Jodoh Pilihan Ayah

Jodoh Pilihan Ayah
Ternyata hanya perasaan bersalah


__ADS_3

Hari ini Arkana bangun lebih dahulu dari Kirana dan segera membersikan badanya terus berpakyan dan menuju ke dapur.


Kirana bangun dari tidurnya lalu menatap jam di dinding kamarnya menunjukan pukul 6:30.


"astaga!!! aku sudah telat"pekik Kirana


Kirana menyingkirkan sprei yang membungkus tubuhnya lalu pergi ke kamar mandi dan membersikan dirinya.Dua puluh menit berlalu dia pun kembali dan duduk di meja riasnya sambil menatap wajahnya yang terlihat lusuh, bagian bawah matanya menghitam seperti mata panda.Kirana mengambil kotak makeup nya lalu menancapkan bedak disana agar bisa menyamarkan noda hitam di bawah matanya itu. Setelah selesai dia pun turun dan mendapati Arkana sedang membuat sarapan pagi mereka.


"hei, Selamat pagi"Ucap Arkana


"pag"Jawab Kirana Singkat


"kemarilah, gue buatin roti isi coklat"Pangil Arkana


Kirana berjalan menuju meja makan dan duduk di sebelah Kiri,kali ini kirana tak ingin terbuai lagi dengan sikap lembut Arkana, dia sudah paham betul saat Arkana menyakitinya hal yang selalu dia buat saat ini adalah seperti saat ini, mencoba membuat Kirana tak marah padanya.


"kita berangkatnya barengan kekampus"Celetuk Arkana


"hemm"anggukan Kirana


Setelah sepuluh menit mereka sarapan akirnya selesai,mereka berjalan menuju garasi mobil lalu kirana masuk kedalam dan Arkana yang mengendarai.


Tak ada suara di sana, hanya saja suara music yang sekarang mereka dengar dan sangat cocok dengan perasaan Kirana saat ini


~ Harusnya Aku~


   


Ku tak bahagia melihat kau bahagia dengannya


Aku terluka tak bisa dapatkan kau sepenuhnya


Aku terluka melihat kau bermesraan dengannya


Ku tak bahagia melihat kau bahagia


Harusnya aku yang di sana, dampingimu dan bukan dia


Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia


Harusnya kau tahu bahwa cintaku lebih darinya


Harusnya yang kau pilih bukan dia


Ku tak bahagia melihat kau bahagia dengannya


Aku terluka tak bisa dapatkan kau sepenuhnya


Aku terluka melihat kau bermesraan dengannya


Ku tak bahagia melihat kau bahagia


Harusnya aku yang di sana, dampingimu dan bukan dia


Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia


Harusnya kau tahu bahwa cintaku lebih darinya


Harusnya yang kau pilih bukan dia


Ooooh harusnya aku yang di sana, dampingimu dan bukan dia


Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia


Harusnya kau tahu bahwa cintaku lebih darinya


Harusnya yang kau pilih bukan dia

__ADS_1


~ARMADA~


Kirana terus menatap keluar jendela mobil agar bisa menyembunyikkan benda bening yang sekarang ini ditahanya dengan sekuat tenaga nya.Arkana tak sedikit pun berbicara hingga mereka tibah di parkiran Kampus Kirana turun lalu pergi begitu saja ke ruangan nya.


"hae Ki,"sapa Arini


"wuiisss,pagi pagi muka udah di tekuk,kenapa lo?"Tanya Tasya


"lo di apain lagi sama si Senior galak it"Tanya Arina


"ngak di apa apain kok"bohong Kirana


"eh, lo semua tau ngak? cewek yang kemarin di acar ulta kampus itu ternyata salah satu pengurus yayasan disini loh"jelas teman sebelah bangku dengan Tasya bersama temanaya


"seriusan lo?eh tapi kan dia bukanya pacarnya senior ganteng itu ya, siapa si namanya gue lupa"gadis 1


"si Arkana Arkana itu maksud lo" Timpal yg satu


"nah, itu maksud gue"


"katanya sih mau adain Camping gitu,angkatan mereka aja sih dan lagi katanya mereka akan ajak Junior mereka yang beruntung,gila kan gue mau ikut juga siapa tau gue bisa pepet si Arkana atau ngak si Bima atau si Arya atau mungkin di Dito, Kalian tau kan mereka tu the handsome boy nya kampus"


"kantin yuk, gue laper"ajak Tasya


"ayuk" mereka


Kirana dan ketiga sahabatnya kekantin tiba tiba kirana menabrak seseorang.


