Jodoh Pilihan Ayah

Jodoh Pilihan Ayah
Hari Libur


__ADS_3

Kirana sudah satu jam di kamar mandi


Entah apa yang dia pikirkan,tak biasanya dia seperti itu.


"oiii,lu ngapain disana? udah lamah lo disana,Lo ngak papa kan?"tanya Arkana


"aku baik baik saja"liri kirana


Karena hari ini hari libur Arkana hanya tinggal dirumah dengan Kirana.Sengaja dia tak menyuru Pembantunya untuk datang saat ini.Arkana menujuh ruang tamu dan menonton acara TV kesayanganya,apa lagi kalau bukan MotorGP.


***Kirana pov***


Kirana kenapa kamu sangat begok,kenapa kamu bisa terbuai sama perlakuan Arkana,apa kamu tahu kamu sudah terjebak sekarang,kamu bahkan tidak tau apa dia akan mencintaimu hah?apa dia tak meninggalkan mu? mengapa kau sangat bodoh Kirana,,,kenapa? bagaimana jika dia meninggalkamu?bagaimana jika dia membuangmu? apa yang akan terjadi padamu? hiks,,,,hiks,,,hiks,,, kamu bodoh Kirana,,,kamu Bodoh kamu berjanji tidak akan memberikan apapun pada orang yang tidak mencintaimu.


***Kirana pov and***


Kirana terus bergerutu dan memukuli kepalanya dengan keras,tangisanya semakin pecah dan terisak sangat dalam.Untung saja shower airnya berjalan keras dan suara tangisanya tak terdengar keluar. Setelah selesai menenangkan diri Kirana kembali dari kamar mandi dan membuka lemari dia tak tau jika saat ini dia di kamar Arkana,Dengan masih mengenakan Kimono kirana berjalan keluar dengan masih menahan rasa perinya dia keluar dari kamar Arkana.


Arkana memperhatikanya dengan seksama


"apa dia benar benar keaskitan?atau dia tak menyukainya?lagi pula apa salahnya bukan kah ini sudah menjadi tanggung jawab nya sebagai istri"Gumam Arkana.


"sial gara gara orang itu gue jadi ngak bisa ngontrol emosi gue,siapa sebenarnya lelaki tua itu"sambung Arkana


Kirana turun dari kamarnya menuju dapur dan membuat sarapan pagi untuk mereka berdua.Arkana mengampir kedapur dan duduk di meja makan.


"gue minta maaf"ucap Arkana membuka percakapan yang sedari tadi hening.


"ngak pa pa kok"jawabnya singkat


"gue semalam emosi makanya kebablasan"


air mata Kirana jatuh di pipinya


"jadi...Hanya karena emosi?bukan karena rasa suka?"batin Kirana


"gue ngak bermaksud buat rusakin lo kok,seriusan sumpah"


"........"kirana


"lo kenapa nangis?gue....Gue...Gue"arkana


"udah ngak pa pa aku baik baik saja.Sana duduk lalu makan"pinta Kirana


Arkana duduk kembali di kursi nya,setelah selesai makan Kirana kembali ke kamarnya tanpa mengucapkan sepatah katapun


Arkana melihatnya hanya mengangkat bahunya.


Kirana menutup pintunya rapat rapat dan di kunci dari dalam. Saat ini dia menjadi sangat dingin tak berbicara sepata katapun setelah di dapur itu. Arkana ingat pada kata kirana sebelumnya jika kirana sedang marah atau pun perasaanya kurang baik maka dia akan seperti saat ini,Jadi dia mengerti akan ini dan berencana keluar dengan teman temanya.


***Pukul 20:00***


Kirana keluar dari kamarnya dan menatap sekeliling rumah tak ada seorang pun.

__ADS_1


Melirik kekamar arkana dan tertutup sangat rapat dan di kunci.


"dia didalam apa pergi"gumam Kirana


"lebi baik aku makan,lapar ni perut"Sambung kirana.


Kirana menuju ke dapur dan mengambil beberapa bahan masakan karena hari ini dia ingin makan nasi goreng merah.Setelah selesai dia pun menyantapnya, tangan kekar itu menarik piring Kirana.


"makan sendiri,lu ngak buatin suami lu juga apa?"pekik Arkana


"suami?,apa ngak salah dengar aku?"batin Kirana


"oiii,gue mau makan juga kenapa lu bengong?"


"ngak ngumpul sama teman mu?"


"gak,males gue enak dirumah bisa rebahan"


Kirana mengambil piring untuk Arkana.


