
erika yang memang menyimpan pistol di balik jaketnya segera mengambilnya. erika segera mengarahkan pistol itu di kepalanya.
" han karena kau tidak membawaku makan biarkan aku yang menyusul mu. " ucap erika yang sudah di penuhi kesedihan tidak lagi berpikir jernih erika benar benar sedih dia sungguh tidak percaya dia baru saja senang karena han baru saja menjadikan dirinya sebagai kekasihnya tapi sekarang han meninggalkan nya.
erika segera akan menarik pelatuk pistolnya tapi erika kemudian tidak lagi merasakan tangannya erika melihat itu rupanya sudah ada jarum yang menusuknya. erika masih berusaha tapi itu benar benar tidak bisa.
" erika apa yang kau lakukan. " ucap tira dan hana mengambil pistol di tangan erika. kemudian mencabut jarum di tangan erika
" nona. " erika sangat terkejut dan mulai mengerti
" han nona dia mati dia meninggalkan ku nona. "
" apa kau bodoh erika apa aku mengajarkan mu untuk lemah. "
tapi erika tidak memperdulikan tiara dia semakin menjadi menangis tangisannya begitu pilu rasa kehilangan benar benar terasa. " menyingkir aku akan memeriksa han. "
tapi erika tidak mendengarkan tiara dia masih sibuk menangis dan membelai lembut wajah han. tiara yang melihat itu hanya menggeleng saja dia mengerti semuanya jadi tiara tidak memaksa erika mulu memeriksa han.
erika seger mengambil jarum kemudian melakukan akupuntur pada han karena tiara masih merasa bisa menyelamatkan han setelah selesai tiara langsung mengalirkan energi sekitar melalui jarum ke tubuh han. sekitar dua puluh menit han menunjukkan reaksi.
kemudian han sadar dan terbatuk suaranya sangat parau terlihat jika tenggorokan han sangat kering.
" han kau bangun. "
" erika.... "
" ya ini aku han. "
" aku masih hidup. "
" ya kau hidup han aku masih tak mengijinkan kau untuk mati. "
" nona..... terimakasih nona. tadi aku di datangi dua orang dia mengatakan waktuku sudah habis tapi ketika sampai di pintu aku di dorong ke luar lagi katanya tugasku masih belum selesai. "
" hah ya sudah ayo pulang kau malam ini terlalu ceroboh dan kekasihmu juga sama dia juga bodoh dan gila karena mu. " ucap tiara
" maafkan aku nona. "
" em.... "
" erika apa yang kau lakukan. "
" itu tadi aku berencana menyusul mu. "
" bodoh. "ucap han menyentil pelan dahi erika.
" aku takut kau meninggalkan aku han.
bagai mana jika aku menjadi janda. "
tiara, dan hana benar benar di buat garing karena ucapan erika yang tidak berbobot.
" aku kembali saja terserah kalian mau apa tapi segeralah kembali. " ucap tiara pergi tak menghiraukan atau menunggu jawaban erika dan han. hana juga segera mengikuti tiara pergi.
" apa yang kau katakan erika bagai mana bisa kau menjadi janda. "
" ya bisa saja aku kan wanitamu. "
" bodoh. " ucap han mendorong kepala erika
" han kau. " erika memukul han lagi.
__ADS_1
auuuuuu.....
" han maaf maaf kan aku. " erika sangat panik dan merutuki tangannya yang tak bisa di atur.
sedangkan han tertawa melihat erika.
erika yang sadar merasa di permainkan segera menaruh kepala han di tanah dan meninggalkan han.
"erika..... erika..... erika maafkan aku. " han segera bangkit dan menyusul erika.
erika seperti tidak peduli terus berjalan tapi han yang sudah menyusul segera menarik tangan erika dan menjatuhkan erika dalam pelukannya kemudian mencium bibir erika sejenak dan melepaskannya.
erika yang tidak percaya segera menegang karena ciuman dari han matanya melebar.
