Gadis Polos Berdarah Dingin

Gadis Polos Berdarah Dingin
Akhir III


__ADS_3

tiara segera mundur setelah darwin mengatakan itu karena hatinya mengatakan akan ada bahaya. sedangkan darwin sudah terlihat baik baik saja luka lukanya sembuh bahkan aura yang di keluarkan sangat mengerikan.


airin yang masih tergeletak dalam keadaan terikat segera membuka matanya tali yang mengikat tubuhnya segera terlepas kini mata airin sudah berwarna putih seluruhnya wajahnya sudah menampakkan kemarahan.


alam mulai berubah langit mulai mendung dengan awan berkumpul menjadi satu membentuk sebuah pusaran angin juga mulai bertiup tidak karuan.


tapi di luar dari itu tiara saat ini dalam keadaaan hidup dan mati darwin begitu kejam memukuli tiara entah sudah berapa tembok yang hancur karena di tabrak tiara yang terlempar.


" hahaha aku kuat... aku lah penguasa. kau mati hari ini wanita jalng..... " ujar darwin dengan suara lantangnya.


" kau membunuhku apa kau pikir aku mudah di bunuh. pukulanmu saja melempem seperti krupuk. mana bisa membunuh ku. cuuuhhg..... " setelah mengatakan itu tiara memuntahkan darah.


" kau sombong.... ajalmu sudah di depan mata harusnya kau bersujud dan memohon untuk hidupmu. " ujar darwin.


" aku tidak akan memohon pada mahkluk hina sepertimu karena orang sepertimu itu perlu di habiskan dari dunia ini. " ujar tiara tidak mau kalah.


" kau wanita keras kepala kau akan mati lebih cepat sekarang. " darwin


" bodoh kau hanya membual saja sedari tadi apa kau lupa kau itu sudah aku pukuli. atau kau ingin dipukuli lagi hah. " ujar tiara tan gentar bahkan menunjukkan senyuman energi di sekitarnya terus menerus mengobati tiara agar segera pulih.


Queen juga tidak diam dia segera menggunakan semua kekuatan dan kemampuan yang memang sudah ada pada dirinya. kepadatan energinya kini semakin padat bahkan udara dalam radius 500 meter mulai terasa berat.


" hooo.... kau masih memiliki kartu As rupanya tapi sayang di hadapan raja ini itu tidak akan pernah berhasil. " ujar darwin segera melesat ke arah tiara.


Queen yang matanya masih bisa mengimbangi kecepatan darwin juga maju. tidak butuh waktu yang lama untuk keduanya beradu pukulan. kini keduanya benar benar sudah menggunakan kartu As mereka. mereka berdua kini sudah habis habisan.


tapi di titik ini tiara masih saja di tekan walau tiara masih bisa bertahan cukup lama.


" sial dia masih terlalu kuat, aku tidak tau sampai kapan aku akan bertahan. " kata hati tiara.


" hahaha kenapa apa kau menyesal sekarang... hahaha tapi sayang kau tidak akan hidup lagi. setelah aku membunuhmu aku akan membunuh suami dan anakmu itu juga akan ku buat mereka menjerit kesakitan. " ujar darwin memprovokasi tiara.

__ADS_1


" kau bahkan hanya membual tentang kematianku tapi sudah ingin membunuh suami dan anakku apa kau tidak terlalu meninggikan kemampuanmu. " ujar tiara tidak mau kalah memprovokasi darwin.


" sial baiklah kematianmu terkabul sekarang. " ujar darwin yang sudah di kuasai kemarahan karena provokasi tiara.


segera darwin melesat dengan cepat kemudian menghujani tiara dengan serangan. Queen yang menguasai tubuh tiara terus melakukan yang terbaik untuk menahan serangan dari darwin sesekali juga Queen memberikan serangan tapi semua nya di patahkan oleh darwin.


waktu terus berlalu Queen sudah mencapai batasnya serangan darwin sudah beberapa kali masuk mengenai tubuhnya. luka yang di sebabkan juga sangat parah hingga proses pemulihannya juga butuh waktu yang lama.


" uhg... ini sakit sekali. " ucap lirih tiara yang terus berusaha bertahan.


tapi darwin sama sekali tak memberikan jeda dia sudah gelap mata dan hati. darwin terus melancarkan serangannya pada tiara tanpa peduli dengan yang lainnya.


