Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
BAB 138


__ADS_3

si monster segera maju dengan langkah besar dan membuat ring sedikit bergetar akibat langkahnya. tapi si monster tidak melakukan serangan si monster lebih melakukan penyergapan pada hana.


hana yang melihat hanya tersenyum mengejek. tak butuh langkah yang banyak untuk si monster tiba di dekat hana tapi ketika si monster akan menangkap hana. hana melakukan gerakan duduk karena tati sepatunya lepas.


akibat nya si monster terlewat hingga menabrak tali ring. hana seakan bertindak bodoh segera berdiri dan melihat ke arah si monster.


" oh maaf tali sepatu ku lepas apa kau baik baik saja. "


si monster seperti orang bodoh di buatnya dan para penonton bersorak dia melihat itu karena si monster seperti sedang di permainkan.


" beraninya kau bersikap nakal pada ku gadis kecil aku akan menangkap mu dan menikmati tubuhmu di tempat ini. " marah dan malu


" uuuuh takut. " balas hana dengan wajah yang sangat imut.


kembali si monster melakukan hal yang sama. tapi kini hana terlihat sangat panik dan mundur ke belakang untuk menjauh dari si monster hingga hana sudah terpojok di tali ring. si monster yang melihat itu menambah kecepatan dengan wajah tersenyum melihat kepanikan hana yang sudah terpojok.


tapi hal tak di sangka terjadi lagi saat si monster sudah hampir menangkap hana. hana segera bergelayut di tali ring sehingga membuat tali ring turun. dan si monster yang sudah terlanjur tiba dangan sangat cepat terpaksa terlempar ke luar ring.


para penonton segera menghindar melihat itu sehingga si monster jatuh tepat di lantai dangan suara yang sangat keras


penonton segera bersorak lagi karena ini kejadian ini terulang lagi tapi kali ini begitu parah.


hana dengan polosnya berkata seakan melakukan kesalahan.


" maaf sepatu ku licin sepertinya. apa kau baik baik saja apa kita masih bisa melanjutkannya. " hana


" sial sial kau kau mati aku sudah tidak lagi tertarik denganmu. " si monster sangat marah kali ini dia akan menggila di atasan ring kali ini.


para orang orang kaya yang ada di atas menyaksikan itu semua nya tertawa dan lucu sedangkan orang yang membawa si monster menunjukkan wajah gelap.


" kau bunuh saja orang itu aku aka memberikan yang sepertinya sebanyak yang kau mau nanti. " ucap orang yang membawa si monster


tapi si monster sudah tidak lagi peduli dirinya sudah di kuasai kemarahan. sedangkan hana bukannya panik malah tersenyum.


" semakin marah seseorang maka semakin banyak kebodohan yang akan di buatnya. " ucap hati hana


si monster yang sudah ada di atas ring tidak memberikan jeda apapun dia mengganas menyerang ke arah hana tapi anehnya hana tidak melawan malah menghindar dengan cara cara tak masuk akal sehingga menimbulkan sorak penonton.


satu menit dua menit tiga menit waktu terus berlalu dan monster itu semakin marah dan terlihat bodoh karena di per mainkan seorang gadis

__ADS_1


hingga sampai satu jam gerakan si monster semakin lambat dan memberikan jeda kemudian jarak pada hana. nafasnya juga sudah tidak teratur. hana juga menirukan nya seperti sedang kelelahan.


" kau begitu kuat tapi mengapa bodoh." ucap hana " aku sampai lelah di buatnya apa kau bisa bertarung. " provokasi hana. " jika kau tidak bisa biarkan aku yang menyerang mu aku akan memperlihatkan apa itu bertarung. "


si monster sangat marah dan terprovokasi dengan kata kata hana tapi kata kata terakhir hana membuatnya merasa senang dan percaya diri.


