
tak lama sintia, iris dan si kecil adel sudah datang, airin langsung bersemangat dengan datangnya adel.
" mama apa sekarang sudah bisa ke pantai airin sudah tidak sabar. " ucap airin.
" benarkan adel. " lanjut airin.
" ya sudah kalian bisa jalan sekarang....
iris tolong bawa mereka terlebih dahulu ke pantai sepertinya mereka sudah tidak sabar. " ucap tiara pada airin dan adel kemudian iris.
" hahaha serahkan saja padaku nona. " ucap iris setuju.
" ayo malaikat kecil kita berangkat sekarang. kalian ingin di gendong atau jalan kaki. " ucap iris pada adel dan airin.
" kita jalan saja paman. " airin.
" iya ayah adel jalan saja. " adel.
akhirnya iris, airin dan adel pun pergi ke pantai meninggalkan tiara yang masih mengobrol dengan sintia.
" sepertinya musuh kita ini hanya menargetkan aku saja. " ucap tiara.
" apa nona mengetahui sesuatu tentang musuh ini. " tanya sintia.
" tidak beberapa hari yang lalu kembali airin ingin di culik dengan maksud musuh ingin melemahkan aku dengan menangkap airin. " jelas tiara yang mamang masih belum memberi tahu para bawahannya.
" tapi apa yang membuat musuh begitu menginginkan nona. orang lain tau nona hanya istri cantik tuan tristan tidak lebih. " jelas sintia yang juga masih berpikir.
"entah lah tapi aku ingin kau sintia menyampaikan kepada semua orang untuk waspada karena musuh sepertinya bukanlah orang biasa dia bisa menyembunyikan keberadaannya tanpa ada yang menyadari mereka. aku saja sudah kecolongan terakhir kali di rumah mu waktu itu. " jelas tiara.
" baik nona aku akan menyampaikan pesanan nona ini. " ucap sintia.
" dan satu lagi latih lah adel sebaik mungkin karena mungkin anak anak kita lah yang di targetkan karena mereka lebih mudah di dapatkan. " lanjut tiara memperingatkan sintia.
" baik nona aku mengerti. " sintia.
" ya sudah jika begitu ayo kita susul mereka sekarang. " tiara.
di pantai kini iris adel dan adel sedang bermain air mereka begitu gembira bermain apa lagi airin.
" paman aku ingin minum air kelapa muda itu. aku akan ke sana. " ucap airin.
" eh tidak perlu biarkan paman saja yang ke sana kalian berdua main pasir saja dan tunggu sampai paman kembali adel dengar tunggu sampai ayah kembali. " ucap iris
" baik paman...... baik ayah..... " ucap airin dan adel bergantian
iris segera meninggalkan dua anak itu untuk membeli kelapa muda yang tidak jauh dari tempat airin dan adel berada.
" adel aku memiliki sesuatu yang perlu aku bicarakan padamu. " ucap airin.
" apa itu. " tanya adel.
__ADS_1
" kau lihat orang di bawah pohon kelapa itu. " ucap airin.
" emmm.... ya aku melihatnya. " jawab airin.
" dia orang jahat yang sedang menargetkan ku. " jelas airin.
" lalu bagai mana. "
" aku akan membiarkan diriku di bawa orang itu tugasmu sekarang pergi temui mama katakan rencanaku. " ucap airin.
" ini berbahaya airin. "
" ini satu satunya cara untuk menghentikan teror ini. kita tidak bisa menunggu terus menerus.
sudah ikuti rancana ku ini mama pasti tau kemana harus menemukan aku. "
" baik lah sekarang aku akan pergi menemui tante tiara kamu hati hati jangan sampai terluka. dan jangan bertindak bodoh tunggu sampai tante datang. "
" ya tenang saja aku tau apa yang harus aku lakukan pergilah. "
" em.... "
adel pergi dari sana dengan beralasan akan buang air kecil pada airin. sedangkan airin masih diam di tempat memainkan pasir.
orang yang mengawasi itu segera bertindak setelah melihat airin yang hanya seorang diri itu.
