
" tuan tuan muda arlan ini gawat seluruh sistem terkena virus dan semua data kini menghilang. "
" bagai mana bisa. "
" aku tak mengerti tuan saat aku tiba semuanya sudah terjadi. "
" cepat minta seseorang untuk memulihkannya. "
" baik tuan. "
panggilan pun terputus tapi tak lama ada panggilan masuk melaporkan hal yang sama hingga tiga panggilan.
dan diakhiri dengan datangnya jo dengan wajah yang kusut melaporkan hasil pencariannya.
" tuan ini benar benar sulit aku tak mendapatkan apa apa, malah sistem kami yang terkena virus hingga data data seluruh sistem hilang. "
" apa.......... apa yang sebenarnya terjadi toko perhiasan mengalami hal yang sama dengan yang kau katakan jo. "
" apa mungkin itu di lakukan gadis itu tuan sebelumnya kita sudah melakukan kesalahan kemudian kita berusaha mencari tahu tentang dia melalui internet kemudian kita di diserang dengan virus. karena kita memaksa, jadi dia menyerang kita dengan mengirim virus kepada setiap toko. "
" analogi pemikiran mu selalu bermain jo, ya ku rasa begitu lebih baik hentikan saja dulu pencarian gadis itu sampai kita pulih kali ini aku di buat pusing dan akan sangat sibuk ke belakangnya. "
di tengah perbincangan arlan dengan jo tiba tiba saja ponsel milik arlan berdering sebuah panggilan masuk.
📞.................
" selamat pagi tuan arlan semoga hari anda baik. kami dari pihak bank ingin memberitahukan bahwa pemindahan akun milik tuan telah selesai. seluruh uang tuan sudah berpindah ke akun tuan yang baru. "
" akun baru. memindahkan seluruh uang. kapan aku yang memberi tahu kalian. apakah kalian serius. "
" benar tuan semuanya benar tuan meminta pihak bank untuk memindahkan seluruh uang tuan di akun bank milik tuan yang lama ke akun bank milik tuan yang baru. "
" tapi aku tidak melakukan itu. "
" tapi tuan yang memintanya. "
" tapi aku tidak merasa"
" tapi tuan melakukan panggilan untuk memberi tau kami mana mungkin kami salah silahkan tuan cek dahulu mungkin tuan lupa. "
" tapi aku benar tidak melakukan panggilan apa pun. "
" begini saja tuan bisa datang ke bank kami sudah merekam semua percakapan tuan di ponsel. "
" ya ya aku akan segera datang. "
panggilan pun terputus. arlan kini merasa sangat buruk kali ini masalah datang tiba tiba dan datang silih berganti. perasaannya benar benar terguncang walau bisnisnya tidak sampai hancur tapi ini benar benar membuat arlan seperti terjatuh dari ketinggian.
perasaan marah, kesal, tidak percaya bercampur aduk membuat dunianya seperti menggelap. jo yang ada di sisiNya tidak berani membuka suara kerena takut.
itulah kejadian siang ini yang di alami arlan. sedangkan kini untuk tiara yang sudah selesai makan siang bersama yang lainnya kecuali erick karena pagi tadi sudah berangkat ke kantornya.
kini tiara sedang berada di ruangan iris berada melihat hasil kerja iris. tiara tersenyum puas melihat semuanya begitu sempurna.
" iris menurutmu apa yang sekarang di rasakan orang itu ketika di rampok dan kita buat dia kehilangan semua data data penting miliknya. "
" itu aku rasa dia sekarang sedang marah, bingung, tidak percaya, atau bahkan ingin bunuh diri. karena ini bisa membuat luka yang tak berdarah tapi membekas nona. "
" hahaha kau bisa saja iris. lalu bagai mana menurutmu apakah dia akan berhenti sekarang mencari tau tentangku sekarang. "
" aku rasa begitu nona. "
__ADS_1
" ya sudah lanjutkan saja pekerjaanmu aku pergi dulu. "
" baik nona. "
tiara pergi meninggalkan iris sendiri tiara berencana mengajak erika keluar untuk mencari tempat tempat yang menarik.
