
Arkana terus memandangi gadis itu dengan tatapan senduh,raut wajahnya sangat sedih menatap manik mata coklat pekat sedang menatapnya dalam penuh tanya.
Kirana menarik lengan Arkana menjauh dari teman-temanya,menanyakan pada nya apa yang membuat dia datang menemuinya
"Darimana Kamu tahu sekolah ku?siapa yang memberi tahu mu?"tanya kirana
"tidak perlu tahu gue tau dari mana,gue kesini mau jemput lo,sekarang juga lo harus pulang ini sangat penting"Pinta Arkana
"kamu kenapa si ha?aku kan sudah bilang ini acara terakir aku disini,ngak bisa apa ya kamu ngak buru-buru pulang?ini hari terakir aku sama teman-temanku.Kamu bisa mengerti ngak?"bentak kirana dengan penuh penekanan
"eh,,gue kesini baik-baik,mau jemput loh karena Ayah tak sadarkan diri......"belum selesai bicara Kirana menarik tangan Arkana menuju motor nya.
Kirana dan Arkana tibah di rumah,suara tangisan keluarga dan kerabat Kirana terdengar dengan jelas,Kirana berjalan dengan pelan menelusuri ruangan itu yang di penuhi oleh orang\-orang yang berdatangan
Langkahnya terhenti saat melihat sosok yang sangat iya cintai berbaring dikamar dengan kedua tetangganya tengah menangis
"Ada apa ini?"lirih Kirana
"Ayah!!!!Ayah!!!! Ayah jawab Kiran, Ayah...."Lirih kirana dengan suara gemetar nya
"Apa-apaan ini Yah?ini tidak lucu,Yah bangun Kiran ngak kaget Yah bangun jangan bercanda seperti ini Yah..."
Tangan kekar itu mengangkat bahu Kirana membuatnya berbalik menatap nya lalu membenamkan nya kedalam pelukanya.
"Ayah sudah tiada,lo harus kuat gue tahu lo wanita yang kuat ingat loh masih punya Ayah sama Bunda gue"ucap Arkana menenangkan
Tangisan nya tak terbendung lagi hatinya seperti di sayat silet secara perlahan sakit,sesak di dada kini di hadapinya.
Kirana menyudahi pelukanya dan menghapus air matanya berjalan menuju peristrahatan sang Ayah.Di elus wajah sang Ayah dipandangi dengan seksama lalu mendaratkan ciuman terakirnya di kening Pria paru baya itu.
"Kirana sudah ngerti kenapa ayah berbicara seperti itu semalam,,Sekarang kiran mengerti ayah,kiran janji Yah,kiran tak akan menangis kiran akan iklasin Ayah pergi,pergilah dengan tenang Ayah Kiran menyayangi mu" benda bening itu terus mengalir membasahi pipi cabi gadis itu.
Entah kenapa melihat Kirana air mata Arkana mengalir dengan deras rasa sesak itu muncul memenuhi hatinya wajah Kirana sangat pucat
Saat ini.
***
__ADS_1
1 minggu setelah kematian Ayah Kirana
Orang tua Arkana telah kembali ke jakarta 2 minggu yang lalu lantaran kerjaan mereka yang membuat mereka kembali cepat.
Mereka mengucapkan kedukaan pada Kirana dengan via telpon.
Dua minggu sudah Arkana dan Kirana menikah,tak ada hal yang istimewa terjadi selama ini.Hal yang mereka lakukan haya itu-itu saja Kirana bangun pagi menyiapkan sarapan untuk Arkana hanya itu saja.
Hingga saat ini mereka sarapan berdua
Untunglah keadaan Kirana berangsur membaik dan sedikit bisa tersenyum
"Besok kita balik kejakarta"ucap Arkana
Kirana hanya menganguk tanda setuju.
"terus rumah ini gimana?"tanya Arkana
"tante Ani yang akan tempatin"jawab Kirana singkat
"em,," arkana
"Mau ikut aku ngak?"Tanya kirana
"kemana?"arkana balik tanya
"ke danau kelimutu jalan kaki"Ketus Kirana
"eh,,buset jauh gitu mau jalan kaki?lo aja gue ngak"
"lagian kamu aneh,orang ngajak ke Bukit Silvia doang kok"
"ngomong kan bisa"
"ini lagi ngomong kan?"
"serba salah gue"Gumam Arkana
__ADS_1
Mereka pun bersiap\-siap untuk berangkat kesana.
dua puluh menit berlalu kini Arkana tengah mengendarai motornya membela ruas jalan yang masih sepih itu.Waktu menunjukan pukul 6:30 Sangat indah dan sejuk jikan datang di pagi hari.
Setelah beberapa jam mereka pun tibah disana.Sunggu pemandangan yang luar biasa
Tersajikan disana membuat Arkana memuji betapa baiknya Tuhan menciptakan alam labuan bajo ini.
"keren kan?aku sering dulu kesini tapi 2 tahun yang lalu dah ngak ksini,baru kali ini kesini lagi"ucap Kirana
"lo kesini bareng siapa?cowok lo?"tanya Arkana
"gak"jawab Kirana ketus
"boong kan lo?heheh santai aja kali gue ngak marah kok"Ucap Arkana
"btw kok bisa si namanya Bukit Cinta,emang disini pernah ya orang berbuat apa gitu?"tanya Arkana penasaran
"kata orang-orang si kalau kita datang kesini dengan seseorang entah itu wanita atau pria pasti abis dari sini mereka akan jatu cinta satu sama lain,aku sih ngak terlalu percaya dengan gituan.Yang namanya cinta,jodoh dan takdir kan sudah diatur kan?tapi teman ku banyak yang jatuh cinta setelah dari sini sih,jadi bingung heehehe"jelas Kirana dengan senyum Kikuk nya.
Arkana hanya tersenyum dan memandangi pemandangan yang sangat-sangat asri dan masih alami itu. Sesekali dia menarik nafas nya dalam-dalam dan menghembuskan secara perlahan.
"sejuk ya disini"Ucap Arkana
"hemm"jawab Kirana
****
Setelah lelah dalam perjalanan mereka tibah di rumah,untung saja mereka sudah makan malam di jalan jadi tinggal istrahat karena besok paginya mereka harus kembali ke jakarta dan segera mendaftarkan Kirana di Kampus swasta disana.
ini lokasi yang Arkana dan Kirana datangin loh ๐๐
**hehhe maaf ya gaje cerita ku
Maklum baru awal2 jangan lupa like,komen dan saranya ya Readers ku๐๐
__ADS_1
Terimahkasih๐๐**