habiskan hari ini dengan bersenang senang. " pikiran tristan


dalam perjalanan kembali ke pondok tristan mengemudi cukup mengebut sedangkan tiara sedang sibuk mengirim pesan pada iris untuk segera membersihkan masalah yang baru saja terjadi. saat tenggelam dalam fokus masing masing tiara tiba tiba saja merasakan niat membunuh.


dan benar saja sebuah peluru sudah berhasil melubangi kaca belakang. tristan yang mengemudi sedikit terkejut sehingga mobil tidak seimbang karena gerakan reflek tristan.


" sial dari mana mereka berani menyerang ku. tiara berlindung lah aku akan mempercepat laju mobil. "


" baik lah....... " tiara melihat tristan seperti sangat panik.


" tristan...... " panggil tiara.


" tenang lah sayang dirimu akan baik baik saja teruslah berlindung aku akan membawa mu ke tempat yang aman. " berpikir bahwa tiara pasti sedang ketakutan dengan situasi seperti ini.


mendengar perkataan tristan tiara seperti di gelitik sehingga geli. tapi karena tristan sudah mengatakan untuk berlindung tiara berlindung. " dia tidak tau saja siapa diriku. " ucap tiara di hatinya.


lama menghindari kejaran mobil dibelakang yang sudah entah berapa kali menembaki mobil. tiba tiba saja mobil tristan harus berhenti karena ada mobil di depannya dan ada seorang dengan jubah sudah berdiri di depan mobil itu.


" sayang aku akan keluar untuk mengatasi masalah ini dirimu teruslah di mobil saja, dengar ini apapun yang terjadi jangan pernah keluar. "


" tidak aku tidak mau ucap tiara. "


" patuh lah pada suamimu ini. tenang saja suamimu ini sudah sering menghadapi situasi ini. " ucap tristan. berpikir akan menjauhkan orang itu dari tiara.


tristan sendiri akan berlari agar mereka mengejarnya sehingga tiara aman aman saja.


tristan melihat ke arah belakang memastikan jika mobil yang mengejarnya belum sampai.


" siapa dirimu apa maksudnya dengan menghalangi jalanku. " ucap tristan yang sudah keluar dari mobil dan bersiap untuk lari jika mobil yang mengejarnya sudah datang.


... .......... tidak ada jawaban tapi detik berikutnya orang itu mengeluarkan pistol dengan cepat dan menembakkan sekitar 6 peluru.


tristan yang tidak menyangka akan hal itu hanya bisa diam dan berharap dirinya tak mati dengan cepat. tapi anehnya peluru itu tidak kunjung menembus tristan hingga pada akhirnya tristan di sadarkan dengan suara dentuman keras di belakangnya.


ketika menoleh ke belakang tristan melihat mobil yang mengejarnya sudah menabrak pohon sehingga bagian depan mobil hancur tak karuan. tristan menoleh lagi pada orang itu tapi kembali lagi sebuah peluru sangat tipis melewatinya. dan


Boooooommmmmm......... mobil yang menabrak pohon itu meledak mengeluarkan api dan membakar seluruh bagian mobil termasuk orang di dalamnya.


tristan terkejut sangat dengan hal itu segera melihat ke arah orang berjubah itu yang sudah bersiap untuk menaiki mobil.

__ADS_1


" berhenti siapa dirimu. " teriak tristan.


" hati hati di jalan tuan jaga nona dengan baik agar aku tidak perlu membunuh mu dengan tanganku. " setelah mengatakan itu orang misterius itu segera memasuki mobil tanpa memperdulikan tristan kemudian pergi.


" hey tunggu.... katakan siapa dirimu sebelum pergi. " ucap tristan tapi sayang mobil melaju begitu saja.


tiara keluar dari dalam mobil cepat kemudian lari dan memeluk tristan dengan erat.


" tiara..... "


" tristan apa dirimu baik baik saja. "


" ya aku baik baik saja. sangat sulit untuk membunuhku jadi tak perlu khawatir dirimu tidak akan menjadi janda muda. " ucap tristan santai.


"tristan....... "


" hahaha. ayo kita kembali saja. "


" siapa orang tadi. "


" entah lah... dia sangat misterius. "


" lau mereka. "


" aku juga tidak tau musuh yang mana berani menyerang ku. sudah sejak lama mereka diam tidak melakukan apapun pada ku tapi sepertinya mereka sudah mulai berani lagi. " jelas tristan sedikit pada tiara.


