
Arkana bangun pagi pagi dan sibuk dengan ponsel nya yang sedari tadi menenpel di telinganya, Kirana melihatnya dengan pangku tangan.
"Hei, Tuan Arkana !! ini masih pagi kan? dan lagi ini hari libur bukan?" Kirana
Tak ada jawaban dari Arkana
"(Apa Dia belajar tuli sekarang?)Mas !! ada apa Aku lihat Kamu kok sibuk sekali, ini masih pagi loh, dan lagi Kamu juga libur hari ini?"Tanya Kirana
"Ini Bima lagi nelfon minta ketemu katanya mau ngerjain sesuatu"Jawab Arkana
"Sesuatu? apa itu?"Tanya Kirana
"Gak tau juga, Dia ngajak ketemu doang"Arkana
"Yaudah sarapan dulu baru pergi" Kirana
"Gak usa dek, lagian ini kita ketemunya di Cafe kok"Arkana
Arkana berjalan ke kamar mandi sementara Kirana pergi ke kamar si kembar.
Beberapa menit kemudian Arkana selesai mandi dan bersiap siap, tak lupa Iya mampir ke kamar si kembar.
Knop pintu terbuka, Arkana mendapati Kirana sedang mengelus pipi Buah hati Mereka itu.
Arkana berjalan mendekati Kirana
"Kamu disini Sayang? Mas kira kemana tadi"Arkana
"......."Kirana
"Sayang, Kamu baik baik aja kan?"Tanya Arkana lalu membalikan wajah kirana menghadap kepadanya.
"Eh, apa ini? Mas gak suka ada air mata di pipi mu, ada apa, Mas nyakitin perasaan mu lagi? kasih tau Mas biar Mas bisa rubah dan minta ma---"Arkana
Kirana memeluk Arkana dengan erat tanganya melingkar di badan Arkana dan terisak untuk benerapa saat.
"Heii, Kamu kenapa Sayang? jangan buat Mas kawatir dong cerita sama Mas"Arkana
"Aku gak papa Mas, Aku menangis mengingat apa yang sudah terjadi selama ini, berjuang demi Mereka berdua dan juga demi Kamu. Bersyukur banget masih di kasi kesempatan buat bersama Kalian bertiga"Isak Kirana
Arkana memeluk Kirana sangat erat
"I love you Sayang"Arkana
"I love you too Mas"Kirana
"Udah sana pergi ntar telat kasian Bima nungguin Kamu kelamaan"Sambung Kirana
Arkana pergi bertemu Bima.Beberapa menit kemudian Arkana tiba di tempat yang Bima janjikan ternyata disana sudah ada Arya, Dito dan juga Bima.
"Oiii, disini"Panggil Bima saat melihat Arkana dipintu cafe
"Oiiii Bro, gila kalian disini juga? kangen banget gue sama kalian semua, gimana kabar ? gue gak nyangka bisa barengan lagi seperti ini jadi ingat waktu SMA"Arkana
"Gue juga"Arya
"Oh iya selamat ya bro, anak lo kembar kan? kapan kapan kita reuinian di rumah lo sekalian liat anak anak lo"Dito
"Kalian semua di suruh Bima kesini juga?"Tanya Arkana
"Yups"Dito,Arya
"Eh mau minun apa pesan aja gue kasi free buat sahabat sahabat gue"Bima
"Tiap hari gue datang di Cafe lu Bim bisa free terus kan?"Dito
"Ah ela lu mah selalu seperti ini suka yang geratisan"ledek Arya
"Lumaya hemat hemat uang jajan tiap bulan"Dito
Mereka tertawa akibat candaan Dito dan Arya
"Terus rapat penting nya apa tuan Bima?"Tanya Arya
"Gue mau serius dengan Arina. makanya gue ngajak kalian semua kesini, Gue mau lo semua bantuin gue"Bima
__ADS_1
"Bantuin apaan?"Tanya Arya
"Sini Gue bisikin" Bima
Mereka berbisik berempat
"Gimana lo pada mau kan bantuin Gue?"Bima
"Gue bawah si Arini boleh gak? sekalian aja kita reunian"Dito
"Gue juga bawah si Tasya"Arya
"Kita bawah pasangan Kita aja biar Arina gak curiga kan anggap aja Kita lagi reunian gimana?"Arkana
"Ide bagus, gue setuju Gue pengen cepat cepat biar Dia gak di ambil orang"Bima
"Iya, kasian kan yang Jorok(Jomblo dari orok)tar gagal nikah kalau di embat orang lain"Ledek Dito
Mereka tak menyadari hari sudah hampir sore.Karena sibuk dengan dekorasinya yang sudah selesai mereka buat Arkan melirik jam di tanganya.
"Ok, semuanya sudah selesai sekarang waktunya kita pulang dan bersiap siap untuk pesta nanti malam"Seru Arkana
"Ingat Bim jangan gerogi ok, Gue kan sudah ajarin Lo cara ngomong biar gak gerogi"Dito
"Jangan degdegan ya Bro, semoga berhasil"Arya
"Sampai jumpah nanti malam ya Bro"Ucap mereka sebelum berpisa dan pulang.
