Jodoh Pilihan Ayah

Jodoh Pilihan Ayah
SATU TAHUN


__ADS_3

Kirana membaringkan tubuhnya dia atas kasur empuk nya, menatap langit kamar nya yang begitu luas membuat nya terdiam dan memikirkan dirinya saat ini.


"sudah setahun aku menikah dengan Arkana,apa dia mengingatnya? besok adalah hari setahun pernikahan kami,ah Kirana ngawur kamu, mana mungkin dia bisa ingat menikah dengan mu saja dia merasa terpaksa apa lagi mengingat hari itu"Kirana membatin Lama kelamaan matanya sayu dan perlahan di tutupnya rapat.


Dari tadi semenjak pulang dari kampus Kirana tak melihat Arkana. Sebelum menutup rapat matanya. batinya sadar dari tadi mencari Arkana.


"kemana dia, kenapa belum pulang? apa dia jalan sama Natasya? sudah lah lebih baik aku tidur"batin Kirana


Perlahan pintu Kamar Kirana terbuka, lelaki itu masuk dan menaru sebuah bingkisan diatas meja kamar Kirana, lalu menarik selimut Kirana dan menutupin tubuh mungil kirana lalu mencium pucuk kepalanya lembut.


"Happy Aniversary Kirana, Terimah kasih sudah menjadi warna dalam hidup ku"Batin Arkana.Lalu keluar dari Kamar Kirana.


****


"hoaaaam,,,,"Kirana bangun dengan mata tertutup lalu duduk di tengah tempat tidurnya untuk mengumpulkan nyawanya lalu melirik jam di mejanya. Pandanganya tertuju pada kota berbungkus pita Merah dia atas sana, Dengan cepat diraihnya kotak itu.


sebuah kertas kecil tertulis disana


"Happy Aniversary Kirana, terimah kasih sudah mewarnai ku"


~Arkana Wijaya~


Wajah Kirana merona, baru saja semalam dia berfikir Arkana tak akan peduli dengan pernikahan mereka tapi nyatanya ternyata Arkana mengingatnya. Ya, meskipun Kirana tau mungkin ini hanya basa basi atau hanya karena ikatan perjanjianya sehingga dia buat seperti ini tapi Kirana bahagia saat ini, bagi Kirana saat ini adalah dia sudah menikah dan lagi pernikahan mereka sah di mata Agama dan juga Negara jadi Arkana adalah suaminya dan Itu sah, Siapa pun yang akan mendekati Arkana harus izin padanya.


"Sekarang Kita sudah menikah, apapun hal mengenai kamu harus izin padaku terlebih dahulu,bagaimanapun juga Pernikahan Kita Sah secara hukum dan Agama"Batin Kirana


Kirana lanjut dengan membersikan dirinya senyuman di bibirnya terus menyunging


Setelah dua puluh menit selesai Kirana turun dan berangkat ke kampus naik Bus.Setelah hampir setengah jam tibah di kampus.


Kirana masuk ke ruangan dengan perasaan bahagia.


"bahagia banget lu Ki"tegur Arina


"pokonya hari ini aku senang"Ucap Kirana


"si Arka ngasi apa ke elo"Tanya Arini


"kado"


"kado? cuma kado saja lu senengnya kebangetan"Pekik Tasya


"ihhh,,,ini tu spesial tau gak, hari ini tu hari eniv kami"Kirana


"seriusan?terus dia ngasi apa?hati dia?atau apa?"tanya Arini polos


"kutil kumamaon, kalau hatinya di kasi ke Kirana dia mau hidup giamana"Pekik Tasya


"hehehehehe iya juga ya"jawabnya malu dengan mengaruk kepalanya yang tak gatal itu


"hari ini aku traktir kalian deh, kalian boleh makan apa aja di kantin nanti aku yang bayar"Ucap Kirana


"acieeee Ny Arkana Wijaya akan mentraktir kita guys, Kuy lah gue laper"Oceh Arina


Mereka berempat ke kantin disana dari tadi ada Arkana sedang menikmati Mie ayam kesukananya.Dari kejauhan Arkana menatap Kirana dengan senyuman masi di bibirnya

__ADS_1


membuat Arkana bahagia menatapnya.


seseorang datang.Saat ini Kirana sudah duduk di meja dan bangku kebesaranya.


"yank .."panggil nya


Membuat Kirana berbalik menatap Arkana


"......."tak ada jawaban


"yank, makanya nafsu amat lagi bahagia keknya"Membuat Arkana menahan suapan makananya


"hemmm"jawab Arkana


"pengen deh ngulang masa masa kita dulu,jadi kangen aku" Natasya


Kirana tak menghiraukan mereka, dia tak ingin merusak suasana hatinya yang lagi senang saat ini.


"selesaikan urusanmu, setelah itu aku tunggu kejujuran mu"Batin Kirana


******


Arkana menunggu Kirana di parkiran kampus, sengaja dia menunggu agar pulang bersama Kirana.


Kirana sampai di parkiran lalu melihat Arkana melambaikan tangan kearah nya. Kirana berpamitan kepada teman nya lalu pergi kearah Arkana.


