
SATU BULAN BERLALU
" kak ana apa iya aku harus ikut dalam acara itu tak bisakah kak ana saja yang datang. "
" nona cukup ikut dan bersenang senang saja di sana selebihnya biarkan aku saja yang lakukan. "
" hah ya baik lah. kak ana apa di sana ada es cream. "
" entah lah kita lihat saja nanti nona. "
" ya baiklah. "
malam ini tiara dan lauren akan pergi ke sebuah pesta yang mewah dan megah pesta ini mendatangkan seluruh para pengusaha dan pembisnis dari seluruh dunia mereka semua berkumpul untuk bertujuan saling mengenal, menjalin kerjasama, dan yang terpenting pamer kekuasaan.
tiara sebenarnya ogah-ogahan untuk ikut tapi karena lauren yang begitu ingin tiara ikut akhirnya tiara setuju. tiara juga berpikir tidak ada salahnya ikut di sana tiara bisa mencicipi semua hidangan, itulah salah satu kesukaan tiara.
selama satu bulan tak banyak hal yang di lakukan tiara dia hanya sering datang ke club black rose kemudian berlatih dan menemani latihan erika dan Sintia serta melatih han.
kini han, erika, dan Sintia sudah bisa memunculkan sosok dalam latihan mereka. setiap hari mereka begitu keras berlatih. erika dan han masih berlatih bersama dengan sosok tiara yang tidak pernah bisa mereka kalahkan sedang Sintia yang berlatih dengan sosok erika kini sudah berimbang.
sedangkan untuk iris, tiara melatih iris dengan meditasi untuk membangkitkan kekuatan dalam iris yang sering kita sebut tenaga dalam. dan tiara meminta iris menciptakan dunia game yang terlihat nyata dengan kesulitan bertingkat yang akan menjadi tempat latihan iris setelah bermeditasi dan sekarang hasilnya sungguh mengejutkan. iris kini seperti senjata tersembunyi yang terlihat lemah. karena pembawaan dirinya yang tenang dan jarang sekali berbicara.
Itu terjadi karena di dunia game yang iris buat memang membutuhkan ketenangan karena iris membuat dunia itu begitu ekstrim dan otak pembuatan dunia itu adalah tiara walau iris yang menciptakan programnya tapi tak pernah ada jalan pintas untuknya menaiki setiap tingkatnya.
kini iris sudah ada di tingkat 20 dari 500 tingkat yang di buatnya. dan iris tidak pernah menyadari jika saat dia bermain tubuhnya di dunia nyata sedang mengolah tenga dalam sehingga tenaga dalamnya semakin kuat dan kokoh.
" kak ana aku ajak Sintia saja untuk menemaniku selagi kak ana sibuk. "
" ya boleh saja nona. "
tiara pun segera pergi untuk menemui Sintia yang sedang ada di kamarnya.
took...... took.... took.....
" Sintia apa kau di dalam. "
" ya nona..... sebentar aku akan keluar nona. " ucap Sintia yang kaget.
" ya nona ada yang bisa ku lakukan. "
" Sintia bisakah kau ikut denganku ke acara kak ana. "
" apa tak apa jika aku ikut nona. "
" ya tak apa aku sudah mengatakannya pada kak ana. "
" baik lah nona aku akan bersiap secepat mungkin. "
" ya aku akan berada di ruang tamu. "
__ADS_1
" baik nona. "
setelah itu tiara pun menuju ruang tamu sedang Sintia bergegas untuk bersiap. tapi tak lama lauren datang untuk menemui tiara di ruang tamu
" nona apa sudah siap untuk berangkat di mana Sintia. "
" aku siap kak ana sepertinya sebentar lagi Sintia akan datang. "
" nona aku siap. maaf membuat menungguku. "
" tak apa sintia. " lauren
" ya tak apa Sintia. " tiara
" ya sudah jika semua sudah siap ayo kita berangkat saja karena mungkin acaranya sudah mulai. "
kini tiara, lauren, dan Sintia berangkat mengendarai mobil super mewah yang di dapat tiara dari hasil taruhannya. yang mengemudikan mobil sendri adalah lauren
Tak butuh waktu yang lama kini ketiganya sudah tiba di gedung mewah yang sangat besar. dan bertuliskan nama dengan warna mas " golden star ".
tiara dan erika keluar dari mobil mengikuti lauren.
