
♥️ memeriksakan kandungan ♥️
Setelah melewati drama di pagi hari, kini keduanya telah siap, Noureen tersenyum saat kembali melihat pantulan wajahnya di cermin.
" Sudah sempurna," ucap Noureen menatap wajahnya saat berdiri didepan cermin.
Setelah semuanya siap, Noureen berjalan keluar dari walk in closet. dari kejauhan Cakra tertegun melihat penampilan sang istri. Sungguh hari ini Noureen benar-benar terlihat cantik, mungkin karena hormon kehamilannya yang membuat wajah Noureen tampak lebih cantik.
"Cantik". Gumam Cakra memuji kecantikan sang istri lalu berdiri dari sofa berniat menghampiri Noureen.
Baru beberapa langkah, suara Noureen Membuat langkah kaki Cakra terhenti.
"Stop mas, jangan mendekat." Ucap Noureen menatap suaminya.
Cakra tampak kaget mendengar ucapan sang istri, padahal pagi tadi, setelah Noureen mengatakan kalau tubuhnya sangat bau, ia berendam dengan memberi bath bomb yang sangat banyak ke dalam bathtub, lalu setelah mandi Cakra menyemprotkan banyak parfum ke tubuhnya.
" Kenapa Reen, kenapa mas tidak boleh mendekat sayang." tanya Cakra mengerutkan keningnya
" Aku takut mual, saat mencium aroma tubuhmu mas." Jawab Noureen seolah tak merasa bersalah.
Cakra memutar bola matanya, lalu menhirup oksigen sebanyak-banyaknya lalu membuangnya.
" Reen…," panggil Cakra menjeda ucapannya. Mas tadi sudah berendam dan menyemprotkan banyak sekali parfum. Mas tidak mungkin bau, aroma tubuh mas sudah sangat harum," ucap Cakra kembali mendekat.
"Mas stop," ucap Noureen menatap tajam ke arah suaminya.
Cakra menciut saat melihat tatapan tajam Noureen yang menatap ke arahnya
Cakra melengos, ia tampak begitu kesal pada sang istri, ia heran mengapa sikap Noureen sangat berbeda hari ini, padahal selama pernikahan Noureen tak pernah seperti ini, biasanya jika Cakra ingin memeluk atau mendekat, Noureen tak pernah menolak dan dengan senang hati ia membalas pelukannya, tapi hari ini mendekat pun tak boleh, apalagi jika ingin memeluk.
Cakra tak berkata apa-apa lagi, ia lalu berjalan mendahului sang istri menuruni anak tangga dan di ikuti Noureen dari belakang dangan jarak satu meter.
***
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu jam akhirnya mereka tiba di rumah sakit Husada. Cakra dan Noureen berjalan masuk kedalam rumah sakit dan melakukan pendaftaran terlebih dahulu di loket depan. Setelah mendaftar, petugas loket lalu mengarahkan ke duanya ke poli kandungan.
Setelah melewati beberapa poli akhirnya mereka tiba di poli kandungan.
Cakra pun menyuruh Noureen duduk dibangku yang tersedia di ruang tunggu poli sambil menunggu namanya dipanggil, karena ada beberapa pasien yang menunggu lebih dulu.
__ADS_1
Tiga puluh menit berlalu seorang perawat keluar memanggil namanya.
"Atas nama ibu Noureen." Ucap sang perawat.
" saya dok." ucap Noureen sambil berdiri dari kursi dan di ikuti Cakra berjalan masuk kedalam ruang periksa poli kandungan.
Saat masuk kedalam ruangan, seorang dokter wanita menyambut mereka dengan tersenyum.
"Silahkan duduk pak, Bu." Ucap sang dokter tersenyum.
"Terima kasih dok." Ucap Cakra saat duduk didepan meja dokter Anita.
dokter kemudian membuka map rekam medis dan melihat hasil tekanan darah serta berat badan Noureen.
" sejauh ini keluhannya apa Bu." tanya dokter Anita.
" sejauh ini hanya mual dan pusing di saat pagi hari dok." jawab Noureen.
" kalau mual, itu hal wajar untuk ibu hamil di Trimester pertama, ibu harus banyak istirahat, dan jangan banyak pikiran." ucap dokter Anita sambil tersenyum.
" kalau begitu mari kita periksa." ucap dokter Anita berdiri sambil berjalan mendekat ke arah monitor alat USG.
setelah berbaring kemudian seorang suster mengoleskan gel khusus guna mencegah terjadinya gesekan antara kulit dan transduser.
" maaf yah Bu," ucap dokter Anita saat akan menggeser- gesekan alat transduser ke area perut Noureen.
Cakra dan Noureen menatap ke layar monitor, hanya ada gambar yang tidak ia pahami dan terdengar suara detak yang ia juga tidak paham, ini kali pertama ia kedokter kandungan
dokter tersenyum saat melihat layar monitor.
" pak, bu coba dilihat, ini janin ibunya masih sebesar kacang, usianya kandungannya sudah 3 Minggu, janinnya juga sehat, detak Jantungnya belum terdengar nanti setelah kandungannya berusia 12 Minggu akan terdengar suara detaknya " ucap dokter Anita menjelaskan secara detail sambil tersenyum ramah.
Noureen menetaskan air mata ia terharu menatap layar monitor yang memperlihatkan janin yang ada di kandungannya. sedangkan Cakra, matanya mengembung, setetes cairan bening keluar dari kelopak matanya, seketika ia mencium pucuk kepala Noureen.
"trimakasih sayang." ucap Cakra bahagia.
dokter Anita tersenyum menatap kedua pasangan yang sedang terharu bahagia lalu berjalan kembali ke mejanya.
setelah diperiksa, seorang perawat lalu membersihkan sisa cairan gel yang ada diperut Noureen, kemudian membantunya bangun dari posisinya dan berjalan ke arah meja dokter dibantu oleh Cakra dibelakangnya.
__ADS_1
setelah duduk, dokter Anita kemudian mencatat di map rekam medis milik Noureen.
Cakra kemudian bertanya kepada dokter Anita.
" bagaimana dok." tanya Cakra.
" semuanya sehat pak, Bu. untuk mual nya, nanti saya akan meresepkan obat anti mual dan vitamin untuk ibunya, jika ada keluhan apapun boleh mengubungi saya." ucap dokter Anita dengan ramah.
" masih ada yang mau di tanyakan pak." tanya dokter Anita.
Cakra lalu menatap ke arah Noureen, ia ingin mempertanyakan sesuai, tapi ia merasa ragu untuk mempertanyakannya.
" dok begini," ucap Cakra ragu.
" apa boleh kami melakukan hubungan suami istri di awal kehamilan." tanya Cakra.
" Tantu boleh pak, tapi jangan keseringan yah, kasian ibu dan janin.
" baik dok, terimakasih." ucap Cakra tersenyum bahagia seolah hbis memenangkan lotre.
" apa masih ada yang ingin di tanyakan." tanya dokter Anita.
" saya rasa cukup dok.
" ini resep obatnya pak, obat anti mual beserta vitamin ibu dan bayinya," ucap dokter Anita menyerahkan selembar kertas pada Cakra.
" trimakasih dok." ucap Cakra meraih selembar kertas itu dari tangan dokter Anita.
setelah pemeriksaan selesai Cakra dan Noureen pun keluar dari ruangan dokter Anita.
.
.
.
Terimakasih untuk kalian semua yang sudah mampir. jangan lupa like, komen dan vote karena di awal bulan dan diakhir kisah author akan bagi-bagi hadiah menarik cek @pengumuman di atas☝️
__ADS_1