" tiara apa dirimu begitu senang memeluk ku hingga dirimu begitu erat memeluk nya. " goda tristan yang berhasil membuat tiara salah tingkah.


" sudah ayo masuk kita kembali dulu ke pondok. " lanjut tristan.


" em. " ucap tiara. kemudian tristan mengecup cepat kening tiara. tiara yang di perlakukan seperti itu tersenyum malu.


akhirnya kini tristan dan tiara kembali melanjutkan perjalanan mereka kembali menuju pondok.


tak lama mobil sudah tiba di pondok terlihat di pondok sudah ada seseorang yang sedang menunggu di luar.


" sayang bukankah itu hana. "


" ya. "


" apa yang di lakukannya di sini. "


" tentu saja menemui ku. "


lanjut tiara. " sudah ayo keluar. "


" ya. "


tristan dan tiara keluar dari dalam mobil dan sangat terkejut melihat black dan blue sudah tidak sadarkan diri di sudut tembok.

__ADS_1


" hana. " sapa tiara.


" nona..... tuan......." jawab hana.


" mereka. " tanya tiara.


" itu nona mereka sangat repot dan bawel jadi aku buat tidur saja mereka. " jelas hana santai.


" ada apa ke sini. " tanya tristan.


" ada sesuatu yang perlu aku katakan pada nona tuan. "


" hah ya sudah bicaralah aku akan ke kamar. " tristan berlalu begitu saja.


" nona apa ini baik baik saja. " tanya hana.


" sudah jangan di pikirkan.


bagai mana apa dirimu sudah selesai. "


" sudah nona aku sudah mengamankan kan dia di suatu tempat. " jelas hana.


" bagus sekarang aku masih belum bisa mungkin besok saja aku kesana. jadi aku akan menghubungi mu besok hana. "


" em aku mengerti nona


sedangkan di kamar tristan membaringkan tubuhnya dengan keras di kasur dia sangat kesal mengapa hana harus datang sekarang.


ini adalah kesempatan yang bagus untuk pasangan suami istri saat di rumah dan hanya berdua saja.


" hana itu tidak tau waktu mengapa tidak datang besok saja. mengganggu saja. " ucap tristan kemudian bangkit dan menuju kamar mandi.


tiga puluh menit kemudian tristan sudah keluar dari kamar mandi dan mendapati tiara sedang berbaring memainkan ponselnya.


" apa sudah selesai mengapa begitu lama di dalam apa saja yang dirimu lakukan didalam. " tanya tiara yang menyadari tristan sudah keluar dari kamar mandi dan hanya mengenakan handuk.


tristan tidak menjawab tristan segera menghampiri tiara lalu menindihnya dan menyingkirkan ponsel tang di mainkan tiara.


tiara sedikit terkejut karena tristan melakukan itu. tristan membelai lembut wajah, dan rambut tiara.


" tiara dirimu begitu cantik dan wangi aku sangat menyukainya. aku mencintaimu tiara. " ucap tristan membuat tiara meleleh dan syaraf sensitif di tubuhnya mulai aktif menikmati setiap sentuhan dari tristan.


" emhhhhh....... tristan..... " tiara yang sudah mulai tidak tenang.


" apa hana sudah pergi. " tanya tristan yang masih aktif melakukan gerakan tangan. tiara hanya mengangguk karena tenggorokannya terasa kering untuk menjawab tristan.


" apa aku boleh melakukannya. " tanya tristan, tiara kembali hanya mengangguk setuju.


pada akhirnya pertempuran dua insan beda jenis itu terjadi suara suara terdengar sayup. madu madu cinta begitu kental meleleh.

__ADS_1


hingga sore hari pertempuran itu baru usai keduanya sama sama tergeletak di kasur suara nafas saling bergantian. tristan segera menarik selimut untuk menutupi tubuhnya dan juga tiara. kemudian tristan memeluk tiara dari belakang dan tiara berbaring di lengan tristan.


tiara tersenyum lembut karena perlakuan tristan ini perasaan nyaman dang hangat di hati tiara. tak lama keduanya sama sama tertidur. untuk merajut mimpi yang indah.


__ADS_2