
Alex menyandarkan tubuhnya ke belakang. Ia benar-benar kekenyangan. andai ia tahu jika dirinya yang akan menghabiskan semua SOP buntut itu, ia tak akan membeli semuanya.
Noureen dan Cakra kompak tertawa melihat Alex yang menyandarkan tubuhnya ke belakang akibat kekenyangan.
Tiba-tiba ada suara wanita dari arah pintu depan.
" Wah ada Tamu rupanya." Ucap Bu Citra yang baru saja pulang dari kantor. Ia baru saja menghadiri rapat penting perusahaan. Karena selama suaminya berpulang, ia lah yang menggantikan suaminya mengurus perusahaan.
Sontak mereka bertiga berdiri dan mencium punggung tangan Bu Citra.
" Bu, perkenalkan ini asisten mas Cakra." Ucap Noureen pada ibunya.
Alex kemudian mencium punggung tangan Bu Citra. perkenalkan nama saya Alex tante." Ucap Alex sopan.
Bu citra kemudian tersenyum.
" Yah sudah, kalian lanjut saja. Ibu mau ke atas dulu." Ucap Bu Citra pamit dan berjalan meninggalkan mereka bertiga di ruang makan.
***
Di Tempat lain setelah Anaya membersihkan seluruh apartemen Adrian. ia kemudian duduk di kursi yang ada di dapur dan menyandarkan tubuhnya ke belakang.
Uuuhhhh lelahnya." Ucap Anaya sambil memejamkan matanya.
" Lo kok enak-enak duduk di sini, apa semua pekerjaan Lo udah selesai." Ucap Adrian sambil membuka kulkas untuk mengambil minum.
__ADS_1
Sontak membuat Anaya membuka mata dan menatap ke sumber suara.
" Ya iyalah udah selesai, mana mungkin gue enak-enakan duduk disini kalo kerjaan gue belum selesai." Ucap Anaya sinis.
Adrian menanggapi dengan tersenyum sinis.
Lo galak juga yah jadi cewek. gue kira Lo itu gadis lembut ternyata mulut Lo pedas juga.
" Gue itu orangnya baik, kalo orang itu baik juga ma gue. Lah e'lo dari pertama jumpa juga udah songon banget, apalagi cewek Lo." Ucap Anaya bergelidik.
Adrian tidak menanggapi, ia malah sibuk menyiapkan makanan Yang ia pesan melalui aplikasi gofood.
Setelah makan yang Adrian pesan sudah dipindahkan ke dalam piring dan menaruhnya di atas meja. Ia kemudian mengambil dua piring kosong dan meletakkannya di atas meja.
" Makanlah." Ucap Adrian saat Adrian menyendokkan nasi ke dalam piringnya.
" Terimakasih." Ucapnya. Sambil mengambil kotak bekal yang ia bawa dari rumah tadi.
Adrian melirik kota bekal Anaya.
Saat Anaya menaruh kotak bekalnya di atas meja dan berniat memakannya. sontak membuat Adrian tertawa.
" Lo kayak anak kecil, bawa kotak makan segala," ucap Adrian.
Anaya tak menanggapi ucapan Adrian. ia malah sibuk mengunyah dan menikmati sesuap demi sesuap nasi goreng buatannya.
__ADS_1
saat ini, Anaya memang merasa sangat lapar. karena sejak pagi ia belum sempat sarapan dan saat sampai di apartemen Adrian ia tidak sempat sarapan malah pria di hadapannya ini langsung menyuruhnya membersihkan seluruh apartemennya.
Setelah makanan Anaya habis dan meminum air yang ada di gelas hingga tandas. Ia kemudian bertanya pada Adrian.
" Lo disini tinggal sama siapa." Tanya anaya melirik ke arah Adrian yang sibuk menikmati makanannya.
" Gue tinggal sendiri disini." Jawan Adrian dingin.
" Emangnya orang tua Lo kemana." Tanya Anaya lagi.
" Nyokap gue udah meninggal akibat serangan jantung. Bokap gue dah nikah lagi ma Sekretarisnya. Ya udah gue milih tinggal sendiri di apartemen." Ucap Adrian.
Anaya mengangguk-anggukkan kepalanya. Lalu melirik jam yang ada di pergelangan tangannya.
" Karena pekerjaan gue dah kelar. Gue mau balik. Gue ada kelas jam satu siang." Ucap Anaya membereskan kotak bekal makannya.
" Mau gue antar," tawar Adrian.
" Gak usah." Jawab Anaya ketus.
.
.
.
__ADS_1
🍂Jangan lupa, like, komen, beri hadiah dan vote karena ada gift di awal bulan dan di akhir kisah untuk dukungan terbanyak @cek pengumuman di ☝️.