Jodoh Pilihan Ayah

Jodoh Pilihan Ayah
RENCANA


__ADS_3

Pria setengah baya itu tengah berkutat dengan handphone yang di tempelkan dekat telinganya,nampak dari raut wajahnya yang sangat serius.


"Oh,baiklah Tuan Wijaya.Nanti saya akan bicarakan dengan putri saya"Sahutnya menjawab pembicaraan yang di seberang.


pembicaranya pun terputus.


"Aku pulang,,,,"suara gadis itu di depan pintu


"sudah pulang nak?"balas sang Ayah


dibalas anggukan sang putri.


****


Autor Pov


Nama nya Kirana gadis dengan mata besar dengan bola mata coklat pekat,pipi cabi kulit kuning langsat, rambut panjang sepinggang dengan tinggi semapai membuat siapa pun yang melihat dan menatapnya akan terpesona bagaimana tidak.Dia akan terlihat cantik dan manis sekakigus saat tersenyum atau tertawa di dukung dengan body S Line nya yang nampak seksi dan berisi hanya di bagian tertentu seperti bagian dada dan bokong nya.


Saat ini dia duduk di bangku kelas Xll Ipa A


Dia salah satu siswa yang sangat cerdas di SMA nya saat ini.


Autor pov end.


*****


"Kirana!!ayok turun makan sayang,ayah sudah bikinkan makanan kesukaan mu"panggil sang ayah

__ADS_1


"Iya yah bentar lagi"sahut nya


Kirana menuruni anak tangga dengan berlari tanpa memperdulikan omongan sang Ayah untuk berjalan pelan.


Kirana duduk di sisi kiri Ayahnya.


"Emmm,,,Ayah emang terbaik,tahu aja makanan kesukaan Kirana"Gerutu nya


"Ayah gituloh"sahut ayah.


Mereka berdua tertawa sembari menyantap makanan yang mereka makan saat ini


"Ayah ingin bicara,"


"Hemm.,,bicara apa Yah"sahut kirana


"Jadi gini,Ayah punya sahabat di jakarta,dia teman masa kecil Ayah sampai saat ini,nah Ayah dengan nya berniat menjodohkan kamu sama anak nya,dia baik kok dan lagi dia lebih tua 4 tahun dari kamu daa juga kuliah di Kampus ternama di jakarta loh"jelas sang ayah


"Ayah,,"lirih kirana pelan


"Ayah tahu kan kirana tidak suka di jodoh-jodohkan,Ayah tahu dari dulu Kirana tidak pernah mau di jodohkan,,kenapa saat ini Ayah ingin menjodohkan Kirana?apa Ayah tidak senang dengan Kirana?atau Ayah sudah capek menjaga kirana? atau kah ayah..."


suara nya terpotong oleh suarah pria paru baya itu.


"Suuutt..."menempelkan jari tekunjuknya di bibir putrinya itu.


"Apa yang Kirana omongin itu tidak benar,Ayah sangat menyayangi Kirana tapi ingat satu hal sayang,,Ayah sudah semakin tua dan lagi Ayah sakit-sakita,,gimana kalau Ayah pergi ninggalin kamu dan kamu masih sendiri?apa Ayah bisa pergi dengan hati yang tenang? tidak sayang,tidak,,,Ayah mau saat Ayah pergi kamu ada yang jagain dan lagi pula mereka sangat baik dan sangat menyayangi mu"ucap Ayah nya sembari menahan deraian Air mata yg sedari tadi di tampung nya dengan susa paya.

__ADS_1


Kirana berdiri dari kursinya lalu menuju kamar.


Di raihnya sebuah bingkai foto yg di pajang di samping kamarnya itu.


"Bunda,,,Kirana kangen Bunda,,,hikkks,,,,hikkkss,,,andai Bunda disini pasti Bunda bisa bikin Ayah mengerti tentang semuanya"lirih nya dengan nada gemetar menahan tangis.


Kirana tertidur di samping tempat tidurnya dengan beralaskan karpet.


KAMAR AYAH KIRANA


"sahabat ku,Kirana suda setuju dengan semuanya kita tinggal menyiapkan semuanya dan melangsungkan pernikahan mereka,,aku tidak yakin apa bisa aku menyaksikan putri ku menikah dan menemaninya layaknya Ayah pada umumnya.."Ucap ayah Kirana


"Tenang lah Sahabat ku,,jangan kau kawatir Aku akan menjamin Arkana tidak akan menolak permintaan ku,jadi tenang saja cukuo perhatikan kesehatan mu agar saat Mereka menikah Engkau menyaksikan,,jangan kawatir"ucap tuan wijaya menenangkan.


*********


KEDIAMAN WIJAYA UTOMO


Mereka pun berkumpul di meja makan bersama,baru kali ini mereka menenpatkan waktu untuk makan bersama.Pasalnya dari dulu mereka jarang sekali makanya di meja yang sama seperti saat ini.Tuan wijaya membuka pembicaraan


"Ayah sudah berbicara pada Ibu mu tentang perjodohan ini,Ayah harap kamu tak menolak,jika menolak semua fasilitas yang kamu miliki Ayah akan tarik semua"ucap tuan wijaya tegas


"Terserah Ayah saja,,Aku bisa apa"jawab Arkana pasrah


"Baiklah,,besok kita akan kesana,Untuk Kuliah mu Ayah sudah bicara dengan orang kampus mu untuk minta izib selama beberapa minggu kedepan"Ucap Tuan Wijaya.


**Hallo readers jangan lupa like dan komen serta saranya ya😊 aku baru belajar soalnya

__ADS_1


Mohon bantuanya


*Terimahkasih**"


__ADS_2