
Queen tidak menunjukkan sesuatu yang berlebih dia masih dengan wajah tenangnya menghadapi lawan di depannya yang masih bisa tertawa walau sudah terluka begitu parah akibat serangan yang Queen lakukan.
Queen bukan orang yang tidak tau tentang apa yang terjadi pada lawannya, Queen sudah dapat menebak jika lawan di depannya memiliki masalah dengan tubuhnya yang mana jika dia merasakan sakit maka dia akan tertawa senang bukan mengeluh kesakitan.
" bagai mana aku akan memukulmu yang begitu lemah yang baru terkena beberapa pukulan sudah tersungkur bangkitlah. "
" aku aku tidak lemah hahahah..... aku masih mampu untuk melawanmu. hahahah... " berusaha untuk bangkit.
tapi baru saja duduk untuk bersiap berdiri sudah terlempar hingga membentur tembok akibat tendangan keras Queen yang sudah mulai bosan karena musuhnya yang lemah tapi banyak bicara.
" matilah kau di sana. " ucap Queen
" hahaha. " masih tertawa walau dari mulutnya terus mengeluarkan darah.
Queen berjalan mendekat kearah orang itu lalu duduk di depan orang itu kemudian menarik pedangnya.
" erika.... aku atau dirimu yang menyelesaikan orang ini. "
" em bolehkah aku yang melakukannya nona sepertinya itu mengasikkan. "
" tentu saja, lakukanlah secara perlahan karena orang ini sangat suka rasa sakit. "
" baik nona. " erika mulai beraksi dengan pisau yang di bawanya erika memulai dari membuat tanda x di dada ketua itu lalu di kedua pipinya dan di dahinya
" wanita iblis itu sakit. cepat bunuh aku. aaaaaaa. " teriaknya pada erika
erika mulai tersenyum ternyata orang di hadapannya memiliki batasan juga.
...****************...
Di sisi lain Eric yang tengah menyiapkan surat pemunduran dirinya tiba tiba di kejutkan dengan suara dering ponselnya. ketika erick menjawab panggilan itu rupanya dari kantor yang memberitahukan bahwa ada sesuatu yang perlu erick lihat untuk memastikan kebenarannya agar kasus pembantaian organisasi dunia bawah bisa segera selesai.
mau tidak mau erick harus setuju karena bagai mana pun dirinya masih anggota divisi yang harus siap kapanpun di panggil tugas.
erick segera bersiap untuk berangkat di juga tak lupa pergi menemui putrinya terlebih dahulu.
" hey putri tidur bangunlah. "
" ayah apa ini sudah pagi mengapa begitu cepat ayah membangunkan ku. "
" tidak ini masih pukul 2 pagi. ayah harus pergi ke kantor untuk pekerjaan terakhir ayah jadi dirimu harus pindah ke kamar khusus malam ini. "
" apa tempat itu lagi. "
" ya mengapa bukankah tempat itu sudah di desain sesuai keinginanmu ayah rasa tak ada masalah. "
" ya ya ya baik lah. "
" bagus itu baru putri ayah. "
setelah itu erick dan putrinya itu segera menuju tempat rahasia yang di katakan.
" dengar apapun yang terjadi jangan pernah keluar dari tempat ini dan jika terjadi sesuatu pada rumah ini segeralah lari melalui pintu ini. "
__ADS_1
" ayah aku sudah tau semuanya dan ayah sudah menjelaskan itu berpuluh puluh kali. jadi segeralah pergi dan lekas lah kembali. "
" ya baik lah. jaga dirimu baik baik sela ayah pergi. "
" ya ya ayah pergilah daaaaa.....
segera erick pergi dari tempat rahasia itu untuk secepatnya tiba di kantor kemudian kembali ke rumah dengan cepat. karena erick sangat tidak bisa meninggalkan putrinya itu sendiri.
di jalan erick berkendara dengan kecepatan sedang. meski jalanan sepi dan dia ingin segera sampai tapi erick tetap mengemudi santai setibanya di jalan ks tiba tiba datang mobil dari arah samping keluar dari kegelapan menabrak mobil erick hingga membuat mobil erick terbalik.
setelah beberapa saat erick yang masih sadar segera keluar dari mobilnya yang terbalik itu.
dirinya melihat mobil yang menabrak mobil miliknya.
tak lama dari dalam mobil yang menabrak erick keluar seorang lelaki yang sama juga melihat ke arah erick.
