
Sebulan berlalu, tidak ada lagi pembahasan mengenai Rio diantara keduanya. Noureen sedang sibuk menyiapkan perlengkapan untuk calon bayinya, sedangkan Cakra sibuk dengan perusahaannya.
"Mas. hari ini Berangkat pagi lagi?" Noureen berjalan menghampiri Cakra dengan menenteng jas yang akan dikenakannya.
"Iya. Mas, hari ini ada rapat penting dengan klien, jadi harus berangkat lebih awal lagi" jawab cakra. Ia lalu memakai jasnya dengan dibantu Noureen dibelakangnya.
Noureen terdiam.
"Kenapa?"tanya Cakra. Saat Melihat Noureen terdiam. Ada rasa kecewa diraut wajah Noureen saat Cakra akan berangkat pagi lagi. Pasalnya sudah beberapa hari ini Cakra sibuk dan tidak pernah meluangkan waktu untuknya.
Noureen mengeleng.
"Kamu sakit,"tanya Cakra lagi.
Noureen mengeleng lagi.
"Lalu?"
"Akhir-akhir ini mas terlalu sibuk. Berangkat pagi, pulang larut. Sampai-sampai gak ada waktu untuk kita berdua, walau hanya untuk sekedar mengobrol," protes Noureen. Ia kemudian menunduk.
Cakra tersenyum, lalu merangkul tubuh Noureen, mengajaknya duduk di sofa yang ada di dalam kamar mereka.
Setelah mereka berdua sudah duduk di sofa. Cakra kemudian melingkarkan tangannya di pinggang sang istri. Menatapnya. lalu mencium pipi Noureen sekilas.
Saat mendapat serangan sekilas dari Cakra, Noureen tersenyum kemudian.
__ADS_1
" Gitu donk, senyum.'' ucap Cakra. tangannya terangkat untuk Mengelus-elus pipi Noureen." Mas, janji. Setelah ini. mas, akan meluangkan waktu untuk mu. tapi hari ini beri mas waktu untuk menyelesaikan semua pekerjaan mas," ucap Cakra. Masih memeluk tubuh Noureen.
"Mas, janji?" Balas Noureen. Menatap manik hitam yang juga sedang menatapnya.
"Iya. mas, janji," jawab Cakra tersenyum lalu mencium kening sang istri. Cakra kemudian Melepas pelukannya dari tubuh sang istri." Kalau begitu mas ke kantor dulu," lanjut Cakra, Mereka berdua lalu berdiri dari sofa. Noureen kembali mempersiapkan segala kebutuhan Cakra. Setelah semuanya sudah siap mereka berdua kemudian keluar dari kamar untuk turun kebawah.
***
Dari teras rumah, Noureen menatap kepergian mobil Cakra yang sudah mulai menghilang dari ujung jalan. Ada rasa tidak rela saat membiarkan Cakra berangkat hari ini.
Ia lalu kembali masuk kedalam rumah sambil mengusap-usap perutnya yang sudah mulai membuncit.
Didalam rumah terlihat Bi Imah yang sedang menyiapkan sarapan di atas meja makan..
"Non, sarapannya sudah siap," ucap Bi Imah saat melihat Noureen masuk kedalam rumah.
Saat sampai di ruang keluarga, Noureen mendudukkan tubuhnya di kursi. Menyimpan ponselnya di atas meja. lalu menyenderkan kepalanya ke belakang. Setelah itu ia Memejamkan matanya. Tak lama Bi Imah datang dengan segelas susu Di Tangannya.
"Non, ini susunya," ucap bi Imah. Ia menaruh gelas susu yang dibawanya ke atas meja.
"Terima Kasih bi," jawab Noureen. Membuka mata lalu tersenyum ke arah Bi Imah. Ia meraih gelas susu yang baru saja Diantarkan oleh Bi ima.
"Sama-sama non,"jawab bi ima mengangguk sambil tersenyum ke arah majikannya kemudian kembali ke dapur.
Setelah meminum susunya. Noureen kembali menyandarkan tubuhnya ke belakang. Tiba-tiba ponselnya berbunyi. ia kemudian meraih ponsel yang ada di meja.
__ADS_1
Ia melihat id si penelepon, ternyata Bu Citra yang menelpon. Ia tersenyum, lalu mengangkat panggilan sang ibu.
"Hallo, pagi bu.
"Pagi, sayang, Bagaimana kabarmu? kandunganmu, sehat?
"Kabar Noureen baik, bu. kandungan Noureen juga sehat. tumben ibu nelpon pagi-pagi. Ibu sakit?
" Ibu gak sakit sayang, ibu hanya kangen kamu, sekalian mau ngajakin kamu ziarah ke makam ayah, Kamu ada waktu?
" Syukurlah kalau ibu sehat. Noureen juga kangen ibu, ngomong-ngomong kapan, Bu. ziarah ke makam ayah?
" Pagi ini, sekitar jam 10, kamu ada waktu? mau ikut?
Noureen kemudian berpikir sejenak. Alangkah baiknya jika ia ikut, ia juga bosan jika di rumah sendiri. Nanti setelah pulang dari makam, ia akan mampir ke kantor suaminya.
"Hallo Bu," ucap Noureen.
"iya, sayang."balas Bu citra di seberang sana.
"Noureen, sepertinya mau ikut deh, Bu. Noureen bosan dirumah terus.
"Ya, sudah, nanti ibu jemput kamu, ya.
" Iya, Bu.
__ADS_1
panggilan pun di tutup.