" hahaha ya aku tidak pandai bertarung jika kau pandai datang lagi gadis cantik ajarkan itu pada ku. "


" bagus perhatian baik baik. " segera bersikap melucu lagi dengan gaya peregangan otot yang tidak serius dan beberapa kali terjatuh membuat semua penonton tertawa.


tiara di bawah yang sedang duduk di bar bersama Siska seperti seorang yang baru kenal menggelengkan kan kepala karena si monster menyetujui hana menyerangnya dan lagi hana begitu pandai mempermainkan musuhnya dan menggiring musuh ke mana saja yang hana mau.


" anak ini terlalu bahaya jika di lepas liarkan begitu saja. " batin tiara


kembali ke atas ring hana sudah selesai melakukan pemanasan.


" baik aku sudah siap, apa kau siap. "


" datang kapan saja kau mau aku siap. " ucap si monster santai dia sudah kembali lagi dengan kewarasannya setelah cukup lama di permainkan dia juga sudah membuat rencana setelah hana terluka karena memukul dirinya yang keras dia akan menangkap hana dan melakukan itu langsung di atas ring untuk membalas semua perbuatan hana sebelumya.


hana sendiri mulai menampilkan wajah seriusnya dan sudah bersiap hana segera berlari cepat ke arah si monster. tapi tiba tiba saja hana terjatuh dengan sangat tidak terduga karena menginjak tali sepatunya yang lepas. semua penonton yang awalnya serius jadi tertawa terpingkal-pingkal di buatnya.


" hehe maaf tali sepatu ku lepas. " ucap hana


kemudian menunduk membenarkan tali sepatunya tapi orang tidak sadar jika hana tersenyum jahat " sudah tiba waktunya kuharap kau akan hidup baik kedepannya. " hati hana.


" sudah ayo mulai. " ucap hana.


" ya datang lah pukul di mana pun kau suka. "


" eh benarkah apa di sana juga tak apa. " ucap hana sedikit menunjuk kerah senjata milik si monster.


" ya boleh saja. "


" wah baik lah kuharap kau tak menyesal. "


tapi si monster mengabaikannya dia merentangkan kedua tangannya mempersilahkan hana untuk memukul.


ha yang sudah tiba tidak berpikir panjang segera memukul. pukulan pertama hana arahkan di perut bagian pusar. setelah pukulan itu selesai hana menunjukkan wajah jelek dan menarik tangannya kemudian mengayun-ngayunkan tangannya seperti kesakitan.

__ADS_1


kembali hal itu mengundang gelak tawa penonton.


" kau mengapa begitu keras. "


" tidak aku tidak keras ayo pukul lah sepuas mu. "


hana kembali memukul dengan tangan yang satunya. kembali hal itu terjadi, si monster semakin di buat senang di buatnya. hana kembali menyerang dengan tendangan itu pun hasilnya sama.


tapi hana seakan tidak menyerah terus melakukan pukulan di seluruh tubuh orang itu hingga tidak tau berapa lama tiara mundur menjauh kemudian mengadu kesakitan bergantian memegangi tangan dan kakinya.


" apa kau sudah tidak ingin memukul lagi gadi cantik ayo datang kesi atau aku saja yang mendatangimu. "


" tidak tubuhmu sangat keras aku tak bisa memukulmu lagi. "


" hahaha jika begitu biarkan aku sekarang yang memukulmu. "


" eh jangan bergerak mendekat jika kau mendekat lebih dari tiga langkah kau akan kalah. "


" apa kau sedang melucu gadis cantik. "


semua orang tertawa karenanya. tidak luput juga tiara dia tertawa halus melihat itu.


" hana ini terlalu membuat musuhnya seperti pecundang. " ucap tiara di dalam hati.


sedang Siska sangat khawatir sejak awal karena melihat hana yang kesakitan ketika memukul si monster.


" aku serius jika kau maju lebih dari tiga langkah kau akan mati. "


" sudah kau ingin menyerah sebenarnya tapi tidak ingin mengatakannya. biarkan akau membantumu. "


si monster mulai melangkah dengan menghitung setiap langkahnya.


satu....


dua..... si monster dan penonton bersamaan.


tiga...... Si monster dan penonton bersamaan.


" stop...... " ucap hana

__ADS_1


" kau akan kalah jika melangkah maju satu langkah lagi. "


__ADS_2