" ayo nona perusahaan ini adalah milik mu jadi nona harus lebih mengenal mereka yang bekerja sama dengan perusahaan kita. "
" ya aku mengerti kak ana. "
" ya. "
ketiganya pun masuk lauren memberikan surat undangannya pada penjaga yang bertugas menerima tamu penjaga yang menerima undangan itu melihat nama lauren yang di tulis dengan tinta warna mas segera bersikap hormat dan sopan serta mempersilahkan lauren masuk.
lauren yang di persilahkan masuk di ikuti tiara dan sintia. setibanya di dalam mata langsung di manjakan oleh dekorasi yang mewah dari tempat itu sendiri. para tamu undangan pin sudah banyak yang datang dan saling mengobrol satu sama lainnya
tiara sendiri langsung bersemangat melihat begitu banyaknya hidangan di atas meja .
" kak ana aku akan pergi kemeja itu dan aku akan duduk di sebelah saja saja. "
" ya silahkan saja no. "
" ayo sintia. "
" baik ayo nona. "
segera tiara pergi ke tempat di mana hidangan di sajikan dan tertata rapi segala jenis masakan dan kudapan terhidang dan bervariasi sehingga bisa memilih banyak yang di sukai. tak luput juga ada ice cream.
" paman bisakah aku mendapatkan satu ice cream untukku. " dengan suara imut dan wajah menggemaskan membuat siapapun luluh.
" tentu saja..... rasa apa yang gadis cantik inginkan. "
" coksu vanila saja paman. "
__ADS_1
" baik tunggulah. " orang itu segera mengambilkan ice cream sesuai dengan permintaan tiara.
" silahkan nona selamat menikmati. "
" waaaaah banyak sekali. " tapi ketika tangan tiara akan mengambil ice cream itu. seseorang sudah mengambilnya.
dia seorang gadis cantik juga tapi masih sebelas dua belas dengan tiara. tapi dari wajahnya menampilkan kesombongan dan keangkuhan.
" ini milikku. " ucap gadis itu
tiara menahan Sintia yang ingin bergerak. dan tiara memasang wajah melas dan sedih dengan mata yang berkaca kaca.
" maaf nona anda telah mengambil miliknya tolong kembalikan. akan aku buatkan satu yang sama untuk mu. "
" tidak aku ingin yang ini. " kemudian memakannya.
sintia yang melihatnya sangat geram dan kesal ingin rasanya dia merobek mulut orang di depannya.
" tapi nona...... " ucap petugas itu.
" gadis cantik biarkan aku membuatkan yang baru saja untukmu bagai mana. "
" em. " setuju tiara dengan wajah sedih
tak butuh lama segera 1 ice cream spesial dari sebelumnya sudah siap untuk tiara.
" ice cream spesial sudah siap silahkan nona cantik aku sudah menambahkan toping di atasnya jadi jangan bersedih lagi. "
" waaaahh terimakasih paman kau baik sekali."
" hahaha ya sama sama. "
kemudian tiara duduk di kursi yang di pilihnya ketika dia tiba tadi Sintia juga memegang ice cream hanya saja rasanya berbeda.
setelah duduk tiara segera melihat sekitar mencari wanita yang mengganggunya tadi. tak butuh waktu lama tiara menemukannya sedang duduk di kursi bersama beberapa orang di meja mereka begitu banyak hidangan.
ide licik tiara muncul dalam pikirannya tiara membentuk enegi kemudian dengan energi itu tiara mendorong kursi yang di duduki wanita itu hingga wanita itu terjatuh dengan menarik taplak meja sehingga semua hidangan di atas meja jatuh menimpa wanita itu.
aaaa...... praaaankkkkkkkkkk.........
semua orang yang hadir segera tertuju padanya semua mata memandang padanya waktu seperti melambat.
" sakitnya tidak seberapa tapi malunya luar biasa. "
tiara yang melihatnya tersenyum puas lalu melanjutkan memakan es krim nya.
sedangkan si wanita itu dengan wajah yang di tutupi berlari menghindari tatapan orang orang yang membuat dirinya malu
" jangan suka mengganggu orang yang baik cepat atau lambat kau akan kena batunya. " ucap lirih sintia
__ADS_1