" wah rupanya memang legenda ditabrak sedemikian rupa masih hidup dan hanya terluka ringan. "
" siapa kau apa maksud semua ini. "
" aku... bukan hanya aku tapi mereka. " segera muncul orang orang dari kegelapan membawa berbagai senjata tumpul dan tajam
" aku hanya ingin dirimu mati itu saja. "
" siapa yang menyuruh kalian. "
" uuu kami sudah di bayar sangat mahal jadi kami tidak bisa menyebutkan nama orang yang membayar kami. "
" sombong sekali. jika bukan permintaan untuk menyisakan satu nafas dari orang itu sudah ku bunuh dirimu sejak tadi. kalian semua buat dia memohon ampun serang. "
...****************...
" ayo erika kita pergi saja sepertinya sudah tak ada apapun lagi di sini. "
" ya baik nona, lalu bagai mana dengan orang itu nona. "
" hah tembak saja kurasa dia sudah mulai tidak menyukai rasa sakitnya. "
" baik nona. " segera erika menembakkan beberapa kali tembakan kearah ketua itu
" bunuh juga wanita yang di sana itu dia melihat semua kejadian ini. "
karena merasa di sebut wanita itu keluar dengan tubuh gemetar ketakutan.
" ampun ampuni aku aku ti.... "
doorrr...... suara tembakan dari senjata milik erika.
" sudah nona. "
" ya ayo pergi. kurasa tempat ini tak memiliki CCTV, bagai mana menurutmu erika. "
" ya ku rasa begitu nona. "
__ADS_1
kemudian keduanya pergi dari markas itu. di jalan tiara seperti biasa akan memejamkan mata seperti tidur. erika sangat fokus mengemudi
ketika tiba di jalan ks erika melihat jika ada pengeroyokan pada seseorang erika segera mematikan mobil. tiara membuka matanya.
" bagai mana erika jika sudah tiba waktunya mereka bertemu juga dengan kita bukan. "
" benar sekali nona. "
" tapi siapa orang yang mereka keroyok seperti itu. "
" entah lah aku juga tak tau. "
" lalu bagai nona apa kita mendekat membantu orang itu atau kita menunggu hingga mereka selesai baru kita bertindak. "
" aku tidak terlalu suka menunggu jadi ayo datang lalu bereskan kemudian tinggalkan. "
" baik nona. "
...****************...
Waktu waktu di awal erick tidak kesulitan melawan orang orang itu tapi dirinya sedikit lalai sehingga ada satu pisau yang berhasil menusuknya dari belakang . tapi karena reflex erick bagus pisau itu tidak menyebabkan sesuatu yang fatal. tapi kerena luka satu yang di derita erick membuat fokusnya terpecah dua yaitu rasa sakit dan bertahan dari serangan.
para musuh terus menyerang erick seperti tidak ada habisnya. lama semakin lama erick semakin melambat hingga satu pukulan tongkat kayu mengenai dengan telak di kepala erick hingga membuat erick terpelanting dan tersungkur.
para orang orang yang mengeroyok erick segera mendekat dan berkerumun saling bergantian menendang menginjak erick yang tersungkur akibat pukulan tadi.
hingga satu suara meminta pengeroyokan itu berhenti ya siapa lagi jika bukan Santiago
" berhenti kalian bisa membunuhnya jika terus melakukannya. "
" kalian dengar berhentilah. "
semuanya pun berhenti dan mulai menjauh dari tubuh erick yang sudah terkulai lemas tapi masih sadar mulutnya mengeluarkan darah hidungnya pun kepalanya bocor.
" halo sang legenda bagai mana kabarmu. aku baik bukan meminta mereka untuk berhenti. "
" bajingan rupanya itu kau. apa salahku aku tak mengusik mu. "
" kesalahanmu ya itu karena tak mengusikku dan pergi begitu saja meninggalkan orang orang mu yang begitu peduli padamu padaku. apa kau tau mereka semua tidak menyukaiku jadi aku akan melenyapkan mu agar mereka bisa menyukaiku juga. "
" sialan kau itu karena dirimu yang bodoh. "
" kau sudah mau mati masih berani kasar padaku. "
bhug.... bhug.... suara injakan kaki Santiago tepat mengenai perut dari erick membuat erick muntah darah dan meringis kesakitan.
" matilah saj ka.... "
" permisi mobil mobil ku di belakang sana mau lewat bisakah kalian menyingkir dari jalan setelah mobilku lewat kalian bisa melanjutkan lagi kegiatan kalian. " ucap tiara menghentikan kegiatan dan ucapan dari Santiago pada erick.
" kau pikir kau siapa bisa mengatur kami untuk pergi atau menyingkir dari tempat ini. lagi pula kau gadis kecil apa yang dirimu lakukan di jam segini melalui jalan ini. lebih baik kau temani kami bermain saja. "
" uh tapi maaf aku terburu buru dan aku tidak sendiri aku bersama seseorang di mobil. jadi menyingkir lah dari jalan atau aku yang membantu menyingkirkan kalian
__ADS_1