" hah sepertinya aku harus mati sekarang. maaf kan aku tristan maafkan mama airin sepertinya mama sudah tidak bisa bertahan lebih lama lagi untuk melindungi kalian. " ucap tiara yang kini sudah terlempar jauh hingga pada akhirnya menabrak sebuah pilas beton.


tubuhnya kini sudah tergeletak di lantai nafasnya sudah terasa sangat berat. " sialan kekuatan kegelapan sungguh sangat mengerikan, ku sampai harus mengenaskan seperti ini. " keluh hati tiara yang sudah tidak bisa menggerakkan tubuhnya. rasa sakit di tubuhnya sudah mencapai batasnya.


" akhirnya.....


" kau matilah. " ucap darwin dengan seringai jahatnya tombak yang sudah di ciptakan itu melesat ke arah tiara saat tombak sudah ada di atas kepala tiara hanya tinggal satu jengkal saja tombak itu lenyap seperti masuk ke suatu tempat.


" tidak mungkin. " ucap darwin kaget bahkan dia mundur sampai 3 langkah kebelakang.


" kemana perginya tombak itu. " ucap darwin masih melihat ke arah tiara.


...****************...


di dalam airin membantai seluruh musuh membuat semua orang terkejut karena kematian musuh begitu mengerikan tubuh mereka menjadi potongan kecil.


kini semua orang melihat ke arah airin yang sedang melayang sosoknya yang sudah berbeda membuat semua orang merinding.


tristan yang melihat airin yang melayang sekitar 1 meter dari permukaan tanah. " ai... ai... airin.... " ujar tristan tergagap.

__ADS_1


airin hanya melihat kemudian tersenyum. setelah itu airin melayang ke suatu arah di mana tiara sedang bertarung.


setibanya di sana airin melihat sebuah tombak sedang melesat begitu lambat ke arah tiara. airin hanya melihat tombak itu. sehingga tombak itu lenyap seperti tersedot sesuatu.


" mahluk hina.....


apa kau sedang mencari ini. " ujar airin dengan suara beratnya pada darwin di mana tombak hitam itu sudah ada di samping airin berputar seperti bor sangat cepat.


darwin segera menoleh ke arah suara itu darwin di buat terkejut ketika melihat tombaknya sudah ada di tangan orang itu. tapi yang lebih membuatnya terkejut bahkan orang itu tidak memiliki aura keberadaan bahkan tidak ada energi yang tampak di tubuh atau di sekitar orang itu.


" kau... kau bagai mana mungkin. " ucap darwin mudur dua langkah tubuhnya gemetar.


" kau melupakan malaikat pencabut nyawamu. " ujar airin kemudian membuat tiara melayang ke arahnya.


tristan dan yang lainnya sudah tiba di sana sungguh di buat terkejut dengan keadaan pasar gelap yang sudah hancur seperti akan runtuh.


tubuh tiara tiba tiba saja datang ke arah tristan dengan melayang tristan segera menerima tubuh tiara. sungguh saat melihat itu tristan menangis karena tiara begitu mengenaskan.


" daddy jaga mama untuk airin biarkan mahluk ini airin yang tuntaskan akan airin buat dia memohon untuk kematiannya. " ucap airin tanpa menoleh.


" ya... buat dia berteriak kesakitan sayang bahkan buatlah dia memohon ke matian nya dia sudah berani membuat mamamu seperti ini. " ujar tristan begitu marah.


" terkabulkan. " ujar arin.


airin dengan satai mengatakan. " PERGI. " maka tombak hitam itu sudah meng hilang dari sisinya. sekarang tombak itu sudah menancap di lantai di belakang tubuh darwin.


" kapan. " ujar darwin yang mana dada sebelah kirinya sudah berlubang dengan diameter 5 cm. tapi itu tidak membunuhnya malah luka itu bere generasi menjadi seperti tidak terjadi luka.


" kau hebat memiliki kemampuan penyembuhan yang cepat tapi itu jugalah yang akan menjadi bencana untukmu. " ujar arin.


" kau pikir bocah ingusan sepertimu sudah layak melawan raja ini. ayo tunjukkan kemampuan mu. " ujar darwin.

__ADS_1


__ADS_2