"gue mau makan sepiring sama lo,gak mau pake piring lain"


***Deg***


Jantung kirana rasanya ingin melonjak keluar,pasalnya Arkana tidak pernah seperti ini padanya.Dengan susah paya kirana menahan gejolak hatinya yang saat ini berbunga bunga.Harapan kirana semoga saja Arkana tidak mendengarnya.


Setelah makan mereka kembali di kamar mereka dan beristraha karena besok nya mereka harus Kuliah.


Kirana bersiap pergi kekampus,Arkana pun demikian.Arkana menunggu Kirana di lantai bawah dengan melihat lihat acara tv.


Kirana menuruni anak tangga dan mendapati Arkana menatapinya.


"lamah banget si lu,lumutan gue nunggunya"oce arkana


"kamu nungguin aku?"tanya Kirana


Arkana memutar bola matanya


"menurut lo?"


Senyum manis terpancar dia Bibirnya membuat Arkana menatapnya dengan lekat


"lu mau jalan apa mau tingal cengengesan disini?"Tanya Arkana sembari berlalu


"hei!! tunggu aku,"Kirana tersenyum dan menyusul Arkana


****


Arkana memarkirkan mobil nya di parkiran Kampus ,dan turun dari mobil bersama Kirana


Jujur saja saat ini Arkana risi dengan tatapan Mahasiswa yang menatapinya bersama Kirana.Mereka menatapi Kirana dan arkana dengan sinis.


"wanita itu siapa?berani nya dia dekat dengan pangeran kampus ini"Mahasiswa 1

__ADS_1


"bukan ka itu mahasiswa baru?kenapa dengan Arkana?apa mereka pacaran?gue harus kasih tau Kirana"gadis itu.


Arkana berhenti dan berdiri menghadap Kirana


"Lo harus belajar dengan baik,jangan nakal gue ngak mau di panggil dosen lu gegara lu nakal,pulang nanti gue tunggu disini"ucap Arkana memegang bahu mungil Kirana lalu mengusap rambutnya lembut lalu pergi.


Kirana hanya mematung mendapat perlakuan lembut dari suaminya itu.pipinya memerah bibirnya tak berhenti menbuat senyum manis disana matanya tak melepaskan pandangan dari Prianya itu meskipun sudah tidak kelihatan lagi.


"Cieeee,,yang lagi fall in love"ledek Arini


"ehem,,keknya ada yang udah jadian ni"Arina


"yups,,,pokoknya traktiran nya nanti pas jam istrahat"sambung Tasya


Mereka menuju kelas bersama Kirana terus tersenyum,hari ini menjadi hari paling bahagia menurutnya.


Sama halnya dengan Arkana di dalam kelas Bima,Arya dan Dito di buat heran dengan dirinya pasalnya selama tiga tahun bersama mereka tak melihat senyum yang manis dari bibir pria dingin itu.


"ada yang lagi jatuh cinta ni"ledek Dito


"hoo,,ngak ngajak ngajak"timpal Arya


"pea lu,lu kata jatuh cinta bisa ngajak ngakak" pekik Bima


***


Jam istrahat pun tiba.Mereka semua kekantin tak ketinggalan juga Kirana dan Kawan kawanya.


Arkana duduk di tempat biasa dia duduk agar dia bisa memandang kirana dengan jelas


Karena terlalu bahagia Kirana pun memesan makanan Mie Ayam super besar,Membuat sahabatnya melongo melihat tingkanya itu


Di sisi lain arkana yang menatapnya hanya terkeke dalam hati.


"hahahah dasar B**i,ternyata kalau bahagia porsi makan lu gede juga"Arkana terkeke dalam hati


Bima memperhatikan Kirana yang makan dengan lahap seperti tidak makan seminggu.


"ah,kenapa si lu Ki,lucu banget"ucap Bima


"gue mau nyamperin teman si Kirana lu mau ikut Ya?"tanya Dito namun ternyata Arya lebih dulu mendekati Kirana dan kawan kawanya itu


"dasar si Arya"pekik Bima


Seseorang datang lalu menyiramkan jus jeruk pesanan Kirana ke baju kemeja putih nya.Lalu tertawa dan mendorong Kirana hingga terjatuh di lantai.


Tangan Arkana dan Bima mengepal melihat kelakuannya pada Kirana.


Arkana bangkit dari kursi dan melempar kursinya lalu berjalan menuju orang itu.


Hhehe maaf ya gaje baru bisa up soalnya kemarin2 banyak kerjaan😊😊 terimah kasih buat yang sudah komenπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


Jangan bosen buat baca ya😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2