Rumah Arina
Ting...Tong...Ting...Tong
Arina bergegas membuka pintuh
"Permisi Ibu, benar dengan Ibu Arina?"Tanya pengantar paket itu
"Iya saya sendiri, ada apa ya Mas?"Tanya nya
"Ini ada paket untuk Ibu"
"Maaf Mas, saya gak pesen apa apa di online shoop mana pun"Arina
"Tapi disini nama dan alamatnya disini lo Bu, dan juga ada Surat dan nama pengirimnya dari Mas Bima"
"(Bima? ngirim apaan tu anak?)"Batin Arina
Dia mengambil paket itu lalu masuk dan membaca surat yang ada di atas nya
***Sebelumnya Aku minta maaf karena gak kasih tau Kamu dulu tentang ini.Tapi Aku mau kamu menerima ini dan datang ke alamat yang sudah ku kirim ke ponsel mu nanti malam dan jangan lupa pakai Dreas yang ini ya Ar.
Terimah Kasih
By: Bima***
Seketika Arina merona dan terlihat sangat gembira. Ia membuka box itu dan mendapati sebuah dreas yang sangat bagus dan indah
ponsel Arina berbunyi
***From Bima
Jangan lupa datang ya, jangan telat Aku tunggu kamu disana
😍😍***
"Astaga emonji itu, ya ampun Arina jangan salting ok, jangan salting bisa saja Dia hanya ingin makan malam bersama mu saja tidak lebih jangan berharap banyak"Gumam Arina
***
__ADS_1
CAFE
19:00
Kirana Arkana dan yang lainya telah menunggu kedatangan Arina di Cafe itu.
Bima terlihat cemas, terlihat sekali dari raut wajah nya.Arkana menghampirinya
"Tenang lah, Dia akan datang percaya pada Ku jika Dia mencintaimu maka tidak ada alasan untuk Da tidak datang"Ucap Arkana menepuk bahun Bima dengan pelan
"Makasih Ka, lo memang selalu bisa nenangin gue"Bima
"Sama sama Bim"Arkana
"Lebih baik Kita bersiap siap sebelum Dia datang"Kirana
Mereka semua mengecek semua persiapan nya telah mereka kerjakan dan semuanya telah beres Arkana berbincang dengan sahabatnya dan begitu pun Kirana.
"Ku kira lelaki itu tidak romantis"Tasya
"Siapa maksudmu?"Arini
"Siapa lagi kalau bukan Bima hahaaha"Jawab Tasya
"Is kalian ini, tapi emang betul juga sih hahah"sambung Kirana
Seseorang membuka pintu Cafe, benar saja itu adalah Arina.Seorang karyawan Bima menuntunya dengan pelan ke tempat yang sudah di sediakan Bima.
"Duduklah disini mbak,bentar lagi Mas Bima datang" kata pelayan itu
"Berapa lama ya mbak?"Tanya Arina
"Gak lamah kok Mbak, tunggu saja"
(Duh cantik benar emang mbak Arina ini cocok dengan Mas Bima)
Sementara itu Arkana dan yang lainya melakukan tugas mereka. Arina dusuk di kursi yang telah di sediakan untuk mereka berdua. sambil menunggu Arina meraih ponselnya namun sebelum Dia mengambil ponselnya sebuah layar lebar yang ada tepat di hadapanya turus seperti tirai dan menampilkan sebuah video dari sahabatnya itu.
Arina ingin menangis namun Dia menahan air matanya, sudah lamah Dia tak bertemu merek kecuali Kirana yang berada satu kota denganya.
Setelah mendengar video itu Arina menutup matanya sesuai dengan arahan sahabatnya itu.
Kirana berbicara.Sementara Bima berjalan menujuh ke arah Arina lalu berlutut di hadapanya.
"Sekarang buka matamu dan tatap Dia"ucap Karina
Arina membuka matanya, matanya membelalak saat melihat Bima berlutut di hadapanya.
"Hei, apa yang Kau lakukan? berdiri dari sana kenapa berlutut seperti itu?"Ucap Arina
"......"Bima
"Hei, Bim Kamu dengar Aku kan? berdiri jangan seperti ini? Ayo berdi----"Arina
Bima mengeluarkana sesuatu dari saku celananya lalu membukanya dan membukanya.
"Arina Aku tau ini sangat terlambat tapi lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali kan? mau kah Kau menikah dengan Ku?"Tanya Bima
Arina sangat kaget di buat oleh Bima, membuat Dia meneteskan air matanya
"Hikss Hikssss, Bim---"Arina terisak
"Will You Merry Me?"Bima menyodorkan cincin itu
"Mau Bim(Menganguk)"Arina
Mendengar jawaban Arina Bima mengenakan cincin itu ke jari manis Arina
Sahabat sahabat mereka langsung muncul ke hadapan mereka.
"Yeiiiii Akhirnya Kamu berhasi Bim"All
"Astaga kalian disini? Aku malu astaga"Arina
MAAF YA TELAT BANGET AKU UP NYA SOALNYA SIBUK DENGAN KERJAAN
BARU BALIK DARI LUAR KOTA😢😢 Di tugaskan disana sebulan ini🙏🙏🙏🙏 ku haral kalian mengerti. Sekamat membaca
Terimahkasih karena selalu menunggu🙏🙏🙏🙏
__ADS_1