" jesica mau kemana mengapa sudah rapi. "
" eh tiara aku ingin kembali kuliah saja aku lihat ayah sudah membaik jadi lebih baik aku kuliah saja. "
" oh seperti itu mau berangkat bersamaku. kebetulan sekali akau ingin keluar bersama erika. "
" apa itu tidak masalah jika aku ikut. "
" tentu saja tidak. "
" baik lah aku ikut bersamamu saja tiara. "
" em sebentar aku akan bersiap, dirimu bisa menunggu sebentar atau menemui erika terlebih dahulu. "
" ya aku akan menemui kak erika saja. "
" ya sudah. " jesica dan tiara segera berpisah tiara ke kamar untuk bersiap jesika pergi untuk menemui erika
" erika, jesica.. apa sudah siap. "
" siap nona..... siap tiara... "
" jika sudah siap. erika ayo segera berangkat saja. "
" baik nona. "
" jesika jurusan apa yang dirimu ambil. " tiara
" jurusan hukum tiara. "
" apa tujuanmu mengambil jurusan hukum. "
" karena ayahku adalah seorang penegak hukum makan biar aku yang mengadili hukum. "
" apa di masa mendatang hukum mu akan benar benar adil jesica. "
" itu aku akan berusaha. "
" kau tau jesica dunia ini kacau semua dapat di bicarakan dengan uang dan nyawa. jika uang sudah tidak bisa makan nyawa pun jadi jalan pintas. apa dirimu sudah memperhitungkan itu jesica. "
" itu aku tidak berfikir sejauh itu tiara. "
" buatlah prinsip dalam hidupmu kemudian kokoh kan lah. karena semakin ke depan dunia ini semakin kacau. "
" ya akan ku buat. tapi bolehkah aku tau apa prinsip mu tiara. "
" prinsip ku mudah karena ini ibuku yang mengajarkan. berbuatlah lebih kejam kepada mereka yang kejam sebelum mereka kejam kepada mu. "
" prinsip apa itu tiara. "
" prinsip bertahan hidup di dunia kacau ini. "
" oh aku baru mengetahuinya. "
__ADS_1
" jesica jika kelak semua yang kau ingin sudah tercapai jangan pernah lakukan 3 hal, amarah, nafsu, keserakahan. karena ketiga nya merupakan kebodohan yang mutlak. "
" akan selalu ku ingat pesan mu ini tiara. "
" em. bangga kan lah ayahmu selagi dia ada. "
" baik. "
tiara kembali lagi seperti sedia kala tanpa bicara dan selalu bersenandung.
tak butuh waktu lama mobil yang mengantar jesica pun tiba di campus.
" tiara terimakasih sudah mengantarku. "
" ya belajarlah dengan baik. "
" em.. "
mobil pun melaju meninggalkan jesica di campus nya.
" nona kemana kita akan pergi. "
" em bagai mana jika mal saja. "
" kemanapun yang nona inginkan. "
" ya sudah kita ke mall saja. "
" baik nona. "
mobil pun melaju menuju mall
...****************...
" bagai mana ini semua uangku di rampok oleh orang tak di kenal. dan para produsen meminta ganti rugi atas produk yang tak layak pakai. karyawan meminta gaji haaaaaaaaaaaaaaaaa............. sial siapa sebenarnya yang telah melakukan ini semuanya siapa orang yang berani pada josep Wijaya. "
" suami ada apa mengapa kau tampak marah kemari lah ayo bermain saja denganku aku sudah menginginkan permainan mu. "
" hahh aku sedang pusing pergilah jangan ganggu. "
" suami mengapa kau begitu ayolah. "
" pergi ku bilang apa kau tak mendengar. "
" ya baik lah. berikan aku uang aku akan pergi berbelanja saja. "
" uang......, bukankah baru tiga hari yang lalu ku isi kartu ATM mu sebanyak 1M. apa itu sudah habis. "
" ya itu sudah habis malah kurang. "
" kau memang tau menghabiskan uang saja tanpa menghasilkan apa apa. "
" ya tapi bukankah itu tugasmu untuk selalu menghasilkan uang. "
" kau wanita sialan ya mati sajalah kau. "
dooor..... dooooor.....
" marilah kau wanita sialan. "
" aku harus segera pergi ya harus pergi tidak bisa begini terus bisa bisa aku benar benar hancur. brankas ya brankas"
__ADS_1
segera josep pergi ke tempat brankas yang hanya dirinya yang tau
"hahaha kurasa ini sudah cukup untuk ku pergi. "