
Malam semakin larut, kedua pasangan suami istri itu sudah berbaring diatas kasur empuk dirumah orang tua Noureen, memeluk satu sama lain.
" Mas geli," ucap Noureen saat Cakra terus saja membelai perutnya.
Cakra terkekeh.
" Gak apa-apa sayang. mas kan lagi ngusap Dede, biar dedenya gak nyusahin mommynya." Ucap cakra menggoda Noureen dan sesekali mengecup kecil leher Noureen
Noureen tersenyum geli melihat kekonyolan Cakra, ia tidak menyangka. Suaminya yang biasa menampakkan sikap dingin, mempunyai sifat konyol semacam ini.
Tiba-tiba saja Cakra menghentikan aktivitasnya.
" Reen," panggilnya.
" Iya mas." Jawab Noureen.
Cakra kemudian melirik ke wajah Noureen.
"Sayang, Gimana kalau besok Kita pulang kerumah, mamah sudah menunggu mu untuk pulang.
" Noureen diam. Ia tampak ragu mengiyakan ucapan suaminya..
Cakra lalu meraih tubuh Noureen dan mendekap Noureen di dada bidangnya. Ia tahu apa yang dipikirkan Noureen.
" Kamu ngak udah khawatir. Kita mulai semuanya dari awal. Mas janji. sekarang hanya ada kamu di hati mas. Tak ada yang lain," ucap Cakra mencium pucuk kepala Noureen.
Noureen kemudian mengiyakan keinginan suaminya," iya mas." Jawab Noureen. Noureen kemudian mengingat sesuatu.
"Mas."
"Hmmm." Jawab Cakra.
" Sajak kapan mas kembali dari Belanda," tanya Noureen mendongak ke wajah Cakra.
__ADS_1
" Sejak kamu meninggalkan ku sendiri di belanda, saat itupun aku langsung menyusul mu. aku mencarimu Kemana-mana tapi nihil, tak ada sedikitpun jejak yang aku temukan hari itu. aku kemudian menyuruh Alex untuk menyewa beberapa orang untuk mencari, dan aku menemukan jejak keberadaan mu." Jawab Cakra.
" Jadi bagaimana soal pertemuan perjanjian kerjasama mas dengan rekan bisnis mas." Tanya Noureen lagi.
" Perjanjiannya batal, tuan Daniel membatalkan semuanya.
" Maafkan aku mas," ucap Noureen merasa bersalah.
" Tidak apa-apa sayang. aku lebih baik kehilangan segalanya daripada kehilangan mu, rasanya aku hampir mati saat kamu pergi meninggalkan ku," ucap Cakra mengecup pucuk kepala sang istri.
Noureen tersenyum haru mendengar ucapan Cakra. Tiba-tiba ada sesuatu yang aneh, tangan Cakra sudah menyelinap masuk kedalam lingerie yang dipakai Noureen. Cakra mulai menyentuh area-area terfavoritnya.
" Mas" panggil Noureen
"Hmmm' Cakra berdehem sambil memejamkan matanya menikmati sensasi panas dingin yang keluar dari tubuhnya.
"Sayang, kata dokterkan kalau hamil muda gak boleh keseringan berhubungan ," ucap Noureen pelan.
" Siapa yang mau berhubungan, aku cuma sedang Melatih otot-otot jari ku," ucap Cakra beralasan.
Lama kelamaan tangan Cakra semakin liar melanglang buana, mengecup dan ******* area terfavoritnya. Cakra menghentikan aktivitasnya lalu bangun untuk membuka bajunya dan kembali keposisi semula.
Noureen menyipitkan matanya. " Mas kok kamu buka baju," tanya Noureen.
" Gak apa-apa sayang cuma bajunya rasanya ngak nyaman dipakai." Ucap Cakra sambil memejamkan mata mengecup di area celetuk leher Noureen.
Noureen pura-pura tertidur karena ia merasa ada sesuatu yang mulai menegang di bawa sana.
Cakra sudah melingkarkan tangannya memeluk pinggang ramping Noureen.
"Sayang." Panggil Cakra berbisik di telinga Noureen.
Tak ada pergerakan, Noureen masih setia memejamkan matanya. Cakra kemudian bangkit dan membuka Celananya lalu menelusup masuk kedalam selimut.
__ADS_1
Noureen kemudian membuka matanya.
" Mas kamu mau ngapain." Tanya Noureen saat tangan Cakra mulai menyibak lingerie yang dipakai Noureen.
" Sayang boleh yah. sekali saja. aku pengen nengok dedenya.
" Tadi siang kan udah mas.
Cakra melengos kecewa. Ia kemudian bangkit dari kasur.
" Mas mau kemana," tanya Noureen saat melihat Cakra bangkit dari posisi berbaringnya.
" Mau kekamar mandi sayang," jawab Cakra.
" Ngapain.?
" Mau nuntasin ini," jawab Cakra sambil menunjuk sesuatu yang menegang.
Noureen merasa kasihan melihat wajah Cakra yang merah menahan nafsu.
" Mas," panggil Noureen menahan tangan Cakra.
" Kamu boleh melakukannya," ucap Noureen sambil tersenyum.
Cakra tersenyum lalu menindih tubuh Noureen. Tangannya mulai aktif membuka kain yang menutupi tubuh Noureen. Cakra melakukannya dengan penuh kelembutan, ia tak mau istri dan anaknya kesakitan. Setelah menuntaskan hasratnya Cakra buru-buru mengakhirinya Tanpa memakai ronde-ronde seperti biasanya.
Malampun semakin larut, kedua pasangan itu pun mulai terlelap dalam tidurnya masing-masing.
.
.
🍂jangan lupa, like, komen, beri hadiah dan vote karena ada gift di awal bulan dan di akhir kisah. @cek pengumuman di ☝️.
__ADS_1