" maaf kan aku oke. "
" em. " jawab erika menunduk karena malu. "
" ayo biar aku yang mengemudi. "
" eh tidak aku saja kau istirahat saja han. "
" aku baik baik saja erika. "
" tidak kali ini dengarkan aku kalau tidak. "
kembali han membekap mulut erika dengan bibirnya.
" kalau tidak apa. "
" han kau melakukan nya lagi tanpa izin ku. "
" kenapa bukankah kau kekasihku. "
" ayo. "
"em . " erika di belakang han tangannya di gandeng oleh han erika kembali menyentuh bibirnya memikirkan ciuman han lagi membuatnya jadi salah tingkah tanpa sadar meremas tangan han.
" erika ada apa mengapa kau meremas tanganku begitu keras. "
" eh benarkah maaf maaf, tidak aku tidak apa. "
" ya suda. "
keputusan final akhirnya erika yang menyetir dan han hanya menerimanya saja karena erika begitu keras kepala.
" nona apa erika dan han memiliki hubungan. "
" ya aku rasa. "
" aku tidak menyangka mereka berjodoh. "
" baguslah jika begitu. lalu kau bagai mana hana. "
" eh itu aku serahkan pada takdir saja nona. "
" em. "
sedangkan iris dan Sintia masih memindahkan semua mas dan senjata di markas asatsuki atas perintah tiara. mereka di bantu oleh 30 penggali makam.
tiara memberikan 2 peti emas untuk penggali makam dan 1 peti di bawa pulang tiara serta untuk senjata separuh di bawa penggali makam dan separuhnya lagi di bawa ke ruang senjata di rumah tiara.
__ADS_1
awalnya semua orang bingung mengapa dia atur seperti itu oleh tiara mengapa tidak di ambil tiara semuanya tapi pada akhirnya tiara menjelaskan dan mereka mengerti. dan itu menambah nilai plus tiara di mata mereka semua.
kini erika dan han baru saja tiba di rumah setelah cukup lama tiara dan hana sampai. erika segera membantu han.
erika segera membawa han ke kamar agar han lekas beristirahat tak lama keduanya sudah sampai di dalam kamar.
" istirahat lah han agar lekas pulih. "
" ya baik lah. aku tak menyangka kau begitu perhatian erika. "
erika yang di puji menjadi salah tingkah memutuskan untuk pergi.
" aku akan kembali ke kamarku han kau istirahat lah. " ucap erika untuk segera pergi.
tapi lagi lagi han meraih tangan erika dan menariknya sehingga erika jatuh di kasur yang han tiduri. belum juga sempat bereaksi dan erika masih terkejut han sudah memeluk erika dari belakang.
" han apa yang kau lakukan. "
" temani aku malam ini jangan pergi. "
" tapi han. "
" aku tidak akan melakukan apapun kita hanya tidur oke. "
" benarkah han. "
" ya. "
" tapi apakah tidak apa han aku takut ada masalah. "
" tak apa kau kekasih ku sekarang. "
" em baik lah han. "
akhirnya erika dan han tidur bersama di kasur yang sma dan di kamar yang sama. han juga tidak melakukan hal yang macam macam karena dia tau erika akan marah dan benci padanya nanti.
tepat pukul 5 pagi erika terbangun tapi masih dalam pelukan han dan erika bersyukur karena han benar benar menjaganya.
" ha aku harus bangun dan kem bali ke kamar jadi maaf aku harus meninggalkanmu. " ucap erika perlahan melepaskan pelukan han
segera setelah terlepas erika memutuskan untuk ke luar dari kamar dan ketika di luar erika berpapasan dengan Sintia yang sepertinya baru saja tiba.
" kak erika. "
" Sintia. " erika kaget setengah mati.
" sedang apa kak erika dari kamar kak han. "
" oh itu aku menemani ha semalaman karena keadaannya drop semalam. " erika membuat alasan.
" benarkah bagai mana sekarang ke adaan kak han. "
" di sudah baik nona sudah merawatnya. "
" oh syukurlah. "
" kau baru datang Sintia. "
" ya kak aku baru saja selesai memindahkan senjata ke ruang senjata. "
" oh ya sudah jika begitu istirahat lah aku akan ke dapur untuk memasak. "
__ADS_1
" em. "