" apa dirimu bernama airin. " ucap orang itu yang sudah tiba di samping airin.
" aku di minta untuk menjemputmu tiba tiba saja mamamu di bawa ke rumah sakit. apa airin mau ikut denganku ke rumah sakit. "
" apa mama ada di rumah sakit ayo paman kita kesana sekarang kita harus cepat aku harus bertemu mama. ".
" oh ya ayo aku akan mengantarmu dengan cepat. " ucap orang itu dengan senyuman jahat menyangka rencananya berjalan lancar dan sangat mudah.
segera airin ikut dengan orang itu tanpa menunggu lama. sedangkan adel yang pergi menemui tiara bertemu di jalan menuju pantai.
" adel kenapa di sini dan juga di mana airin mengapa adel sendiri sayang. " tanya tiara.
" tante airin sedang membuat rencana dengan sengaja dirinya di biarkan di culik. airin bilang tante akan tau cara menemukan airin. bagai mana ini tante. "
" haduh anak itu berani sekali dan tak terduga.
di mana ayahmu nak. " ucap tiara.
" sepertinya airin sudah mengaturnya tante. airin meminta ayah membeli kelapa muda yang sangat ramai pembeli. "
" hah ini gawat. ya sudah sayang. "
" nona apa yang harus kita lakukan. " ucap sintia khawatir. tapi tiara walau khawatir tidak panik sama sekali.
" sudah sekarang aku harus hubungi tristan terlebih dahulu dan kamu sintia hubungi han, hana, dan iris, jika bisa fransiska juga. minta untuk berkumpul dan kita akan segera berangkat. . " ucap tiara.
__ADS_1
" baik nona... " ujar sintia
tiara sendiri langsung saja menghubungi tristan untuk memintanya kembali.
" halo tristan. "
" ada apa sayang aku baru saja selesai apa dirimu sudah tak sabar. "
" berhenti tristan airin di culik cepatlah ke mari. "
" apa....
bagai mana bisa....
mengapa begitu ceroboh... "
" bukan ceroboh tapi anak kita yang terlalu pintar airin sudah merencanakan ini dari awal. dia sengaja untuk di culik agar kita bisa menemukan letak musuh berada selama ini. "
" apa benarkah begitu. hah anak ini sungguh tak terduga aku rasa aku dulu tidak seperti itu. "
" sudah jangan banyak berpikir segera kembali aku takut jejak yang di tinggalkan airin akan menghilang. "
" baik beri waktu aku 10 menit aku akan tiba.
" em..... "
panggilan terputus.
" bagai mana sintia. "
" semua orang sudah dalam perjalanan nona termasuk para penggali makam juga.
" bagus ayo ke villa untuk menunggu yang lainnya. "
tiara terlihat tidak panik memang karena tiara tau airin bukanlah anak sembarangan airin anak super jenius yang tidak sembarang orang bisa melukainya. termasuk tiara sekalipun.
30 menit kemudian semua orang pun sudah berkumpul di villa dekat pantai mereka semua tampak menunjukkan ekspresi geram dam memiliki niat membunuh yang pekat.
" terimakasih kalian semua sudah datang hari ini kita akan menghancurkan musuh terberat kita. aku tidak memiliki rencana kita hanya akan membantai mereka sampai ke akarnya agar tidak pernah tumbuh lagi dan muncul ke permukaan. " jelas tiara
" sekarang silahkan pertanyakan jika ada pertanyaan. " ucap tiara.
semua orang tampak bungkam mereka sepertinya sudah tidak sabar untuk membasmi kecoa yang tidak tau diri berani mengganggu singa yang sedang tidur.
" tidak ada nona lebih baik kita berangkat sekarang tangan kasar kami sudah gatal ingin memukul orang. " han.
" benar sekali nona racun ku juga sudah lama tidak membunuh orang. " Siska
" kami juga nona sudah lama tidak menggali makam. " ucap salah seorang dari penggali makam.
" bagus kita berangkat sekarang. "
__ADS_1