"maaf kak"ucap Kirana


Membuat gadis itu menatap Kirana dengan sinis.


"lu kalau jalan liat liat pake mata,jangan pake dengkul"pekik gadis itu


"ada apa ini?"tanya seseorang


"lo mau kemana?"tanya gadis itu pada Karina


"bukan urusan lo"Karina


Menatap tajam ke wanita itu


"kamu ngak apa apa?"tanya nya pada Kirana


"ngak apa apa kak,makasih kak"balas Kirana lalu pergi


"tunggu, Lihat Arkana ngak?" tanya nya


Kirana hanya mengeleng tak tau.


Sampai di kantin Kirana duduk di kursi kebesaranya,seperti seorang ratu tempat yang di tempatinya disini memang tidak pernah di duduki oleh siapapun selain mereka berempat.


Di sebelah sana mereka sedang berbisik satu sama lain.


"biar gue yang kasih,gue sekalian mau minta maaf sama Kirana"ucap Arkana


Arina melihat Arkana berjalan kearah mereka bersama dengan ketiga sahabatnya itu.


"Ki, dia datang"bisik Arina


"dia siap....."ucapan Kirana terpotong oleh suara cool itu.


"Boleh duduk disini?"tanya Arkana


Dibalas anggukan dari mereka.


"nih,gue mau undang kalian untuk ikut camping bersama besok"Arkana memberikan undangan pada Kirana

__ADS_1


"yup, ini kita kasih hanya buat kalian yang beruntung saja"ucap Dito Membuat seluru pandangan mata di kantin menatap mereka dan berbicara satu sama lain.


"mereka membuat Kita kita iri,apa si kelebihan mereka,gue kan juga mau di kasih bair bisa ikutan"kata salah satu dari mereka


"aku gak ikut"selah Kirana


"kenapa?" tanya Bima


"iya Ki kenapa?kan kesempatan emas ni" Tasya


"iya, kesempatan emas buat lu deketin kak Arya"ceplos Arini Reflek menutup mulutnya


membuat Arina menepuk jidatnya dan Arya terkeke di buatnya.


"apa sih lo Ni"Sela Tasya


"ngak apa lagi, kalau emang iya kenapa harus boong"Goda Arya membuat Tasya merona


"lo harus ikut,gue mau tebus rasa bersalah gue ke elo"bisik Arkana ke kirana.


"ternyata hanya perasaan bersalah,bukan karena dia ada perasaan sama aku"Batin Kirana


Dari kejauhan Natasya menatap Arkana dan Kirana


"pedeba, kalau bukan karena si tua bangka itu, gue ngak akan berpura pura menyukai Arkana dan membuang buang waktu gue sama boca ingusan itu"Gumam Natasya


"wah wah wah wa,,,Licik juga ya lu ternyata, gue ngak habis pikir ternyata selama ini lo hanya manfaatin Arkana, gue akan kasih tau Arkana soal ini"Karina


"sialan, bisa berabe gue kalau ketauan gimana kalau si tua bangka itu tau pasti dia akan membunuh gue dan akan mengambil semua apa yang telah dia berikan ke gue, percuma dong gue rayu rayu dia kalau ujungnya kek gini"batin Natasya


Karina meninggalkan Natasya dan menuju kearah Arkana.


"mampus gue,gue harus gimana ni?ah iya aku lupa"Natasya mengambil ponselnya lalu memencet nomor yang di carinya.


"Hallo, Mas tolong aku"


Natasya menceritakan semua nya pada orang yang di seberang lalu mematikan ponselnya


"hahahahha, gue lebih pintar dari lu Kirana"Batin Natasya dengan tatapan sinisnya


Saat Karina sampai kesana dan ingin memberi tau Arkana semuanya tiba tiba poselnya bergetar ada pesan yang masuk


***To Kirana


Jika lo ngomong sekata pun gue akan menjamin lu tidak akan bisa bicara seumur hidup lu


Jadi pilih ngomong atau diam? pilihan ada di tangan lo


Bay***.


Seketika wajah Karina memucat mendapat pesan itu, lalu dia menurunkan ponselnya dan mengakihkan pembicaraan nya dan menanyakan apakan mereka siap untuk camping mereka esok hari.


Setelah itu Karina membalikan badanya dan menatap Natasya dengan tajam.


"wanita iblis" gumamnya dengan menekan rahangnya


Natasya hanya tersenyum puas menatap nya.


Aku up lagi😂


Makasih ya udah nungguin


Maaf telat upnya


Semoga suka


Terimahkasih🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2