"gimana kadonya?suka?"tanya Arkana


"hemmm, makasih" balas Kirana


Setelah nya Arkana melajukan motornya,membelah jalan Ibu kota yang sepih seakan mengerti akan mereka yang ingin berduaan saja saat ini. Arkana membawah Kirana ke arah jalan yang berbeda dari biasanya pasalnya ini bukan jalan ke rumah mereka.


"kita mau kemana?" tanya Kirana


"jalan"jawab Arkana singkat


"pegangan yang erat,ntar jatuh"sambung Arkana


Kirana mencoba mengulurkan tanganya kedepan lalu menyilangkanya di perut Arkana


Membuat Arkana tersenyum malu. Beberapa menit kemudian mereka sampai. Kirana turun dari motor lalu berjalan


"pantai?" tanya Kirana


"hemm"jawab Arkana


Kirana menutup matanya lalu merentang kan kedua tanganya.


"makasih Ka, aku bahagia hari ini, sudah lama aku tak main ke pantai"Ucap Kirana dengan mata masih tertutup


Arkana melangkah kedepan dan berdiri tepat di belakang Kirana, tanganya mengeus lembut tangan Kirana lalu menelusurinya hingga mendapatkan jari jari lentik Kirana lalu memasukan tanganya ke selah selah tangan Kirana. Jika kalian melihat adegan Jeck dan Rose di film titanic ya kira kira seperti itu lah mereka saat ini.Kirana berniat membuka matanya namun di tahan oleh Arkana


"tetaplah seperti itu,jangan membuka matamu,nikmati saja"pinta Arkana


Mereka melakukan itu sangat lamah hingga saat ini Dagu Arkana terbenam di bahu mungil Kirana.

__ADS_1


Hari sudah menjelang sore, mereka bergegas pulang karena hari esok mereka akan berangkat untuk camping.


****


Arkana menaruh motor nya di garasi sementara Kirana masuk kedalam rumah dengan senyuman yang tak pernah hilang di bibir manisnya itu.Kirana masuk kedalam kamarnya dan mendapati kamarnya yang berantakan, semua barang barang nya jatuh kelantai lalu pandangan matanya tertuju pada kotak peninggalan sang Ayah. Kirana berlari menujuh kamar Arkana lalu menariknya dan membawanya kekamarnya.


"kamu kenapa si? ada apa?"tanya Arkana


"lihat"Kirana menunjukan kamarnya yang berantakan


"siapa yang lakuin ini?"Tanya Arkana


"kalau aku tau gak mungkin aku panggil kamu"Jawab Kirana


"tunggu, waktu kamu masuk tadi pintu kekunci ngak?"tanya Arkana


Kirana mengeleng kan kepalanya


Arkana berlari memeriksa satu persatu barang di rumah nya untung saja tak ada yang hilang. Lalu kembali ke kamar Kirana


"ngak ada barang yang hilang satu pun" jelas Arkana Kirana mulai meneteskan Ari matanya


"ngak ada yang hilang, kenapa kamu nangis?" tanya Arkana kawatir pada Kirana


"kotak pemebrian Ayah....."Kirana


"kotaknya kenapa? ilang? kamu taro dimana emang?"


"aku naronya diatas meja itu, tapi kenapa dia ngambil itu doang? siapa si yang ambil"Tanya kirana dengan masih terisak


"udah kamu tenang dulu, besok aja kita pikirin kamu istrahat dulu biar aku temanin ok"ucap Arkana menenangkan Kiran


*******


Gadis itu membawah kotak itu dengan hati hati lalu masuk kekamar nya lewat jendela.


Perlaha dia kunci kamarnya dari dalam dan membuka semua isi kotak itu.


"Jadi apa yang gue dengar waktu itu benar,Dia itu Adik gue, tapi kenapa dia di pisahkan dari Ayah dan juga ada apa dengan Tuan Wiliam?apa dia ada hubunganya dengan semua ini?


Gue harus cari tau lebih dalam tentang semuanya"Batinya lalu menutup Kotak itu lalu menyimpanya di tempat yang tak bisa si ketahui orang. Lalu dia keluar dari kamarnya dan mendapati Pria paru bayah itu sedang bebbicara dengan seseorang, nampak sangat serius perlahan dia mendekat mencoba untuk menguping pembicaraan mereka.


"pokonya saya ingin kamu meyelidiki wanita itu,cari tau dia dan dari mana asalnya setelah itu baru kita ke rencana selanjutnya"ucap Pria itu


"tapi ingat, jangan sampai kamu benar benar jatuh cinta pada anak itu, kalau tidak kamu akan tau akibatnya kan? dan lagi tolong pastika apa benar dia sepupunya" ucap nya lagi lalu menutup ponselnya


"siapa yang di maksud Ayah dengan akan itu dan siapa yang akan mereka selidiki? gue harus cari tau juga, dan wanita itu siapa? gue yakin dia pasti wanita di kampus gue"Gumam gadis itu.


Maaf ya makin gaje. Semoga kalian suka


๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


jangan lupa Komen,Like dan juga pencet bintang nya supaya bisa selalu dapat Notif update dari ku


Terimahkasih๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2