
Pagi menjelang siang. Alex datang untuk membawakan pesanan tuannya. Ia tersenyum kala melihat Cakra dan Noureen duduk didepan teras rumah.
Ya, akhir-akhir ini. semenjak Cakra mengetahui jika Noureen hamil, ia jarang sekali ke kantor. Ia akan ke kantor jika ada urusan yang sangat Emergency.
Alex kemudian turun dari mobilnya. dan membuka pintu belakang mobilnya. satu persatu kresek ia keluarkan dan menentengnya menuju tempat dimana tuannya sedang duduk.
"Selamat pagi tuan." Sapa Alex pada tuannya.
" Siang." Jawab Cakra. pasalnya waktu sudah menunjukkan pukul sebelas dan Alex masih menyapanya dengan menyebut pagi.
Alex tersenyum sambil menggaruk tengkuknya.
" Tuan ini pesanan anda," ucap Alex sambil menyerahkan beberapa kantong ukuran besar pada tuannya.
Cakra melirik kantong plastik yang dibawa Alex.
" Kamu membeli berapa banyak Lex.? Tanya Cakra.
" Saya membeli semuanya tuan."jawab Alex.
__ADS_1
" Aku butuhnya cuma seporsi. aku tidak menyuruhmu membeli semuanya. kamu kira aku akan menggelar hajatan, sampai membeli semuanya." Ucap Cakra pada asistennya.
" Maaf tuan. yang punya warung belum buka, bukanya siang. Itu sebabnya aku memutuskan membeli semuanya.
Noureen mengulum senyum. melihat perdebatan suaminya dan asistennya. Ia kemudian menghampiri ke-dua.
" Ngak apa-apa mas." Ucap Noureen sambil merangkul lengan Cakra.
" Ayo pak Alex masuk. bawa saja semuanya masuk ke dalam dapur. Nanti bi idah yang menyiapkannya." Ucap Noureen berjalan masuk kedalam rumah sambil merangkul lengan Cakra diikuti Alex dari belakang.
***
Cakra kemudian berjalan menyusul Noureen. " Kenapa sayang, apa kamu merasa mual lagi.?" Tanya Cakra.
Noureen mengangguk." Rasanya sangat mual mas mencium aroma SOP buntut itu. Aku tidak ingin memakannya, kamu saja dan pak Alex yang menghabiskannya.
Setelah Noureen muntah. Noureen dan Cakra kemudian kembali duduk di meja makan sambil tersenyum.
" silahkan dihabiskan semuanya pak Alex." Ucap Noureen sambil tersenyum menatap asisten suami nya.
__ADS_1
Alex mengernyit heran. Tadi Bukannya saya disuruh membeli SOP Buntut untuk nyonya, kenapa sekarang saya yang di suruh menghabiskannya semuanya." Ucap Alex dalam hati.
Cakra melirik mata istrinya yang tersenyum hangat pada asistennya.
"Sayang Jangan meliriknya. aku tidak suka jika melihat mu melirik orang lain. Kamu hanya boleh Melirik ke arah ku." Ucap Cakra merangkul tubuh Noureen
Alex yang mendengarnya segera menunduk.
" Sayang, kamu jangan Cemburu. aku cuma mempersilahkan pak Alex untuk makan." Ucap Noureen sambil mengecup bibir Cakra sekilas.
Alex melirik sekilas atasannya.
Cih," tuan tolong hargai saya, saya masih ada di sini. Jangan bermesraan di depan jomblo seperti saya." Ucap Alex dalam hati sambil melirik tuannya.
Kini keduanya menikmati sop buntut yang ada di atas meja. Noureen yang ada di sana hanya diam menatap keduanya sambil tersenyum.
Terlihat Cakra sudah selesai dan menggeser mangkuk bekas makanan.
" Dihabiskan yah pak Alex. Kasian, takutnya mubazir jika tak dihabiskan." Ucap Noureen pada asisten suaminya.
__ADS_1
Mendengar itu Alex tiba-tiba membulatkan matanya. Ia sudah tidak sanggup. Pasalnya ia sudah menghabiskan lima mangkok SOP buntut, dan sekarang masih ada enam lagi di atas meja.